
Setelah menanyakan ruangan Evina pada suster kemudian mereka menuju ruangan dimana Evina di rawat.
" Bagaimana keadaan istriku?!" Tanya Alland dingin. Tapi tidak menutupi kepanikan yang ada pada dirinya.
" Evina sedang di tangani oleh dokter nak,doakan biar Evina baik-baik saja" ujar sang mommy yang dengan sayang mengusap lembut punggung anaknya.
Sedangkan Monika terlihat menunduk dengan tangisnya yang tak di keluarkan nya,sesayang itulah dengan Evina hingga membuatnya sangat terpukul.
" Bagaimana kronologis nya? kenapa sampai dia bisa kecelakaan?'' Tanya Alland pada Asraf setelah 15 menit Asraf mencari tahu dari para saksi yang membawa dia ke rumah sakit,karena yang membawa juga karyawan Alland sendiri.
" Seperti nya ini unsur kesengajaan tuan,sebab yang mereka katakan,jika mobil yang menabrak nona Evina juga sebelumnya telah terparkir di sudut jalan hingga saat nona Evina yang mau menyebrang,kemudian mobil itu melaju kencang hingga menabrak nona Evina." ujar Asraf.
" Cari tahu sampai ke akarnya,dan tangkap mereka hidup-hidup malam ini di Markas ku " Ujar Alland dingin dengan tatapan yang sangat menakutkan.
" Baik tuan,kalau begitu saya permisi " Kemudian Asraf pergi melaksanakan tugasnya.
__ADS_1
Menjelang 30 menit,akhirnya dokter keluar dari ruangan Evina.
" Bagaimana keadaan istri saya " tanya Alland pada dokter yang baru keluar dari ruangan istrinya.
" Nona Evina mengalami koma tuan, akibat kecelakaan itu,beruntung nona Evina di bawah ke rumah sakit tepat waktu dan bisa di tangani dokter. Karena dia yang mengalami luka parah dan dengan cepat bisa kami tangani, '' ujar sang dokter.
Mereka semua syok mendengar jika Evina mengalami koma,terlebih lagi Alland yang seperti merasa gagal menjaga evina, dan Monika,jangan di tanya lagi wanita cantik itu semakin menangis karena kondisi sang sahabat.
" Apa boleh kami masuk dok?" Tanya sang mommy.
" harus satu persatu nyonya,karena kondisi pasien masih kritis jadi tidak bisa terlalu banyak yang masuk. kalau begitu saya permisi "
Kemudian Alland masuk ke dalam ruangan sang istri.
Melihat kondisi Evina yang begitu parah,membuat hati Alland seakan remuk seketika,dia yang tak pernah menangis sekalipun tiba-tiba air mata nya luruh di genggaman tangan Evina. Dia seperti tak sanggup melihat wanita yang baru mengakui rasa cintanya itu dalam keadaan yang memilukan.
__ADS_1
" hikss,," Alland tak bisa menahan tangisannya,karena melihat wanita yang sudah membuatnya melupakan masa lalu yang kelam itu, dan wanita yang sudah membuat dia merasa jika cinta itu benar nyatanya.
" ku mohon bangunlah Vina ? " dengan tatapan sendunya dia terus mengajak Evina berbicara,walaupun tak ada sahutan dari istrinya.
" Bangunlah sayang,,aku janji akan menjagamu segenap hatiku, dan akan menghukum orang-orang yang sudah membuatmu seperti ini, Bangunlah,hikss,,aku tidak sanggup jika sendiri lagi,kamu yang telah membuatku bangun dari keterpurukanku,jadi bangunlah,jangan siksa aku seperti ini !" lirih Alland.
" Sayang,aku janji kalau kamu sembuh,aku akan umumkan pada dunia jika kamu adalah istriku sayang,jadi ayo bangun sayang,kamu mau kan? jika kita bahagia dan menjalani rumah tangga seperti yang kamu inginkan? ayo sayang bangun, Evina ku mohon sayang bangun ,hikss jangan siksa aku sayang ku mohon "
Monika yang melihat di balik kaca betapa kakaknya yang sudah tulus mencintai sang sahabat pun menangis di pelukan sang mommy.
" Mom,kenapa Evina belum bangun dari komanya? dia tak kasiankah ? dengan kak Alland ? hikss"
" Yang sabar sayang,Evina juga sedang berjuang dengan rasa sakitnya. " hibur sang mommy.
ππππ
__ADS_1
Jangan lupa like dan komen ya bestiiπ€π€
dan jangan lupa masukan ke list favorit kalian,biar authornya makin semangat nulisnya.