
Sofia duduk dipinggir jalan menunggu kendaraan umum lewat.Karena hari sudah larut malam kecil kemungkinan sofia bisa mendapatkan kendaraan umum.
sofia tepaksa pulang hingga larut malam,karena tuntutan pekerjaan.Sofia bekerja sebagai pelayan di salah satu kafe setiap hari sofia harus pulang malam demi menghidupi kedua adiknya yang masih sekolah.Sofia dan kedua adiknya harus tinggal tanpa kasih sayang kedua orang tuanya,ibunya sudah meninggal 10 tahun yang lalu,sedangkan ayahnya memilih untuk menikah lagi dan pergi meninggal kan mereka.
Terpaksa di usia 19 tahun ini sofia harus banting tulang untuk memenuhi kebutuhan hidup keluaraga,bahkan sofia harus memutar otak untuk mencari uang tambahan demi adik-adiknya.
Hingga pada suatu malam sofia tepaksa menemani salah satu tamu kafe demi mendapatkan uang tambahan.
"fi,ini ada salah satu tamu yang meminta kamu untuk menemainya,,ujar pak heru manager kafe .
" tapi pak!"sofia berusaha untuk menolak.
"kamu ngak usah kahwatir fi,dia tidak akan macam-macam,dia hanya minta ditemani minum saja,," jelas managernya
"bapak yakin di tidak akan apa-apakan saya?" tanya sofia lagi.
__ADS_1
"saya yakin fi,dia itu adalah tuan muda riz ceo perusahaan besar dia itu orang terhormat mana mungkin dia berani melecehkan seorang gadis,dan uangnya pasti banyak,," bujuk managernya lagi.
maka tanpa fikir panjang sofia pun menerima tawaran managernya.Dia pun menghampiri tuan riz yang tengah asik minum,Sofia pun duduk di sampingnya.
dengan perasaan takut Sofia memberanikan diri untuk melakukan pekerjaannya dengan baik.
Tiba-tiba tuan Riz melontarkan pertanyaan kepada Sofia,,
"berapa bayaranmu semalam?" tanya tuan Riz dengan sombong.
"maksud anda apa ya,maaf saya hanya disuruh untuk menemani anda duduk dan minum,," kata sofia menjelaskan .
"bukanya kamu di sini untuk menggoda para tamu yang beruang ,untuk memenuhi hasrat mereka,," lanjut tuan riz dengan merendahkan,,
"maaf ya saya tidak mengerti apa yang anda katakan,PERMISI,," kata sofia seraya meninggalkan tuan riz.
__ADS_1
tapi dengan cepat tuan muda riz menarik kembali tunbuh sofia hingga sofia jatuh di pangkuan tuan riz,,sofia berusaha keras untuk melepaskan dirinya ,tapi karena tubuh tuan riz sangat kekar sofia pun tidak mampu melepaskan tangan tuan muda riz dari tubuhnya.
"lepaskan saya,mau apa anda?,maaf saya bukan perempuan yang seperti anda fikirkan,," ucap sofia seraya melepaskan tubuhnya,
"tidak usah meronta-ronta seperti ini,itu hanya akan membuat geli tubuh saya," ucap tuan riz sambil menegak minuman dengan satu tangannya.
"maaf ya tuan saya sama sekali tidak tertarik dengan anda,,Orang sombong,," cetus sofia dengan nada emosi.
tuan riz pun hanya sedikit melontarkan senyumnya yang sinis,,
orang-orang yang ada disekitar mereka tidak memperdulikan apa yang mereka lakukan,,karena pengunjung lain sibuk dengan kegiatanya masing-masing.Ada yang asik bernyanyi,berdansa,dan ada juga yang sudah mabuk berat.
Setelah beberapa saat sofia hanya bisa pasrah.Tuan riz sudah mabuk berat,dengan mudah sofia melepaskan tubuhnya dari terkaman tubuh kekar ceo itu.
"dasar orang aneh," ucap sofia seraya meninggalkan tuan riz yang sudah tak sadar,,
__ADS_1
jam menunjukan pukul 23.15,sudah waktunya kafe di tutup. Sofia pun bersiap untuk pulang.Namun di salah satu kursi telihat masih ada satu pengunjung yang mabuk berat,sofia pun berjalan menghampiri nya.