Duka Membawa Cinta

Duka Membawa Cinta
Suami Siaga 2


__ADS_3

sudah dua hari sofia di rawat di rumah sakit,riza tidak pernah pergi dari sisi istrinya dia ingin selalu ada di samaping sofia . kini kondisi Sofia mulai membaik, akhirnya dia diperbolehkan untuk pulang ke rumah, namun Sofia tidak boleh melakukan aktivitas yang membuat dirinya terlalu lelah dan Sofia harus banyak beristirahat. kini Riza benar-benar harus menjaga Sofia dengan baik dia tidak ingin terjadi sesuatu dengan Sofia dan calon anak mereka. sesampainya di rumah Riza membantu Sofia untuk pergi ke kamar, kemudian Riza mengumpulkan semua asisten rumah tangga untuk berkumpul di ruang tamu." dengar saya tidak mau melihat sofia mengerjakan pekerjaan rumah,apa lagi kalau sampai membuat dia kelelahan,kalian semua yang ada di sini harus melayani sofia dengan baik,dan jangan berikan dia makanan yang akan membuatnya sakit perut,seperti makanan yang pedas kalian mengerti"ucap riza pada semua asistenya.


"mengerti tuan" jawab mereka.


tanpa riza sadari ternyata sofia sedang memperhatikanya dari tadi,dia tersenyum melihat tingkah suaminya yang over protektif seperti itu.dia benar-benar tidak mau melihat istrinya melakukan pekerjaan sekecil apa pun.sofia pun .menuruni anak tangga satu persatu.setelah riza menyadari bahwa istrinya sudah turun dia langsung menghampirinya.


"untuk apa kamu kesini,kamu bisa telfon dari atas kalau kamu membutuhkan sesuatu,kamu tidak perlu turun seperti ini" ucap riza mengomel."za sudah lah,di atas sangat sepi,aku jenuh di sana aku ingin mencari sesuatu yang menarik"ucap sofia .


"sesuatu yang menarik?apa itu,bukanya dokter telah menyarankan kamu untuk istirahat dulu ,kenapa kamu keras kepala seperti itu" kata riza menasihati istrinya."ya aku tau itu,tapi boleh kan kalau aku duduk-duduk di taman belakang untuk menikmati udara segar"ucap sofia meyakinkan riza.

__ADS_1


"" baiklah sini biar aku gendong kamu sampai di taman belakang"kata riza seraya mengendong istrinya itu.sofia pun hanya pasrah melihat tingkah riza yang berlebihan .sesampainya di belakang riza menurunkan istrinya di atas kursi ."tetaplah duduk di sini jangan mengerjakan apa pun,aku akan temani kamu di sini,aku takut kamu akan nekat dan berkebun seperti kemarin"kata riza sedikit kesal.sofia pun tertawa mendengar perkataan suaminya.


hari sudah mulai siang riza mengajak istrinya ke kamar untuk beristirahat.saat sofia hendak menaiki tangga tiba-tiba riza menghentikanya,"tunggu.. mulai sekarang kamar kita ada di lantai bawah,aku sudah menyiapkan kamar baru untuk kamu,jadi kalau kamu membutukan sesuatu kamu dapat memanggil asisiten dengan mudah,"kata riza,ternyata dari pagi para pembantunya telah menyiapkan kamar untuk sofia,agar sofia tidak merasa lelah saat naik turun tangga ,"ya ampun za kamu sampai mempersiapkan hal seperti itu untuk aku,"ujar sofia kagum."sudah,sekarang kamu harus istirahat di kamar,aku akan mengambilkan kamu makanan,dan susu,"ucap riza seraya memapah istrinya menuju kamar baru mereka.riza pun menyiapakan makanan hangat dan segelas susu untuk istrinya.riza sengaja memasak makanan unuk sofia sendiri agar di bisa menjamain makanan yang di makan istrinya benar-benar sehat dan bersih.setelah selesai sofia membawa makanan dan susu ke kamar,namun tak terduga,makanan yang di bibuat oleh riza malah membuat istrinya mual dan muntah."kenapa kamu,kenapa mual-mual seperti itu,apa makanannya tidak enak"ujar riza.


