Duka Membawa Cinta

Duka Membawa Cinta
Pengorbanan Seorang Ibu


__ADS_3

Setelah selesai pelatihan sofia dan teman-temannya keluar,.Mereka pun memutuskan untuk duduk sejanak di sebuah kafe didekat klinik pelatihan, mereka saling bertukar bercerita tentang rumah tangga masing-masing


"fi kamu beruntung ya,punya suami seorang video kamu bisa membeli apapun yang kamu mau,apa lagi aku dengar suami kamu itu sangat perhatian dengan kamu," ujar desi salah satu teman sofia.


"iya fi,kalau aku jadi kamu aku pasti minta diajak keliling dunia,secara suami kamu kan orang yang ber uang..pasti kalau hanya untuk pergi berlibur ke luar negri tidak akan jadi masalah besar" lanjut nindi.


"kalian salah justru,aku mengangap semua yang aku punya sekarang itu adalah sebuah ujian" ucap sofia rendah hati."ujian?,ujian apanya sih fi,orang dikasih suami kaya lagi ganteng perhatian pula,kok di bilang ujian"kata desi yang terkenal ceplas-ceplos."ya,bagi aku itu semua adalah ujian,suami yang ganteng,kaya,dan perhatian pasti akan membuat semua perempuan tertarik,maka dari itu aku harus menjadi istri yang baik buat riza."kata sofia menjelaskan kepada dua orang temannya itu."iya,itu benar sih fi,memang tidak mudah menjadi istri orang yang terpandang"lanjut nindi.mereka pun asik berbincang bincang sampai lupa bahwa jam sudah menunjukan pukul 11 siang.tak lama kemudian ponsel sofia berbunyi,ternyata riza yang menelponya.sofia pun lagsung mengangkatnya.


"hallo za," sapa sofia.

__ADS_1


"hallo fi,kamu belum selesai pelatihan,kenapa aku pulang kamu belum ada di rumah,selama itu kah pelatihannya" tanya riza sedikit kahwatir."maaf ya za,aku lupa kabarin kamu,selarang aku lagi sama teman-teman ku,kebetulan aku ketemu mereka pas di acara pelatihan tadi,sekali lagi maafin aku ya"ucap sofia merasa bersalah.


"baiklah sekarang aku jemput kamu ya,sekalian kita makan siang di luar" kata riza."oke,aku tunggu ya"lanjut sofia.


desi dan nindi pun merasa iri dengan rumah tangga sofia dan riza yang terlihat sangat harmonis."ya ampun so sweet banget sih fi suami kamu,"ucap desi.


"iya aku beruntung banget punya suami riza,dia tidak pernah menuntut apa pun dari aku,dia juga selalu menghormati setiap keputusan aku"kata sofia memuji suaminya di depan ke dua temannya." aku harap suami kalian juga akan seperti itu ya, selalu menghormati kalian"lanjut sofia."aminnn"balas kedua temanya dengan serempak.kemudian mereka saling berpelukan.tak lama kemudian riza datang untuk menjemput sofia,saaf riza turun dari mobil mewahnya,kedua teman sofia terpanah melihat ketampanan riza,sampai-sampai mereka lupa bahwa mereka sedang hamil.


"hey kalian kenapa kok melongo gitu" ucap sofia mengagetkan mereka.

__ADS_1


"kalian so sweet banget sih fi,mau dong kaya gitu" ucap desi ngiler.


"yey kamu minta aja sama suami kamu" kata nindi meledek.


"ya sudah ya kalau begitu aku pergi dulu" kata sofia.


"oh iya fi hati-hati ya" ucap desi dan nindi.riza pun mengandeng tangan istrinya dan membuka kan pintu mobil untuk sofia.sesampainya di sebuah kafe riza memesankan sebuab makanan untuk istrinya.mereka pun menikmati makan siang dengan romantis.namun tiba-tiba sofia merasa kontraksi,dia meringis kesakitan,riza yang melihat istrinya kesakitan pun langsung panik."kamu kenapa,perutnya sakit?kamu mau melahirkan?"tanya riza panik.sofia pun hanya menahan sakitnya."ya ampun za,parut aku kayanya kontraksi"kata sofia kesakitan.namun tanpa sofia sadari ternyata air ketubanya pun sudah pecah,saat sofia tau dia langsung panik,perutnya pun semakin kram,sepertinya sofia mau melahirkan.riza pun mengendong sofia masuk kedalam mobil dan membawanya ke rumah sakit,mereka beruntung karena jarak rumah sakit tidak terlalu jauh dengan tempat mereka makan,"sabar ya sayang,sebentar lagi kita sampai kamu yang kuat ya"ujar riza semakin panik,sofia semakin memberontak dia sudah tidak kuat lagi.sesampainya di ruang sakit riza langsung membopong sofia masuk ke dalam,beberapa perawat dan dokterpun langsung membawa sofia masuk ke dalam ruang bersalin.riza yang mendampingi istrinya untuk melahirkan merasa tegang dan panik,dia tidak tega melihat istrinya meradakan kesakitan yang luar biasa,


"begini pak,karena air ketubannya sudah pecah di luar dari perkiraan waktu melahirkan maka kami akan melakukan tindakan," kata seorang dokter pada riza."baik dok,saya serahkan semua kepada dokter,yang penting anak dan istri saya selamat"kata riza sangat panik.dokter pun membantu proses melahirkan sofia,sofia pun terlihat sangat lemas karena ra sakit yang di rasakan,namun riza terus memberi semangat untuk istrinya."kamu pasti bisa sayang,anak kita akan segera lahir di dunia"kata riza menguatkan istrinya.namun tiba-tiba sofia kehilangan kesadaranya karena tidak bisa menahan ra sakitnya,akhirnya dokter meminta persetujuan riza untuk melakukan jalan oprasi sesar agar bayi dan ibunya dapat di selamatkan,dan tanpa berfikir panjang tiza menyetujuinya.dia tidak mau terjadi sesuatu dengan anak dan istrinya.sofia pun di bawa ke ruang oprasi,riza yang panik meminta dokter agar izin kan untuk menemai istrinya,

__ADS_1


"dok,izinkan saya menemai istri saya" ucap riza panik."baik pak,bapak boleh masuk untuk menemani ibu sofia,silahkan masuk"ucap dokternya,riza pun masuk ke dalam ruang oprasi,di dalam di melihat istrinya sudah lemas dengan balutan oksigen dan beberapa alat bantu agar sofia bisa selamat,dimping istrinya riza pun tak berhenti berdoa untuk keselamatan istri dan anaknya.


riza benar-benar melihat proses persalinan istrinya,dia begitu tersentuh melihatnya,dia tidak menyangka begitu besarnya pengorbanan seorang ibu untuk melahirkan anak ke dunia bahkan nyawa pun akan dia taruhkan demi melihat anaknya lahir di dunia dengan selamat.kini riza sadar bahwa semua wanita itu wajib di muliakan karena begitu besar pengorbananya yang wanita lakukan untuk melahirkan anak-anaknya."kuat sayang,aku yakin kamu bisa,aku disini untuk kamu"ucap riza menguatkan istrinya,dia pun tak dapat menahan air matanya.karena udara di dalam ruangan itu sangat dingin riza selalu mengelus tangan istrinya agar tetap hangat.


__ADS_2