
tidak terasa hari ini hari dimana Antoni mengucapkan ijab Kabul didepan penghulu dan keluarga semua
Antoni yang begitu ganteng dengan balutan jas putih
putri pun tak kalah cantik nya dengan kebaya yang bermotif bunga dan berwarna putih, senada dengan jas nya Antoni
ijab kabul pun dimulai, pak penghulu mempersilahkan bapak nya putri untuk menikah kan anak nya
"apa bisa kita mulai" ucap sang pak penghulu
"bisa pak" jawab semua serentak
"silahkan pak" ucap pak penghulu kepada bapak si putri
"pegang tangan saya nak" ucap pak handoko ayah nya putri
"bismillahirrahmanirrahim, saya nikah kan dan saya kawin kan engkau Antoni bin dika dengan anak saya bernama Putri Ananda dengan mas kawin 100gram mas dan seperangkat alat sholat dibayar tunai" ucap pak handoko lantang
"saya terima nikah dan kawin nya putri ananda binti Handoko dengan mas kawin 100gram mas dan seperangkat alat sholat dibayar tunai" ucap Antoni lantang dengan sekali tarik nafas
"gimana para saksi sah" ucap pak penghulu
"sah" ucap semua serentak
"Alhamdulillah" ucap pak penghulu dan semua serentak dan tak lupa pak penghulu membaca doa dan di Amini oleh semua tamu yang hadir
setelah ijab kabul mereka tukar pasang cincin kawin
kemudian putri menyalami tangan Antoni dan Antoni mencium kepala putri
suara tepuk tangan menggema didalam rumah putri
setelah itu, mereka menandatangani surat surat yang diperlukan
kini mulai acara sungkeman kepada kedua orang tua Antoni dan keluarga putri
pertama Tama mereka mendekati orang tua Antoni
Antoni menyalami papa Dika dan mama Ita
diikuti oleh putri
kemudian mereka mendekati orang tua putri
disini pun Antoni duluan juga yang menyalami papa Handoko baru ibu Ratih
setelah sesi foto foto baru lah mereka istirahat sebelum acara resepsi dimulai
Antoni dan putri masuk kekamar nya putri untuk istirahat
karena acara nya digedung tempat resepsi Manda dulu dan acara nya jam setengah delapan mulai, maka Antoni dan putri istirahat dulu
"sayang kamu istirahat aja dulu, nanti jam 4 sore udah datang MUA untuk merias wajah sayang" ujar antoni
putri mendengar ucap Antoni pun mengangguk tapi sebelum itu, putri mengganti baju nya
setelah mengganti baju, baru lah putri istirahat disamping Ilham
Ilham yang udah duluan baring hanya tersenyum melihat putri
"tidur disini sayang" suruh Antoni
mau tidak mau putri harus mau
karena Antoni sekarang sudah sah menjadi suami nya putri
mereka pun tertidur karena kelelahan
diruang tamu, hadir semua orang dari aparat desa sampai beberapa tetangga
****
Manda pun sekarang lagi istirahat juga karena kehamilan nya tinggal menghitung hari
sekali kali terjadi terjadi kontraksi membuat manda merasa kan kram diperut nya
sekarang pun tidur sudah tak nyenyak dan duduk pun tak enak
__ADS_1
Ilham senantiasa mendampingi istri nya itu
sekali kali biar reda sakit Ilham mengelus elus perut istri nya itu
πΈπΈπΈ
waktu menunjukkan pukul 5 sore, Manda merasa kontraksi diperut nya semakin meningkat
tapi dia masih diam karena dia ingin melihat abang nya duduk di pelaminan
sedangkan putri sedang di rias oleh MUA yang rias manda dulu
Manda ingin melihat kakak ipar nya
"mas antar kan aku ke kamar bang Antoni" pinta Manda
"tunggu aja disini sayang" ucap Ilham
"tapi aku pengen liat" ujar Manda manja dan ingin menangis
melihat mata istri nya mulai berkaca-kaca Ilham tak sampai hati
dia pun memapah istri nya menuju kekamar putri
setelah sampai dikamar, Ilham langsung mengetuk pintu
Antoni yang masih berada didalam kamar pun membuka kan pintu
melihat adik nya, Antoni langsung memegang tangan adik nya itu
dan menyuruh Ilham masuk, sedangkan Manda sudah duluan masuk di pegang oleh Antoni
putri pun langsung melihat adik ipar nya itu
"gimana perasaan kamu nda" tanya putri setelah melihat Manda yang merasa kesusahan dalam berjalan
"Alhamdulillah baik kak, walaupun kontraksi nya mulai sering" ucap Manda
"Ilham kenapa kamu bawa jalan jalan manda kalau dia kesusahan gini waktu berjalan" ucap antoni menegur Ilham
