Evina Gadis Penaklut CEO Arogant

Evina Gadis Penaklut CEO Arogant
Senjata makan tuan


__ADS_3

Alland dan Asraf telah tiba di acara mitra bisnisnya. Kini mereka di sambut dengan hormat oleh pemilik acara tersebut, mengingat jika orang yang datang merupakan orang berpengaruh di negara ini,jadi mereka sangat mensegani Alland dan Asraf. Tak lama kemudian Aurel tiba di acara tersebut, dengan memakai pakaian yang super seksi,dan sangat cantik di tubuhnya. Dengan berjalan anggun, Aurel seakan memancarkan aksinya. Dia kemudian berjalan mendekat ke arah Alland dan Asraf yang terlihat sedang berbincang dengan pemilik acara ini.


Tapi sebelum dia mendekat ke arah mereka, Aurel terlebih dulu, berjalan mendekat ke arah waiters yang sudah di ajak kerjasama sebelumnya, dan memberikan sebotol bubuk pada waiters tersebut.


Setelah memberikan obat itu, Aurel kemudian berjalan menjumpai Alland dan Asraf.


" Selamat malam tuan, maaf saya baru saja sampai karena tadi sedang terjadi sedikit kendala" ujar Aurel dengan senyum di buat seramah mungkin.


Alland kemudian mengangguk." tidak apa-apa Aurel," Setelah mengucapkan itu, Alland kemudian berbalik dan mengobrol dengan mitra bisnisnya kembali, sedangkan Asraf, pria itu kemudian berjalan menikmati makanan, tapi tiba-tiba. Ada seseorang yang menarik tangannya dan membawa Asraf ke arah belakang.


Asraf berusaha melepas cengkraman tangan itu," Siapa kamu? lepaskan tanganku !!" bentaknya pada orang yang sudah lancang menarik tangannya.


Melihat jika kondisi telah aman, orang tersebut melepaskan tangannya." Tuan, diamlah, maafkan saya karena sudah lancang menarik tangan anda, ini saya Riani,asisten nyonya Evina." ujar orang yang ternyata Riani.


Asraf kemudian berdecak," Ada apa?kenapa kamu bisa ada di sini? " tanyanya cukup penasaran, karena setahu Asraf, Riani merupakan asisten pribadi sang nona jadi tidak mungkin orang-orang disini mengenalnya.


" Begini tuan, saya di suruh nyonya Evina untuk ikut kesini karena ingin memata-matai wanita itu," tunjuk Riani pada Aurel yang sedang terlihat bercengkrama dengan seseorang." karena perasaan nyonya saat ini tidak tenang "


" Oh,jadi kamu di suruh oleh nona Evina, kamu tidak perlu khawatir,aku akan menjaga tuan Alland agar terhindar dari hal-hal buruk nantinya "


" Tapi aku merasa, wanita itu sedang merencanakan sesuatu,karena tadi aku sempat melihat dia mendekati seorang waiters udan memberikan botol kecil pada waiters itu."

__ADS_1


" A-apa? ****, wanita ular itu benar-benar ya!! aku juga merasa seperti itu, dari tadi gelagatnya sedikit aneh, jadi aku semakin curiga padanya "


Sedangkan di lain sisi, Aurel menyuruh seorang waiters yang merupakan orang suruhannya itu untuk mencampurkan bubuk dalam botol itu ke dalam minuman Alland , dan menyuruhnya memberikan minuman itu pada Alland.


Dan melihat hal itu, Asraf kemudian berjalan mendekati waiters itu. Karena dia sudah semakin dekat dengan Alland, dan mengambil minuman itu dari tangan sang waiters.


" Berikan nampan itu padaku, akan aku berikan pada tuanku nanti!"


" Ta-tapi tuan, aku hanya membawa minuman sesuai pesanan tuan Alland." ujar waiters itu ragu-ragu,karena tidak ingin rencananya gagal.


" Tenang saja,aku tidak suka meminum anggur, kebetulan anggur di sini hanya dua, dan lemon satu, karena nona Aurel juga memesan anggur maka dua minuman ini pasti untuk mereka kan? "


Waiters itu mengangguk membenarkan ucapan Asraf," iya tuan,dan ini minuman untuk tuan Alland dan yang ini untuk nona Aurel." ucap waiters dan menunjuk nya pada asraf.


Dia berjalan semakin mendekat,


" Tuan ini minuman anda, dan ini untuk Aurel" ucap Asraf tersenyum penuh arti.


Aurel sempat bingung karena yang membawa minuman bukan orang suruhannya melainkan asisten Alland.


" Terimakasih raf,kau memang yang terbaik" ujar Alland dan meminum minuman itu.

__ADS_1


Aurel juga tak mau kalah,setelah melihat Alland meminum habis minumnya, Aurel tersenyum penuh arti, kemudian dia meminum kembali minumannya sampai tandas.


Jelang beberapa menit,tubuh Aurel kemudian menimbulkan efek dari minuman yang sudah di minumnya.


" ****,,kenapa tubuhku terasa panas sekali, apa aku salah meminum minuman itu? arh sial, rupanya memang aku yang salah meminum nya." batin Aurel,karena merasa tubuhnya sangat panas.


Asraf yang melihat tingkah Aurel yang sudah lain,kemudian tersenyum mengejek." Rasakan kamu wanita licik, niatnya mau ngejebak sang tuan,tapi kamu sendiri yang terkena jebakanmu" Batin Asraf dengan tertawa keras.


Alland yang melihat gelagat aneh dari Aurel,kemudian menanyakan keadaan Aurel padanya.


" Kamu kenapa Aurel?" tanya Alland.


" Akh,tolong tuan,sepertinya badan saya sangat panas.


Melihat itu, Pemilik acara meminta salah satu bodyguard nya untuk mengantarkan Aurel ke dalam kamar hotel yang memang sudah di sediakan untuk para tamu.


yuk, pantengin karya author yang terbaru gengss๐Ÿ’œ



__ADS_1


๐Ÿ’œ๐Ÿ’œ๐Ÿ’œ๐Ÿ’œ


Jangan lupa like,komen dan masukan ke list favorit kalian ya gengsssโฃ๏ธ


__ADS_2