Duka Membawa Cinta

Duka Membawa Cinta
Maaf Aku Tak Sempurna


__ADS_3

akhirnya riza di izinkan utuk pulang,namun kondisi nya masih sangat lemah,dia masih harus di beristirahat dengan total.kini sofia memikirkan bagimana caranya mengatakan kondisi yang sebenarnya kepada suaminya,dia takut setelah suaminya tau bahwa dia lumpuh dia tidak bisa menerima itu,,


sesampainya di ruamah sofia membaringkan suaminya di kamar,di selalu ada di samping riza,dia tidak tidak bisa meninggalkan suaminya sendirian walau hanya sebentar.


dia pun duduk di samping riza sambil terus mengengam tangan suaminya itu,,sofia terlihat sangat gelisah.


"saya lihat dari tadi kamu sangat gelisah ada apa,saya sekarang sudah ada di rumah,kondisi saya juga sudah mulai membaik,sebentar lagi saya pasti sembuh,sudah lah jangan terus bersedih seperti itu" ucap riza menengkan istrinya,namun sofia tidak dapat membendung kesedihan itu,dia tidak tega melihat kondisi suaminya nanti setelah dia tau kalau di lumpuh.


"kenapa kamu malah menangis,,jangan membuat saya merasa bersalah seperti ini,saya sudah berjanji kepada diri saya sendiri bahwa saya tidak akan membuat satu tetes air mata keluar dari mata bidadarimu itu,," kata riza seraya mengelus kepala istrinya dengan lembut.


"maaf kan saya,saya berjanji saya akan selalu ada untuk kamu,saya tidak akan meninggalkan kamu walau hanya sebentar" ucap sofia sedih.


"ya aku percaya itu,sekarang berhenti menangis dan tidurlah di samping saya,saya ingin memeluk kamu " ucap riza.sofia pun tidur di samping suaminya,,


pagi telah tiba sofia membawakan makanan untuk suaminya kekamar,dia ingin suaminya segera pulih.saat dia hendak menyuapi riza tiba-tiba..


"kenapa dari kemarin kaki terasa mati,dan tidak bisa merasakan apa-apa?" tanya riza.sofia pun kaget mendengar itu,dia sangat takut untuk mengatakan yang sebenarnya.


"emm,mungkin saja itu hanya lah reaksi obatnya saja,keadaanmu kan memang belum terlalu baik,jadi jangan takut,lagi pula kalau kamu butuh sesuatu kamu bisa memanggilku" ujar sofia berusaha membuat suaminya agar tidak panik.


"ya,mungkin itu benar" kata riza percaya,,


"istirahat lah saya akan keluar sebentar" ucap sofia.


sofia pun keluar dari kamar ,dan ternyata di depan kamar sudah ada paman radit Kakak mendiang ibu nya riza,dia datang dari amerika setelah beberapa tahun tidak pulang ke indonesia,namun setelah mendengar kabar bahwa riza mengalami kecelakaan dia langsung pulang.


"bagaimana keadaan riza" ucapnya pada sofia.

__ADS_1


"paman radit?" ucap sofia kaget.


"iya benar,saya datang kesini karena saya mendengar bahwa riza mengalami kecelakaan,sekarang bagimana keadaanya,kamu istrinya tiza bukan?" tanya pak radit.


"iya paman saya sofia istri riza,begini paman saya sebenarnya sangat berat menyampaikan ini semua" kata sofia ragu .


"memangnya apa yang terjadi dengan riza,apa dia mengalami hal buruk?" tanya pak radit penasaran.ternyata di belakang pintu riza tengah menguping pembicaraan sofia dan pamanya,dia diam-diam menguping,dia ingin tau kondisinya yang yang sebenarnya.


"maaf paman sebelumnya,menurut hasil pemeriksaan kemarin,riza mengalami kelumpuhan secara total,akibat benturan yang sangat kuat saat kami kecelakaaan" jelas sofia,paman radit pun terkejut mendengar penjelasan sofia,namun tiba-tiba dari balik pintu terdengar isak tangis,sofia dan paman radit pun langsung membuka pintu kamar,ternyata ruza mendengar semua pembicaraan mereka,,sepontan sofia kaget melihat suaminya duduk di kursi roda seraya memukili kakinya dengan keras sambil menangis.


