
**
Kenangan di masa lalu riza membuatnya tidak nyaman dan merasa bersalah kepada sofia,karena dia telah membuat sofia kecewa.Namun hari demi hari riza mencoba untuk memperbaiki semuanya.di sisi lain sofia merasa tidak di hargai sebagai seorang istri,karena riza telah merahasiakan hal sebesar itu darinya.Walaupun begitu sofia berusaha untuk terus menjadi istri yang baik untuk riza dan mencoba melupakan semuanya,sama seperti riza sofia sangat tidak tenang,karena sampai sekarang kejahatan masih mengintaianya,bagimana mungkin setelah sekian lama bela belum juga berhasil di tangkap,dia bisa menggangu keluarganya sewaktu-waktu.
namun riza tidak akan tinggal diam,kini dia sudah memberikan pengamanan yang ketat di rumahnya,agar bela tidak mempunyai celah untuk meneror kelurarga kecilnya.
**
pagi ini pada hari kamis tanggal 24 juli bertepatan dengan hari ulang tahun sofia yang ke 23 tahun,mungkin sofia tidak menyadarinya karena dia masih sibuk dengan rutunitasnya mengurus rumah dan keperluan anaknya,namun riza tidak akan lupa akan hari yang berarti itu.pagi ini riza akan pergi ke sebuah tempat dimana dia akan menyiapakan kejutan besar untuk istrinya,karena beberapa bulan yang lalu sofia sudah menyiapakan kado ulabg tahun yang sangat spesial untuknya,kini giliran riza yang akan melakukan itu.
di meja makan..
riza turun kebawah dengan membawa tas kerjanya,dia menemui sofia yang sedang menyiapakan sarapan."hari ini aku akan berangkat ke kantor untuk menemui klaen,kamu nanti tidak usah keluar rumah dulu,kalau butuh sesuatu bisa suruh bi jum atau kamu hubungi aku saja,"ucap riza dengan nada seolah sedang marah,sofia pun heran dengan tingkah riza pagi ini,biasanya di memangginya dengan panggilan sayang tapi hari ini dia bersikap sangat dingin.
"baiklah" jawab sofia singkat.
"ya sudah aku berangkat dulu" tiza langsung pergi tanpa mencium sofia atau pun arga,sofia pun mulai heran.
"sebenarnya,ada apa dengan riza kenapa dia bersikap sangat dingin pagi ini,apa aku melakukan kesalahan?" batin sofia.namun sofia hanya menghelai nafas untuk menahan kesabaranya.
*
di tengah jalan riza meminta pak jon untuk memutar balikan arah,
"pak hari ini saya ngak ngator dulu,kita pergi ke hotel,saya akan menyiapkan kejutan untuk sofia,karena hati ini dia sedang ulang tahun." ucap riza seraya memainkan poselnya.
__ADS_1
"baik tuan" pak jon pun memutar balik menuju sebuah hotel bintang lima,pak jon memang belum tau kejutan apa yang akan di siapkan taun riza untuk istrinya.
jam menunjukan pukul 2 siang riza memutuskan untuk pulang kerumah,namun sebelum pulang riza berencana memelikan sofia sebuah berlian.pak jon pun menghentikan mobilnya di sebuah toko daimon yang sangat terkenal,disana riza memilihka sebuah kalung berlian yang cantik dan harganya pasti dangatlah mahal.
**
sesampainya di rumah riza memang sengaja ingin membuat sofia tampak kesal,dia bersikap sangat dingin pada sofia.saat riza masuk kedalam kamar dia melihat sofia sedang bermain dengan arga putra mereka.
"lho tumben jam segini sudah pulang?"tanya sofia karena hari ini riza memang pulang sangat cepat daripada hari biasanya.
" pulang cepat salah,pulang telat salah juga,salahkan saja terus"cetus riza dingin.
