Dua Sisi Yang Berbeda

Dua Sisi Yang Berbeda
lamaran


__ADS_3

satu bulan kemudian...


sejak kejadian direstoran yang terjadi waktu itu, kini Riri sudah mulai melakukan aktifitas seperti biasanya. Vian pun sudah tak pernah mengganggu Riri lagi, kini sikapnya menjadi dingin terhadap Riri.


Riri pun tak peduli pada Vian meskipun dihatinya masih ada perasaan terhadap-nya..


setelah ujian berakhir kini murid kelas XII menjalani masa bebasnya sampai pengumuman kelulusan keluar..


Riri dan Nana hanya menjalani aktivitasnya dirumah, karena malas untuk keluar rumah..


"Ri, lagi apa?" Riel mengirim chat pada Riri


"lagi mager (males gerak) dirumah" balas Riri


"jalan yukk!! udah lama gak keluar,, aku bosan dirumah" ajak Riel


"gak salah udah lama, bukannya baru kemarin kita jalan🤔" balas Riri


"hehehhe,, emang iya,,ya.. aku lupa yank" balas Riel


"modus,,!! bilang aja kangen sama aku🤗" balas Riri menggoda Riel

__ADS_1


"hahhahahah,, pede gile kamu yank.. aku bete dirumah yank,, kangen kamu😘" balas Riel membuat Riri senyum-senyum sendiri seperti orang gila.


"yaudah,, jemput aku, trrserah kamu mau ajak aku kemana" balas Riri dan dibalas dengan "oke" oleh Riel.


Nana yang melihat tingkah Riri hanya menggeleng-geleng kepala melihat tingkah adiknya.


Riri pun bergegas menuju kamarnya untuk siap-siap pergi dengan Riel.


satu jam kemudian..


Riel sudah sampai dirumah Riri, iya lalu pamit pada kedua orangtua Riri untuk mengajaknya pergi keluar. mereka pun pergi meninggalkan rumah Riri. diperjalanan Riri dan Riel terus mengobrol tanpa henti, bahkan mereka bercanda sesekali. mereka sangat menikmati perjalanan mereka. Riel terus saja menggoda Riri hingga membuatnya tersipu malu.


"Ri, nanti kalo udah lulus mau kan nikah sama aku" tanya Riel dengn senyum manis yang membuat Riri terpesona.


"ya Ri, ntar kalo udh nikah kamu boleh deh lanjut kuliah, ntr aku yang biaya-in" dengan wajah serius Riel membuat Riri mengernyitkan dahinya.


"are you seriously?" tanya Riri penasaran


"yes, honey i am serious" Riel menjawab dengan wajah tenang.


"hmm, aku pikir-pikir dulu" jawab Riri mereka pun larut dalam pikiran masing-masing

__ADS_1


tanpa Riri sadari Riel menyeringai dan memandang sinis kearah Riri.


mobil Riel sudah sampai di pantai, Riel mengajak Riri ke pantai untuk melihat pemandangan.


"kamu ngajak aku kesini?" tanya Riri dengan wajah bahagia


"iya, habis aku bingung mau ajak kamu kemana? tapi tiba-tiba aku kepikiran untuk kesini" jawab Riel memandang wajah Riri


"makasih Riel, aku seneng banget" balas Riri langsung berlari kearah laut.


Riel yang melihat Riri berlari tersenyum evil seakan telah menangkap mangsanya.


Riri yang sempat melihat kearah Riel tersenyum miring merasa bingung ada apa dengan Riel, pikirnya begitu tapi langsung ia tepis pikiran itu.


"Ri, jangan lari nanti kamu jatuh" kata Riel ia geleng-geleng kepala melihat tingkah laju Riri.


"iya, sayank.. aku lagi seneng aja kamu ajak kesini" balas Riri dengan senyum sumringah.


Riel pun berlari mengejar Riri, hari itu mereka lewati dengan sangat bahagia.


tanpa mereka sadari sepasang mata menatap mereka sendu.

__ADS_1


"kalau memang dia bisa buat kamu bahagia, aku rela lepasin kamu Ri, karena bahagia kamu bahagia aku juga. tapi kenapa rasanya sakit sekali hati ini?" gumamnya lirih.


__ADS_2