
keesokan hari nya manda cepat bangun, dia menyiapkan sarapan untuk semua orang
tidak lupa bekal untuk Ilham, karena kemarin setelah sarapan pagi Ilham tidak makan apa apa
Manda takut kalau Ilham nanti sakit, jadi pagi ini sengaja dia bangun pagi untuk menyimpan sarapan dan bekak untuk suami nya
setelah semua nya selesai manda pun menyuruh bibik untuk menata nya diatas meja makan
Manda pun pergi masuk kekamar dan dia melihat suami dan anak nya masih tidur
pelan pelan manda mendekati suami nya, dan dia memandang wajah suami nya yang begitu teduh
dia selalu berdoa semoga suami nya diberi keselamatan dalam menjalani tugas yang di berikan oleh pemerintah kepada nya
dan dia pun mengecup kening nya, sewaktu dia ingin pergi, tangan nya langsung diraih oleh suami nya
dan Manda pun terjatuh ke dada bidang suami nya itu
"maaf mas, aku membangun mu ya" ujar manda merasa tak enak
karena dia suami nya terbangun
"gak papa kok sayang, sering sering aja kamu bangun kan aku seperti itu sayang" ucap Ilham menggoda istri nya
Dia sengaja seperti itu, biar istri nya tidak merasa tak enak hati karena dibangunkan oleh cium nya
"kamu mas, ada ada aja" ucap Manda malu
"udah punya anak dua masih aja malu kamu sayang, lihat pipi mu seperti tomat masak" ucap Ilham sambil tersenyum dan terus menggoda istri nya
Mendengar ucapan suami nya membuat Manda semakin malu saja
"udah dong mas jangan godain aku terus" ucap Manda
"he he he he iya iya" ucap ilham sambil mengelus rambut Manda
mendapat perlakuan romantis seperti itu membuat manda merasa senang
perlahan lahan Ilham mendekat kan kepala nya ingin mencium bibir Manda
tiba tiba Kenzo menangis dan membuat Ilham gagal mencium bibir Manda
Manda yang mendengar suara tangisan anak nya pun langsung bangun dari pangkuan Ilham
Dan pergi mengambil Kenzo
"cup cup cup, jangan nangis lagi sayang" ucap Manda menenangkan Kenzo
"huhufff gagal kiss pagi ku" gumam Ilham
"kamu ngomong mas" tanya manda
"eh gak kok sayang, ya udah aku mandi dulu kalau gitu" ucap Ilham
Manda pun mengangguk
Manda pun kembali menenangkan Kenzo dan membawa nya keluar untuk dimandikan dikamar kanza
Manda pun membuka pintu kamar kanza, dan melihat kanza masih tertidur pulas
"sayang mama, bangun dong udah pagi nak" ucap Manda mengelus pipi kanza
kanza yang merasa terganggu pun membuka mata nya
"udah pagi ma," ucap kanza sambil mengucek mata nya
Manda pun langsung kekamar mandi kanza untuk memandikan Kenzo
"ma, adik bayi Kenzo kok dimandikan disini" tanya kanza setelah bangun dan mendekati Manda
"iya sayang, kamar mandi dikamar mana dipakai oleh papa" jawab manda
Kanza pun mengangguk tanda mengerti
Manda pun melanjutkan memandikan Kenzo
Kenzo yang dimandikan pagi pagi bukan nangis malah senang ketika tubuh nya disiram air
kanza pun mengambil handuk untuk adik nya itu
__ADS_1
dan menaruh nya dekat dengan mama nya
"ma, handuk adik dimeja dekat pintu ya" ucap kanza
"iya sayang, terima kasih sayang" ucap Manda
kanza pun mengangguk
setelah memandikan Kenzo, Manda pun kembali kekamar nya
dan tak lupa menyuruh kanza untuk langsung mandi
mama Ita dan yang lain nya ternyata sudah bangun
"bik cepat banget bangun nya" ucap mama Ita
"bukan saya yang masa nya, tapi nyonya Manda" ucap bibik
"lah cepat banget bangun Manda, sampai siap membuat sarapan kami segini" ucap mama Ita heran
"nyonya Manda pun udah siap membuat bekal untuk tuan Ilham buk" ucap bibik lagi
"sekarang Manda kemana bik" tanya mama Ita
"nyonya sudah masuk kamar, mungkin membangun kan tuan buk" ucap bibik lagi
mama Ita pun mengangguk tanda mengerti
mama Ratih mendekati mama Ita
"jeng kayak nya hari ini saya pulang kerumah, karena udah beberapa hari rumah saya tinggal" ucap mama Ratih
"kenapa buru buru sih jeng" ucap mama Ita pula