"riza jangan lakukan ini,cukup za,saya mohon" ucap sofia seraya memeluk suaminya untuk menengkanya,dia pun tak bisa menahan tagisnya.


"kenapa,kenapa kamu tidak bicara kepada saya ,kalau sebenarnya saya lumpuh,kenapa?" ucap riza .


sofia dan paman radit hanya bisa menengkan riza,


"saya lumpuh paman,saya lumpuh" ucap riza berulang kali,


"tidak nak,tidak ada yang mustahil di dunia ini,kita bisa mencoba pengobatan apa pun agar kamu bisa sembuh seperti dulu lagi,bahkan kalau perlu paman akan membawamu ke ameria untuk melakukan pengobatan disana" ucap paman radit menengkan keponakannya itu.


"tidak bisa paman saya sudah lumpuh,saya tidak dapat melakukan apa pun lagi" kata riza berputus asa..


"tidak sayang kamu masih bisa berbuat banyak hal,jangan menyerah sayang saya mohon,,kita bisa melalui ini semua" ucap sofia.


namun tiba-tiba riza berteriak histeris.


"sudah cukup,jangan memberikan saya harapan palsu,,kalian tidak akan pernah bisa merasakan apa yang saya rasakan,sekarang saya mau kalian keluar dari ruangan ini" ucap riza mengusir paman dan istrinya.

__ADS_1


"tidak sayang ,kami tidak akan meninggalkan kamu sendiri," ujar sofia menahan riza,namu riza masih saja memberontak sampai paman radit dan sofia di dorong nya keluar kamar.sofia menangis histeris dia terus saja memanggil suaminya dari luar,karena pintu kamar telah di kunci dari dalam oleh riza.


"sayang aku mohon buka pintunya,jangan mengurung diri sendiri seperti ini za" ujar sofia terus saja membujuj suaminya untuk keluar.paman radit juga berusaha menengkan sofia agar dia tidak ikut terbawa dalam kesedihan.


"sofia,beri suamimu waktu untuk menengkan diri mungkin setelah dia tenang dia bisa menerima kenyataan yang ada" kata paman radit.


"tapi paman saya takut riza akan melakukan hal-hal yang buruk paman" ucap sofia ketakutan.


"tidak fi,paman mengenal riza,dia tidak akan mengambil keputusan tanpa berfikir panjang,lagi pula dia hanya membutuhkan waktu untuk sendiri" ucap paman radit..sofia pun menurut kenudian paman radit mengajak sofia untuk turun ke ruang tamu.


jam menunjukan pukul 16.00 sofia datang ke kamarnya lagi untuk membujuk suaminya keluar,


"sayang aku mau masuk,tolong buka pintunya,jangan hukum diri kamu sendiri dengan cara seperti ini,aku mohon keluar" ucap sofia memohon,namun belum ada respon sama sekali.setelah setengah jam sofia duduk di depan pintu seraya membujuk suaminya untuk keluar akhirnya riza membuka pintu juga,.


sofia pun terbangun dan langsung memeluk suaminya.


"za maaf kan aku,aku tidak bermaksud menyembunyikan semua ini,aku hanya takut kamu tidak bisa menerima ini semua,aku sudah berjanji bukan bahwa aku tidak akan pernah meninggalkanmu pergi" ucap sofia.


riza pun menjalankan ke dalam kamar tanpa mengatakan satu kata pun,mungkin dia masih kecewa dengan apa yang telah terjadi,sofia pun berjalan menghampiri suaminya,


"za aku mohon jangan lakukan ini,aku sedih melihat kamu seperti ini,,kita semua juga tidak menginginkan kejadian buruk ini menimpa kamu,tapi tuhan sedang menguji kesabaran kita,,aku yakin kita pasti bisa melalui semua nya" kata sofia seraya merungkuk di pangkuan riza.


"fi,saya sekarang sudah lumpuh, sudah tidak bisa berjalan,saya sudah tidak lagi sempurna seperti dulu lagi,apa kamu masih mau menemani aku seumur hidup " ujar riza.


"za, aku berulang kali mengatakan bahwa aku tidak akan pernah meninggalkan kamu ,za aku sayang sama kamu,aku janji aku akan menjaga kamu seperti kamu menjaga aku,''ucap sofia seraya mengelus pipi suaminya.


" terima kasih ya sayang"balas riza.

__ADS_1


__ADS_2