Duka Membawa Cinta

Duka Membawa Cinta
Kekasih Halal


__ADS_3

sofia dan riza pun datang menemui adik-adiknya yang tengah bermain di ruang tengah,,sofia mulai mendekati mereka.


"sani,sela kakak boleh bicara sesuatu?" kata sofia dengan nada pelan ,tuan riz pun masih berdiri di dekat sofia.


"mau bicara apa kak,?" tanya sani penasaran.


"bengini dek,kak sofi ingin menikah dengan tuan riza,apa kalian mengizinkan?" tanya sofia sedikit ragu .


adik-adik sofia pun bengong mendengar perkataan sofia,


"menikah,dengan kak riza?" tanya sani menjelaskan.


"iya sani, kak riza ingin menikahi kakakmu sofia,boleh?" tanya riza pada sani.


mereka pun saling bertatapan dan kemudian mengangukan kepala secara bersamaan.


sofia dan riza pun merasa lega.


esok harinya riza datang kerumah sofia untuk mengajaknya mencari gaun pernikahan,,mereka mempersiapkan pernikah mereka dengan mandiri tanpa bantu orang tua,hanya saja beberapa asisten tuan riza ikut turun tangan mempersiapkan acara pernikahan mereka yang akan diadakan pekan depan,,


sofia tampak sedang duduk di sebuah kursi di samping rumah tuan riza,karena acara pernikahannya diadakan di rumah tuan riza,sofia pun harus sering datang kerumah calon suaminya itu untuk membantu mempersiapkan segalanya,,sofia termenung dia masih sedikit memikirkan pernikahan nya dengan tuan riza,


"aku berharap semua akan berjalan dengan lancar" ucap sofia pelan seraya menatap ke langit.tiba-tiba tuan riza datang dari belakang nya.


"aminn,,saya juga berharap sama dengan mu,sofia terimakasih kamu sudah merubah kehidupan saya menjadi lebih baik" ucap riza seraya duduk di depan lutut sofia,


"maaf za,tapi ini semua mungkin sudah rencana tuhan,tuhan ingin kita menikah agar kita saling melengkapi dan saling melindungi satu sama lain." ucap sofia seraya menggengam tangan calon suami nya itu.


"acara pernikahan kita tinggal 4 hari lagi,bagaimana kalau kita berkuncung ke makam ibu dan ayah mu terlebih dahulu" ucap tuan riza,

__ADS_1


"ya saya juga sedang memikirkan itu mas,saya perlu menemui mereka untuk meminta izin dan berkat dari mereka" balas sofia.di saat mereka sedang asik berbincang tiba-tiba datang seorang gadis cantik menemui mereka,


"hay za," ucap nya tiba-tiba seraya menarik tangan riza dan mencium kedua pipinya,sofia pun tercengang melihatnya,sofia pun beranjak dari tempat duduknya dia hendak pergi meninggalkan riza dan gadis itu,namun riza menghentikannya,


"tunggu,saya akan mengenalakanmu dengan nya ,kamu jangan salah faham" ucap riza seraya mengenggam tangan sofia dan mengajaknnya menemui gadis itu,


"perkenalkan ini sofia,dia calon isrti ku" ucap riza memperkenalkan sofia pada gadis itu.


"sofia ini bela,dia teman saya sejak kecil,dia baru pulang dari study ya di amerika" lanjut riza .


"apa?calon istri,?kamu yakin mau menikah dengan perempuan ini,,?" tanya bela meragukan sofia.


"memangnya kenapa,dia cantik,pintar,sopan penyayang bahkan dia lebih sempurna dari kamu" kata riza membela sofia,sofia pun hanya terdiam dan sedikit malu.


