Dijodohkan Dengan Polisi

Dijodohkan Dengan Polisi
salah paham


__ADS_3

fk terasa sudah 3 bulan kanza bersekolah, dan kehidupan rumah tangga Manda dan Ilham bahagia bahagia saja tidak ada pertengkaran atau pun perselisihan diantara Manda dan Ilham.


usaha olshop Manda pun kini berjalan lancar, dan Manda sudah membuat toko kecil didepan rumah, supaya bila ada pelanggan yang dekat bisa langsung datang ketoko.


sedangkan kanza sudah berani untuk sekolah sendiri, diantar oleh Ilham dan dijemput juga oleh nya waktu pulang kerja, kecuali kalau Ilham ada piket tambahan baru lah Manda yang jemput kesekolah.


seperti hari ini Ilham ternyata tidak bisa jemput karena mendadak ada piket tambahan, dan Ilham langsung menelpon istri nya untuk menjemput anak mereka.


drrt drrt drrt drrt


terdengar getaran hp nya manda, Manda langsung menggangkat nya, "assalamualaikum mas" ucap Manda memberi salam.


"wa'alaikum salam sayang, hari ini kamu dapat menjemput kanza, sebab saya ada piket tambahan" ucap Ilham sambil menjawab salam.


"bisa mas, lagian gak sibuk juga ditoko, apa gak sekalian aku antar kamu makan siang mas," jawab Manda sambil menawarkan makan siang, "kebetulan aku cepat tadi masak nya sayang," ucap Manda lagi.


"boleh juga sayang, tapi apa gak repot yang, soal nya dari sekolah nya kanza lumayan jauh loh sayang," ucap Ilham yang tak mau istrinya kecapean.


"gak papa mas, untuk suami mana pula capek, yang ada pahala aku dapat nya," ucap Manda lagi.


"kalau gitu kamu nanti hati hati dijalan nya, jangan lupa bawa helm dan jangan ngebut ngebut bawa sepeda motor nya" ucap Ilham menasehati istrinya.


"iya mas aku akan ingat, ya udah aku mau siap siap dulu mas, takut nya nanti kanza capek nunggu, assalamualaikum" ucap Manda sambil memberi salam


"wa'alaikum salam, sayang ku" jawab Ilham sambil menutupi panggilan.


setelah telponan dengan suami nya, Manda langsung menaruh nasi kedalam rantang untuk dibawa ke tempat suami nya kerja, kemudian dia pun langsung ganti baju, dan tak lupa menutup toko olshop nya, karena dia belum ada orang kerja.


🌼🌼🌼


sedangkan ditempat kerja Ilham, setelah mematikan panggilan dengan istri nya, Ilham mulai melanjutkan kerja nya, yaitu memeriksa laporan yang diajukan oleh masyarakat setempat, dan banyak kasus yang harus diperiksa dulu.


dan tanpa Ilham sadari ternyata Dewi mendengar semua pembicaraan Ilham dan istrinya itu, "berarti nanti datang istri nya Ilham, aku buat sesuatu biar istri nya marah pada Ilham," ucap Dewi didalam hati sambil memikirkan rencana nya itu.


kemudian Dewi pun merencanakan sesuatu yang akan menimbulkan kecurigaan terhadap Ilham oleh istrinya itu.


🌸🌸🌸🌸


sekarang Manda lagi berdiri didekat gerbang menunggu kanza keluar kelas, gitu melihat kanza keluar kelas nya, Manda langsung memanggil kanza, kanza mendengar suara mama nya langsung berlari menghampiri mama nya.


"tumben mama yang jemput papa mana ma, dan ini isi nya apa ma," tanya kanza begitu sampai didepan mama nya.


Manda yang mendengar pertanyaan putri nya itu langsung tersenyum, "memang nya, kanza gak mau nie mama yang jemput," tanya Manda balik pada putri nya itu.


