
Alland masih terus menatap sang istri dengan hati yang sangat hancur. Dia merasa sakit melihat sang istri terbaring tak berdaya.
Tiba-tiba hp nya berbunyi,menandakan jika sedang ada panggilan,dan dia kemudian melihat jika itu Asraf yang menghubunginya.
" Hallo "
Alland mengeraskan tangannya setelah mendengar semua info yang di dapatkan dari Asraf.
" Aku akan kesana sekarang '' ujar Alland,kemudian mematikan sambungan telfon nya.
" sayang,,aku akan pergi sebentar ya " ujar nya pada Evina dan mengecup keningnya,walaupun tak ada jawaban,Alland masih menahan senyum nya yang nanar.
Alland kemudian memberitahukan pada orang tuanya kalau dia akan pergi mengurusi orang yang telah membuat istrinya celaka.
" Mom,dad,tolong jaga Evina,aku sedang ada urusan yang penting !!"
" Kamu mau kemana? dengan keadaan Evina seperti ini ?" tanya sang Daddy.
" Aku akan menemui orang yang telah mencelakakan istri ku !!"
" Aku ikut kak," ucap Monika spontan.Karena dia penasaran dengan sosok orang yang telah membuat sang sahabat terluka.
" Ayo "
Kemudian mereka berdua menuju ke tempat dimana,telah berada Asraf dan beberapa orang bodyguard nya.
" Dimana mereka!" Tanya Alland dingin,saat mereka telah sampai di markas yang mereka datangi.
__ADS_1
" Di dalam tuan !" Kemudian Asraf mengantarkan Alland dan Monika ke tempat dua pria yang sedang di sekap.
"Apa mereka telah mengaku ?" Tanya Alland sambil memperhatikan dua pria yang sedang di siksa dengan kejam.
" Sudah tuan,tuan akan sangat murka jika mengetahui dalang di balik itu semua !!" ujar Asraf.
" Siapa?" kali ini Monika yang menanyakan.
" Alex dan Elinda adalah dalang di balik semuanya "
" A apaa!!" syok Monika.
Sedangkan Alland,tak di tanya lagi bagaimana ekspresinya. Lelaki itu mengepalkan tangannya dengan tatapan yang tajam siap membunuh siapa saja.
" Tangkap mereka berdua sekarang juga,!! dan pastikan mereka masih dengan keadaan yang masih baik-baik saja,aku tidak menerima kegagalan!! ku tunggu disini sekarang juga ". perintah Alland dengan tatapan yang sangat dingin dan datar.
" Dan siksa mereka berdua itu dengan sekejam mungkin" ujar Alland pada anak buahnya.
Alland kemudian mengajak sang adik untuk duduk di salah satu ruangan di markas itu. Markas yang memang di dirikan oleh Alland tanpa sepengatahuan keluarganya.
" Apa ini markasmu kak?" tanya Monika.
" Iya,duduklah dan diam dengan tenang" ucap Alland datar.
Menunggu selama 1 jam 30 menit, Kini Asraf datang memberitahukan pada Alland dan Monika,
" Mereka telah berada di ruangan itu tuan !" ujar Asraf. Kemudian tanpa menjawab Alland melewati Asraf dan Monika begitu saja.
__ADS_1
Sampai di tempat itu,Alland mendengar suara teriakan Alex dan Elinda yang menggema di ruangan kosong,yang terdapat dua kursi,dan di pasang aliran listrik disitu yang siap menghukum mereka.
" Lepaskan kami bajingan!!siapa kalian ha? berani sekali kalian mengurung kami di tempat busuk seperti ini " Marah Alex pada anak buah Alland.
" Heii lepaskan kami,,lancang sekali kalian ,,aduhhh sayang tanganku sakit " Elinda menahan sakit akibat ikatan di kedua tangan dan kaki mereka pada kursi yang telah di pasang listrik itu dan mengadukan pada alex.
" Heii,cepat lepaskan kami,apa kalian tuli ha?" bentak Alex.
Sedangkan anak buah Alland hanya tersenyum meremehkan pada mereka,yang mana membuat Alex tambah naik darah.
" aku yang menyuruh mereka menangkap kalian berdua " Ujar Alland yang muncul di balik dinding dengan tatapan yang sangat tajam.
" A a Alland !" gumam Elinda dengan lirih.
Sedangkan Alex,melihat Alland yang datang dia menjadi sangat murka.
" cihh,,mau apa loh menangkap kami ,,ha?? lepaskan gue bajingan. " bantak Alex.
" Mau menyiksa kalian berdua ,kenapa? gak sabar menerima siksaanku ?hm!" ujar Alland dengan senyum devil.
Glukk
Tiba-tiba mereka berdua,diam mematung dengan ucapan Alland.
💜💜💜
Jangan lupa like dan komen ya besti 🤗
__ADS_1
dan juga masukan ke list favorit kalian,biar authornya semangat untuk menulis 💜🤗