Dua Sisi Yang Berbeda

Dua Sisi Yang Berbeda
Rangga


__ADS_3

Kejujuran adalah hal yang dilandaskan dalam suatu hubungan, jika tidak ada kejujuran maka untuk apa dipertahankan.


--Kirana Zulvanya Ramadan--


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=****\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Jam pelajaran sudah selesai..


Murid-murud SMA HARAPAN sudah meninggalkan kelas masing-masing dan segera pulang kerumah. Namun masih terlihat beberapa murid yang sedang mengerjakan tugas piket.


Nana sudah pulang dengan supirnya, Riri menyuruhnya pulang duluan karena ia akan mamapir ke toko buku untuk membeli novel kesukaannya.


Saat hendak berjalan menuju gerbang sekolah tiba-tiba ada seseorang menabraknya hingga ia terjatuh.


"awwww" ucap Riri meringis sakit


"aduhhh,, sorry gak sengaja" kata orang itu dengan seringainya.


Riri yang melihat orang itu tersenyum menyebalkan lantas berdiri, saat hendak berdiri ia merasakan sakit kepala yang sangat hebat dan tidak mengingat apapun lagi.


"punya mata gak lo, gue tau lo sengaja kan nabrak gue?" tanya Riri sambil menarik kerah baju orang itu dan menatap tajam kearahnya.


Seseorang yang berada dihadapannya ketakutan karena melihat Riri yang emosi dan menatap dirinya dengan tatapan seolah akan membunuh, berkata..


"sekali lagi lo gangguin gue, gue bakal habisin lu, gua tau lu gak suka sama gua tapi inget jangan pernah muncul dihadapan gua lagi kalo gak gua bunuh lu" gumam Riri dengan seringai yang membuat lawannya gemetaran karna takut.


"i....iyyaaa gua gak bakal gangguin lo lagi" kata orang itu penuh rasa takut.


Riri pun menghempaskan tubuh orang itu ke tanah dan berjalan menuju gerbang dan pulang kerumah.


"kalo udah jadi pelacur mah susah sih,, apa aja dilakuin.. Huhhhh gak punya harga diri. Udh tau Alvian gak suka sama lu, mash aja ngejar-ngejar kalo gua jdi lu mah Widya,, gua bakal kesekolah pake topeng yang dibuat dari baja buat nutupin muka gue karna malu" ucap Riri dan berlalu pergi.

__ADS_1


Widya yang mendengar ucapan pedas Riri langsung mengepalkan tangannya karena tidak terima dengan kata-kata pedas Riri.


"liat aja gua bakal bikin lu menderita dan gua bakal rebut Alvian dari lu" katanya dengan penuh amarah.


Widya pun berjalan menuju mobilnya dan pulang kerumah.


----------------------------------------------------------------------


Riri sampai dirumah


Ia berjalan melewati ruang tamu, disana sudah ada kakaknya yang sedang menunggunya sambil menonton tv.


"dek, kamu udah pulang? Ko lmaa banget ke toko bukunya? Kamu beli buku apa?" dengan rentetan pertanyaan dari kakak tercintanya.


"aku gak jadi ke toko buku kak, udah ya aku cape mau istirhat" ucap Riri dengan nada datarnya.


Nana merasa curiga dengan sikap adiknya, gak biasanya Riri menjawab pertanyaannya dengan dingin.


Nana yang bermaksud ingin menanyakan apa yang terjadi segera menyusul adik kembarnya. Namun ketika sampai dikamar Riri, Nana terkejut mendengar teriakan dari dalam kamar Riri.


Nana yang mendengar kata-kata Riri tidak percaya dengan umpatan-umpatan adiknya. Karena yang dia tau Riri tidak pernah bicara sekasar itu.


Tokkk toookkkk tookkkk (suara pintu diketuk)


"dek,, kamu kenapa? Bukain pintunya ya,, kamu cerita sama kakak ya sayang" ucap Nana dan mengetuk pintu kamar Riri.


