Duka Membawa Cinta

Duka Membawa Cinta
Fiza Argana Kaunang Wijaya


__ADS_3

"pak gatra bagimana persiapanya, sudah selesai?" tanya riza pada pak gatra selaku penanggung jawab acara pemberian nama untuk putra pertama tuan riza dan sofia."hampir 90% tuan,kami tinggal melihat-lihat lagi kekurangannya"jelas pak gatra.


"bagaimana soal makanan yang akan di jamanukan untuk para tamu?" tanya riza seraya berkeliling menamati dekorasi yang sudah terpasang rapi di depan rumahnya.

__ADS_1


"semuanya sudah kami siapkan tuan,tuan tidak perlu kahwatir soal itu,kami akan mengatasi semuanya" ujar pak gatra dengan penuh percaya diri."baiklah kalau begitu,saya serahkan semuanya kepada anda ya pak,saya mau acaranya berjalan dengan sempurna tanpa kekurang suatu apa pun"ucap riza seraya meninggalkan tempat itu.dia pun pergi menghampiri sofia di kamarnya,dia melihat istrinya sedang bermain dengan putranya."fi,acaranya sebentar lagi akan dimulai,sebaikanya kita bersiap-siap untuk keluar"kata riza seraya menyiapkan beberapa pakaian yang akan dia kenakan ke acara itu,kini dia harus membantu sofia untuk menyiapan segalanya karena sofia belum begitu pulih, sofia pun masih mengandalakan kursi roda untuk berjalan."iya sayang, sebentar lagi ya,aku lagi asik mainan sama dedek bayi nih"ucap sofi dengan manis.riza pun tampak sangat sibuk walaupun ada beberapa asisiten yang membantunya untuk menyiapakan keperluan mereka ,namun riza sangat memperhatikan apa yang akan di kenakan diacara nanti sore."bi sebaiknya bibi siapakan pakaian yang sudah saya siapkan untuk putra saya,"perintah tuan riza pada pembantunya,"baik tuan,saya akan ambilkan dulu bajunya"ujar bibi.


