Dinikahi Kembaran Calon Suami

Dinikahi Kembaran Calon Suami
Hatiku milik Nick


__ADS_3

Govi tak henti-hentinya tersenyum mengingat wanita cantik yang beberapa saat yang lalu menabraknya. Tingkah aneh Govi tentu saja mengundang rasa penasaran Nick dan Zilla yang sejak tadi menatap Govi.


"Apa kau mulai gila Gov?" tanya Nick seraya menatap rekan bisnisnya itu.


Govi membalas tatapan Nick dengan senyuman penuh arti. "Aku rasa aku baru saja menemukan cintaku Nick," jawabnya sambil membayangkan wajah wanita yang tak lain adalah Flo.


"Benarkah? Dimana? Apa dia cantik Gov?" sahut Zilla antusias.


"Baru saja, kami tak sengaja bertabrakan di depan kantin. Dia sangat cantik, matanya sipit, bibirnya mungil wajahnya kecil, aaah sangat imut," jelas Govi dengan wajah bersemu merah.


Nick hanya diam, dia merasa ciri-ciri yang Govi sebut sangat mirip dengan Flo, namun tidak mungkin Flo datang ke perusahaan tanpa memberitahunya. "Siapa namanya?" tanya Nick lagi.


Seketika wajah Govi berubah masam di iringi helaan nafas berat. "Aku tidak sempat bertanya. Gadis itu langsung pergi saat kau memanggilku!"


"Kalau memang jodoh pasti bertemu lagi Gov," ujar Zilla seraya melirik Nick.


"Semoga saja. Andai kami bertemu lagi, aku akan langsung mengatakan perasaanku!"

__ADS_1


Nick dan Zilla hanya terkekeh melihat tingkah konyol teman mereka. Ketiganya lalu diam dan menikmati makan siang masing-masing. Setelah menghabiskan makanannya, Nick tiba-tiba merindukan Flo, pria itu ingin tau apa Flo sudah makan siang atau belum. Nick meraih ponselnya, dia lalu mengirim pesan singkat untuk istrinya.


"Jangan lupa makan siang Flo!"


Nick tak berpaling dari ponselnya karena mengharapkan balasan dari Flo, namun sampai beberapa menit kemudian Flo masih belum membalasnya.


"Apa kau masih di kampus?" Nick kembali mengirim pesan.


"Nick, kita jadi jalan-jalan hari ini kan?" ujar Zilla mencoba mengalihkan perhatian Nick.


Jawaban Nick tentu saja membuat Zilla kecewa. "Govi? Bukannya kau janji mau mengajakku jalan-jalan?" tagih Zilla tak mau menyerah.


"Sore ini aku harus mengantar Flo ke rumah sakit untuk periksa kehamilan," jawab Nick bohong, dia hanya tak ingin menjaga perasaan Flo. Meski hanya diam, namun Nick tau jika Zilla diam-diam menyimpan perasaan untuknya.


"Periksa kehamilan?" Govi menyahut dengan wajah terkejut.


"Hem, sebentar lagi aku akan menjadi ayah!" sahut Nick dengan wajah bahagia.

__ADS_1


"Kau memang pria penuh kejutan. Istrimu saja aku belum pernah bertemu dan sekarang kau membawa kabar yang lebih mengejutkan lagi!"


"Istriku sangat cantik, aku takut kau tertarik pada istriku jika kalian bertemu. Lebih baik kalian jangan bertemu!"


"Ck, meski aku pencinta wanita tapi aku tidak akan tertarik dengan istri teman!"


Nick mengulas senyum, karena Flo tak membalas pesannya membuat Nick merasa cemas. Nick beranjak dari duduknya sambil menyimpan ponsel di saku jas. "Jangan lupa ajak Zilla berkeliling Gov, hari ini aku memberimu cuti setengah hari!" ucapnya sambil menepuk pundak Govi dan melangkahkan kakinya pergi.


Zilla menatap punggung Nick penuh kecewa, padahal hari ini dia sudah berdandan secantik mungkin untuk menarik perhatian Nick, namun rencananya gagal total.


Kekecewaan Zilla begitu ketara membuat Govi merasa kasihan, sejak dulu Govi memang sudah tau jika Zilla menyukai Nick.


"Lupakan dia Zill. Kau cantik, kau juga seorang dokter. Di luar sana pasti banyak pria yang menginginkanmu," ucap Govi memberi saran.


Zilla menghela nafas berat. "Hatiku hanya milik Nick!"


BERSAMBUNG...

__ADS_1


__ADS_2