Dua Sisi Yang Berbeda

Dua Sisi Yang Berbeda
Pengkhianatan


__ADS_3

Satu tahun kemudian


Riri sudah siap berangkat sekolah, ia menunggu Alvian menjemputnya.. Nana juga sudah berangkat karna Riri mengatakan akan dijemput Alvian.


"*Yang kamu dimana? Jadi jemput aku kan? " Riri.


"Iya,, tunggu bentar aku udah otw" balas Alvian.


"Oke๐Ÿ‘ jangan lama ya, kita udah hampir telat" Riri.


"๐Ÿ‘Œ" balas Alvian mengakhiri pecakapannya di chat*.


Beberpa saat kemudian Alvian pun tiba, lalu mereka berangkat menuju sekolah mereka.


Kini Riri sudah di kelas XII dan itu adalah hari-hari sibuk mereka karena akan mengikutu Ujian Nasional. Riri juga sangat sibuk begitu juga dengan Alvian, mereka fokus belajar untuk berjuang masuk Universitas.


Sekarang pun Riri menjadi dekat dengan Riel karena selain Riel anaknya supel, dia juga ramah pada smua orang. Riri sudah memaafkan kejadian waktu itu dan memaafkan Riel dan Widya. Meskipun Widya masih bersikap menjengkelkan tapi ia tidak mengganggu Riri lagi.


"Ri, anterin gue yukk!! Gue mau ke toko kue, hari ini nyokap gue ulang tahun" pinta Riel pada Riri.


" yahhh,, gue mau langsung pulang.. Alvian gak akan ijinin gue pergi sama cowo, sekarang dia posesif bangt sama gue. Riel" balas Riri, ia merasa tak enak pada Riel.


"Yahh,, padahal gue berharap bnget lu mau ikut. Soalnya gue gak tau harus gmna.. Selama ini adik gue yang selalu mempersiapkannya untuk mami" ucap Riel menunjukkan mimik wajah sedih.


"Emang adik lu kemana?" Tanya Riri penasaran.


" adik gue udah meninggal karena kecelakaan waktu pulang skolah, sekarang dirumah cumq gue anak satu-satunya mami" kini mata Riel berkaca-kaca ia segera menunduk menyembunyikan wajahnya.


"Yaudah,, ayukk gue anterin ntar gue bilang sama Vian mau anterin lu" balas Riri dengan senyum diwajahnya. meskipun ia tadi sempat berdebat dengan Alvian namun akhirnya Vian mengijinkannya pergi.

__ADS_1


Seketika itu juga wajah Riel menjadi cerah dan saat melihat wajah Riri, jantungnya berdetak sangat cept tak tau kenapa.


Deg deg deg


"Kenapa nih jantung gue, perasaan tadi gpp. Malah kenceng bangt lagi. Riri denger gak ya? " gumam Riel dalam hati sembari memegang dadanya.


'Lo gpp Riel? Muka lo merah bangt. Lu sakit? Mau dianter ke dokter?" Riri melontarkan macam- macam pertanyaan pada Riel.


"Gue gpp Ri, gak perlu gue baik-baik aja" balas Riel meyakinkan Riri.


Mereka berdua pun akhirnya tiba di toko kue. Riel dan Riri memilih berkeliling, melihat kue apa yang cocok diberikan untuk maminya Riel.


"Ri, menurut lo kue mana yang bagus buat dikasih mami? " tanya Riel pada Riri.


"Menurut gue kayanya kue itu cocok deh buat mami lo, bentuknya love menandakan lo sangat sayang sama mami lo" balas Riri menunjuk kue tart berbentuk love.


"Tunggu sebentr ya kakak, saya akan membungkus kue-nya. Apa kakak tidak menuliskan kata-kata di kertas memo?" balas pelayan itu menawarkan kertas dan pena.


"Tidak usah mba" ucap Riel pada pelayan itu.


Setelah kue selesai dibayar mereka pun berjalan keluar toko untuk pulang kerumah.


Namun saat diperjalanan Riel bertanya pada Riri, ia mnawarkan makan pada Riri.


