
" Mengapa kamu keluar dari kamar tuan Alland sepagi ini sekretaris Aurel?." Tanya Asraf dingin.
Dan orang yang di tanya hanya tersenyum.
" Aku habis melakukan malam panas dengan tuan Alland. kenapa? apa kamu penasaran?" Setelah menjawab pertanyaan Asraf. Aurel kemudian berjalan melewati Asraf yang masih terlihat syok dengan memandangi punggung wanita itu.
" Apa benar yang di katakan Aurel? tapi kenapa bisa? Padahal aku datang untuk memberitahu kabar baik untuk tuan Alland. Atau mungkin?" gumamnya dan dia kemudian berjalan masuk ke kamar sang tuan.
" Tuan!! "panggil Asraf.
Alland keluar dari ruangan walk in closed. Melihat Penampilan Alland, kini menambah kecurigaan pada diri Asraf terhadap mereka.
" Tuan Alland baru selesai mandi, dan Aurel baru saja keluar dari kamar ini? apa benar yang di katakan Aurel.? Batinnya.
" Ada apa? apa kalian sudah mendapatkan kabar tentang istriku.!" Tanya Alland tidak sabaran setelah melihat Asraf yang tadinya melamun.
" Iya tuan, kami sudah menemukan keberadaan nyonya Evina. Dan tadi saya tidak sengaja melihat nona Aurel keluar dari kamar anda tuan! apa ada hal penting yang di sampaikan nya? " Asraf mencoba memancing Alland.
" Ck,, jangan berfikir yang tidak-tidak. Aku sangat kaget setelah tadi melihatnya berada di kamarku. Karena semalam dia datang tiba-tiba saat keadaanku sangat tidak stabil. Sepertinya ada seseorang di rumah ini yang bekerja sama dengannya untuk menaruh obat perangsang di dalam minumanku, karena saat obat itu beraksi dia langsung saja datang ke dalam kamar dengan alasan tak tepat dan kami melakukanya. " ucap Alland panjang lebar dengan raut wajah yang dingin.
Asraf kaget dengan penuturan sang tuan.
" Benarkah? apa tuan tidak mencurigainya? Nona Aurel merupakan orang yang sangat terobsesi dengan anda. Bisa saja dia yang telah menculik nyonya Evina. Firasatku mengatakan seperti itu tuan !!"
" Kamu benar Raf, tapi saatnya kita harus menyelamatkan istriku. Setelah itu aku akan memberi pelajaran pada wanita sialan itu.!" ujar Alland dengan tatapan yang sangat dingin.
" Baik tuan."
Mereka kemudian keluar menuju mobil. Hari ini mereka berencana ingin menuju ke tempat penyekapan istrinya.
Alland juga membawa empat orang kepercayaannya.
Mereka tiba di salah satu gedung tua di tengah hutan.
__ADS_1
" Apa disini tempatnya?" Tanya Alland pada mereka.
" Benar tuan, nyonya di sekap di sini." ucap Mario.
" Berikan pistolku.! dan kita berpencar sekarang"
Saat mereka keluar. Alland melihat jika ada dua pria yang sedang berjaga di depan pintu gedung itu.
*dor
dor*
Dua tembakan melesat sempurna tepat di jantung dua orang penjahat itu.
Mendengar suara tembakan di luar. Dua orang pria di dalam itu kemudian keluar untuk memastikan.
Dan setttt.
Satu buah pisau menancap sempurna di jantung pria berbadan sedikit mungil. Mario tersenyum menyeringai.
Mereka tidak membunuhnya, karena akan di gunakan untuk mengintrogasi pria itu.
" Sayang.. Sayangg !!" Teriak Alland dan berlari masuk ke dalam gudang. Dan betapa meringisnya hati Alland setelah melihat jika wanita yang di cintainya sedang tak sadarkan diri dengan luka cambuk yang mengenai tubuh istrinya.
" Cepat antarkan istri saya ke rumah sakit Asraf. Keadaan nya tidak baik-baik saja saat ini.!!" Ucap Alland panik.
Asraf kemudian berlari ke arah mobil. Tapi sebelum itu, Alland menyuruh Mario untuk mengintrogasi pria bercodet agar mengungkapkan siapa dari dalang penculikan ini.
Evina di larikan ke salah satu rumah sakit terbesar milik keluarga Alland. Dan di sana, para dokter dan suster sudah menunggu kedatangan mereka. Karena Asraf lebih dulu memberitahukan pada mereka.
*drtt
drtt*
__ADS_1
Panggilan masuk di hp nya Asraf.
" A-apa? jadi benar dia?"
" Baik, terimakasih Mario. !!" kemudian Asraf mematikan sambungan teleponnya.
" Ada apa Asraf?" Tanya Alland penasaran, tapi tangannya terus saja membelai wajah pucat istrinya.
" Yang melakukan Penculikan ini adalah Aurel. Seperti dugaan saya, jika Aurel yang melakukannya."
" Sialan. Dasar wanita iblis, aku tidak akan pernah melepaskannya. Dan kau Asraf, jangan sampai berita ini sampai di telingan Aurel. Lakukan sesuatu agar Aurel merasa jika istriku masih di sekap. Dengan begitu, aku dengan mudahnya akan membalas perlakuan bejatnya."
" Baik tuan seperti yang anda perintahkan."
Kini Alland dan Asraf telah tiba di rumah sakit.
Alland keluar dari dalam mobil dengan membopong tubuh istrinya.
" Cepat periksa istriku. Lakukan yang terbaik untuknya.!!"
Para dokter dan suster kemudian masuk ke dalam ruang ICU untuk memeriksa kondisi istri tuan Alland.
" Bagaimana keadaan istriku? " tanya Alland saat melihat dokter keluar dari ruangan itu.
" Keadaan nyonya saat ini baik-baik saja tuan, untung saja nyonya di bawa dengan cepat, sehingga bayi yang sedang di kandung bisa di selamatkan karena nyonya tidak makan makanan sedikitpun menjadikan tubuhnya lemas . Saat ini nyonya Evina sedang di beri obat tidur untuk menstabilkan kondisinya. Dan luka lebam di tubuh nyonya juga sedang kami obati. Kalau begitu saya permisi tuan.!" ujar dokter setelah tidak mendapatkan respon dari Alland. Dia kemudian pergi meninggalkan Alland yang sedang terlihat kaku di depan pintu.
Menyesal itu jelas saja. Alland sangat menyesal karena bisa menerima Aurel masuk ke perusahannya. Dan mengakibatkan semua ini terjadi. Dia berjanji akan membalas perbuatan Aurel lebih dari apa yang dia perbuat pada istri dan anaknya.
.....
yuk pantengin karya author yang baru 🙏💜
__ADS_1