
setelah baik, kenzo mengajak kembali Amara untuk bermain main
Amara dengan senang hati menerima nya dan langsung berlari mengikuti Kenzo
melihat anak anak mereka akur membuat Manda dan putri tersenyum bahagia
sambil menikmati angin sepoi-sepoi Manda dan yang lain nya melihat anak anak bermain di area khusus anak anak
tak terasa hari hampir menjelang sore, Manda pun memanggil anak anak untuk makan
"anak anak, sini makan dulu" panggil Manda
Kenzo yang tidak bisa mendengar kata makan langsung berlari duluan
melihat anak nya berlari Ilham langsung berteriak
"Kenzo sayang jangan lari lari" ucap Ilham
Kenzo pun langsung menghentikan lari nya dan mulai berjalan
dan dibelakang diikuti oleh kanza dan amara
setelah sampai mereka pun duduk ditempat duduk masing masing
"aunty jeni, kok duduk sendiri" tanya Kenzo
"aunty memang suka sendiri" jawab jeni
"oooooo" jawab Kenzo cuek bebek
jeni pun gemes banget liat ponakan nya itu
Ilham yang melihat adik nya yang masih setia ngejomblo itu pun mendekati adik itu
"Jen, Abang liat kamu belum punya pasangan" tanya Ilham
"kenapa kak" tanya jeni balik
"gak papa sih, tapi kapan kamu punya pasangan, usia mu tidak muda lagi" ucap ilham lagi
"jodoh itu akan datang, jadi abang gak perlu cemas" ujar jeni
"apa perlu Abang kenal kan dengan teman abang yang polisi" usul Ilham
"gak ah, nanti kayak abang pulang nya suka suka hati, dan alasan nya pasti tugas" ujar jeni
"terus kamu mau jodoh yang seperti apa" tanya Ilham lagi
"seperti Abang Antoni" tiba tiba jeni menjawab seperti itu, membuat semua orang terkejut termasuk Manda dan istri antoni
"tunggu tunggu jangan bilang kamu suka sama bang Antoni" ucap Manda menebak
"kok kamu gitu sih Jen, gak boleh gitu" timpal mama ana
"duh kenapa sih kalian, aku kan gak bilang suka sama bang Antoni, yang aku bilang, aku pengen nya cowok kayak bang Antoni, dan maksud aku sifat nya dan pekerjaan nya" ucap jeni penuh penekanan
semua orang merasa lega saat mendengar penuturan jeni
tapi tidak dengan Manda, Manda seperti tahu apa yang difikirkan oleh jeni
__ADS_1
kemudian Manda menatap jeni
kebetulan jeni melihat atas Manda
Manda memberi kode, seolah olah berkata "kamu jangan bohongi kakak"
dan jeni pun menggeleng kepala nya seolah olah berkata " aku gak bohongi kakak kok,"
Manda pun diam
piknik kali ini tidak menyenangkan bagi jeni karena perkara perjodohan yang ditanyakan oleh Ilham
Manda sebenarnya tidak enak dengan kakak ipar nya si putri karena pengakuan jeni seperti itu
tapi Manda tidak bisa menyalahkan jeni juga, karena menurut pemantauan Manda terhadap jeni
memang dari dulu jeni terlihat suka dengan Antoni
suasana kini menjadi tidak enak lagi, Manda menjadi serba salah
"udah mau sore nih, kita pulang yuk" ajak manda untuk mengalihkan pembicaraan biar semua nya tidak terlalu tegang
"oh iya,,, mama panggil anak anak dulu ya,,,?" ucap mama ana
sebenarnya mama ana juga gak enak hati
makanya mama ana langsung pergi memanggil cucu nya
"sayang, udah yuk main nya, kita pulang" ajak mama ana pada cucu cucu nya
"bentar lagi dong granma" ucap kanza
setelah mendengar mama mereka yang panggil baru lah mereka beranjak dari tempat mereka bermain
suasana tidak seperti saat pertama kali datang
setelah beres beres semua nya, mereka pun langsung naik ke mobil masing masing
Manda masih juga merasa tak enak hati
kalau seandainya tadi gak menyinggung masalah jodoh mungkin suasana canggung seperti ini tak terjadi
"mas gimana nih" tanya Manda
"aku juga gak tau sayang" jawab Ilham
"mudah mudahan aja kak putri gak tersinggung atau ambil hati atas kata kata jeni" ucap Manda lagi
"mudah mudahan aja sayang" ucap Ilham pula
mereka pun melaju mobil menuju arah pulang
suasana dimobil mama ana dan papa bahri pun diam, hanya terdengar suara Kenzo dan kanza saja
tak berapa lama mereka pun sampai dirumah Manda
Manda pun turun dari mobil dan menyamperin mobil nya mama ana
terlihat mama ana masih tidak enak hati dengan tingkah nya jeni tadi
__ADS_1
"maaf atas ucapan jeni tadi sayang" ucap mama ana
"tak apa ma," jawab Manda
kanza dan kenzo pun turun dari mobil mama ana
sedangkan mobil papa Dika dan papa Nugroho langsung pulang tak berhenti dirumah Manda
kini mama ana pun kembali memasuki mobil dan perlahan lahan mobil mama ana melanju meninggal pekarangan rumah Manda
Manda dan Ilham pun masuk kedalam rumah
hari ini suasana menjadi mencekam karena perjodohan yang dipertanyakan
"sayang kalian mandi sama bibi ya" ucap Manda ketika melihat anak anak nya
"iya ma" jawab mereka bersama
Manda pun langsung masuk kamar menyusul suami nya
"mas" panggil Manda
"iya sayang" jawab Ilham
"jangan ambil pusing, besok pasti udah gak seperti ini lagi suasana nya" ucap Ilham yang mengerti akan pikiran istri itu
sebenarnya dia pun merasa malu atas apa yang diutarakan oleh jeni apa lagi ada istri abang ipar nya disana
"ya sudah kamu mandi aja dulu biar segar" ucap ilham
"iya mas" jawab Manda patuh
Manda pun pergi kekamar mandi dan tak lupa mengambil handuk
setelah ritual mandi nya itu Manda pun memakai baju nya
"mas aku pergi liat anak anak dulu ya" ucap Manda
"iya sayang" jawab Ilham
Manda pun keluar dari kamar dan melihat anak nya ternyata sudah mandi
Manda pun pergi kedalam untuk membuat makan malam untuk keluarga nya
"bik buat apa" tanya Manda
"ini nya, buat Snack untuk non kecil dan tuan muda" ucap bibik
setelah mendengar jawaban bibik, Manda pun mengambil bahan makanan untuk diolah menjadi makan malam nanti
*****
bersambung
maaf baru bisa up lagi soal nya masih sibuk dengan beres beres rumah habis hajatan
mulai besok diusahakan akan up terus
dan seperti nya kalau gak ada yang rame yang like dan komen mungkin novel berjudul dijodohkan dengan polisi akan dibuat tamat
__ADS_1
terima kasih yang udah mau like dan komen 😍😍😍😍