Dijodohkan Dengan Polisi

Dijodohkan Dengan Polisi
episode 78


__ADS_3

dikantor polisi tempat Ilham bekerja, Ilham sedang menyelidiki jam kuno dan foto seorang wanita


kini dia lagi menyuruh hekter hebat untuk meretas data pelaku melalui foto wanita itu


setelah retas mereka menemukan alamat wanita itu melalui akun sosial yang di retas oleh hekter hebat itu


setelah mengantongi alamat wanita itu, Ilham dan tim nya pun menuju rumah wanita itu


sebelum itu Ilham menelpon istri nya untuk memberi kabar bahwasa nya dia akan telat pulang hari ini


"assalamualaikum sayang," ucap Ilham setelah Manda mengangkat nya


"wa'alaikum salam" jawab Manda


"sayang hari ini aku akan telat pulang, ada kasus yang harus aku selesaikan" ucap Ilham


"iya mas, hati hati dalam bertugas" jawab Manda


"ya sudah, mas berangkat dulu, doa kan mas berhasil ya sayang" ucap Ilham


"aminnn, hati hati dijalan mas, jangan lupa baca doa, assalamualaikum" ucap Manda


"wa'alaikum salam," jawab Ilham


Ilham pun mematikan hp nya dan bergabung dengan tim nya


ini kasus pertama yang harus dipecah kan oleh Ilham dengan cara bekerja lapangan


dengan percaya diri Ilham berangkat ke rumah wanita itu dengan tim nya dan tak lupa dia membaca doa seperti yang disuruh oleh istrinya itu


karena jika kasus ini bisa di pecah kan dan dia bisa menangkap pelaku perampok dia akan diangkat jadi AKP (ajun komisaris polisi)


Dan otomatis gaji nya akan naik juga dan Ilham bermimpi akan membahagiakan istri dan anak anak nya


setelah sampai ke alamat yang dituju


Ilham pun mengetuk pintu rumah yang diduga kediaman wanita itu


tok tok tok


orang orang yang berlalu lalang disitu pun berhenti ingin melihat apa yang terjadi


setelah mengetuk beberapa kali, baru lah pintu itu buka


Dan yang buka ternyata wanita itu


"assalamualaikum, kami dari kepolisian ingin berbicara dengan Anda" ucap Ilham


"wa'alaikum salam, oh ya silakan duduk" ucap wanita itu ternyata nama nya Sonia


"baik terima kasih" ucap Ilham sambil duduk dikursi yang ada diteres rumah wanita itu


"maaf sebelumnya bisa beri tahu kami dengan siapa anda tinggal disini" tanya Ilham


"saya tinggal disini sendiri" jawab wanita itu


"apa ada kenal dengan jam kuno ini" tanya Ilham


"oh iya itu jam kuno peninggalan orang tua saya, dimana bapak menemukan nya" jawab wanita itu heran

__ADS_1


"Dan kenapa jam ini ada sama bapak, karena jam ini diambil paksa oleh kekasih saya" ucap wanita itu lagi


"sekarang kekasih anda di mana" tanya Ilham


"saya tidak tahu sudah hampir seminggu setelah mengambil jam itu dia tidak pergi kemari, yang ada dibilang ada pekerjaan yang mungkin bisa membuat nya tidak akan datang selama beberapa Minggu" ucap wanita itu


"perwira tolong catatan semua pernyataan buk Sonia" ucap Ilham


"siap pak" ucap perwira itu


"apa anda tau dimana alamat kekasih anda" untanya Ilham lagi


"tahu pak, tapi tunggu ini kenapa ya" tanya Sonia sambil bertanya kebingungan


"kekasih anda melakukan perampok di alamat xxx tapi kami juga tidak tahu pasti, karena jam ini kami temukan ada dilokasi perampokan" jawab Ilham


yang membuat Sonia terkejut dan seakan tak percaya


padahal baru beberapa hari kekasih nya itu pamit untuk bekerja apa itu pekerjaan nya


setelah mendapat alamat dan keterangan dari Sonia


Ilham dan para tim nya pun meninggalkan kediaman Sonia


tak lupa Ilham menyuruh mencatat no hp Sonia


"kalau ada informasi tentang kekasih anda tolong beritahu kami, bantuan anda sangat membantu pekerjaan kami" ucap ilham sambil meninggalkan rumah Sonia