"mau dong ma," jawab kanza sambil tersenyum manis


"ya udah, kita kekantor papa yuk antar makan siang untuk papa," ajak Manda pada putri nya itu.


"oh ini makan siang papa ya ma" tanya kanza


"iya princess mama" jawab Manda sambil naik ke atas motor metik nya.

__ADS_1


kanza pun ikut naik tapi dia berdiri didepan Manda, motor metik Manda pun melaju dengan pelan karena Manda ingat pesan suami nya itu.


🌸🌸🌸


ditempat kerja Ilham, Dewi mulai melakukan rencana nya, dia langsung membuat kopi untuk Ilham, dan menaruh obat perangsang didalam kopi nya Ilham.


"kopi sudah jadi, tinggal aku antar ke meja kerja nya Ilham." batin Dewi


"sebentar lagi pasti ada pertengkaran terjadi antara Ilham dan istrinya" ujar Dewi dalam hati dan dia tersenyum licik.


"siang Ilham" sapa Dewi sambil meletakkan secangkir kopi dimeja kerja Ilham.


"siang Dewi" ucap ilham heran, karena Ilham merasa tidak memesan kopi, dan dia tidak terlalu suka kopi.


"ini kopi buat siapa" tanya Ilham kepada Dewi


"untuk kamu kopi nya, masak untuk orang lain, kan aku letak dimeja kamu" ucap Dewi dengan nada merayu.


"diminum kopi nya ham" ucap Dewi


"iya nanti aku lagi sibuk ini" ucap ilham


"jangan lupa diminum, aku pergi sebentar" ucap Dewi sambil berlalu


ketika itu Manda sampai dengan kanza, dan langsung menelpon Ilham, "assalamualaikum mas" ucap Manda setelah Ilham mengangkat telpon nya.


"wa'alaikum salam sayang" jawab Ilham


"masuk aja sayang," ucap Ilham


Manda pun langsung mematikan panggilan dan mengajak kanza untuk masuk kedalam kantor papa nya.


setelah masuk Manda minta permisi pada teman teman nya Ilham, teman Ilham melihat Manda hanya tersenyum mengangguk dan mengantar Manda sampai kedepan pintu ruang kerja nya Ilham, setelah itu teman nya pun pamit.


sampai diruang kerjanya Ilham, langsung masuk karena pintu nya memang tidak ditutup, "assalamualaikum mas," ucap Manda.


"wa'alaikum salam, eh princess papa juga datang," ucap Ilham setelah melihat ada anak nya.


"iya dong pa, papa kok gak pulang" ujar kanza


"papa ada kerjaan sayang, nanti sore papa pula ya," ucap Ilham


"sudah mas, mas makan dulu, ini saya bawa makan siang" ucap Manda menyerahkan rantang yang dibawa nya.


kemudian Manda duduk pas didepan Ilham, dan melihat kopi yang ada di cangkir, Manda yang memang pecinta kopi pun langsung meminta pada Ilham, "mas ini kopi siapa, apa boleh aku minum" kata Manda sambil melihat Ilham.


Ilham pun menoleh dan mengangguk, Manda yang mendapat persetujuan pun langsung mengambil cangkir kopi mau meminum nya, dan kebetulan Dewi pun lewat didepan pintu.


melihat itu, Dewi langsung masuk dan menabrak kursi Manda seolah olah dia tersandung dan kopi pun jatuh kelantai, Manda yang terkejut ingin marah, tapi melihat Dewi memakai baju sama persis dengan suami nya dia pun hanya bisa tersenyum.


Ilham melihat itu pun marah karena takut cangkir nya jatuh dikaki Manda atau kanza, karena posisi jatuh nya cangkir itu dekat dengan Manda dan kanza.

__ADS_1


"dewi, kamu kok ceroboh sekali, kalau seandainya cangkir itu jatuh dikaki nya istri atau anak ku gimana" ucap Ilham dengan wajah yang memerah menahan amarahnya.


