
Sofia terhenti sejenak dia menoleh ke arah mobil yang berhenti tapat di depannya,"ya ampun,dia lagi, mau apa dia menghalangi jalanku"batin sofia.
Tuan riz keluar dari dalam mobil,kemudian menghampiri sofia yang berdiri menatapnya.
"sebenarnya tujuan anda mengikuti saya itu apa,," tanya sofia dengan marah😡
tanpa menjawab pertanyaan yang di lontarkan sofia,tuan muda riz langsung membopong sofia kemudian memasukanya kedalam mobil.Dengan berontaknya sofia berusaha melepaskan diri dari tuan riz,namun tenaganya tidak cukup kuat untuk melawan badan kekar tuan riz.
"lepaskan saya,mau anda bawa kemana saya?" kata sofia dengan nada emosii..
namun dengan santainya tuan riz,menancap gasnya kemudian mengajak sofia pergi kesuatu tempat.Di sepepanjang jalan sofia mencaci tuan riz,,namun tak sedikit pun tuan riz mengubrisnya,,hingga sampailah mereka di suatu tempat,tuan riz pun mengajak sofia turun dari mobil ,"ayo cepat turun"ucap tuan riz seraya membukakan pintu mobil sofia.
namun sofia tetap diam dan seolah mematung tak mendengarkan perkataan tuan muda riz,
dengan gercap tuan riz pun membopong kembali tubuh sofia yang mungil itu keluar dari dalam mobil.
Dan lagi-lagi sofia memberontak seraya memukuli tubuh tuan riz,namun seolah tak merasakan apa pun tuan riz pun tetap mengendong sofia dengan santai,"lepaskan saya...mau anda itu apa sabenarnya.."teriak sofia.sesampainya di depan sebuah restouran tradisional sofia melihat kesekeliling tempat itu,tampak tidak ada satu orang pun yang berada di tempat indah itu.
ternyata tuan riz mengajak sofia ke suatu tempat dimana hanya ada mereka berdua .Tempat itu sekan sudah di siapkan tuan riz untuk memberi kejutan kepada sofia,namun atas dasar apa tuan riza melakukan semua ini.Sofia pun di dudukan di sebuah kursi mewah dengan makanan yang sangat panyaksofia pun hanya bisa pasrah,,
tuan riz pun kembali berdiri seraya merapikan pakainaya kembali.
"berat juga ternyata badanmu yang kecil ini,,kecil-kecil tapi berisi." ucap tuan riz.Sofia mengernyitkan keningnya."untuk apa anda membawa saya kemari,anda tidak sedang merencanakam sesuatukan?"sofia sedikit cemas."menurutmu?,apa di mukaku terlihat muka-muka kriminal!"tuan riza kemudian duduk di samping sofia.
sofia pun hanya membelalakkan mata nya menatap tuan riz dengan garang.
dengan diam sofia hanya pasrah dengan apa yang terjadi.
__ADS_1
Tuan riz pun duduk di depan sofia,seraya memberikan setangkai mawar untuknya,namun sofia hanya terdiam dan tak mau mengatakan apa pun.
"kamu tidak usah kePD an saya hanya ingin meminta maaf atas apa yang saya katakan kemarin ,," ucap tuan riz .
Namun sofia masih saja diam seribu bahasa.
Tuan riz pun tak tahan melihat perlakuan sofia yang hanya mendiamkan nya,dia pun berinisiatif untuk mengajak sofia pergi ketaman belakang untuk melihat pemandangan di atas pegunungan,,tuan riz pun menarik tangan sofia menuju taman,dengan terkejut sofia mencoba menlepaskan tangannya dari gengaman tuan riza.Namun tuan riza tidak memperdulikannya sama sekali dia terus berlari membawa sofia menuju taman belakang.
"sudah jangan melawan,ayo ikut saya," ucap tuan riz.
"anda itu mau membawa saya kemana," perasaan sofia tidak karuan dia takut bercampur cemas.
"nanti kamu juga tau" jawab tuan riz.
tuan riz dan sofia pun berjalan menuju taman belakang restourant setelah sampai, betapa kagetnya sofia,,mata sofia pun terbelalak melihat pemandangan yang begitu luar biasa,rumput hijau yang membentang,pegunungan yang menjulang dan kebun teh yang sangat asri menghipnotis pandangan sofia.
