
**
Jam menunjukan pukul 06.00 dan matahari sudah mulai menampakkan cahaya kemerahannya dari arah timur,itu pertanda pagi sudah mulai datang.
Tuan riz yang agak berat mengangakat kepalanya mulai membuka matanya,,dia terkejut malihat seorang gadis yang tidur di sampingnya.Dia mengamati dengan seksama wajah gadis yang tengah tidur di sampingnya itu,tuan riza tidak menyangka bahwa gadis yanh tidur di sampingnya itu adalah sofia perempuan yang menemaninya minum kemarin malam.
"gila,apa yang sudah saya lakukan ke perempuan ini?,apa jangan-jangan secara tidak sadar saya sudah melecehkan dia?," tuan riza terlihat sangat panik dan kebingungan,dia pun bangun dan berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan badannya.
tak berselang lama sofia pun terbangun dari tidurnya.sofia terkejut karena hari sudah pagi,dia baru sadar bahwa tadi malam dia tertidur di kamar tuan riz.
"ya ampun,aku harus segera pulang,adik-adikku pasti mencariku,," tutur sofia seraya deranjak dari tempat tidur dan berjalan menuju pintu apartemen,,namun tiba-tiba dari belakang,,
"bagimana tadi malam, apa tidurnya nyenyak?" kata tuan riz sedikit merendahkan,
"apa maksud anda ,maaf ya ini semua salah anda ,seharusnya anda berterimkasih kepada saya ,karena saya telah membantu anda pulang dengan selamat,," ucap sofia menjelaskan,
"ohh iya, dengan meminta imbalan tidur besama saya?" tutur tuan riz kepada sofia seraya mengelap rambutnya dengan handuk kecil.
Sofia pun menatap tuan riz dengan tatapan marah,,
"maaf saya tidak punya waktu untuk membahas hal seperti itu,permisi,," lata sofia seraya melangkah meninggalkan tuan riz.
__ADS_1
namun tiba-tiba dari belakang tubuh sofia ditarik dengan kencang,dan sofia pun jatuh kedalam pelukan tuan riza yang saat itu hanya mengenakan satu helai handuk di setengah bagian tubuhnya.
"lepaskan saya,mau apa lagi anda,tidak puas anda merendahkan saya," ucap sofia .
"bukankah ini pekerjaan anda selama ini,melayani para tuan demi mendapatkan uang," ucap tuan tiz yang lagi-lagi merendahkan sofia..
"lepaskan saya,saya mau pulang,," sofia mendorong tubuh tuan riz hingga keduanya pun terjatuh di atas kasur,,dan tanpa di sengaja bibir sofia bertabrakan dengan bibir tuan riz yang seksi itu,
waktu seolah berhenti sejenak,,sofia pun hanya terdiam sambil memejamkan matanya,,
namun tiba-tiba...
tok..tok..tok
"permisi tuan,maaf menggangu, saya hanya mau mengantar sarapan untuk tuan,," ucap pak gatra dengan sedikit heran,karena yang dia tau selama ini tuan riz belum pernah membawa gadis untuk bermalam di kamar apartemenya,,jadi sofia itu adalah gadis pertama yang tidur bersama tuan riz?,
"ya,letakaan di atas meja seperti biasanya saja pak," kata tuan muda singkat.
"emm,maaf tuan dia..?"karena penasaran pak gatra mencoba bertanya siapa gadis itu, ,
"dia... sekertaris saya sekarang.." ucap tuan muda riz..
__ADS_1
sofia pun terkejut mendengar ucapan tuan riz..
"apa?, sekertaris?,maaf ya saya bukan sekertaris anda,,dan saya juga tidak tertarik menjadi asisten anda,permisi" ucap sofia seraya meninggalkan apartemen tuan riz,, Ditengah jalan sofia berusaha melupakan apa yang sudah terjadi tadi di kamar apartemen tuan riz.
"sofia kenapa kamu bisa ketemu sama orang seperti itu,," gumam sofia pada dirinya sendiri.
tanpa sofia sadari ternyata tuan riz mengikutinya.
Sampai di depan rumah sofia mendapati adik-adiknya yang tengah duduk di depan rumah,,sofia pun berlari menghampiri mereka,
"assalamualaikum dek,," ucap sofia.
"waalaikumsalam ,kakak dari mana aja ?,kenapa tadi malam kakak tidak pulang," ucap adik pertama sofia,yang bernama sani,
"maaf ya dek,tadi malam kakak ada pekerjaan," ucap sofia meminta maaf kepada adik-adiknya.
"iya kak ngak apa-apa kok,cuma tadi malam adek sela sempat nangis nyari kakak" kata sani,
"maafin kakak ya,lain kali kakak tidak akan meninggalkan kalian lagi" sofia berusaha untuk memberi perhatian kepada kedua adiknya.
"oh iya,kalian udah makan belum," lanjut sofia seraya mengandeng adik-adiknya masuk kedalam rumah.Namu dari kejauhan tampak tuan riza sedang berdiri memperhatikan sofia dan adik-adiknya.
__ADS_1
ternyata tanpa sofia sadari tuan riz mengikuti sofia sampai rumahnya,,
"ternyata ini rumah dia!," ucap tuan riz,kemudian dia beranjak pergi meninggalkan rumah sofia mengendarai mobil mewahnya.