
Setelah hasilnya keluar dokter bayu pun menemui sofia dia menjelaskan bagaimana hasil pemeriksaan.
"ibu sofia hasil lab,nya sudah keluar saya akan menjelaskan lebih ditail mengenai penyakit suami anda,begini ibu untuk masalah yang di alami tuan riza,ini memang sangat jarang bisa sembuh mungkin hanya 1% saja,karena kelumpuhan ini sudah memutus syaraf tulang panggul tuan riza,mungkin jika anda mau,anda dapat membawa suami anda untuk pergi menjalani pengobatan di tempat yang lebih baik,seperti di korea atau juga di amerika,di sana ada banyak dokter syaraf yang mungkin bisa membantu tuan riza," jelas dokter bayu.
"korea,amerika dok apa tidak bisa kita cari dokter di indonesia saja,,?" tanya sofia.
"mungkin ada bu,tapi kemungkinan nya sangat kecil,," ujar dokter bayu.
"sudah lah sofia,kita pulang saja,percuma kita datang kesini,kita tidak akan mendaptkan apa-apa,," kata riza dengan pasrah.sofia pun menarik nafas untuk menengkan dirinya.
"baiklah,sekali lagi terima kasih dokter bayu,saya akan memikirkan saran ada,kalau begitu kami permisi" ucap sofia berpamitan.sofia dan riza pun meninggalkan tempat itu dengan tangan kosong,,sofia merasa kecewa dengan hasil yang di dapat,dia tidak mau membuat suaminya sedih dia harus memberi semangat terus kepada suaminya.,,mereka pulang .
sesampainya di rumah paman radit sudah berdiri di depan rumah,seperti nya dia sudah tidak sabar mendengar hasil pengobatan riza.setelah ruza dan sofia keluar dari mobil,paman radit pun langsung menghampiri mereka.
"bagaimana za hasilnya" tanya paman radit.
"kita masuk dulu paman ,nanti akan saya jelaskan di dalam" ucap sofia.mereka bertiga pun masuk ke dalam rumah,.
__ADS_1
"antar saya ke kamar" ucap riza,sepertinya dia tidak mau mendengar apa pun lagi tentang penyakitnya,dia pun menyuruh istrinya untuk mengantarnya ke kamar.setelah mengatar riza sofia pun menemui paman radit di ruang tamu.
"bagaiman fi,hasil pengobatanya,apa ada kemungkinan untuk riza bisa berjalalan lagi?" tanya paman radit.
"begini paman,sebenarnya ada sedikit kemungkinan untuk riza dapat berjalan,tapi dia harus menjalani pengobatannya di korea atau di amerika," jelas sofia.paman radit pun terdiam sejenak,dia memikirkan sesuatu,
"baik lah sofia kalau memang masih ada kemungkinan untuk ruza dapat berjalan dengan membawanya ke luar negri,saya akan membawanya ke amerika untuk menjalani pengobatan di sana" ucap paman radit,sofia pun tercenganag mendengar perkataan paman radit.
"tapi paman" sofia sedikit keberatan.
"kita ingin melakukan yang terbaik untuk kesembuhan riza,kalau masih ada kesempatan untuk ssmbuh kenapa tidak" lanjut paman radit.sofia pun hanya mengiyakan keputusan paman radit,
"untuk sementara sebaiknya kamu tetap disini menjaga adik-adikmu dan menagani kantor ,kalau kita pergi semua siapa yang akan mengurus pekerjaan disini," ujar paman radit.
"tapi paman sebaikny kita bicarakan ini kepada riza terlebih dahulu,saya takut riza tidak bisa menerima ini semua"" ucap sofia.
"iya itu benar kita akan bicarakan ini dengan riza" ujar paman riza.
__ADS_1
sofia pun pergi menemui suaminya di kamar untuk membicarakan soal pengobatanya dia melihat riza trngah duduk di kursi rodanya di dekat jendela,sofia pun menghampirinya.