" Riri lo laper gak? Gue laper bangt nih! Mau makan gak lo? Tanya Riel pada Riri.


"Lumayan juga sih gue laper. Emangbkita mau makan dimana? " tanya Riri pada Riel.


"Udah lo ikut aja-lah gue yang traktir" kata Riel membawa mobilnya kearah restoran cepat saji.

__ADS_1


Mobil mereka pun akhirnya sampai diparkiran restoran cepat saji itu. Saat melangkahkan kakinya masuk kedalam, Riri melihat Alvian duduk disalah satu meja dekat jendela. Ia ingin menghamprinya, tiba-tiba ada seorang wanita seumurannya menghampiri meja Vian. Lalu Vian tersenyum kearah perempuan itu.


Riri dan Riel sengaja duduk dikursi tak jauh dari kursi Vian dan perempuan itu untuk mendengar percakapan mereka.


"Sayang gimana hubunganmu dengan Riri? Katanya kamu putusin dia, aku udah sabar nungguin kamu putus sama Riri dan mengumumkan hubungan kita tapi kamu malah pertahankannya" ucap perempuan itu pada Alvian.


"Iya sabar dulu, aku harus cari alasan yang tepat untuk mutusin dia. Gak mungkin kan main putusin aja tanpa alasan yang jelas. kamu sabar ya yank" balas Vian pada wanita itu yang ternyata adalah Lia.


Riri tak menyangka sahabatnya itu bermain dibelakangnya dengan pacarnya. Riri tak habis pikir padahal banyak laki-laki disekolahnya kenapa harus Vian yang dijadikan kekasihnya. Riri pun meneteskan air matanya dan berlari keluar dari restoran itu. Riel yang melihat Riri menangis segera mengejarnya. Ia tak habis pikir Vian bakal ngelakuin hal itu sama Riri.


"Ri, tunggu kenapa lu lari gitu aja? Kenapa gak lu labrak aja tuh dua manusia itu? " tanya Riel menarik tangan Riri.


"Apa salah gue Riel sampe Vian tega selingkuh dibelakang gue? Padahal gue sayang banget sama dia dan kenapa juga harus Lia, sahabt gue? Kenapa gak sama orang yang gak gue kenal aja? Gue sakit hati Riel, sakit banget hati gue" ucap Riri sambil terisak dan memukulkan dadanya sendiri.


"Lu gak salah apa-apa Ri, stop ya sakitin diri lu sendiri. Ada gua yang bakal jagain lu" Riel menarik Riri kedalam pelukannya,entah kenapa hati Riel sakit melihat Riri menangis seperti itu.


Riripun akhirnya tenang dipelukan Riel. Riel segera mengajaknya kedalam mobil dan memberinya minum agar ia merasa baikan.


"Vian liat aja nanti, gua bakal rebut Riri dari lu. Setelah lu buat adik kesayangan gua meninggal, sekarang lu sakitin Riri. Gue gak akan tinggal diam Vian" ucapnya dalam hati.


Sebenarnya Selvi adalah adik kembar Riel, ia sangat menyayangi adiknya dan saat mendengr kabar bahwa adiknya meninggal karena kecelakaan Riel merasa sangat terpukul. Terlebih lagi adiknya meninggal saat akan pulang kerumah bersama Vian. Sejak saat itu Riel akan balas dendam dengan mengambil apa yang dia punya, tapi malah dia termakan omongannya sendiri. Dia malah menyukai Riri pacar Vian.


Sejak saat itu Riel selalu mengikuti kemanapun Riri pergi tanpa peduli ada Vian disampingnya. Dan sekarang adalah waktu yang tepat untuk merebut Riri dari Vian setelah dia menyakiti Riri.


---------------------------------------------------------------------


Jangan lupa klik โญโญโญ, ๐Ÿ’›๐Ÿ’›๐Ÿ’› dan komen ya guys. Dan jangan lupa share juga ya ceita ini. Thanks for all ๐Ÿ™


Salam hangat untuk para pecinta novelโœŒโœŒ

__ADS_1


__ADS_2