Evina Gadis Penaklut CEO Arogant

Evina Gadis Penaklut CEO Arogant
Kekesalan Elinda


__ADS_3

Setelah Elinda keluar dari ruangan alland. Evina juga berdiri dari pangkuan sang suami. " Maaf mas,udah lancang duduk di pangkuannya mas " ucap Evina malu.


" Hm,tidak apa,kamu istriku jadi tidak ada larangan untuk hal itu "


" Kalau begitu aku permisi dulu mas," Evina kemudian mau meninggalkan ruangan Alland.


" Siapkan berkas,hari ini saya dan Asraf akan meninjau lokasi pembangunan."


" Baik " kemudian Evina keluar dan saat bersamaan Asraf pun masuk ke dalam ruangan Alland. " Eh ibu bos'' ujar Asraf untuk menggoda Evina,yang memang mereka berdua sudah sangat akrab.


" Eh kak Asraf,aku permisi dulu "


Asraf pun mengangguk dan masih menatap evina keluar. Alland yang melihat tatapan asistenya itu,tiba-tiba membuat ruangan seakan mendingin. Dan Asraf yang menyadari jika bos nya siap menerkamnya pun mengalihkan pandangan ke arah Alland. " ehh tuan " ujar nya cengengesan.


" Masih berani menatap istri saya,akan saya penggal kepalamu " ujar Alland dingin.


gluk Tiba-tiba Asraf merasakan aura lain dari bos nya ini.


" maaf tuan saya tidak sengaja "


" Ada apa ?" tanya Alland to the point.

__ADS_1


" Sepertinya ada yang membantu Alex untuk perusahan nya,mengingat hanya ada kita yang masih bertahan di perusahan itu,jadi bisa menguatkan Alex untuk mencari pemegang saham lain. "


" hm,aku sudah tau,dan orang yang membantu Alex adalah orangku sendiri, " ujar Alland santai,dan membuat Asraf bingung,pasalnya dia tidak tau sama sekali tentang hal itu.


" Kenapa saya tidak tahu tuan?" tanya Asraf seakan meminta penjelasan.


" Sebenarnya saya mau memberitahukan mu,cuman karena kamu yang juga masih terlihat sibuk,maka saya menyuruh orang suruhan saya yang menjalankan rencana itu." ujar Alland.


" Berarti tuan belum sepenuhnya untuk menghancurkan Alex?"


" Tidak semudah itu raf,untuk di hancurkan secepat itu,,aku ingin melihat kehancurannya berkali-kali lipat,karena keserakahannya dan keluarga nya itu " ujar Alland dengan tatapan dingin.


" Baiklah tuan,kalau begitu saatnya kita ke lokasi pembangunan tuan "


Mereka pun keluar dari ruangan Alland. Dan saat itu juga berhadapan dengan Evina yang memang baru selesai membuat kopi dari pantri.


" Aku pergi dulu,jika ada yang mencariku bilang saja aku sibuk " ujar Alland kemudian mengusap pucuk kepala Evina tiba-tiba. Evina yang mendapatkan perlakuan seperti itu menjadi sangat senang.


Apalgi Asraf yang melihat perlakuan manis bos nya, menjadi senyum-senyum sendiri dengan perubahan bos nya.


Berbeda dengan Elinda yang sedang uring-uringan,pasalnya Elinda yang sedang berada di restoran untuk meredakan kekesalannya. Menjadi terkejut melihat Alex yang sedang berjalan dengan seorang wanita yang tak kalah seksi dari nya. Kemudian dia berjalan ke arah Alex dan wanita itu.

__ADS_1


" Alex " panggilnya.


Alex dan wanita itu berbalik ke arah elinda. Dan dengan santainya Alex tak melepaskan rangkulan tangan wanita di sampingnya.


" Apa-apaan ini? siapa dia Lex? tanya Elinda dengan emosi.


" Dia wanitaku,memangnya ada masalah apa dengan mu? " jawab Alex santai.


" Apa kamu gila ha? Aku masih menjadi kekasihmu Alex,jangan gila ya kamu " ujar Elinda marah.


" Hahaha,,,Heh wanita sinting,kamu fikir apa hebatnya kamu hingga berani berbicara kasar kepadaku ha? Wanita seperti bisa aku dapatkan di dalam club' malam "


plaakk


Elinda menampar pipi Alex.


" bukannya kamu sudah mengikuti mantan terindah mu itu? jadi jangan harap untuk balik lagi dengan ku " Alex mencengkram dagu Elinda dengan kuat. Kemudian melepaskannya dan pergi meninggalkan Elinda.


Arrggghhhhhhhhh


❣️❣️❣️❣️

__ADS_1


jangan lupa like dan komen nya ya guys ❣️


__ADS_2