
Pagi menjelang,dia terbangun dan menatap wajah sang suami yang masih terlelap. Evina kemudian membelai pipi sang suami dan seperti biasa,dia masih mengagumi wajah tampan nya.
Alland yang memang sudah lebih dulu bangun,tapi masih berpura-pura tertidur karena melihat evina yang akan terbangun,padahal sebelumnya juga Alland memang menatap wajah sang istri saat tertidur,wajah Evina yang natural dan sangat cantik.
" Apa masih terpesona dengan ketampanan ku?tanya Alland yang menggoda istrinya.
Evina kemudian menarik tangannya yang dari tadi di gunakan untuk mengelus wajah sang suami.
" siapa juga yang terpesona '' ucap Evina cepat ,,kemudian bangun dari tempat tidur.
"AUhhh "Dia merasakan nyeri di bagian kewanitaannya. Alland yang melihat Evina kesakitan kemudian bangkit dari baringnya.
" Apa sakit? biar aku gendong ya?"
" Gak usah mas,ini hanya nyeri aja kok " tolak Evina halus.
Dia kemudian berjalan ke arah kamar mandi menggunakan selimut untuk menutupi tubuhnya.
Alland kemudian menelfon sang asisten untuk sekalian datang membawa salep.
" Hallo raf"
" iya tuan,ada apa?"
__ADS_1
" Tolong kamu ke apotik dan membeli salep untuk istriku,karena dia merasa kesakitan karena semalam kita melakukanya " ujar Alland to the point dengan tak tahu malunya.
"ha? ahh baiklah tuan,kalau begitu saya matikan telfon nya "
" Baik " ujar Alland kemudian mematikan sambungannya.
" Haisss,,yang benar saja tuan ini,mentang-mentang saya jomblo,jadi ngomongnya gak di filter dulu 🥴 nasib-nasib ' Dia kemudian memutar kemudi menuju salah satu apotik terdekat.
Kini Asraf telah sampai dan memberikan salepnya pada Alland. Dan Asraf kemudian kembali menunggu sang tuan di ruang tamu.
Setelah Evina keluar,Alland kemudian berjalan mendekatinya.
" Biarkan mas usapkan salepnya ya ?" ucap Alland lembut.
" Gak usah mas,aku bisa sendiri kok,mas mandi aja dulu nanti biar aku siapkan pakaian kantornya " ujarnya dengan senyuman, Yang mana membuat Alland meleleh oleh kegemasan sang istri.
Setelah melayani sang suami Evina kemudian mengantarkan Alland ke depan,karena hari ini dia tak di izinkan berkerja oleh Alland.
" Mas pergi dulu ya,kamu baik-baik di rumah " ujar Alland kemudian mencium kening dan bibir Evina.
Evina yang di perlakukan manis seperti itu,menjadi salting oleh kelakuan sang suami. Evina kemudian mencium tangan Alland.
Sedangkan asraf yang dari tadi melihat keromantisan tuannya menjadi senyam-senyum sendiri. karena melihat tuannya bahagia itu membuat nya senang. Baginya sudah sepantasnya Alland mendapatkan kebahagian setelah di khianati oleh mantan nya.
__ADS_1
Alland kemudian masuk ke dalam mobil dan Asraf melajukan mobilnya.
Evina melambaikan tangan nya ke arah mobil.
Dia kemudian masuk,secara bersamaan hp yang sedang di genggamnya berdering.
" Monika ?"
" Hallo mon"
" hayyy beb ku yang cantik plus iparku yang cantik " goda monika.
" ishh bisa aja kamu,ada apa beb? tanya Evina.
" Entar aku ke rumah ya ,kamu gak ke kantor kan,soalnya kak Alland yang bilang?"
" Iya beb,hari ini aku gak masuk kerja,datang aja lagian biar aku gak sendirian aja " ujarnya dengan tersenyum.
" oke beb,gitu dulu ya ,,,byyyyy" Mereka kemudian memutuskan sambungan telfon nya.
Karena hari ini tidak ada kegiatan,Evina kemudian pergi ke arah taman kecil yang di buatnya beberapa Minggu lalu,walaupun tak merawatnya,tapi Alland sudah mempekerjakan tukang kebun yang akan merawat tanaman nya.
" Segarrr sekali udara di sini " gumamnya sambil merentangkan tangan,dan menikmati udara.
__ADS_1
❣️❣️❣️
jangan lupa like dan komen ya guys ,,🤗