Dijodohkan Dengan Polisi

Dijodohkan Dengan Polisi
lamaran Antoni (prat 2)


__ADS_3

tidak terasa mereka pun sampai dirumah calon istri nya Antoni, keluarga calon istri Antoni pun sudah siap menyambut kedatangan Antoni dan keluarga.


setelah memasuki perkarangan rumah calon istri nya itu, semua turun dari mobil dan masing masing sudah memegang seserahan yang akan diserahkan kepada pihak keluarga sang calon nya itu.


mereka pun disambut hangat, "silahkan masuk calon besan" ucap orang tua putri, iya nama Perempuan yang akan jadi istri nya Antoni adalah putri.


"assalamualaikum" ucap semua serentak pas memasuki rumah nya putri.


"wa'alaikum salam" jawab serentak oleh keluarga putri.


setelah itu mereka dipersilahkan masuk, dan tak lama air disuguhkan didepan mereka, kanza duduk diapit oleh kedua Omanya sangat senang, karena saat itu, apa yang diinginkan nya diberikan oleh kedua Oma nya itu.


tidak lama kemudian papa Dika mulai berbicara kepada orang tua nya putri, maksud dan tujuan datang kemari, "assalamualaikum" ucap papa Dika


"wa'alaikum salam" jawab semua serentak


"dengan izin dari Allah SWT, maksud kedatang kami kemari adalah untuk meminang putri bapak untuk anak kami yang bernama Antoni," ucap papa Dika


"kami sekeluarga sangat lah senang dan menerima lamaran ini, tapi sebagai orang tua nya putri, kami menyerahkan semua keputusan ditangan nya dia" jawab papa nya putri.


"coba bawa putri kemari" ucap papa nya putri lagi.


tidak berapa lama datang lah seorang wanita yang begitu cantik dan anggun, dia di hapit oleh dua orang wanita yang tak kalah cantik nya, putri pun di duduki di samping mama dan papa nya itu.


"nak kamu pasti tau kedatangan mereka kemari, kami sangat senang karena ada orang baik yang datang melamar kamu, bagaimana keputusan mu nak, apa kamu menerima lamaran ini" ucap papa nya putri


Putri yang memang sangat mencintai Antoni pun mengangguk, sambil menunduk kepala nya itu.


semua orang bahagia dan mengucapkan syukur, "Alhamdulillah" ucap semua nya


sekarang seserahan yang dibawa pun diserahkan kepada keluarga putri.


dan kemudian keluarga putri pun mempersilahkan keluarga besar antoni untuk makan hidangan yang sudah disiapkan.


Manda yang masih penasaran dengan calon kakak ipar pun mulai mendekati Putri dan duduk disamping nya, orang lain pada makan, si Manda malah menghampiri putri.


"hai calon kakak ipar, kenal kan aku Manda adik nya bang antoni" sapa Manda, putri yang merasa ada yang sapa pun menoleh dan tersenyum manis.


"Hay juga, kamu gak makan dek, maaf ini yang cantik siapa nama nya" tanya putri saat melihat kanza menghampiri mama nya.


"oh ini anak ku kak, Salim aunty nak" ucap Manda menyuruh anak nya


"hallo aunty, nama ku kanza, panjang nya kanza Aurora" ucap kanza sambil menyalami putri.


"nama yang cantik, secantik orang nya" puji putri

__ADS_1


"makasih aunty" ucap kanza berterima kasih


putri pun mengangguk dan tersenyum manis pada kanza.


"oh iya kak itu suami ku" ucap Manda memperkenalkan suami nya sambil menunjuk ke arah suami nya yang lagi ngobrol dengan keluarga putri


ternyata suami Manda orang nya cepat bergaul bukti nya, dia cepat dekat dengan keluarga nya putri.


Ilham yang melihat saat ditunjukkan pun langsung mendekati istri dan calon kakak ipar itu.


"kamu sudah makan sayang" tanya Ilham pada istri nya


"aku tidak lapar mas, aku udah kenyang tadi minum teh dengan kue" jawab Manda


Ilham pun. mengangguk dan Manda memperkenalkan putri pada Ilham, "mas ini calon kakak ipar, pasti tadi mas udah tau" ucap Ilham.


