
***
Dan ternyata orang itu adalah tuan muda riz yang berusaha merendahkan harga diri sofia.
"astaga,orang ini lagi,sedang apa dia di sini sepertinya dia benar-benar mabuk berat,hingga dia tidak sanggup untuk berjalan pulang," tutur sofia,,
dengan santai sofia meniggalkan tempat itu,namun dengan berat hati sofia memutuskan untuk kembali dan menolong tuan riz.
"kalau tidak karena rasa kemanusiaan ku ,tidak mau aku membuang-buang waktuku untuk menolong orang seprti ini," ucap sofia dengan nada sedikit judes.
sofia pun berisaha untuk membangunkan tuan riz,namun itu hanya lah sia-sia.Tuan riz sudah mabuk berat,,karena kondisi kafe sudah sangat sepi tidak mungin sofia bisa meminta tolong orang lain.
"bagaimana ini,masa iya aku harus mengendong tubuh nya yang besar ini,,sofia kebinggungan.
telihat ponsel milik tuan riz tergelelak di atas meja,sofia pun mengambil dan berusaha mencari kontak yang bisa di hubungi,,namun dari beberapa nomor tidak ada yang bisa dia hubungi,,kemudian sofia membuka-buka email ternyata tanpa mengunakan paswoard email itu bisa dibuka.Terdapat lampiran identitas tuan riz.Sofia membaca-baca identitasnya.
Riza kaunang wijaya adalah nama lengkap dari tuan riz,pemilik perusahaan import dengan jumlah aset yang tak main-main..
__ADS_1
" waw ,,ternyata dia ini pegusaha ternama,,ucah sofia kagum.
sofia pun sudah tau alamat tempat dia tinggal,,dia langsung memapah tuan riz keluar dari dalam kafe,dan membawanya ke sebuah mobil mewah yang terparkir di depan kafe,,
"ini pasti mobilnya,," ucap sofia dengan yakin ,dia pun mencari-cari kunci mobil di beberapa saku jasnya,
"hah... ini dia,ketemu juga" tutur sofia dengan nafas sedikit letih karena sudah tidak kuat memapah tuan riz yang 2 kali lebih besar darinya,,
sofia pun membuka pintu mobil dan memasukan tuan riz kedalamnya,.
Sofia pun masuk mobil dan mulai menyalakan mobil.
sesampainya di salah satu apartemen sofia mengentikan mobilnya,
"sepertinya ini apartemen yang ditinggali tuan riza,tapi untuk lebih jelasnya lebih baik aku tanya ke pengurus apartemennya saja,," tutur sofia seraya berjalan menemui salah satu staf apartemen.
"permisi,mohon maaf mas saya ingin tanya,apa benar tuan riza kaunang wijaya saat ini sedang menempati salah satu apartemen di sini?" tanya sofia.
__ADS_1
"benar mbk,tuan muda riz bukan hanya menempati apartemen ini,tetapi tuan muda riz, juga pemilik seluruh saham apartemen ini mbk,,kata penjaga apartemen menjelaskan.
sofia pun terdiam sejenak,dia tercengang dengan penjelasan penjaga itu.
" maaf mbk, ada yang bisa saya bantu?,"tutur penjaga aprtemen.
"oh iya mas,begini saya mau mengantar tuan riz,dia tadi mabuk berat di salah satu kafe di tempat saya bekerja,anda bisa bantu saya untuk membawanya ke kamar apartemennya?" pinta sofia.
"oh baik mbk mari saya bantu." ucap penjaga itu seraya berjalan menghapiri mobil tuan riz,
sofia dan penjaga itu bekerja sama untuk membawa tuan riz menuju kamar apartemen.
sesampainya di salah satu kamar penjaga itu berusaha membuka pintu kamar dengan mengunakan kunci cadangan,,
"terimakasih ya mas" ucap sofia.
"iya mbk sama-sama,kalau begitu saya permisi," ucap penjaga seraya meninggal kan sofia berdua dengan tuan riz.Karena riza hanya diletakakn di ruang tamu,sofia pun harus berjuang lagi untuk membawa tuan riza menuju kamarnya.Dengan bersusah payah akhirnya sofia berhasil membaringkam tubuh kekar tuan riza di atas tempat tidurnya.Sofia pun mengatur nafasnya terlebih dahulu,karena tuan riza sangat berah sehingga membutuhkan banyak tenaga untuk memapahnya masuk kedalam kamar.Saat sofia berusaha mengenakan selimut kepada tuan riz tiba-tiba saja tangan sofia ditarik oleh tuan riz,sofia pun jatuh kedalam pelukan tuan riz,dengan tidak sadar tuan riz menyentuh sofia dengan sentuhan yang hangat ,dia pun berusaha mencium bibir sofia namu sofia berusaha untuk menghindar,dengan sekuat tenaga sofia berusaha melepaskan dirinya,
__ADS_1
"mau kemana sayang,ayo kesini kita nikmati malam panjang ini berdua," ucap tuan riz dengan hasratnya yang membara,,sofia pun berusaha lepas namun itu sia-sia karena pelukan tuan riz terlalu kuat untuk dilepaskan.Sofia mulai panik dan menggigit tangan tuan riza,namun tuan riza malah tambah memberontak,dia pun menarik kembali tubuh sofia hingga terjatuh di sampingnya.Karena kondisi tuan riza dalam keadaan mabuk,sangat sulit untuk sofia memintanya melepaska terkaman tuan riza itu.Hingga jam sudah menunjukan pukul 12.30 malam. Sofia pun mulai letih dan tertidur di pelukan tuan riz.Karena aktifitas yang dia jalani seharian ini membuatnya sangat lelah.dengan tidak sadar sofia pun memejamkan matanya.