"za,apa yang sedang kamu fikirkan,jangan mengangap kamu sendiri,di sini ada aku,paman radit dan masih banyak orang yang selalu ada buat kamu" ujar sofia.riza hanya menatap istrinya dengan tatapan sedih.
"sekali lagi aku minta maaf,aku tidak bisa menjadi pelindung kamu lagi,dengan keadaan ku yang seperti ini,mana mungkin aku bisa menjaga kamu dari orang-orang yang ingin menyakiti kamu" kata riza dengan penuh perasaan.
"za aku mohon kamu jangan pernah mengatakan hal-hal yang buruk tentang hubungan kita,kamu masih bisa menjaga aku dengan cara yang berbeda,,tapi aku mohon jangan membuat aku merasa bersalah" kata sofia.riza hanya terdiam .
"za aku ingin membicarakn soal pengobatan kamu" ucap sofia ragu.
"aku sudah pernah mengatakan bahwa aku tidak akan mengikuti pengobatan apa pun lagi,,karena itu hanya akan membuat kalian semakin repot." ucap riza menolak.
"apa yang sedang kamu katakan ,aku ini istri kamu aku ingin yang terbaik untuk kesembuhan kamu,kamu bilang kalau kamu sayang kita semua,kamu mau menjaga aku tapi kenapa kamu tidak mempunyai semangat untuk sembuh,kita masih punya harapan untuk kesembuhan kamu,ayo lah kita berjuang bersama." ucap sofia meyakinkan suaminya.namun riza masih terdiam,dia merasa tak berdaya.
"paman radit akan membawamu untuk berobat ke amerika,aku harap kamu tidak akan menolak itu,,demi aku,aku mohon berangkat lah untuk melakukan pengobatan itu" ucap sofia dengan tegas,.
"aku akan melakukan apa yang kamu mau,,asal kan kamu bahagia" ucap riza.akhirnya riza mau pergi ke amerika bersama paman radit untuk melakukan pengobatan di sana,dengan berat sofia melepaska riza untuk pergi melakukan pengobatan di amerika,karena dia tidak punya pilihan lain,dia ingin suaminya kembali sehat seperti dulu,dia tidak ingin riza terpuruk dalam penderitaan yang dia alami,kini sofia harus mengesampingkan perasaannya terlebih dahulu,riza perlu pengobatan agar dia bisa berjalan lagi.
__ADS_1
"kamu kenapa terlihat sedih seperti ini,bukanya aku sudah menyutujui untuk pergi berobat ke amerika bersama paman radit,kenapa kamu masih sedih?" tanya riza melih ke arah sofia yang begelimang air mata."iya dan kita akan berpisah untuk beberapa saat,pasti nanti aku akan merindukan kamu,semoga kamu cepat sembuh ya,dan bisa cepat pulang,aku tidak sabar melihat kamu bisa berjalan lagi seperti dulu"ujar sofia,seraya menyeka air matanya.
''kamu tidak usah bersedih,semoga saja,usaha kita untuk mencari pengobatan sampai di negri orang akan membuahkan hasil"kata riza menengkan istrinya."ya kamu benar,seharusnya aku tidak perlu merasa sedih seperti ini,kamu pergi ke amerika hanya untuk menjalani pengobatan,lagi pula ini semua adalah kemauan aku sendiri,kenapa sekarang aku yang menangis"ucap sofia sambil tersenyum ,dia ingin terlihat kuat di depan suaminya,agar riza juga tidak merasa sedih.sofia sedang menyiapkan pakaian tebal dan beberapa perlengkapan untuk suaminya di sana,,saat riza sudah terlelap sofia melampiaskan kesedihannya di menangis tersedu-sedu melihat kondisi suaminya saat ini,,bahkan dia sendiri berfikir apakah riza bisa sembuh dan berjalan seperti dulu,setelah apa yang di katakan dokter bayu tadi siang.kemungkinan hanya 1% riza dapat berjalan lagi.esoknya pun riza dan paman radit berangkat ke bandara,sofia sempat mengatrkanya,dia masih terlihat tegar di depan riza ,namun setelah riza masuk ,sofia tak berhenti menangis.