"Manda yang mau kemari kak, padahal mas Ilham sudah melarang" ucap Manda sebelum Ilham menjawab
"tapi untuk apa berjalan kalau susah kayak gini" ucap antoni merasa iba saat melihat adik nya berjalan
"apa nanti kamu pergi ketempat resepsi abang dik" tanya antoni lagi
"manda pergi bang" ucap Manda
"kalau kamu pergi, jangan jauh jauh dari Ilham" ucap antoni tegas
"dan kamu Ilham, jangan pergi jauh jauh dari Manda" ucap antoni penuh penekanan pada Ilham
Ilham mendengar ucapan Abang ipar nya pun mengangguk
πΈπΈπΈ
akhirnya nya MUA selesai merias wajah putri
Manda dari tadi sudah keluar dari kamar putri Karena perut nya kontraksi lagi dan membuat dia tak nyaman
putri pun dibawa keluar kamar, didampingi oleh mama Ita dan mama nya putri
dan mereka pun siap siap berangkat ke gedung resepsi pernikahan
setelah masuk kedalam mobil yang sudah dihiasi, mobil yang dinaiki oleh antoni dan putri pun perlahan lahan berangkat
dan diikuti oleh mobil yang lain
diperjalanan sekali kali antoni menanyakan gimana perasaan putri
"putri merasa senang mas, akhirnya kita sah juga" ucap putri
"tadi waktu ijab kabul, kamu mas hebat sekali" puji putri kepada suami nya itu
"aku udah belajar beberapa hari ini sayang, aku gak mau mengecewakan kamu" ucap antoni sambil mengelus tangan putri
tidak terasa akhirnya mereka sampai juga ke gedung resepsi pernikahan
__ADS_1
Antoni turun dari mobil dan diikuti oleh putri
yang lain pun turun dan memayungi kedua mempelai pengantin
secara perlahan lahan mereka berjalan menuju pelaminan
tamu undangan yang sudah sampai bertepuk tangan ketika melihat kedua mempelai pengantin berjalan beriringan berdua
hampir aja air mata putri jatuh karena merasa terharu
ketika sampai ke pelaminan kedua nya langsung disandingkan
dan MC acara langsung memanggil para penari yang akan menghibur kedua pengantin dan para tamu undangan
dari kejauhan Manda terharu melihat abang nya bersanding ada rasa senang ketika melihat abang nya duduk di pelaminan
"kepada kedua orang tua dari mempelai pria dipersilahkan mendudukki kursi disebelah kanan" ucap MC dengan sopan
"dan kepada orang tua mempelai wanita dipersiapkan duduk di sebelah kiri" ucap MC itu lagi
acara demi acara pun dimulai, dari nyanyian sampai dansa yang yang dipersembahkan oleh kedua mempelai pengantin baru itu
Manda yang tidak bisa lincah lagi hanya bisa berjalan pelan-pelan
Manda yang tidak melihat kanza pun bertanya pada Ilham
"mas kanza kemana kok gak nampak" ucap Manda khawatir
"ada tue sama mama papa dan jeni" ucap Ilham
Manda pun melihat ke arah yang ditunjuk oleh Ilham
"kok dia gak menghampiri aunty dan uncle nya" ucap Manda
"mungkin dia masih nyaman dengan aunty, granma dan granpa nya" ucap Ilham
baru Ilham berbicara seperti itu, Manda sudah melihat kanza berlari ke pangkuan putri
"aunty hari ini cantik sekali" ucap kanza tulus
"makasih sayang" ucap putri sambil mengelus pipi gemoy kanza
"uncle gak tampan nih" ucap antoni pura pura merajuk
"uncle tampan kok, tapi dari sana" ucap kanza sambil menunjuk arah tempat duduk nya tadi
melihat itu putri pun tersenyum lepas
membuat antoni makin terpesona
kini acara sesi foto bersama
Manda yang duluan dipanggil, Manda dan Ilham pun naik pelaminan mereka berfoto berlima kanza didepan mempelai pria dan wanita
setelah itu dilanjutkan dengan kedua orang tua Antoni
dan kemudian keluarga putri
jeni pun tak kalah eksis dia pun berfoto dengan kedua pengantin
dan tidak lupa MC memanggil kedua orang tua Ilham
setelah acara sesi foto berakhir, kini tiba acara pemberian selamat kepada kedua pengantin baru
satu persatu tamu mengucapkan selamat kepada kedua pengantin baru ini
bersambung
jangan lupa tinggalkan jejak nya ya say
biar author makin semangat nulis nya
πππππππ
dukungan vote nya sangat berarti untuk author
salam sayang untuk kalian pembaca setia
__ADS_1
like dan komen nya author harap kan ππππππππππ