Evina Gadis Penaklut CEO Arogant

Evina Gadis Penaklut CEO Arogant
Menjadi sekretaris


__ADS_3

**Menjadi sekretaris



(ruangan Alland)


Evina sedikit terlihat gugup karena tiba-tiba di panggil ke ruangan Atasannya dia fikir mungkin dia sedang melakukan kesalahan juga sehingga dia bisa berada di ruangan ini tapi pemikirannya salah malah nasib baik yang Evina terima.


" kamu saya angkat menjadi sekretaris saya sekarang " ucap Alland to the point.


" ha.. sekretaris? " tanya Evina dengan tatapan yang polos pada Alland.


" apa kurang jelas yang saya katakan ha? " bentak Alland dia tidak suka bertele-tele.


" aa iyaa bagaiman bisa tuan "


" sekarang kembali biar asisten saya yang akan mengajari anda " Alland tidak merespon pertanyaan nya dan kembali ke meja kerjanya.


" mari nona saya antar ke ruangan baru anda " ajak Asraf


Evina sebenarnya sangat bingung kenapa tiba-tiba dia bisa di angkat menjadi sekretaris oleh atasannya tapi mau tidak mau dia juga mengikuti perintah itu Evina sangat bersyukur setidaknya dia sudah di jabatan yang bisa di katakan tinggi.


" saya akan mengajari semua pada anda Nona dan ini ruangan anda jika ada yang tidak kamu ketahui bisa langsung tanyakan pada saya,ruangan saya di sebelah ruangan ini " Asraf langsung pergi ke ruangannya yang ada.


Ruang sekretaris berada tepat di depan ruangan ceo jadi dengan mudah mereka biasa mengetahui siapa saja yang masuk ke ruangan CEO.


" ruangan ini sangat bagus juga nyaman jadinya enak kerja kaya gini " ujar nya seraya tersenyum.


Di dalam ruangan Alland, dia juga bisa melihat langsung ke arah ruang sekretaris nya karena adanya dinding kaca yang cuman di lapisi gorden besar.

__ADS_1


**


" Apa tuan mau makan siang di sini apa di luar " ucap Asraf karena kini waktu sudah menunjukkan untuk makan siang.


" tidak,, suruh sekretaris baru itu memesankan makanan untuk ku " ucap Alland yang memang malas kalau mau makan siang di luar kecuali untuk hal penting misalnya bertemu klien.


" baik tuan "


" nona silahkan ke ruangan tuan Alland " ucap Asraf dari telfon.


ceklek


" permisi tuan ada yang bisa saya bantu " ucap Evina sopan.


" silahkan pesankan makan siang untuk tuan Alland karena biasa nya beliau makan di dalam ruangan "


" Baik tuan,,,tapi tuan mau makan apa biar saya pesankan " tanya Evina pada Alland, dia yang bingung karena tidak tau makan apa yang mau di makan oleh atasannya sebab tuan Alland tidak memberi tau nya.


Setelah keluar dari ruangan Alland, Evina menggurutu tak jelas.


" bilang mau makan apa aja kok susah amat sih mentang-mentang dia bos jadi seenak jidatnya" Evina kesal karena jawaban bosnya itu dengan wajah yang datar.


" dasar Mr,kaku " gumam nya.


Kini Evina telah kembali dengan membawa makanan di tangannya.


ceklek


" ini tuan makannya biar saya sediakan di meja tuan "

__ADS_1


setelah menata makanan di meja kini Evina mempersilahkan bos kaku itu.


" silahkan tuan "


" kamu boleh pergi " usir Alland.


" saya permisi tuan "


" hum " Alland hanya menjawab dengan deheman yang mana membuat Evina sedikit kesal karena menganggap bosnya terlalu sombong.


" sabar sabar " sambil mengusap dadanya dia berjalan menuju ke ruang kerjanya karena Evina juga mau makan siang,dia tidak ke kantin karena hari ini dia membawa bekal yang sudah di siapkan sebelumnya.


" saat nya makan "


**


Kini waktunya untuk pulang kerja Evina sedang bersiap-siap dia sedikit capek karena pekerjaan nya yang banyak.


Saat pintu ruangan Alland terbuka muncul Alland dengan asistenya yang berjalan mau menuju ke lift,Evina yang melihat bosnya dia kemudian berdiri dan menyapa bosnya tapi Alland tidak merespon dan terus berjalan hanya asisten nya yang sedikit merespon.


" selamat sore tuan " sapa Evina pada bos dan asisten tapi tidak di respon


" iya sore " jawab Asraf dan kembali berjalan mengikuti bosnya itu.


" huhh sombong banget sih kakak nya Monika,beda jauh sama Monika dan orang tuanya " gumam Vina dan kembali menuju lift karena dia juga mau pulang.


🌹🌹🌹


jangan lupa like nya ya guys ♥️

__ADS_1


...semoga suka ya 🤗...


__ADS_2