
dikantor polisi tempat Ilham bekerja, Ilham sedang menyelidiki jam kuno dan foto seorang wanita
kini dia lagi menyuruh hekter hebat untuk meretas data pelaku melalui foto wanita itu
setelah retas mereka menemukan alamat wanita itu melalui akun sosial yang di retas oleh hekter hebat itu
setelah mengantongi alamat wanita itu, Ilham dan tim nya pun menuju rumah wanita itu
sebelum itu Ilham menelpon istri nya untuk memberi kabar bahwasa nya dia akan telat pulang hari ini
"assalamualaikum sayang," ucap Ilham setelah Manda mengangkat nya
"wa'alaikum salam" jawab Manda
"sayang hari ini aku akan telat pulang, ada kasus yang harus aku selesaikan" ucap Ilham
"iya mas, hati hati dalam bertugas" jawab Manda
"ya sudah, mas berangkat dulu, doa kan mas berhasil ya sayang" ucap Ilham
"aminnn, hati hati dijalan mas, jangan lupa baca doa, assalamualaikum" ucap Manda
"wa'alaikum salam," jawab Ilham
Ilham pun mematikan hp nya dan bergabung dengan tim nya
ini kasus pertama yang harus dipecah kan oleh Ilham dengan cara bekerja lapangan
dengan percaya diri Ilham berangkat ke rumah wanita itu dengan tim nya dan tak lupa dia membaca doa seperti yang disuruh oleh istrinya itu
karena jika kasus ini bisa di pecah kan dan dia bisa menangkap pelaku perampok dia akan diangkat jadi AKP (ajun komisaris polisi)
Dan otomatis gaji nya akan naik juga dan Ilham bermimpi akan membahagiakan istri dan anak anak nya
setelah sampai ke alamat yang dituju
Ilham pun mengetuk pintu rumah yang diduga kediaman wanita itu
tok tok tok
orang orang yang berlalu lalang disitu pun berhenti ingin melihat apa yang terjadi
setelah mengetuk beberapa kali, baru lah pintu itu buka
Dan yang buka ternyata wanita itu
"assalamualaikum, kami dari kepolisian ingin berbicara dengan Anda" ucap Ilham
"wa'alaikum salam, oh ya silakan duduk" ucap wanita itu ternyata nama nya Sonia
"baik terima kasih" ucap Ilham sambil duduk dikursi yang ada diteres rumah wanita itu
"maaf sebelumnya bisa beri tahu kami dengan siapa anda tinggal disini" tanya Ilham
"saya tinggal disini sendiri" jawab wanita itu
"apa ada kenal dengan jam kuno ini" tanya Ilham
"oh iya itu jam kuno peninggalan orang tua saya, dimana bapak menemukan nya" jawab wanita itu heran
__ADS_1
"Dan kenapa jam ini ada sama bapak, karena jam ini diambil paksa oleh kekasih saya" ucap wanita itu lagi
"sekarang kekasih anda di mana" tanya Ilham
"saya tidak tahu sudah hampir seminggu setelah mengambil jam itu dia tidak pergi kemari, yang ada dibilang ada pekerjaan yang mungkin bisa membuat nya tidak akan datang selama beberapa Minggu" ucap wanita itu
"perwira tolong catatan semua pernyataan buk Sonia" ucap Ilham
"siap pak" ucap perwira itu
"apa anda tau dimana alamat kekasih anda" untanya Ilham lagi
"tahu pak, tapi tunggu ini kenapa ya" tanya Sonia sambil bertanya kebingungan
"kekasih anda melakukan perampok di alamat xxx tapi kami juga tidak tahu pasti, karena jam ini kami temukan ada dilokasi perampokan" jawab Ilham
yang membuat Sonia terkejut dan seakan tak percaya
padahal baru beberapa hari kekasih nya itu pamit untuk bekerja apa itu pekerjaan nya
setelah mendapat alamat dan keterangan dari Sonia
Ilham dan para tim nya pun meninggalkan kediaman Sonia
