Duka Membawa Cinta

Duka Membawa Cinta
Mencari Tuan Arga


__ADS_3

**


Jam menunjukan pukul 07.00 sofia tampak sedang duduk di teras samping kamarnya,di sedang berfikir bagaimana cara agar dia bisa menyelamatkan putranya dari bela.


"aku harus cari sendiri keberadaan bela,aku harus mengambil kembali anakku,aku tidak bisa hanya diam saja melihat anakku bersama orang yang jahat," sofia pun bergegas pergi dari rumah mengendarai salah satu mobik milik riza,dia meninggalakan riza yanh saat itu masih tidur di dalam kamar.saat ia hendak masuk ke dalam mobil tiba-tiba pak gatra datang menghamapirinya dan menghentikan sofia."maaf bu,anda hendak kemana,kalau mau pergi bisa saya antar atau saya akan panggilkan pak jon"tanya pak gatra pada sofia.namun sofia sengaja tidak memberitahu siapa pun soal rencana kepergianya ke rumah bela."begini pak saya mau pergi untuk berbelanja sebentar,pak gatra tidak perlu mengntar saya"ucap sofia sedikit gugup,di tidak terbiasa berbohong,tetapi demi menyelamatkan anaknya dia harus melakukan semua ini.


"baik bu kalau begitu" pak gatra pun membantu membukakan pintu mobil untuk bosnya.kemudiam sofia pun langsung tancap gas menuju rumah bela tanpa sepengetahuan suaminya.


di rumah...


riza baru bangun dari tidurnya,dia menyadari bahwa sofia tidak ada di sampingnya,namun riza berfikir mungkin istrinya sedang di dapur untuk menyiapakan sarapan.riza pun bergegas mandi dan pergi ke meja makan untuk sarapan.saat hendak duduk dia melihat ke sekeliling dapur dan ruang makan dia tidak melihat sofia.di sana hanya ada beberpa pembantu yang sedang menyipakan sarapan dan membersihkan ruangan.


"bi..sofia kemana ya,kok dari tadi sofia tidak kelihatan ?" tanya riza pada pembantunya yang hendak menyiapkan roti bakar untuknya.


"maaf tuan saya lihat ibu sofia sudah pergi dari pagi tadi" jelas bibi.riza pun berfikir kemana sofia pergi pagi-pagi sekali."oke,terima kasih ya bi"riza segera menghabiskan sarapanya dan keluar ke teras rumah untuk menemui pak gatra untuk mengajaknya mencari putranya arga.sesampainya di depan dia sudah melihat pak gatra dan beberapa anak buahnya yang sedang menungunya."bagiamana pak sudah ada perkembangan soal keberadaan bela?"tanya riza pada pak gatra."maaf pak tapi kami belum mendapatkan informasi soal keberadaan bela."jelas pak gatra.

__ADS_1


"oke hari ini perluas pencarian kalau perlu kerahkan semua anak buah anda untuk ikut mencari tahu kemana bela membawa anak saya,nanti saya akan menghubungi kantor polisi untuk meminta bantuan " riza pun benar-benar mengatur strategi agar bisa segera menemukan putranya,namu saat riza hendak masuk kedalam mobil tiba-tiba pak gatra menyakan soal sofia yang terburu-buru pagi tadi."sebentar tuan,maaf mau bertanya soal ibu sofia?"riza pun terhenti setelah pak gatra menayakan soal istrinya.


"ada apa pak soal sofia,?" tanya riza penasaran ."begini tuan pagi tadi saya melihat ibu sofia pergi dengan buru-buru,saat hendak saya antar ibu sofia menolaknya,dia berbicara dengan terbata-bata,saya takut dia pergi mencari den arga"jelas pak gatra.tanpa fikir panjang riza pun langsung masuk ke dalam mobil dan menacap gas untuk mencari sofia.dia takut kalau sofia benar-benar nekat menemui bela.


"apa yang sedang dia fikirkan,kalau dia gegabah bela bisa menyakitinya" ucap riza pada pak gatra.


"sabar tuan kita akan segera menemukan mereka" pak gatra berusaha menengkan tuan riza.


