
Satu bulan kemudian..
"belum ada perkembangan dari pasien, sus ?" tanya dokter Rendi pada salah satu perawat dirumah sakit.
"belum dok, saya sudah memeriksanya. Malahan keadaan pasien makin menghawatirkan sejak diketahui pasien mengandung" sambil memeriksa keadaan Riri.
"kasihan sekali pasien ini, ia belum bisa di tanyai sekarang malah diketahui hamil. Sebenarnya siapa perempuan malang ini?" Rendi merasa iba dengan keadaan Riri, apalagi saat ini Riri sedang hamil 4 minggu.
Flashback
"******** kamu Riel, dimana kamu kalo aku melihatmu aku bunuh kamu, brengsek..!! Hahahahha,, hikss hikss hiksss" umpatnya walaupun yang diberi sumpah serapah tak ada ditempatnya.
Karena berontak akhirnya Riri diberi obat penenang dan tertidur setelahnya.
Keesokn harinya..
Huekkk huekkk
Saat itu belum ada yang menyadari bahwa Riri sedang mengandung, sampai akhirnya ia pingsan dan dipanggil dokter rumah sakit umum.
"dokter Rendi, bisa kita bicara sebentar?" tanya dokter yang bername tag Leo
"mari dokter Leo, kita bicarakan diruangan saya" sambil berjalan menuju ruangan Rendi.
__ADS_1
"begini dokter Rendi, setelah diperiksa ternyata pasien sedang mengandung dan usia kandungannya berjalan 4 minggu, dengan kondisi pasien saat ini dikhawatirkan akan mempengaruhi perkembangan janin dan yang paling dikhawatirkan lagi saya takut pasien akan berbuat nekat membunuh bayi yang dikandungnya" penjelasan dari dokter Leo seketika membuat Rendi terpaku, ia tak percaya bahwa pasiennya saat ini sedang mengandung.
"baik dokter Leo, saya akan menjga pasien saya dengan baik. Sebisa mungkin saya akn melindungi anaknya hingga lahir nanti. Terima kasih dokter" sambil berjabat tangan dan mengntarnya keluar.
"kalau begitu, saya pamit dokter" ucapnya sambil membungkukkan badan.
Setelah mengantar dokter Leo keluar Rendi kembali keruangannya, ia berpikir bagaimana caranya melindungi Riri dan pasiennya, semoga saja Riri tak menyakiti anaknya sendiri, pikirnya.
Flashback off
Dokter Rendi hanya bisa menghela nafas dan tetap berfikir positif.
****
"belum tuan, saya sudah berusaha selidiki dimana keberadaan nona tapi belum membuahkan hasil" kata anak buahnya di seberang sana.
"baiklah segera kabari saya jika sudah tau dmna keberadaan Riri" dengan nada tegas akhirnya Riel memutuskan sambungan teleponnya.
Riel hanya bisa menghela nafas setelah pencariannya blm membuahkan hasil. "dimana sebenarnya kamu Ri? Aku sangat merindukanmu dan maafkan aku yang sudah membuatmu pergi" gumam Riel lirih.
Sedangkan dikediaman keluarga Riri kedua orang tuanya kalang kabut mencari keberadaan putri kesayangan mereka. Nana pun tak henti-hentinya menangis saat mengetahui adiknya tidak pulang selama satu bulan ini. Mereka bahkan sudah melapor pada polisi dan menyuruh orang kepercayaan papanya untuk mencari tahu keberadaan Riri.
Hikss hikss
__ADS_1
"kamu dimana Ri? Aku kangen sama kamu. jangan tinggalin aku, cpt pulang Ri aku gak kuat kalo gak ada kamu twin. Mama sama papa juga sangt merindukanmu" sambil menatap nanar bingkai foto dan mengusapnya seakan itu adalah sosok adiknya.
Sedangkan mama Riri berusaha menenangkan kakak kembar putrinya dan berusaha terlihat tegar.
Ia juga merasa lemah karna kehilangan putri tercintanya yang entah pergi kemana namun jika diriny ikut menangis Nana akan semakin terpuruk keadaannya.
"sudah sayang jangan nangis lagi, mama berharap semoga orang suruhan papamu bisa secepatnya menemukan adikmu" kata-kata menenangkan terus ia ucapkan dan berpikir positive kalau anaknya bungsunya akan baik-baik saja.
"tapi mah aku gak tau dimana Riri sekarang dan gmna keadaannya, aku takut sisi lain Riri muncul kembali setelah melihat keadaan kacau Riri saat terakhir kali aku melihatnya" dengan nada khawatir Nana mengingat kembali keadaan Riri yang sangat terpuruk saat itu.
Mamanya terus mengusap rambut Nana dan menyalurkan kasih sayang dan berpikir Riri akan baik-baik saja diluar sana.
Ya smoga saja anaknya baik-baik saja, pikirnya.
To be continued..
Haiii aku kembali lagi maaf ya updatenya lama..
Ada yang nungguin ceritaku gak..
Pasti gak ada ya,, tapi gpp deh smoga kalian suka dengan karyaku ini. Jangan bosan ya 😉
Salam hangat pencinta novel
__ADS_1