"maaf mas, aku gak sengaja" ucap Dewi


Manda mendengar panggilan wanita itu kepada Ilham memiliki pertanyaan dalam hati, "kenapa bisa panggilan nya bisa mas, biasa nya kan pak, ada hubungan apa suami ku dengan wanita ini" batin Manda, Manda yang masih bingung dan dalam mode terkejut pun cuma diam.


"sayang kamu gak papa," ucap Ilham memegang bahu Manda, Manda pun menoleh dan cuma menggeleng kan kepala,


dan Ilham beralih kepada kanza, "princes papa gak papa" ucap Ilham kepada anak nya, lagi lagi Ilham mendapatkan jawaban dengan cara menggeleng kan kepala nya.


"mas, aku dan kanza pulang saja ya" ucap Manda


"nanti aja, kamu masih terkejut loh" ucap Ilham


"cuma jatuh cangkir dari tangan loh mas, kok lebay banget sih" ucap Dewi


mendengarkan perkataan Dewi pun membuat Manda berkata, "ini bukan masalah jatuh cangkir, tapi kenapa kamu memanggil suami ku dengan sebutan "mas",,,! ada hubungan apa kalian berdua"


Ilham mendengar perkataan istri nya pun terkejut dan langsung mendekati istri nya, tapi malah Manda menjauh dan menegang kanza, Manda yang ingin pergi langsung di hadang oleh Ilham, "sayang dengar dulu, mas gak ada hubungan apa apa sama Dewi, mas juga gak tau kenapa dia memanggil mas dengan sebutan itu" ucap Ilham memberi penjelasan.


Manda belum mau mendengarkan perkataan Ilham pun, langsung pergi dari hadapan mereka dan membawa kanza yang masih bingung.


Manda pun tidak tau kenapa dia menjadi sangat sensitif disaat ada orang lain yang memanggil suami nya dengan sebutan mas.


sekarang dia pun langsung pulang, teman teman Ilham yang melihat Manda keluar pun tersenyum tapi tidak dilihat oleh Manda.


"eh istri Ilham kenapa, kok kayaknya kesal banget" ucap Dodi temanya Ilham


"gak tau, tadi sich terdengar suara barang jatuh, dan itu setelah Dewi masuk" ujar muslem


"apa jangan jangan Dewi buat ulah, karena kita juga tahu dari dulu Dewi terobsesi pada Ilham" ujar Dodi lagi.


tidak lama keluar Ilham yang menggejar Manda, untuk Manda belum naik sepeda motor, dia masih diparkir, Ilham langsung memegang tangan Manda, "sayang jangan bawa sepeda motor, kamu lagi emosi" ujar Ilham


Manda mendengar ucapan Ilham pun tak jadi naik sepeda motor, tapi dia langsung duduk di dekat mobil nya sambil menangis, entah kenapa hati nya sakit.


Ilham yang mengerti keadaan istrinya pun memeluk istrinya itu, dan kanza yang melihat kedua orang tuanya pun mendekati mama nya, dan menghapus air mata mama nya itu.


"mama kenapa nangis, papa jahat ya" ucap kanza dan melihat papa nya


Manda mendengar ucapan anak nya pun sadar, dia tidak boleh seperti itu didepan anak nya, "enggak kok princess mama, papa gak jahat, mama cuma sakit mata nya karena kemasukan debu" ucap Manda sambil melepaskan pelukan dari Ilham.


kanza pun mengerti, "apa mama bisa bawa motor nya, kan mata mana kenak debu," ujar kanza.


Manda mengangguk bahwa dia bisa menyetir motor nya itu.


dan mereka berdua tetap pulang, dan Ilham kembali kekantor dengan perasaan tak menentu.


🌸🌸🌸🌸


jangan lupa like dan komen ya, 😍😍😍

__ADS_1


karena dukungan kalian membuat author semangat πŸ€—πŸ€—πŸ€—πŸ€—


__ADS_2