Duka Membawa Cinta

Duka Membawa Cinta
Irawan Kaunag Wijaya


__ADS_3

Setelah beberapa hari mereka menikah,belum ada kode mereka untuk pergi menghabiskan waktu berdua,walaupun sofia belum siap untuk tidur satu kamar dengan suaminya,tapi riza ingin mengajak sofia untuk refresing .pagi ini sofia siap untuk pergi ke kantor,tiba-tiba riza mengajaknya untuk pergi berlibur,,


"sofia ,sekarang saya akan mengajak kamu pergi ke suatu tempat,,!" ucap riza.


"kemana kita ngak ngantor?" tanya sofia.


"saya ini sudah menjadi bos jadi ngak ada salahnya saya mengambil cuti untuk beberapa hari,lagi pula saya ingin mengajak kamu pegi berlibur," lanjut riza.


"kita mau pergi ke mana" tanya sofia lagi.


"saya akan mengajak kamu pergi ke bandung,disana saya mempunyai vila,jadi kita bisa sekalian liburan," kata riza.


"oh iya ngomng-ngomong kamu juga dulu pernah tinggal di bandung kan,?saya pernah dengar dari ayah,," ucap sofia.


"ya benar,sejak saya kecil sampai saya lulus SMP saya tinggal di bandung,di sana banyak sekali kenangan bersama ibu saya" ucap riza sedikit sedih mengingat ibunya.


"maaf saya tidak bermaksud untuk membuat kamu sedih" ucap sofia merasa bersalah,


"tidak apa-apa,sebaiknya sekarang kita siapkan pakaian,karena kita akan menginap beberapa hari di sana,,nanti biar pembantu yang mengurus adik-adik kamu" ucap riza pada istrinya.


"baiklah,sebentar saya siapkan dulu pakainmu" lanjut sofia.


setelah siap mereka pun pergi berlibur ke bandung,di mana riza di lahirkan,,dan di mana ayah riza di penjara,ya dulu ayah riza bapak irawan kauang wijaya pernah berusaha membunuh kakek riza hingga dia harus menerima hukuman 20 tahun penjara di bandung,mungkin riza dan sofia kurang tau tentang ayah kandung riza,,


hampir 2 jam perjalanan akhirnya mereka samapi di vila milik keluarga riza,mereka pun turun dari mobil dan masuk kedalam,,di depan pintu vila terlihat seorang kakek yang sedang menyapu,dia terlihat kaget melihat kedatangan sofia dan riza,,tampaknya dia adalah penjaga vila.


"ya ampun,den riza,kumaha damang?" sapa kekek itu dengan bahasa sunda,


"abdi sae mang" mamang kumaha damang?"tanya riza balik kepada mang oyan penjaga vila.


"alhamdulillah mamang sae den,ini siapa atuh den?" tanya mang oyan seraya menunjuk dengan sopan pada sofia.


"ini sofia mang,istri saya," ucap riza memperkenalkan sofia pada mang oyan.

__ADS_1


"eleh-elah den riza mah sudah menikah?" ucap mang oyan dengan logat sundanya.


"sofia ini mang oyan,dia yang sudah mengabdikan dirinya utuk menjaga vila ini" kata riza memperkenalkan mang oyan pada istrinya,


"salam kenal mang,saya sofia " kata sofia menyapa mang oyan dengan ramah.


"salam kenal neng,teh sofia gelis posan ey" ucap mang oyan memuji sofia.


"mamang teh bisa aja" sofia terlihat sudah sangat akrab dengan mang oyan,mereka pun masuk kedalam vila,,sofia terpana melihat suasana di dalam vila,,yang sangat elegan.


"wah tempat nya rapi dan bersih ya" ucap sofia kagum.


"dan barang-barang nya masih tertata seperti terakhir saya meninggalkan tempat ini dulu" ucap riza yang berkeliling melihat kondisi vila nya yang masih sama seperti dulu.


mang oyan pun pergi ke dapur untuk mengambilkan minuman dan sedikit makanan ringan untuk riza dan sofia.


