
Jika cinta yang kau miliki tulus kepadaku, mengapa kau hancurkan aku? Aku tulus mencintaimu dan itu membuatku sangat bahagia,, namun harapan da kepercayaan ku musnah hari itu juga, saat kau merampas kebahagianku,kepercayaanku dan masa depanku. Benarkah kau mencintaiku? Kenapa kau sangat kejam padaku..! Aku hancur, aku jijik dengan diriku. Jika dengan melakukan itu kau puas, maafkan aku yang harus pergi dari hidupmu, maaf aku mencintaimu. Lebih baik aku menghilang dari hadapanmu.. Selamat tinggal kenangan pahit,, selamat tinggal Riel, aku mencintaimu..!
Sudah satu minggu sejak kepergian Riri dari rumah orangtuanya, mereka tak tahu dimana Riri berada dan bagaimana keadaannya.
Sementara dikediaman sang mantan kekasih Riel merasa hancur, ia sangat menyesal telah menyakiti kekasihnya.
"Ri, kamu dimna ?maafin aku karna udh jahat sama kamu,, aku ngelakuin itu agar kamu tetap disampingku. Percayalah aku dan Lia gak ada hubungan apa-apa..! Aku hanya ingin kamu sadar kalo aku cemburu dan ternyata caraku salah. Aku hancur Ri. Maafin aku,, aku mohon kamu pulang ya..!!" dengan isak tangis Riel terus mengusap foto Riri yang ada dikamarnya.
Riel menangkupkan kedua tangannya diwajahnya dan menangis sejadi-jadinya. Ia tak tau harus berbuat apa.
Flashback
Sebelum hari kelulusan sekolah
__ADS_1
"Ri, aku mau bicara sama kamu..!!" ucap Vian saat melihat Riri berjalan menuju ruang kelasnya.
"gak ada yang perlu dibicarain lagi,, aku sudah muak liat muka kamu, Vian. Mending kamu pergi dari hadapan aku dn jangan muncul lagi" dengan datar Riri menjawab ekspresi yang sebelumnya sangat ceria kini terlihat datar dan itu membuat Vian merasa sangat sedih.
"please, Ri..! Aku cuma mau minta maaf dan aku harap meskipun kita udh putus tapi aku mau kita jadi teman kaya dulu lagi" pinta Vian karena ia tak mau terus dibayangi dengan rasa bersalah karena sudah mengkhianati Riri.
"aku bisa maafin kamu, tapi dengan satu syarat..!!" dengan nada menggantung membuat Vian penasaran.
"jangan pernah muncul lagi dihadapan aku" ucapnya datar.
Vian yang mendengar syarat dari Riri langsung menunduk lemas, tak ada harapan lagi baginya untuk terus bersama Riri.
"oke ! Aku kabulin permintaan kamu tapi sebelum aku pergi aku ingin memelukmu sebagai tanda permintaan maaf dan sekaligus aku pamitan sama kamu" dengan murung Vian membuat permintaan yang menurutnya akan ditolak Riri, namun ternyata salah Riri menganggukinya, dengan cepat ia merangkul tubuh mantan kekasihnya dan ia hirup aroma wanita itu untuk terakhir kalinya sebelum ia pergi, Riri membalas pelukannya. Tak terasa air mata mengalir dari sudut mata keduanya.
__ADS_1
Ditempat lain Riel yang melihat adegan itu langsung mengepalkan kedua tangannya, ia ingin menghampiri keduanya namun langkahnya di cegah oleh Lia.
"ngapain lo halangin gue, pergi..! gua mau ngsh pelajaran sama si brengsek itu karna udah peluk pacar gua" ucapnya dengan wajah yang memerah karena emosi.
"gak perlu pake kekerasan, gunain aja aku buat bikin Riri cemburu" bujuk Lia pada Riel, diangguki oleh Riel.
"oke gua pake cara lu,, gua mau liat gmna reaksi Riri liat gua sama lu jalan bareng" dengan tersenyum Riel menanggapinya.
Berbeda dengan Lia dia menanggapinya dengan tersenyum miring namun tak disadari oleh Riel.
Flashback off
To be continued
__ADS_1