Karena tidak kunjung dibuka Riri akhirnya turun kebawah mencari kunci cadangan laci ruang tamu, segera ia naik kelantai 2 dan membuka pintu kamar Riri.


"dekkk,, sadar dekk, ini kakak..!!! Kamu kenapa??? Kenapa kamu seperti ini??" ucap Nana khawatir.


Saat menatap manik mata Riri, Nana tau kalau itu bukan adiknya yang selalu hangat pada keluarganya. Tidak tau kenapa ia merasakan firasat buruk akan terjadi hal seperti 3 tahun yang lalu, ia sangat takut kalau Riri akan berbuat nekat lagi. Mata adiknya yang berwarna hazel kini berubah menjadi biru menyala dengan tatapan penuh kebencian.

__ADS_1


"heehhhh,, kamu gak usah khawatir sama Riri aku akan jagain Riri terus, aku tau kamu sayang sama Riri tau kalau hal itu terjadi lagi dia gak akan bertahan lama" ucapnya pada Nana. "Riri udah banyak menderita dya selalu nyembunyiin semua perasaannya demi keluargamu dan kamu. Karena Riri sangat menyayangi kalian" dengan nada sedih


"Kamu siapa, kenapa adikku bisa seperti ini?" tanya Riri penasaran.


"aku adalah sisi lain dari Riri, yaitu Rangga. Sejak kejadian 10 tahun yang lalu aku sudah ada pada diri Riri karena rasa takut dan bencinya pada orang yang udah menculik dan menyakiti Riri. Makanya aku akan terus bersamanya dan membalas orang-orang yang udah sakitin Riri" ucap Rangga sisi lain Riri.


"aku tau kamu akan lindungin adikku, tapi kamu menyakitinya, kamu akan membuat Riri terbunuh kalau kamu hadir. Aku mohon kembalikan adikku" pinta Nana pada Rangga


"tidaakkk.. Aku akan menjaga Riri dan tidak akan menyakitinya" ucap Rangga pada Nana.


Setelah cukup lama berdebat dengan Nana akhirnya Rangga mengalah dan membiarkan tubuh Riri mengambil alih dengan syarat ia akan bangun saat Riri dalam bahaya.


Riri yang merasa kepalanya sakit akhirnya membuka matanya dan melihat sekelilingnya. Ia merasa aneh padahal tadi masih di sekolah kenapa sekarang ada dikamarnya.


Melihat Nana disampingnya Riri bertanya..


"kak, kok aku dikamar tadikan aku disekolah mau pulang?" katanya sambil mengingat kejadian tadi di sekolah.


"tadi kakak liat kamu baru pulang sekolah dan kakak sapa kamu, tapi kamu keliatan aneh yaudah kakak susul kamu. Pas kakak kejar kamu teriak-teriak didalam kamar sambil melempar apa aja yang kamu liat, trus pas kakak liat kamu kamu udah gak sadar" terang Nana pada Riri.


Riri terperangah dengan kejdian yang diceritakan dengan kakaknya dan berfikir dia tidak ingat apapun.


Setelah Nana menjelaskan akhirny dia sadar kalau selama ini ada sisi lain didalam tubuhnya, dan terus melindunginya dari bahaya apapun. Pantas saja selama ini ia sering tidak sadar, karena tubuhnya diambil alih oleh sosok itu.


"Mudah-mudahan aja Rangga gak akan ambil alih tubuhku lagi, meskipun dya berusaha jagain aku tapi aku khawatir Rangga bakal sakitin orang-orang yang aku sayang. jangan sampe deh kejadian lagi." gumam Riri dalam hati.


Bersambung..


----------------------------¤¤¤¤¤¤¤--------------------------


jangan lupa votenya ya gaes like, share n komen..

__ADS_1


kritik dan saran kalian sangat berguna bagi saya..


Thank's for all.. salam hangat untuk para pecinta novel..


__ADS_2