
setelah selesai makan, papa bahri pun membayar tagihan nya
mereka pun meninggalkan restoran itu, diperjalanan jeni pun tidur kembali
mama ana hanya bisa geleng-geleng kepala melihat anak perempuan nya tidur kembali setelah makan tadi
setelah menempuh perjalanan sekitar setengah jam, akhirnya mereka sampai kerumah
mama ana pun membangun kan jeni
setelah jeni bangun, mereka pun turun dari mobil, papa bahri pun memasukkan mobil kedalam garasi
mendengar suara mobil dari luar, bibi langsung membuka kan pintu
"assalamualaikum bik" ucap mama ana dan jeni bersama
"wa'alaikum salam nyonya" jawab bibi
"bibi boleh kembali kebelakang, pintu biar saya yang tutup kan, karena masih ada suami saya diluar" ucap mama ana kepada bibi
"iya nya, saya permisi" ucap bibi sambil mengangguk dan pergi dari hadapan mama ana
sedangkan jeni sudah dari tadi masuk kekamar nya, dia melanjutkan tidur nya itu
setelah memasukkan mobil kedalam garasi baru lah papa bahri masuk kedalam rumah
"assalamualaikum" ucap papa Bahri ketika masuk rumah
"wa'alaikum salam" jawab mama ana
setelah suami nya masuk, baru lah mama ana menutup pintu rumah dan menguncinya
dan mama ana pun mengikuti suami nya
sampai dikamar, papa bahri masuk kekamar mandi untuk membersihkan diri
mama ana menyiapkan baju piyama untuk suami nya dan meletakkan nya di atas tempat tidur
mama ana pun keluar kamar dan menuju ke dapur tiba tiba dia haus dan ingin minum
setelah mengambil air minum mama ana pun meminum nya
dan tak lupa dia membawa kan satu gelas air minum untuk suami nya
setelah itu mama ana kembali kekamar nya
begitu masuk kedalam kamar, dia melihat suami nya, telah memakai piyama yang udah disiapkan diatas tempat tidur
dan mama ana meletakkan gelas minuman diatas meja samping tempat tidur
"papa kalau mau minum udah mama siapin diatas meja" ucap mama ana
"iya ma, makasih ma, tau aja papa haus" ucap papa Bahri
"ya tau mama, orang mama juga haus tadi" ucap mama ana
papa bahri pun mengangguk tanda mengerti
"mama mandi dulu pa, gerah soal nya" ucap mama ana sambil mengambil handuk dan masuk kekamar mandi
setelah istri nya masuk kekamar mandi, papa Bahri menelpon Ilham
πΈπΈπΈπΈ
drrt drrt drrt drrt
tiba tiba telpon Ilham bunyi lagi, Ilham melihat ternyata papa nya telpon
Ilham pun mengangkat nya
"assalamualaikum pa" sapa Ilham
__ADS_1
"wa'alaikum salam nak" jawab papa Bahri
"papa cuma mau bilang kalau papa dan mama sudah sampai rumah" ucap papa Bahri lagi
sebenarnya Ilham pun mau tanya, tapi sudah dikasih tau oleh papa nya
"Alhamdulillah kalau gitu pa" ucap Ilham lagi
"ya sudah, cuma itu aja papa mau bilang, papa tutup telpon nya ya, assalamualaikum" ucap papa Bahri
"wa'alaikum salam," jawab Ilham dan mematikan handphone nya
dari dalam kamar keluar Manda yang baru selesai dari kamar mandi
"udah ditelpon sama papa atau mama mas" tanya Manda
"baru aja sayang, mama dan papa sudah sampai rumah" ucap Ilham
"Alhamdulillah kalau gitu" ucap Manda
"kamu gak makan mas" tanya Manda
"iya ini mau makan, kan nungguin kamu" jawab Ilham
setelah itu Ilham pun bangun dari tempat duduk nya dan bersama dengan Manda menuju meja makan
dan tak lupa kanza yang sudah duduk duluan di kursi nya
walaupun perut Manda sudah besar, Manda masih sanggup melayani suami nya di meja makan
seperti sekarang ini, Manda masih menaruh nasi diatas piring Ilham
walaupun Ilham sudah melarang nya