"za liat deh penampilan dia aja kampungan seperti itu,tidak ada yang lebih berkelas sedikit apa" ucap bela menghina sofia,


"mohon maaf,,tapi maksud anda apa ya,,saya sama sekali tidak mengenal anda dan anda juga baru saja melihat saya kenapa anda menghina saya seperti itu" sofia membela dirinya,


"rizaa,kamu ngusir aku"ucap bela tak terima di perlakukan seperti itu oleh riza.


" iya,sebaiknya kamu pergi karena saya sedang sibuk"ucap riza menjelaskan kembali.


sofia pun hanya terdiam melihat perdebatan bela dan riza.bela pun bergegas pergi dari rumah riza.


"sofia sebaiknya sekarang kita pergi kemakam orang tua kamu," ucap riza seraya mengandeng tangan sofia menuju mobil.


"tunggu riza,apa kamu juga tidak berniat untuk pergi ke makam ibu kamu?" tanya sofia.


"ya nanti setelah dari makam orang tua kamu kita mampir kemakam ibu" ucap riza.mereka berdua pun masuk ke dalam mobil ,

__ADS_1


di tengah perjalanan sofia mencoba untuk bertanya sesuatu kepada calon suaminya itu.


"maaf boleh saya bertanya sesuatu,?" ucap sofia.


"tentang apa?" tanya riza


"apa kamu masih membenci ibu kamu" tanya sofia,riza pun menatap sofia.


"saya bukan membenci ibu,saya hanya kecewa dengan sifat ibu saya yang baru saya ketahui setelah dia meninggal,mengapa dia harus menembunyikan kebenaran dari saya seumur hidupnya" ucap riza tampak kecewa.


"ya saya mengerti,,saya mugkin masih beruntung dari kamu,karena saya di beri kesempatan oleh tuhan untuk menghabiskan sisa waktu bersama ayah,walau pun itu semua sangat pahit," ucap sofia.


"saya berharap apa menjadi tujuan kita akan di beri kemudahan oleh tuhan walau kita melakukan semua ini orang tua kita" ucap riza.


hari telah berganti hingga tiba waktunya sofia dan riza melangsungkan pernikahan mereka,,acaranya cukup sederhana karena hanya di hadiri kerabat dan beberapa orang luar yang dekat dengan mereka,,acara berlangsung sangat sakral ,semua orang tampak menitiskan air matanya terlebih pada sofia dia tidak bisa menahan tangisannya,dia mengingat kedua orang tuanya yang telah tiada,namun duka itu telah membawa cinta yang baru untuk sofia.


kini sofia dan riza telah sah menjadi sepasang suami istri mereka berterimakasih kepada semua orang yang telah membantu mereka mempersiapkan acara pernikahan nya.


malam setelah pernikahan sofia tampak cangung berada dalam satu kamar dengan riza,


"riza,maaf saya merasa belum nyaman berada dalam satu kamar dengan anda,,boleh jika saya untuk sementara tidur dikamar tamu" pinta sofia.


"tidak,bukan kamu tidur di kamar tamu tapi saya yang akan tidur di sana,," ucap riza menghentikan sofia.


"sofia kita memang baru saja di pertemukan tuhan dengan banyak sekali kejadian yang penuh air mata,,bahkan duka tapi ini semua adalah sebuah takdir aku berharap kamu bisa menjadi kekasih halal ku mulai saat ini" ucap riza seraya oergi meningglkan sofia.


sofia pun hanya tersipu malu.


di dalam kamar tuan riz tampak memikirkan sofia dia terus saja memegang i ponselnya,,dia menyimpan foto sofia,saat dia sedang memikirkan sofia dia pasti melihat foto itu,,di sisi lain sofia juga tampak belum bisa tidur,mungin suasana kamar yang berbeda membuat sofia asing tidur di tempat itu,kemudia sofia berdiri di dekat jendela dia melihat ke langit,dia merasakan angin sepoy-sepoy yang masuk dari celah jendela,,

__ADS_1


setelah setengah jam lebih berdiri di dekat jendela sofia merasa mengantuk dia pun beranjak tidur,


__ADS_2