Evina Gadis Penaklut CEO Arogant

Evina Gadis Penaklut CEO Arogant
Cemburu 2


__ADS_3

Evina kemudian mengulurkan tangannya pada Aurel " Hai,aku Evina,senang berkenalan denganmu " ucapnya dengan senyum cantik menghiasi wajahnya.


Aurel juga membalas uluran tangan itu," Aku Aurel."Kemudian dengan buru-buru dia melepaskan tangannya dari tangan Evina. Seakan tak rela harus bersentuhan dengan wanita yang di akui istri oleh Alland itu.


" Kalian kapan baliknya ke Indonesia?" Tanya Aurel ke arah Alland.


" Sekitar seminggu lagi kita disini,memangnya ada apa?" Jawab Alland dan balik bertanya pada wanita itu.


Aurel kemudian tersenyum yang mana seakan mempunyai rencana lain" Oh bagus dong,sama berarti nantinya,soalnya Minggu depan aku juga akan balik ke indonesia,nanti kapan-kapan kita reunian ya? sekalian dong minta nomor mu " Ucap Aurel tak tahu malunya,karena ada Evina di situ yang memandangi nya.


Alland kemudian merogoh kartu nama dan memberikannya pada Aurel," ni kartu namaku,kamu bisa hubungi aku di situ,kita pergi dulu ya " Alland yang sadar dengan raut wajah sang istri yang sudah berubah itu,kemudian memutuskan untuk kembali masuk ke dalam toko baju dan menghampiri Monika di sana.


" Oh oke Alland " dengan senyuman,Aurel terus memperhatikan Alland dan istrinya. Seakan tak rela melihat kedekatan mereka berdua." Aku harus merebut Alland kembali,sudah cukup aku mengalah pada Elinda karena dia sahabatku,karena mereka berdua sudah tak lagi memiliki hubungan,maka kali ini aku akan mengambilnya dari sisi wanita itu " Batin Aurel dengan seringai tipis.

__ADS_1


Kemudian dia bergegas meninggalkan tempat itu,karena sudah mendapati nomor Alland.


Alland yang masih melihat raut wajah sang istri masih cemberut,kemudian berdiri di hadapan sang istri" Sayang,kamu kenapa?kok mukanya masam kayak gitu sih?" tanya Alland.


" Gak apa-apa!! yuk pulang aja! aku capek banget," kemudian Evina berjalan ke arah monika yang memang masih sibuk dengan pakaian-pakaian di toko itu,sampai melupakan mereka.


Alland kemudian mengikuti langkah sang istri dan menarik tangannya " sayang,heii jangan kaya gini dong,aku jadi bingung jadinya,ya sudah jika aku punya salah,aku minta maaf ya !!" ucap Alland dengan tulus dan mampu membuat hati Evina luluh.


" Emangnya mas salah apa? kok minta maaf segala "


" Oh teman kuliah,ya udah kalau gitu,kita balik aja aku udah gak ada mood "


Monika yang tersadar kemudian memandang ke arah Alland dan Evina yang memang terlihat seperti sedang di bujuk,kemudian berjalan ke arah mereka berdua" Ada apa? kok muka Evina cemberut gitu sih " Tanya nya pada sang kakak.

__ADS_1


Alland kemudian memandang ke arah Monika kemudian memberi isyarat jika Evina sepertinya sedang marah padanya.


"Gak kok,Evina hanya salah faham saja tadi "


Monika bingung dengan ucapan sang kakak" salah faham apa kak?memangnya apa yang kakak lakukan,,sampai membuat evina salah faham" Sedangkan orang yang sedang di perbincangkan sedang terdiam bagai patung.


Alland kemudian membuang nafasnya kasar." mungkin dia cemburu melihat kakak berbicara dengan teman wanita kakak di kampus dulu "ucapnya dan seketika mendapat tatapan membunuh dari Evina. Alland yang menyadari jika istrinya benar-benar marah kemudian menjadi takut tapi aslinya dia ingin tertawa karena wajah menggemaskan istrinya.


Evina mendengus kesal," Apaan sih!! gak jelas banget " Kemudian berjalan keluar,dan Monika menyuruh sang kakak mengejarnya,dia kemudian balik untuk membayar belanjaan,dan akan mengikuti mereka kembali.


πŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œ


Jangan lupa like dan komen ya besti πŸ€—

__ADS_1


dan juga masukan ke list favorit kalian,biar authornya semangat nulis😊


dan jangan lupa vote author ya !!yang baik hatinya πŸ™


__ADS_2