"saya belum percaya den riza sekarang menjadi orang yang sangat sukses,,dulu seingat saya ibu dan ayah den riza sangat berambisi ingin menjadikan den riza menjadi seorang pengusaha yang sukses,sekarang cita-cita mereka menjadi kenyataan" ucap mang oyan..


riza pun teringat dengan ucapan mendiang ayah angkatnya,pak sandy dulu pernah bercerita tentang kejahatan ayah kandung nya yang hampir membunuh dia waktu riza masih kecil.


sofia pun ikut melihat ke arah suaminya,dia sedikit penasaran apa yang di katakan mang oyan,,karena memang riza belum pernah menceritakan soal ayahnya kepada istrinya,


''maksud mamang apa,ayah riza,dia masih hidup,di mana dia?" tanya sofia penasaran,namun riza memotong pembicaraan mereka,,tiba-tiba riza menarik tangan sofia dan mengajaknya keluar untuk jalan-jalan,,sofia masih bingung dengan apa yang baru saja dia dengar,,dia memang tidak pernah mendengar cerita tentang ayah suaminya,,riza mengajak sofia berjalan mengelilingi sekitar vila,karena vila milik keluarga riza memang berada di atas pegunungan yang sejuk.


"za maaf,boleh saya bertanya sesuatu?" ucap sofia sedikit ragu,


"tentang apa?" tanya riza.


"apa benar yang di katakan mang oyan barusan,ayah kamu masih hidup,lalu di mana dia sekarang,kenapa kamu tidak pernah menceritakan dia padaku,ada apa sebenarnya,''tanya sofia benar-benar penasaran sampai-sanpai melontarkan pertanyaan yang banyak kepada suaminya.


" saya tidak perlu menceritakan soal dia padamu,karena saya sudah mengangap dia tiada"ucap riza dengan ucapa tidak enak,sepertinya riza belum bisa melupakan semua kejahatan ayah nya selama ini,walau pun ayah nya sudah di hukum.


"za,bagaimana pun juga dia itu adalah ayah kamu,kamu ingat apa yang terjadi kepada saya,,awal nya saya sangat membenci ayah,tapi saya sadar seburuk-buruk nya sifat ayah dia tetap ayah kandungku." ucap sofia sedikit memberikan pengertian kepada suami nya agar mau memaafkan ayahnya.

__ADS_1


"ya bedanya ayah kamu melakukan kesalahan untuk melindungi banyak orang,sedangkan ayah saya melakukan kejahatan dengan melenyap kan orang" ucap riza kesal.


sofia pun memilih dia setelah mendengar ucapa suaminya,dalam hati sofia bertanya"siapa yang telah di lenyap kan ayah riza?"


hari menjelang malam sofia dan riza tengah duduk di depan vila,sofia berniat untuk menemui mang oyan untuk menanyakan keberadaan ayah riza,,setelah tuan riza tertidur sofia pergi menemui mang oyan,di kamar belakang.


(tok-tok-tok)suara pintu,sofia berusaha membangunkan mang oya.


"mang,udah tidur" u ap sofia membangunkan mang oyan,manh oyan pun keluar dari kamarnya,


"aya naon,neng malam-malam mencari mang oyan,eneng butuh sesuatu," tanya mang oyan.


"mang boleh kita ngobrol sebentar,saya mau tanya sesuatu" ucap sofia membujuk mang oyan.


"oh baik neng,mari duduk" mang oyan mempersilahkan sofia untuk duduk di ruangan belakang.


"maaf mang saya mau tanya soal pak irawan,ayah kandung riza" tanya sofia pada mang oyan.


"oh pak irawan,iya neng, eneng mau tanya apa" ucap mang oyan,


"maaf mang sekarang pak irawan tinggal di mana ya" tanya sofia.


"saat ini pak irawan sedang berada di penjara neng" ucap mang oyan,sofia pun sepontan kaget,,


"di penjara mang?" tanya sofia ragu.


"iya neng,dulu waktu den riza masih kecil,ayah nya sempat teropsesi ingin menguasai harta keliaraga den riza,sampai akhirnya pak irawan membunuh kakek den riza atau ayah mertuanya sendiri" jelas mang oyan,sofia pun hanya melongo mendengar penjelasan mang oyan,,dia berfikir pantas saja riza sangat membenci ayah kandung nya.


"ada lagi neng,yang mau di tanyakan" tanya mang oyan.


"oh sudah mang,makasih ya,maaf sudah menggangu waktu istirahat mang oyan." pinya sofia.


"iya neng tidak apa-apa," ucap mang oyan.

__ADS_1


"kalau begitu saya perimisi mang,terimakasih sekali lagi" ucap sofia seraya meninggalkan mang oyan dan pergi ke kamarnya.


sofia pun berfikir bagaiman caranya agar riza mau menjenguk ayah nya di penjara.


__ADS_2