jam menunjukan pukul 13.45 acaranya pun akan segera dimulai.didepan juga sudah ada beberapa tamu yang sudah datang, Riza pun mengajak Sofia dan putranya untuk keluar menuju tempat acara akan diselenggarakan. setelah memberi beberapa sambutan kepada para tamu Riza pun mengumumkan nama anaknya." Sebelumnya saya ingin berterima kasih kepada para tamu yang sudah berkenan untuk datang di acara pemberian nama untuk putra pertama saya, Saya sangat bersyukur atas apa yang telah Tuhan berikan kepada saya dengan menghadirkan seorang anak laki-laki yang sehat dan tanpa kekurangan suatu apapun, yang akan Kami beri nama Fiza Arkana Kaunang Wijaya. semoga Putra pertama kami menjadi anak yang berbakti kepada kedua orang tua dan juga dapat membanggakan kita semua." ucap Riza Seraya mengambil putranya dan membawanya ke depan para tamu. semua orang yang hadir di tempat itu pun memberikan Tepuk tangan untuk anak pertama tuan Riza. saat para tamu sedang menikmati jamuan ada seseorang datang merusak acara itu. kedatangan Bella teman lama Tuan Riza yang dulu pernah hadir di kehidupan Sofia dan Liza Kini pun kembali untuk menghancurkan acara pemberian nama pewaris Kaunang Wijaya.bela yang datang dengan beberapa orang itu pun menghampiri Riza dan istrinya yang sedang duduk di depan." Selamat sore Tuan Riza dan nyonya Sofia yang terhormat, saya ke sini datang untuk memberikan selamat kepada kalian atas kelahiran Putra pertama kalian yang akan menjadi pewaris dari Tahta keluarga Kaunang Wijaya" ucap bela dengan muka sadisnya. Sofia dan Riza yang menyadari kehadiran bila pun langsung menyuruh mpengasuh putranya untuk membawa anaknya pergi dari tempat itu." Mbak tolong bawa putra saya masuk dulu"kata sofia .saat riza hendak menyeret bela keluar dari tempat itu,tiba-tiba beberapa anak buah bela menghalanginya.beberapa asisten tuan riz terpaksa turun tangan akhirnya merekapaun saling pukul.para tamu yang datang pun saling berhamburan karena ketakutan.sofia yang terdiam langsung dibawa oleh pak gatra masuk kedalam rumah."sebenarnya ada apa ini pak,siapa bela itu sebenarnya?, dia pernah bilang kalau dia itu teman masa kecil tuan riza,tetapi mengapa dia melakukan semua ini"ucap sofia panik.belum sempat menjawab pertanyaa sofia pak gatra pun langsung keluar untuk membantu tuan riza melawan beberapa anak buah bela.akhirnya dengan jumlah body guard paling banyak dari body guard bela tuan muda pun berhasil menyeret mereka keluar dari rumanya,bela pun yang terlihat sangat kesal ikut meninggalkan rumah riza."ingat ya za,aku tidak akan melupakan apa yang telah keluarga kamu lakukan kepada ayahku"ucap bela dengan kesal seraya melangkah meninggalkan tempat itu."pastikan perempuan gila itu tidak datang lagi ketempat ini"ucap riza dengan nada marah seraya pergi kedalam rumah untuk mengecek kondisi sofia dan putranya.di dalam sofia tampak sangat panik dia menghawatirkan suamainya,karena beberapa body guard bela ada yang membawa senjata tajam,namun setelah melihat riza masuk ke dalam rumah dengan selamat sofia pun merasa lega."za ini sebenarnya ada apa?kenapa bela melakukan semua ini,bukanya dia adalah teman masa kecilmu,kenapa dia tega melakukan semua ini kepada kita?"sofia terlihat sangat sedih,acara untuk anaknya pun hancur berantakan.riza pun duduk seraya menengkan istrinya yang masih ketakutan akan kejadian yang baru saja terjadi."sofia,kamu tidak usah takut mereka sudah pergi dari sini,sekarang semua akan baik-baik saja"ujar riza menenagkan istrinya."sekarang kamu jujur sama aku za,ada apa ini sebenarnya,siapa bela?,dan kenapa dia menyerang keluarga kita"tanya sofia dengan sedikit kecewa.dia merasa ada yang sedang riza sembunyikan darinya.namun karena riza tidak menjawab pertanyaannya sofia pun pergi kekamar dengan perasaan kecewanya.riza ingin menghentikanya namun dia belum siap untuk menceritakan kejadian masa lalu keluarga mereka dengan keluarga bella.riza pun memilih keluar melihat kondisi rumahnya.di sana sudah ada beberapa asisitenya yang sedang membereskan barang-barang yang sudah di rusak oleh anak buah bella.

__ADS_1


"sebelumnya saya minta maaf tuan,saya tidak menyagka semua ini akan merusak acara tuan,,saya berjanji kejadian ini tidak akan terulang lagi" ujar pak gatra merasa bersalah karena dia telah mengambil tanggung jawab keamanan untuk acara pemberian nama putra pertama tuan riza."tidak apa-apa pak,ini semua di luar dugaan kita,saya tidak menyangka ternyata bela bisa melakukan kejahatan seperti ini,sebenarnya saya tidak ingin masalah di masa lalu keluarag saya menjadi penghalang untuk kebahagian saya,tetapi mungkin bella masih mempunyai dendam yang mendalam kepada kelarga kami,atas apa yang terjadi di masa lalu"ucap riza."begini tuan,saya tidak bermaksud untuk mencampuri urusan keluarga anda,terapi saya tau betul masalah yang sedang terjadi saat ini,saya hanya menyarankan tuan riza untuk menceritakan semua ini kepada ibu sofia,karena saya sendiri tidak mau nanti ibu sofia salah paham terhadap tuan riza"ucap pak gatra menasihati tuan riza.


"iya pak,saya pasti menceritakan semua ini kepada sofia,tetapi saya masih mencari waktu yang tepat,karena saya masih takut" kata tuan riza.

__ADS_1


__ADS_2