"ya ampun za,aku hanya tanya,kok kamu dingin gitu sih,lagi pula biasanya kamu juga pulang sore,kok sekarang jam segini sudah pulang" sahut sofia heran melihat tingkah suaminya yang aneh .
sofia pun hanya diam dia berfikir mungkin riza sedang ada masalah di kantor.
setelah hari menjelang sore sofia berencana mengajak keluar arga untuk membeli keperluan arga yang sudah mulai menipis,sofia pun keluar dan menyuruh pak jon untuk mengantarnya ke sebuah tempat perbelanjaan,tapi tanpa sofia sadari riza sudah menyuruh pak jon untuk membawa sofia menuju hotel yang sudah disiapkan olehnya.pak jon sengaja melambatkan laju mobilnya.
sofia yang mulai curiga langsung menayakan langsung pada pak jon.
"pak maaf saya kan hanya ingin diantarkan ke tempat perbelanjaan dekat rumah,kok kayanya kita sudah jalan sangat jauh,kita mau kemana sih pak.?" tanya sofia penasaran.
"kita jalan-jalan dulu ya buk,lagi pula ini juga masih sore," pak jon mencari alasan untuk mengalihkan pembicaraan.
**
__ADS_1
setelah dirasa cukup pak jon pun langsung membawa sofia menuju hotel yang di siapka oleh riza,karena hari sudah mulai petang..
"pak kok kita malah kehotel,sebenarnya pak jon mau bawa saya kemana sih?" sofia sudah mulai camas.
"mari buk,didalam ada seseorang yang ingin bertemu dengan ibu sofia,sebaiknya kita masuk dulu,karena tyan riza sedang terancam" pak jon berusaha untuk membujuk sofia untuk masuk dengan berbagai alasan.
"apa?,tetancam memangnya ada apa dengan riza pak,perasaan tadi di baik-baik saja di rumah," sofia mulai panik."ayo buk sebaiknya kita masuk,saya takut terjadi apa-apa dengan tuan riza"pak jon terus menakut-nakuti sofia.sofia pun mau masuk bersama pak jon,karena memyangkut keselamatan suaminya,
namun tiba-tiba saat sofia masuk di depan pintu,dengan terkejutnya terompet dan beberapa hiasan terpasang di ruangan itu,sofia pun hanya bisa diam seribu bahasa,,ternyata riza sudah menyiapak kejutan yang luar biasa untuk sofia,dengan mengundang beberapa teman,kerabat dan karyawan kantor untuk ikut serta dalam menyipakan kejutan untuk sofia.riza pun menghampiri sofia yang berdiri terharu,dia langsung memeluk istrinya dan mengucapkan ucapan yang spesial untuk sofia.
"selamat ulang tahun yan sayang,semoga kamu bisa menjadi istri dan mama yang baik untuk aku dan arga.i love you" riza pun menodorkan sebuah kotak kecil untuk sofia ,dan setelah di buka isinya adalah sebuah kalaung berlian yang sangat cantik,sofia pun terkejut mrlihatnya bahkan semua orang yang melihatnya pun tercengang dengan kado yang riza berikan kepada sofia.tanpa mengucapakan apa pun riza pun langsung memakaikan kalungnya di leher sofia.
"makasih ya sayang" ucap sofia seraya memeluk hangat suaminya.
setelah meniup lilin dan memotong kue,para tamu pun menikmati pesta malam itu dengan penuh kebahagiaab,karena riza sengaja menyiapakan hiburan untuk para tamu,dengan mengundang penyanyi untuk memeriahkan malam ini.semua orang yang ada disana pun berpeesta ria.
**
di sisi lain riza sedang menghabiskan waktu dengan sofia dengan diner romatis di sebelah kolam renang.
"maaf ya dari tadi pagi aku bersikap sangat dingin" riza merasa bersalah dengan tingkah nya seharian ini.
"iya ngak apa-apa kok,aku tau kamu tidak akan bersikap seperti itu tanpa sebab" sofia memaklumi sikap suaminya yang aneh itu.
mereka pun saling melempar canda.
__ADS_1