katanya Manda, dia ingin mendapatkan pahala dengan melayani suami nya itu
Ilham yang mendengar nya pun terharu
dan memeluk istrinya itu
"aminnnnn" author mengamini boleh kan
soal author juga mau masuk kedalam cerita hhheeee
setelah menaruh nasi ke piring Ilham, tak lupa untuk anak nya kanza
baru lah untuk dirinya
"mama, kapan adik bayi nya lahir, kanza gak sabar loh ma" ucap kanza tiba tiba
"gak lama lagi sayang, sekitar 3 bulan lagi" ujar Manda sambil duduk di kursi disamping kanza
"horeeeee, gak lama lagi kanza sudah punya adik" ucap kanza gembira
Ilham melihat kegembiraan di mata kedua wanita yang disayangi nya merasa bersyukur atas kebahagiaan Keluarga nya itu
"udah bahas adik bayi nya, kita maka dulu, dimeja makan tidak boleh,,," ucap Ilham terpotong oleh sahutan kanza
"berbicara" ucap kanza
setelah itu mereka pun makan dengan hening
setelah selesai makan Manda mau membereskan meja makan
tapi dilarang oleh Ilham, Ilham pun memanggil bibi
"bik, tolong bersihkan meja makan ya" ucap Ilham
"baik tuan" ucap bibi
"sayang kamu sekarang jangan terlalu capek kerja, yuk istirahat dikamar" ujar Ilham
__ADS_1
mendapat perlakuan manis dari suami nya, Manda sangat lah senang
sedangkan kanza sudah masuk kamar setelah makan
"mas, coba kita lihat kanza dulu" ajak Manda
Ilham pun menyetujui dan pergi kekamar kanza,
sedangkan kanza Sedang melihat buku nya
"assalamualaikum sayang" ucap Manda
"wa'alaikum salam mama" jawab kanza
"belum tidur sayang" tanya Ilham kemudian
"kanza lagi liat buku" jawab kanza lagi
"habis liat buku langsung tidur ya sayang," ucap Manda sambil mengelus rambut anak nya
"siap bos" ucap kanza dengan gaya tangan diatas kepala seperti memberi hormat kepada atasan nya
Manda dan Ilham pun tersenyum melihat gaya anak nya itu
mereka pun meninggalkan kamar kanza dan pergi kekamar mereka
setelah sampai dikamar Manda langsung naik diatas tempat tidur, dibantu oleh Ilham
"makasih mas" ucap Manda
"kenapa harus bilang makasih sih sayang" tanya Ilham
"udah kewajiban aku juga membuat kamu nyaman dan bahagia" ucap Ilham lagi sambil mengelus rambut Manda
tidak lupa, Ilham mengecup kening dan pipi Manda
kemudian Ilham berjalan menuju ketempat tidur sebelah Manda
dan membaringkan tubuhnya disamping Manda dan memeluk istrinya itu
Ilham kemudian mengelus perut Manda yang sudah membesar
"baik baik disana ya sayang" ucap Ilham
"iya papa" ucap Manda meniru suara bayi
tiba tiba "auwwww" Manda berteriak
"kenapa sayang ada yang sakit" ucap ilham yang gak tau apa apa karena tangan nya sudah tidak ada diatas perut Manda
"apa kita kerumah sakit, mana yang sakit" tanya Ilham lagi sambil posisi nya sekarang sudah duduk
"aku tidak apa apa mas, anak kita nendang, coba mas taruk kembali tangan mas" jawab Manda dengan wajah senang
Ilham pun meletakkan tangan nya kembali diatas perut nya Manda
"eh iya, anak kita nendang sayang" ucap ilham senang
"sayang jangan kuat kuat nendang nya ya, sayang mama kesakitan" ucap Ilham mengelus perut Manda
Manda melihat Ilham ngomong dengan anak nya yang masih didalam perut pun merasa terharu
setelah ngobrol dengan anak nya Ilham pun membaringkan kembali tubuh nya disamping Manda
dan mereka pun tidur dengan hati yang gembira
bersambung
jangan lupa tinggalkan jejak nyaπππ
like dan komen nya ππππ
__ADS_1
makasih yang sudah setia membaca karya ku
Love you all πππ