**


sofia sudah berada di depan rumah bela namun keadaan rumahnya sangat sepi,seperti tidak berpenghuni,dia pun mencoba untuk menghubungi bela.namun sayang sambunganya selalu terputus,sepertinya bela sengaja menolak panggilanya.sofia pun terlihat sangat cemas.dia bingung harus mencari anaknya kemana lagi.dia pun terduduk di depan teras rumah bela."kemana kamu membawa anak saya bela."tangisan sofia pun tak terbendung.karena sebagai seorang ibu sofia mungkin mempunyai ikatan batin yang sangat kuat dengan putranya.dia memikirkan soal asi nya,tidurnya,hingga mandinya,sedangkan putranya masih sangat kecil bahkan usianya pun belum genap berusia satu bulan .jadi perasaan takut,kahwatir mungkin menjadi satu.


"aku harus kuat,aku harus bisa membawa kembali arga" ucap sofia menyemangati dirinya sendiri.


sofia pun mencoba bagkit dari tempatnya duduk ,namun tiba-tiba ada pesan masuk dan teryata itu pesan dari bela.

__ADS_1


📩 bela..


saya tunggu kamu di alamat yang sudah saya kirim,datang kesini sendiri,jangan mengajak siapa pun,ingat nyawa anak kamu ada di tangan saya.


tanpa fikir panjang sofia pun bergegas menuju alamat yang sudah di kirim oleh bela.


sesampainya di sana sofia melihat beberapa anak buah bela sedang berjaga di depan sebuah rumah yang mewah.sofia pun langsung masuk ke dalam.anak buah bela pun membiarkanya masuk karena mungkin bela sudah memberi tahu soal kedatangan sofia ke sana.di dalam rumah sofia melihat beberapa bingkai foto keluarga dan di foto itu ada foto bela.sepertinya itu adalah foto keluarga bela.saat hendak mengangkat salah satu foto tiba-tiba bela keluar dari salah satu kamar di ruangan itu,sofia pun kaget dan meletakkan kembali bingkai fotonya.dia melihat bela tidak sedang mengendong anaknya.sofia pun meminta bela untuk menyerahakan arga kepadanya."bela,saya mohon kembalikan anak saya,apa pun yang kamu minta akan saya kasih,tapi tolong kembalikan arga kepada saya"ucap sofia menangis di hadapan bela.namun bela masih terdiam.


**ooii


riza di depan rumah bela,dia tampak sedang mencari seseorang,riza bingung harus mencari kemana lagi keberadaan istri dan anaknya.


"kemana sebenarnya bela membawa anak dan istri saya," saat riza hendak pergi tiba-tiba pak gatra datang menghapirinya."tuan sepertinya saya berhasil melacak keberadaan ibu sofia.dia tidak jauh dari sini,sebaiknya kita sekarang kesana tuan"pak gatra dan riza bersama anak buahnya pun langsung meluncur menuju titik keberadaan sofia,pak gatra berhasil melacak nomor mobil yang di kendarai oleh sofia.


tak lama kemudian mereka samapi di sebuah rumah mewah yang di depanya dijaga ketat oleh beberapa body guard."tidak salah lagi ini pasti anak buah bela"kemudian riza dan pak gatra pun mencoba untuk sedikit mendekati pintu gerbang,di dalam riza melihat mobil sofia sedang terparkir di halaman rumah itu.tanpa fikir panjang riza pun membuka gerbang dengan paksa,namun beberpa anak buah bela pun mencoba untuk menghalanginya,akhirnya kejadian itu memancing beberapa anak buah riza maju dan hendak menghajar mereka.tetapo riza melarangnya."berhenti saya tidak mau memancing keributan di sini,saya hanya ingin mencari istri dan anak saya,sekarang lebih baik kalian panggilkan bela,suruh dia keluar "riza pun msih bisa menahan amarahnya dia tidak ingin gegabah dalam mengambil langkah.namun anak buah bela sama sekali tidak menghargai etikat baik riza,bahkan mereka mencoba memulai perkelahian.dan akhirnya riza pun tak dapat melerainya,terpaksa dia harus melawan mereka.walaupun sebenarnya dia tidak ingin berkelahi.

__ADS_1


**


__ADS_2