tak lupa Ilham menyuruh mencatat no hp Sonia
"kalau ada informasi tentang kekasih anda tolong beritahu kami, bantuan anda sangat membantu pekerjaan kami" ucap ilham sambil meninggalkan rumah Sonia
Sonia hanya termenung saat polisi polisi itu pergi dari rumah nya
para tetangga yang tadi berkerumun didekat rumah Sonia pun sudah membubarkan diri
no hp Sonia sudah diberikan kepada hekter untuk dilacak dan disadap
biar mereka tau dengan siapa Sonia akan berbicara saat menerima telpon
kini Ilham menuju ke alamat yang diberikan oleh Sonia
setelah sampai disana mereka tidak menemukan pelaku, seperti nya pelaku melarikan diri
terbukti dari tempat yang diduduki seperti nya baru
karena kalau memang sudah lama tidak diduduki pasti sudah datar kembali, tapi ini tidak, karena sofa yang diduduki masih melengkung kebawah
Ilham pun mencari keberbagai ruangan, seperti kamar tidur, kamar mandi dan ruangan lain nya, tapi tidak juga menemukan nya
tapi tiba tiba diluar terdengar suara sepeda motor
dan membuat Ilham dan juga tim nya ikut melihat
ternyata pelaku sudah lari dengan sepeda motor yang ada di dekat rumah pelaku
kini Ilham dan tim nya mengejar pelaku dengan mobil patroli
aksi kejar kejaran pun tak bisa dihindarkan lagi, sekali kali Ilham melepaskan tembakan
tapi sayang tidak lah kenak
sampai di persimpangan sepeda motor yang dibawa pelaku oleng, disitu lah Ilham melepaskan kan tembakan sekali lagi
__ADS_1
akhirnya kenak diban sepeda motor pelaku
sepeda motor pelaku pun jatuh terjungkal
mobil patroli yang dinaiki Ilham pun berhenti
dan semua polisi itu mengajukan pistol ke pelaku
akhirnya pelaku ditangkap dan dibawa ke kantor polisi
sepeda motor yang dibawa pelaku juga dibawa ke kantor polisi untuk dijadikan barang bukti
kini mereka sudah berada dikantor polisi dan pelaku dibawa keruangan tempat para pelaku untuk ditanyakan
Ilham pun masuk kedalam ruangan setelah diizin kan oleh atasan nya
Ilham duduk didepan pelaku, pelaku melihat Ilham hanya diam
masih ada luka di kepala dan tangan pelaku karena jatuh tadi
"siapa nama kamu" tanya Ilham tegas
"Bram pak" jawab Bram
petugas yang bagian mencatat hasil laporan pun menulis nama Bram
"apa motif anda melakukan perampok" tanya Ilham lagi
"saya hanya ingin membahagiakan pasangan saja" jawab Bram enteng
"dengan cara kamu merampok" tanya Ilham lagi
"ya cuma itu keahlian ku pak" jawab bram dengan santai
"apa kamu tidak tahu kerugian yang dialami orang yang kamu rampok" ucap Ilham yang hampir emosi
"ya mana aku tau pak, kalau pun aku tau aku gak peduli" ucap Bram lagi
Ilham yang marah pun memukul Bram
"dasar tak punya hati, siapa saja dalang dari perampok itu, dilihat dari nominal yang kamu ambil, tidak mungkin kamu sendiri" ucap Ilham
"memang iya, saya mempunyai beberapa rekan kerja, seperti anda juga punya tim, saya juga punya" jawab Bram
"siapa aja, dan dimana mereka" tanya Ilham
"kalau itu saya tidak akan kasih tau, mau di pukul sampai mati pun tak akan aku kasih tau" ucap Bram
Ilham mendengar jawaban Bram pun memukul kembali Bram
tapi ditahan oleh anak buah nya
Ilham pun keluar dari ruangan itu
bersambung
jangan lupa tinggalkan jejak nya 🙏🙏🙏🙏
like dan komen 😍 😍😍😍
__ADS_1
dukungan kalian semua sangat author harap kan 🙏🙏🙏🙏