Evina Gadis Penaklut CEO Arogant

Evina Gadis Penaklut CEO Arogant
Menghadiri Acara


__ADS_3

Aurel masuk ke dalam ruangan Alland,setelah dia mendengar sahutan Alland di balik pintu.


" Ada yang bisa saya bantu tuan?" Tanya Aurel ketika sudah berada di hadapan Alland.


Alland kemudian mendongakkan wajahnya menatap sang sekretaris.


" Periksa semua laporan ini,dan kembalikan padaku jika semua sudah selesai !!" Ucap Alland dan memberikan sebuah map pada Aurel.


Aurel kemudian mengambilnya dengan tersenyum ramah, dia kemudian menunduk sehingga belahan dadanya bisa di lihat secara langsung oleh Alland, Karena memang Aurel sengaja tidak mengancingkan kenop bajunya.


Aurel melakukan itu agar Alland tergoda nanti padanya, tapi di lain sisi Alland seakan risih dengan tingkah sang sekretaris.


" Besok berpakaian lah yang sopan Aurel, tidak enak nantinya jika ada yang melihat bawahan saya berpakaian yang tidak sopan seperti mu!!"


Aurel meradang dengan ucapan Alland, yang benar saja. Dia di bilang tidak sopan oleh orang yang di sukainya.


" Ba-baik tuan, akan aku rubah nanti penampilanku " ucapnya seraya menunduk kemudian keluar dari ruangan Alland dengan menahan kekesalannya.


" Aku harus bagaimana agar membuatnya jatuh di pelukanku?. Masa dengan berpakaian seksi seperti ini saja dia sama sekali tidak tertarik padaku " Gumamnya Aurel.


" Apa aku jebak saja dia, Hmm sepertinya itu ide yang bagus."


Tiba-tiba ada sebuah telfon yang berasal dari klien Alland, mereka menghubungi Aurel agar mengundang Alland nanti ke acara yang mereka selenggarakan.


" baik pak, akan saya sampaikan pada atasan saya, kalau begitu saya tutup telfonnya. !"


Aurel mematikan sambungan telfon dari klien mereka, setelah selesai berbincang hal-hal penting.


" Kesempatan yang bagus, aku tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini " ucapnya dengan menyeringai.


Aurel kemudian kembali masuk ke dalam ruangan Alland, dan setelah mendengar sahutan dari dalam, dia kemudian masuk ke dalam dengan memasang senyum yang sangat cantik.


" Permisi tuan, Presdir dari perusahan YG.group ingin mengundang anda nanti malam di acara ulang tahun perusahannya, dan kebetulan surat undangan dari mereka sedang dalam perjalanan ke mari untuk di berikan langsung pada tuan " ucap Aurel.


Alland berfikir sejenak, kemudian menganggukkan kepalnya," Baiklah, kita akan menghadiri acara itu nanti" Dan mengingat jika pemilik perusahan YG.group merupakan mitra bisnis mereka,jadi Alland akan menghadirinya, sebab dia tidak mau mereka kecewa nantinya.


Alland juga ingin mengajak istrinya, tapi mengingat Evina tengah mengandung, jadi dia tidak akan membiarkan istri tercintanya menghadiri acara tersebut, dia sangat takut jika Evina akan kelelahan nantinya.


Aurel tersenyum penuh arti," Baik tuan,kalau begitu saya permisi "


Aurel kemudian undur diri.


Alland kemudian menghubungi Asraf untuk masuk ke dalam ruangannya.

__ADS_1


Dan dalam hitungan menit, Asraf kini telah berada di ruangan sang tuan.


" Nanti malam kita akan menghadiri acara ulang tahun perusahan YG.group. Jadi bersiaplah nanti, karena kamu,saya dan Aurel yang akan menghadiri acara itu"


Asraf kemudian mengangguk," Bagaimana dengan nona Evina tuan?"


" Saya tidak akan mengajaknya, karena dia tengah mengandung, saya tidak mau terjadi sesuatu yang buruk nanti padanya."


" Baiklah tuan, ada lagi yang bisa saya bantu?"


" Tidak,kambalilah ke ruanganmu "


Dan kini waktu menunjukan pukul 17:00 wib.


Alland pulang terlambat karena memang dia sangat sibuk di kantor tadi.


" Hai sayang, lagi apa hm?" Tanya Alland ketika melihat Evina yang sedang duduk sendirian di balkon kamar mereka.