Ilham yang mendengar penuturan Manda mengangkat tangan dan berjabat tangan dengan putri, "Ilham, suami nya Manda" ucap Ilham memperkenalkan diri.


"putri" ucap putri sambil menunduk.


Antoni yang dari tadi duduk terasing kini memberanikan diri duduk di sebelah putri.


"boleh aku gabung," ucap antoni pada semua yang ada disitu


"boleh abang ku yang paling ganteng" ucap Manda


"jeni, kok sendiri gabung yuk, sama kak putri dan yang lain" ajak Manda, sambil menarik tangan jeni


jeni pun hanya bisa nurut, dan mengikuti kakak ipar nya itu.


"kakak ipar ini jeni, adik nya mas Ilham" ucap Manda memperkenalkan adik ipar nya kepada kakak ipar nya itu.


mereka pun berjabat tangan, "jeni kak" ucap jeni


"putri"


kini mereka pun duduk berkumpul bersama sambil bercanda.


kanza pun turun dari pangkuan antoni lalu berlari menuju Oma Oma nya itu, "Oma kanza lapar' ucap kanza


Oma ana yang mendengar pun langsung mengambil apa yang kanza mau, dan sebelum itu menanyakan apa yang kanza mau.


tak terasa hari sudah makin sore, dan mereka pun membicarakan kapan tanggal pernikahan dan diadakan dimana.


sudah ditentukan hari baik dan tanggal baik untuk pernikahan yaitu pada tanggal 10 bulan 6 tahun depan.

__ADS_1


dan malam nya akan diadakan acara resepsi seperti Manda dulu dan acara nya juga digedung yang sama.


setelah mengetahui tanggal pernikahan, keluarga Manda pun pamit pulang.


Manda pun memeluk putri dan mengucapkan selamat pada nya.


dan Manda pun menuju mobil nya, dimobil sudah ada kanza dan suami nya beserta papa dan mama nya.


Dan mereka semua meninggalkan kediaman keluarga putri dengan penuh rasa syukur, karena lamaran nya berjalan dengan lancar.


diperjalanan Manda ngobrol dengan keluarga nya, "ma pa, cantik ya, kak putri" ucap manda


"iya sayang, putri memang cantik dan juga baik" ucap mama Ita


"mama udah kenal dengan kak putri" tanya Manda penuh selidiki, sebab dia aja baru tau.


"sudah, dulu pernah kerumah dibawa antoni tapi bukan dikenal sebagai kekasih tapi cuma teman, mama juga heran, kapan mereka jadian, tiba tiba anto bilang mau lamaran" ucap mama Ita


"jadi mama juga gak tau kalau putri yang mau dilamar abang" ucap Manda


"iya, tadi aja mama juga syok, tapi mama cukup tenang, karena pilihan anto memang sempurna" ucap mama Ita bangga


Ilham dan papa dika hanya menjadi pendengar setia, sewaktu Manda dan mama nya asik ngobrol dan tanpa ingin menyela pembicaraan mereka berdua.


melihat mama nya senang, Manda pun senang, berarti kini abang nya tidak jomblo lagi.


sekarang mereka semua sudah sampai dirumah, para keluarga yang ikut meramaikan acara lamaran tadi pun, semuanya izin minta pulang.


termasuk mama ana dan papa Bahri, mereka juga sekeluarga pamit pulang.


tinggal lah dirumah hanya ada mama Ita, papa Dika, Ilham, manda, kanza dan Antoni


mereka duduk dan ngobrol santai, "bang kok bisa abang lamar putri dan diterima pula tue" tanya Manda penasaran


"kepo lue dek, siapa sich yang gak terpesona dengan antoni," ucap antoni bangga


Ilham dan Manda mendengar nya jengah dan malas saat mendengar ucapan antoni yang terlalu percaya diri itu.


karena sudah malam, akhirnya Manda dan Ilham pamit pulang, karena besok kanza sekolah dan Ilham masuk piket.


🌼🌼🌼


segini dulu ya, soal nya author lagi kurang


sehat, tapi diusahakan up tiap hariπŸ€—πŸ€—πŸ€—

__ADS_1


jangan pernah bosan kasih like dan komen nya😍😍😍


i love you all


__ADS_2