Duka Membawa Cinta

Duka Membawa Cinta
Gadis kecil


__ADS_3

***


Saat perjalanan menuju kantor riza di kagetkan dengan seorang anak kecil yang tiba-tiba menyabrang tanpa menoleh kanan dan kiri,tanpa sengaja pak jon pun menyerempet tubuh gadis kecil itu.Sepontan pak jon pun menghentikan mobilnya,tuan riza yang panik langsung turun dan melihat kondisi gadis kecil.Tampak beberapa orang yang melihat kejadian itu pun langsung berlari menghampiri lokasi kejadian,riza yang panik langsung menyuruh pak jon untuk membopong gadis kecil itu untuk masuk kedalam mobil.Orang-orang disana pun menyarankan untuk membawa anak kecil itu kerumah sakit.Tanpa berfikir panjang riza pun masuk dan pergi meninggalkan tempat itu.


"kita bawa anak ini kerumah sakit pak, saya takut terjadi apa-apa dengan dia" riza tampak masih syok dengan kejadian itu,"baik tuan "jawab pak jon.Sesampainya di rumah sakit beberapa perawat membawanya keruang gawat darurat,saat riza dan pak jon sedang menunggu hasil pemerikasaan tiba-tiba ponsel riza berbunyi,ternyata sofia yang menelpon riza." iya hallo fi,kenapa pagi-pagi begi sudah menghubungi aku?"tanya riza sedikit gemetar.


"za,kok perasan aku tidak enak ya,kamu tidak apa-apa kan?kenapa suara kamu bergematar seperti itu?,di mana kamu sekarang" sofia mulai curiga."begini ,di tengah perjalanan menuju kantor pak jon tidak sengaja menabrak seorang gadis kecil,sekarang aku dan pak jon sedang berada di rumah sakit"jelas riza .


"ya ampun za,aku kesana sekarang ya" sofia pun ikut panik,namu tanpa menunggu jawaban dari riza dia langsung mematikan ponselnya dan bergegas pergi ke rumah sakit.


dengan mengendari mobil sendiri sofia dan salah satu baby siter arga langsung meluncur menyusul riza kerumah sakit tempat gadis kecil itu di rawat.


**


Setelah hampir setengah riza menunggu di depan ruang gawat darurat,akhirnya dokter yang menagani anak itu keluar.riza dan pak jon bergegas menemui dokte itu.


"bagimana kondisi anak itu dok?" tanya tiza sedikit gugup.


"ada sedikit benturan di kepalanya,jadi kami akan melakukan tindakan oprasi agar tidak terjadi pengumpalan darah,tapi sebelumnya saya membutuhkan izin dulu dari pihak keluarga" kemudian salah satu perawat yang mendampingi dokter itu menodorkan selembar kertas yang berisi izin tindak oprasi.Namun riza tidak ingin gegabah,karena dia tidak tahu siapa keluaraga anak itu.


"maaf dok sebelumnya,sebenarnya saya bukan keluarga anak itu,saya hanya membantu dia." jelas riza.

__ADS_1


"apa bapak tidak memiliki kontak atau informasi tentang keluarga gadis itu?" tanya doker lagi.


"saya tidak mengenal dia dok,kalau memang kondisinya sangat gawat,apa tidak lebih baik anak itu langsung di tangani saja dok" riza mencoba membujuk dokter agar segera menangi anak itu.


"tapi pak saya membutuhkan izin dari pihak keluarga dulu,itu sudah aturan dari rumah sakit,karena jika terjadi sesuatu pada anak itu,kami tidak menaggung akibatnya" jelas seorang perawat .Riza pun terdiam sejenak,sekarang dia harus bagimana,dia bahkan tidak mengetahui dari mana anak itu.


Tak berselang lama sofia pun sampai di rumah sakit,dia langsung menuju ruang gawat darurat.Dia melihat riza tengah berbincang dengan seorang dokter.Dia pun menghampirinya.


"kalau begitu saya permisi dulu pak!" dokter itu pun meninggalkan riza dan pak jon.


"bagimana kondisi anak itu za?" tanya sofia seraya mengatur nafasnya.