"wow,tempat apa ini, bagus sekali" tutur sofia kagum.
namun sofia hanya diam tak menjawab pertanyaan tuan riz.
mereka berdua pun duduk di atas rumput hijau seraya melihat pemandangan dari atas pegunungan,,
seketika itu sofia dan tuan muda riz pun merebahkan tubuh mereka diatas rumput hijau
"saya hanya ingin kamu melupakan semua masalah yang sedang kamu alami saat ini,mulailah hal yang baru dalam hidup kamu bersama kedua adikmu." tutur tuan muda bijak.
"apa maksud anda?" tanya sofia seraya memnadang tuan riza dengan heran,sofia masih binggung dengan sikap tuan riza,yang sebentar-sebentar dia tampak dingin dan sombong,tapi sesekali di bersikap sangat bijak dan dewasa.
__ADS_1
"yaa saya hanya mau kamu menikmati setiap proses dalam hidup,karena hidup itu tidak selalu indah,ada saatnya kita harus berjuang untuk mendapatkan kebahagiaan" kata tuan riz dengan nada yang lembut,seolah memberi nasihat kepada sofia.
"anda berbicara seperti itu karena anda tidak pernah berada di posisi seperti saya,,yaa jelas anda adalah orang yang terpandang apa pun yang anda mau pasti anda bisa mendapatkanny,sedangkan saya,untuk makan saja saya harus memutar otak untuk mencari uang ,," ucap sofia sedikit terhisak.
"jangan fikir kekayaan yang saya punya ini,saya dapatkan dengan cuma-cuma,saya mengalami proses yang sangat panjang,saya harus rela mengorbankan masa-masa muda saya untuk bekerja keras,agar hidup saya dan keluarga saya kedepannya tidak mengalami kesulitan." curahan hati tuan riz.
sofia pun hanya memandangi mata tuan riz dengan air mata yang sedikit lagi menetes.
"menangislah sepuas hatimu,luapkan apa yang ada dihati kamu,teriaklah sesukamu .Kamu hanya butuh teman untuk berbagi kesedihan,,saya dan alam yang ada di sekitar kita siap untuk menjadi teman curhatmu" ucap tuan riz,yang berubah 100% menjadi lembut dan bijaksana setelah bertemu dengan sofia,,mungkin tuan riz kagum dengan apa yang telah sofia lakukan untuk ujian hidup yang begitu berat,dia harus berjuang menghidupi dan membiyayai sekolah kedua adiknya tanpa dukungan siapa pun.
Sofia pun berteriak sekeras-kerasnya meluapkan apa yang ada di hatinya,setelah itu tiba-tiba sofia sepontan memeluk tuan riz dengan erat.
"saya tau apa yang kamu rasakan saat ini ,sama saya juga pernah berada di posisi seperti kamu,hanya saja saya masih beruntung mempunyai ibu yang selalu menjadi semangat saya untuk terus bertahan.." kata tuan muda riz seraya membalas pelukan sofia.
"saya tidak tau harus bagaimana,ibu saya pergi meninggal kan saya dan adik-adik saya untuk selama-lamanya, di saat kami belum siap kehilangan beliau,sedangkan ayah saya dengan teganya memilih untuk pergi dan mencari kebahagian barunya,,saya menanggung beban ini sendiri,saya tidak mau adik-adik saya tau tentang kesedihan saya, saya tidak mau mereka merasakan sakit yang saya rasakan saat ini ,"ucap sofia mencurahkan isi hatinya di dalam pelukan tuan riz.
setelah merasa lega sofia pun melepaskan pelukannya dari tubuh tuan riz.
" maaf saya lancang"tutur sofia meminta maaf.
"sekarang apa rencana kamu,setelah memeluk sayaapa kamu sudah mendapatkan pencerahan,"ucap tuan riz iseng.
sofia pun hanya megelengkan kepalanya.
karena hari sudah menjelang sore,
mereka berdua pun beranjak dari tempat itu. Saat tuan riza dan sofia hendak berjalan ke teras depan restouran tiba-tiba tuan riz mendapat telefon.
__ADS_1
"iya hallo ada apa?." sepertinya seseorang sedang menghubungi tuan riz.Namun tiba-tiba......
"apa..." tuan riz pun langsung mematikan ponselnya dan menarik tangan sofia untuk masuk mobil.sepertinya tuan riz mendapatkan kabar buruk dia terlihat sangat cemas.