Sonia hanya termenung saat polisi polisi itu pergi dari rumah nya


para tetangga yang tadi berkerumun didekat rumah Sonia pun sudah membubarkan diri


no hp Sonia sudah diberikan kepada hekter untuk dilacak dan disadap


biar mereka tau dengan siapa Sonia akan berbicara saat menerima telpon


kini Ilham menuju ke alamat yang diberikan oleh Sonia


setelah sampai disana mereka tidak menemukan pelaku, seperti nya pelaku melarikan diri


terbukti dari tempat yang diduduki seperti nya baru


karena kalau memang sudah lama tidak diduduki pasti sudah datar kembali, tapi ini tidak, karena sofa yang diduduki masih melengkung kebawah


Ilham pun mencari keberbagai ruangan, seperti kamar tidur, kamar mandi dan ruangan lain nya, tapi tidak juga menemukan nya


tapi tiba tiba diluar terdengar suara sepeda motor


dan membuat Ilham dan juga tim nya ikut melihat


ternyata pelaku sudah lari dengan sepeda motor yang ada di dekat rumah pelaku


kini Ilham dan tim nya mengejar pelaku dengan mobil patroli


aksi kejar kejaran pun tak bisa dihindarkan lagi, sekali kali Ilham melepaskan tembakan


tapi sayang tidak lah kenak


sampai di persimpangan sepeda motor yang dibawa pelaku oleng, disitu lah Ilham melepaskan kan tembakan sekali lagi

__ADS_1


akhirnya kenak diban sepeda motor pelaku


sepeda motor pelaku pun jatuh terjungkal


mobil patroli yang dinaiki Ilham pun berhenti


dan semua polisi itu mengajukan pistol ke pelaku


akhirnya pelaku ditangkap dan dibawa ke kantor polisi


sepeda motor yang dibawa pelaku juga dibawa ke kantor polisi untuk dijadikan barang bukti


kini mereka sudah berada dikantor polisi dan pelaku dibawa keruangan tempat para pelaku untuk ditanyakan


Ilham pun masuk kedalam ruangan setelah diizin kan oleh atasan nya


Ilham duduk didepan pelaku, pelaku melihat Ilham hanya diam


masih ada luka di kepala dan tangan pelaku karena jatuh tadi


"siapa nama kamu" tanya Ilham tegas


"Bram pak" jawab Bram


petugas yang bagian mencatat hasil laporan pun menulis nama Bram


"apa motif anda melakukan perampok" tanya Ilham lagi


"saya hanya ingin membahagiakan pasangan saja" jawab Bram enteng


"dengan cara kamu merampok" tanya Ilham lagi


"ya cuma itu keahlian ku pak" jawab bram dengan santai


"apa kamu tidak tahu kerugian yang dialami orang yang kamu rampok" ucap Ilham yang hampir emosi


"ya mana aku tau pak, kalau pun aku tau aku gak peduli" ucap Bram lagi


Ilham yang marah pun memukul Bram


"dasar tak punya hati, siapa saja dalang dari perampok itu, dilihat dari nominal yang kamu ambil, tidak mungkin kamu sendiri" ucap Ilham


"memang iya, saya mempunyai beberapa rekan kerja, seperti anda juga punya tim, saya juga punya" jawab Bram


"siapa aja, dan dimana mereka" tanya Ilham


"kalau itu saya tidak akan kasih tau, mau di pukul sampai mati pun tak akan aku kasih tau" ucap Bram


Ilham mendengar jawaban Bram pun memukul kembali Bram


tapi ditahan oleh anak buah nya


Ilham pun keluar dari ruangan itu


bersambung


jangan lupa tinggalkan jejak nya 🙏🙏🙏🙏


like dan komen 😍 😍😍😍

__ADS_1


dukungan kalian semua sangat author harap kan 🙏🙏🙏🙏


__ADS_2