"sepertinya aku tidak bisa mencium bau bawang putih,perutku mual." ucap sofia seraya meletakan kembali makanan yang di masak oleh suaminya."baiklah sekarang kamu sebuatkan mau makan apa biar aku masak,atau akan aku carikan untuk kamu"tanya riza.


"baiklah akan aku ambilkan buah-buah untuk kamu dulu" riza pun mengambilkan buah untuk istrinya.


waktu berjalan begitu cepat,kehamilan sofia kini menginjak usia kandungan 4 bulan,dan sebentar lagi mereka akan mengadakan acara syukuran 4 bulanan untuk calon buah hati mereka.rencananya mereka akan mengadakan acara syukuran di sebuah gedung mewah .mereka tidak mau acara untuk calon babynya hanya diadakan secara sederhana.sofia dan riza sangat menantikan kehadiran buah hati mereka terlahir di dunia ini,

__ADS_1


"za aku ngak sabar baget nunggu kelahiran anak pertama kita" ucap sofia sangat bahagia.


"iya sayang,aku juga nagak sabar banget,nunggu anak kita lahir,kira-kira anak kita laki-laki apa perempuan ya?" ucap ruza merasa tidak sabar.


"laki-laki atau pun perempuan itu bagi aku tidak ada masalah yang paling penting anak kita lahir dengan selamat dan dalam keadaan sehat" ucap sofia seraya mengelus kembuat perutnya."itu yang paling penting,sekarang kamu harus lebih hati-hati dalam melakukan kegiatan,jika sekirannya kamu membutuhkan sesuatu kamu bisa suruh asisten untuk membantumu,,aku juga siap siaga di samping kamu"ucap riza dengan lembut.mereka pun menyiapkan beberapa persiapan untuk acara 4 bulanan anak mereka.jam menunjukan pukul 19.00 mereka oun langsung pergi ke tempat acara akan di selangarakan.sesampainya disana mereka melihat ada banyak tamu yang menghadiri acara itu.saat hendak turun dari mobil tiza dengan sigap mengandeng tangan istrinya agar tidak yergelincir,karena jalan di sana memang sangat licin akibat hujan deras yang menguyur sore tadi.semua orang yang hadir di sana tertuju kepada sofia dan riza mereka kagum dengan keharmonisan keluarga kecil mereka,.


malam ini acara berjalan dengan lancar sofia dan riza pun bergegas untuk pulang kerumah,,karena hari sudah sangat malam sofia juga harus istirahat,karena jika sofia sampai kelelahan itu akan membuat dirinya sakit dan akan mempengaruhi kesehatan bayi yang ada di kandungan sofia juga.


sesampainya di rumah riza dan sofia pergi ke kamar untuk membersihkan badan mereka."sebaiknya kamu cepat tidur sayang tidak baik tidur larut malam seperti ini,aku akan mengambilkan susu hangat untuknkamu."ucap riza,riza pun pergi ke dapur untuk mengambilka segelas susu hangat untuk istrinya.riza sekarang sangat berbeda riza yang dulu terkenal sangat dingin dan kurang memperhatikan lingkungan sekitar,apa lagi orang-orang di sekitar mereka.namun kini riza tampak sangat perhatian dengan semua orang dan orang-orang di sekitarnya.setelah apa yang terjadi kepada keluarganya dia tidak mau kejadian itu akan terjadi juga pada keluarga kecilnya,dia tidak mau anaknya nanti mengalami hal yang sama seperti apa yang dia alami watu dia masih kecil,keluarga yang berantakan bahkan kehidupan yang di penuhi dengan kebohongan itu sudah cukup membuat riza menyadari bahwa kehidupan yang bahagia itu akan dimiliki oleh setiap orang yang mempunyai banyak harta dan jabatan yang tinggi,tapi kebahagian itu dimana keluarga saling menyayangi dan memberi kasih sayang satu sama lain.

__ADS_1


__ADS_2