
Kini Evina dan suaminya telah berada di kantor. Seperti biasa mereka akan melakukan kegiatan seperti biasa nya.
Jika mereka sedang sibuk. Beda hal nya dengan Elinda yang sedang berusaha mencari cara untuk mengambil kembali hati Alland.
" Bagaimana cara nya agar Alland kembali percaya padaku ? Alland sangat berbeda sekali ,,apa aku habisi saja wanita itu ? biar tidak ada penghalang untuk rencana ku !!"
setelah bergelut dengan pemikirannya,,kini dia berdandan secantik dan se **** mungkin untuk bertemu dengan Alland nanti.
" Tuan,sepertinya Alex sedang melakukan sesuatu untuk menjebak tuan,!! dari orang suruhan ku ,sepertinya nona Elinda dan Alex sudah kembali menjalin hubungan mereka tuan " lapor Asraf pada Alland.
" Biarkan saja raf, kita lihat sampai dimana kemampuan Alex untuk menghancurkan ku " ujarnya dengan tatapan dingin.
" Baik tuan ??"
Kini Evina kemudian masuk ke dalam ruangan sang suami untuk membawa berkas yang harus di tanda tangani oleh Alland.
" Ini berkas yang harus di tanda tangan tuan " ujar evina.
" Jika tidak ada orang lain selain kita,jangan panggil tuan ya !" ujar Alland dengan lembut dan senyum.
Yang mana membuat Asraf di buat melongo oleh sikap si kanebo kering itu." idihh manis sekali tuan ku ini '' Batin Asraf yang menatap mereka berdua.
__ADS_1
" Jangan membatin raf,,nanti ku robek dadamu"
" glukk"
Evina mendengar ucapan Alland menjadi takut sedangkan Asraf yang sudah biasa dengan ucapan bosnya. Seperti sudah menjadi Vitamin tersendiri.
Menyadari ekspresi sang istri,Alland kemudian menjelaskan padanya.
" Jangan takut, saya hanya bercanda dengannya "
" Oh,kirain beneran mas " ujar evina.
" Oh ya tuan ,,bagaimana kalau kita makan siang saja di restoran depan bertiga " ujar Asraf dengan menaik turunkan alisnya.
" Ya ampun bos,,masa makan siang bersama saja ,itu mengganggu hubungan tuan dan nona !! ada - ada saja tuan ini " yang mana ucapannya mendapat pelototan mata dari Alland.Kemudian Asraf yang melihat tatapan tajam sang bos, dia kemudian lari menuju ruangannya.
" mas udah jangan di pelototin begitu,entar matanya keluar ' ujar Evina bercanda. kemudian Alland mengalihkan ekspresi wajahnya.
" Ya udah aku keluar dulu mas,ada banyak pekerjaan yang harus aku kerjakan."
Alland mengangguk kemudian menatap punggung Evina yang sudah keluar dari balik pintu.
__ADS_1
'' Apa aku sudah benar-benar jatuh cinta padanya ? Bagaimana nanti jadinya jika cinta ku bertepuk sebelah tangan,karena nyatanya kami menikah juga bukan karena sudah menjalin hubungan " Alland masih bergelut dengan pemikirannya . Tiba-tiba hp nya berdering,kemudian dia melihat panggilan dari sang mommy.
" Hallo mom "
" Sayang ,,gimana? apa kalian sudah membuat cucu untuk mommy dan Daddy?" tanya Yunita pada anaknya.
" Ya ampun mom,nelfon aku di jam kerja hanya untuk itu ?" jawab Alland malas.
" Kamu ni ya,,,bukannya jawab malah kasih jawaban kayak gitu buat mommy " omel yunita.
" Ya ampun mom,tenang aja nanti Alland kasih cucu yang banyak oke,Alland tutup dulu,masih banyak kerjaan yang harus Alland selesaikan "
" oke mommy tunggu kabar baiknya " Yunita sangat senang karena Alland mau memberikan mereka cucu yang banyak.
Ada - ada saja tingkah sang mommy yang tiba-tiba mau memberikan mereka cucu. Boro-boro kasih cucu,Malam pertama mereka saja belum melakukan. Memikirkan hal itu membuat Alland pusing sendiri.
Hallo guys ,mampir juga ya di novelku yang ini. Di jamin ceritanya gak kalah seru dan penuh cinta.
❣️❣️❣️
__ADS_1
jangan lupa like dan komen nya ya guys ❣️♥️