"ya gimana, sayang juga lama lama rumah saya tinggal" ucap mama Ratih
"ya sudah, kalau gitu kita sarapan dulu, sambil pamit sama manda" ucap mama Ita
mama Ratih pun mengangguk
tidak lama datang putri dan antoni
mereka pun duduk dikursi meja makan
sambil menunggu Ilham dan Manda mereka menaruh nasi ke piring
tak lama keluar kanza dari kamar nya, dia terlihat cantik dengan baju sekolah nya
"duh cucu granpa cantik sekali" puji papa Dika
"pasti dong granpa, kan anak mama dan papa kanza" ucap kanza membanggakan diri nya sendiri
yang lain tersenyum mendengar ucapan kanza
"siap yang membantu kanza siap siap" tanya putri
"kanza sendiri aunty" jawab kanza bangga
"duh pintar nya" ucap mama Ita sambil mencubit pipi gemoy nya kanza
"granma jangan kenceng kenceng, nanti habis bedak kanza, lagian sakit granma" ucap kanza
"duh maaf sayang" ucap mama ita sambil mengelus pipi kanza
"sini sayang duduk dikursi dekat granma" ucap mama Ita lagi
kanza pun duduk dikursi itu
Beberapa saat kemudian Ilham dan Manda pun datang, Manda dengan menggedong Kenzo
Ilham sudah rapi dengan stelan baju dinas nya
Manda uang juga sudah mandi dan terlihat segar
Kenzo pun diberikan kepada bibik
"bik tolong jaga Kenzo bentar ya,,,,?" ucap Manda
"baik nya" jawab bibik sambil mengambil alih Kenzo
__ADS_1
kemudian Manda pun menaruh nasi untuk suami nya
setelah Ilham sudah disitu, baru lah semua nya sarapan
setelah sarapan mama Ratih pun mengutarakan maksud nya pada Manda dan Ilham
"nak, mama kan udah beberapa hari disini, hari ini mama mau minta pamit untuk pulang kerumah" ucap mama Ratih
"loh kok buru buru sih ma, gak nyaman ya disini" ucap manda agak sedih
"bukan gak nyaman sayang, tapi memang udah lama mama meninggalkan rumah mama" ucap mama Ratih
"ya sudah, kalau itu keputusan mama, tapi kalau mama mau kesini lagi boleh kok" ucap Manda
"pasti sayang, dan mama pasti merindukan kalian" ucap mama Ratih
"jam berapa mama berangkat" tanya Manda
"bentar lagi sayang" jawab mama Ratih
"terus mama gimana apa pulang juga" tanya Manda pada mama nya
"Iya sayang, mama juga sudah lama meninggalkan bibik dirumah sendirian" ucap mama Ita
"waduh jadi sepi dong rumah" tiba tiba kanza datang
"Iya sayang" ucap Manda
Manda sebenar nya gak ingin mama nya cepat balik
tapi mau gimana lagi, selain papa jauh pergi kantor nya, bibik pasti jenuh juga sendirian dirumah
"tenang sayang kapan kapan granma datang lagi kesini oke" ucap granma Ita
"Janji ya granma" ucap kanza
"insya Allah sayang" ucap mama Ita
kanza pun mengerti
"sayang, yuk kita berangkat ke sekolah nanti telat loh" ucap Ilham mengalihkan pembicaraan
sebenarnya Ilham juga mau kalau mama Ita dan semua nya tinggal disini, sebab kalau seandainya nya nanti Ilham lembur atau telat pulang, manda dan anak nya ada yang temenin
tapi mau gimana orang tua Manda ada rumah sendiri
"yuk papa" ucap kanza membuyarkan lamunan Ilham
Ilham pun mengangguk, dan Ilham dan kanza pun memasuki mobil
sebelum itu kanza mencium tangan semua yang ada disitu
Manda pun tidak lupa mencium takzim tangan suami nya
setelah itu mobil Ilham pun melaju meninggalkan pekarangan rumah nya
sedangkan mama Ratih juga pamit pulang, tapi mama Ita nanti sore kata nya pulang
lega juga hati Manda karena mama nya tidak pulang sekarang
setelah kepergian mama Ratih dan papa handoko Manda pun membuka toko
Antoni dan putri mengantar mama Ratih dan papa Handoko
Kenzo yang sama bibik kini diambil alih oleh mama Ita
sedangkan papa Dika sudah kekantor juga
kini Manda bergelut kembali dengan barang barang olshop nya
bersambung
jangan lupa tinggalkan jejak nya ππππ
like dan komen πππππ
dukungan kalian semua bisa membantu karya author lebih maju lagiπππππππ
pendapat dan kritik kan sangat lah author tunggu dari kalian semua πππππ
__ADS_1
salam sayang dari author buat kalian semua πππππ