"di harus di oprasi,karena benturan di kepalanya,tapi kita harus meminta peraetujuan dulu dari pihak keluarganya," riza pun mencoba menghubungi polisi untuk mencari tahu keberadaan keluarga anak itu.


" Apa maksud kamu, kita bahkan tidak mengenal gadis itu, jika nanti terjadi sesuatu dengan dia dan keluarga mereka menuntut keadilan bagaimana, kita yang akan menanggung semuanya karena kita yang bertanggung jawab atas keselamatan anak itu." Riza tidak setuju dengan pendapat Sofia dia tidak ingin gegabah dengan keputusannya karena ini menyangkut nyawa seseorang.


" tapi Za, kita tidak punya banyak waktu kita harus segera menyelamatkan anak itu kalau kita menunggu keluarganya datang ke sini entah kapan dia akan datang, ya kalau anak itu masih punya keluarga kalau tidak?" Sofia terlihat panik karena dia takut terjadi sesuatu dengan gadis kecil itu.


tak berselang lama dokter pun datang menghampiri Rizal lagi Dia menanyakan soal keluarga anak itu.


" Bagaimana Pak Apa Bapak sudah mendapatkan informasi tentang keluarga anak itu?" bisa terlihat sangat bingung dia tidak ingin mengambil keputusan yang salah tapi dia juga tidak bisa membiarkan anak itu merasakan.

__ADS_1


" begini saja dok, karena kita tidak mengetahui keberadaan orang tua anak itu ,bagaimana kalau saya yang akan menandatangani surat persetujuannya?" Reza terpaksa mengambil keputusan itu karena dia tidak mau anak itu mengalami hal yang buruk apalagi jika anak itu harus kehilangan nyawa karena dirinya.


" Baik pak jika itu keputusan bapak dan bapak ingin menerima semua hasil akhirnya nanti, kami akan segera melakukan tindak operasinya sekarang juga" kemudian salah satu perawat menonjolkan surat persetujuan itu dan Reza langsung menandatanganinya.


***


Sudah hampir 1 jam lebih dokter belum juga keluar dari ruang operasi Sofia dan Reza tampak sangat cempas menunggu hasilnya. mereka selalu berdoa agar anak itu diberikan keselamatan, bisa pun menghampiri Sofia yang sedang panik menunggu di depan pintu ruang operasi.


" tenanglah, kamu tidak usah khawatir, tidak akan terjadi apa-apa dengan dia, dia pasti selamat dokter akan menanganinya!" riset berusaha menenangkan Sofia yang tertampak sangat cemas.


" saya sangat takut ya, Saya hanya membayangkan jika salah satu adik saya yang mengalami hal itu entah apa yang akan saya lakukan!" Riza pun mengajak Sofia untuk duduk sejenak agar pikirannya Tenang Pak Jon juga membelikan air mineral untuk Sofia.


15 menit kemudian....


dokter keluar dari ruang operasi, Sofia dan Reza pun langsung menghampirinya Dia menanyakan kondisi gadis itu.


" Bagaimana ada kondisi anak itu apa dia baik-baik saja?" kata Sofia dengan suara bergemetar.


" Bapak dan Ibu tidak perlu khawatir anak itu sekarang baik-baik saja. sekarang kita hanya perlu menunggu dia sadar untuk sementara kami akan memindahkannya di ruang rawat" mendengar penjelasan dokter Sofia terlihat sangat lega dia langsung memeluk suaminya.


"Terima kasih banyak dok!" Kemudian beberapa perawat buat pun membawa Gadis itu keluar dari ruang operasi dan membawanya ke ruang rawat.

__ADS_1


***


sudah hampir 5 hari anak itu dirawat di rumah sakit .Sofia dan Riza tidak pernah meninggalkan anak itu sendirian ada saja beberapa orang yang selalu bergantian menunggu anak itu entah itu pembantu ataupun asisten riza. Setelah menunggu hasil terakhir pemeriksaan dokter anak itu dinyatakan sembuh dan boleh dibawa pulang, asal dia harus banyak istirahat dan tidak boleh melakukan pekerjaan yang berat. karena sampai sekarang tidak ada keluarga yang menemuinya di rumah sakit ,riza memutuskan untuk membawa anak itu pulang ke rumahnya dia ingin merawat anak itu sampai dia benar-benar sembuh.


__ADS_2