Dan Alland yang pulang tadi tak melihat istrinya menyambutnya, kemudian naik ke kamar mereka dan mencari sang istri, dan ternyata Evina sedang duduk sendirian di balkon.


Evina berbalik menatap sang suami yang sedang berjalan mendekat ke arahnya.


" Mas sudah pulang? gimana kerjaannya lancar kan?"


" Sangat baik sayang, tadi mas sedikit terlambat pulang karena menyelesaikan pekerjaan mas yang tertunda."


Evina kemudian mengangguk dengan tersenyum. " Aku siapkan air mandi mas dulu ya " Dia kemudian bangkit dari tempat duduknya dan mau berjalan ke arah kamar mandi, tapi belum melangkah Alland sudah lebih dulu menghentikannya.


" Tidak usah sayang, mas sendiri yang akan menyiapkannya, Mas gak mau kamu terlalu capek nanti "


" Gak apa mas, gak akan capek kok, ya sudah jika mas melarang. "


Kemudian mereka berdua masuk ke dalam kamar, Alland berjalan masuk ke kamar mandi,sedangkan Evina menyiapkan pakaian suaminya.


Dan selesai mandi, dan sebagainya, Alland mendekat ke arah Evina yang sedang duduk di sofa kamar sambil membaca majalah.


" Sayang, jam delapan nanti mas akan menghadiri acara ulang tahun perusahan dari klien mas, apa mas boleh minta izin? karena mereka merupakan mitra bisnisnya mas jadi sangat tidak enak jika mas tidak datang nanti."


" Ngapain harus minta izin coba mas? gak apa-apa aku ngerti kok, emang mas dan siapa aja yang datang nanti.?"


Alland seperti takut menyebutkan nama Aurel nanti, takut istrinya akan cemburu dan marah.


" Mas bersama Asraf dan Aurel sayang, tidak apa kan? karena Aurel merupakan sekretaris mas jadi tidak mungkin dia tidak ikut nantinya "

__ADS_1


Evina tersenyum simpul dan menganggukkan kepalanya " Oh iya mas, gak apa-apa aku ngerti kok, ya sudah aku siapin pakaian kamu ya untuk ke acara nanti "


" Terimakasih sayang, kamu memang istri terbaikku,dan bunda yang baik untuk calon anak kita nanti "


Evina tertawa mendengar penuturan sang suami, yang di rasa bucin olehnya.


Kini waktu menunjukan pukul delapan, dan Asraf sudah datang menunggu sang atasan. Karena mereka berdua akan datang bersama sedangkan Aurel akan pergi sendiri nantinya.


" Mas berangkat ya sayang, jangan tidur terlalu larut, mas usahakan akan pulang secepatnya dan menemani kamu "


Ujar Alland memeluk sang istri.


" Iya mas, mas dan kak Asraf hati-hati ya, jangan ngebut.!!"


Mereka mengangguk dan kemudian Asraf menjalankan mobilnya menuju tempat di adakan acara itu.


Evina masuk ke dalam kamar, kemudian menghubungi seseorang,


" ikuti suamiku, dan jaga dia dari wanita itu,aku merasa seperti akan terjadi hal buruk nanti pada suamiku, dan laporkan segalanya yang menurutmu mencurigakan.!!"


"Baik nyonya, akan saya selidiki dan mengikuti kemanapun tuan Alland pergi "


" Bagus, jangan lewatkan apapun nantinya karena aku sangat mencurigai sekretaris suamiku."


" tenang saja nyonya,saya akan menjaga tuan dari wanita ular itu,dan saya rasa dia tidak akan berhasil,mengingat jika tuan Asraf juga pergi bersama mereka,pasti tuan Asraf akan menjaga tuan Alland nantinya."


" Iya aku tahu hal itu,tapi aku hanya merasa jika akan ada hal buruk nantinya, ikuti mereka sekarang!!"


" Baik nyonya !"


Evina memang sangat takut terjadi sesuatu pada suaminya, entah apa yang sedang di fikirkannya. Tapi insting seorang istri tak pernah meleset dari hal itu.


Jangan lupa mampir ke karya author yang terbaru ya gengssπŸ€— di jamin ceritanya gak bakalan kalah seru nantinya.❣️




πŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œ


Jangan lupa like,komen dan juga masukan ke list favorit kalian ya gengs biar authornya semangat nulis πŸ€—πŸ’œ


maaf baru bisa up satu eps,karena author lagi gak enak badan πŸ™πŸ™

__ADS_1


__ADS_2