
1 Tahun berlalu.
Banyak tragedi yang di dapatkan oleh Alland dan Evina setelah satu tahun ini.
Dari Monika yang di tabrak saat mencoba menyelamatkan Evina dan anaknya.Ibansyah yang semakin besar dan menghibur keluarga Alexander dengan kelucuannya. Evina yang semakin fokus mengurusi anak dan suaminya. Serta pernikahan Asraf dan Rania. Dan juga pernikahan Monika dan Bara,kekasihnya orang London.
Pernikahan Asraf dan Rania di laksanakan setelah sebulan menjalani hubungan.
Banyak juga Lika liku yang mereka jalani. Hingga saat ini mereka hidup bahagia.
Kandungan Rania juga sudah memasuki tiga bulan. Dan mereka juga sudah memiliki rumah yang dekat dengan mansion mewah milik Alland.
Karena setelah umur Iban memasuki 5 bulan. Alland memutuskan untuk membeli hunian mewah di kalangan elit.
Dan secara bersamaan Alland dan Evina menghadiahi Asraf dan Rania rumah mewah. Sebagai hadiah pernikahan mereka,yang dekat dengan mansion mereka.
Sedangkan Monika. Kini juga menetap di London bersama suaminya. Dia akan pulang jika merindukan keluarganya di sini.
Dan Alland juga meminta ayah dan ibunya untuk tinggal bersama mereka di mansion mereka. Tapi Yunita dan Dannyel menolak. Mereka ingin menghabiskan masa tua mereka di mansion mereka.
Sedangkan untuk Aurel sendiri. Saat ini sedang mendekam di rumah sakit jiwa. Karena setelah menemukan Aurel, Alland memerintahkan beberapa anak buahnya untuk menyiksa terus menghantui Aurel di dalam gedung tua. Sehingga dia semakin ketakutan dan kehilangan kewarasannya. Banyak hal yang Alland lakukan untuk memberikan pelajaran pada wanita itu.
Karena saat itu,Aurel mencoba menyamar untuk menjadi bebysister nya Iban.
Pada saat itupun dia ingin mencelakai Iban.Dan saat itu juga Rania menggagalkan rencananya,dan melaporkanya pada Alland.
Akhirnya dia di tangkap dan di siksa. Kemudian di bawah ke rumah sakit jiwa.
Saat itu Alland ingin membunuhnya,tapi Evina melarang karena dia tidak ingin suaminya menjadi seorang pembunuh. Jadi cara itulah yang paling efektif,dengan memasukan dia ke rumah sakit jiwa.
**
Hari ini adalah hari dimana acara ulang tahun Ibansyah. Yang akan di adakan di hotel mewah milik Alland.
Mereka semua kini sibuk dengan para tamu yang terus saja berdatangan.
" Sayang. Apa kalian sudah siap?" tanya Alland pada istrinya,yang sedang terlihat memasangkan jas di tubuh anaknya.
" Sudah sayang. Yuk.!! " Ucap Evina seraya tersenyum.
Mereka akhirnya turun menuju lobby,dimana acara di adakan.
Pesta ulang tahun anak mereka di buat sangat mewah. Karena permintaan Yunita dan Dannyel sendiri.
Karena hari ini juga,mereka ingin mengumumkan pada dunia,jika Ibansyah Alexander merupakan cucu pertama dari keluarga Alexander. Dan penerus kekayaan mereka.
Alland dan Evina berjalan bergandengan tangan. Dengan Iban yang berada di gendongan Alland.
__ADS_1
Banyak tamu undangan yang sudah menantikan kehadiran bayi tampan itu. Karena selama ini,wajah putra mahkota mereka tak pernah di publish.
Alasannya Alland tak ingin keselamatan anaknya terganggu.
" Wow,tuan muda kecil sangat tampan sekali. Wah aku sangat ingin mencubit hidung mancungnya itu." ujar wanita 1 dengan gemasnya pada teman di sampingnya.
" Iya kau benar sekali. Tuan muda adalah perpaduan sempurna dari tuan Alland dan nyonya Evina. Dia memiliki kecantikan dan ketampanan secara bersamaan. Apalagi dengan mata birunya itu " ujar wanita 2.
" Iya kalian berdua sangat benar sekali. Ah aku ingin mempunyai anak seperti tuan muda kecil " uh comelnya. Ujar wanita 3.
Banyak lagi pujian yang terdengar dari mereka .
Alland dan Evina berjalan terus ke dalam pesta yang sudah di hias sebaik mungkin.
" wow,cucu grandma sangat tampan." Ujar Yunita kemudian menggendong Iban dengan gemas.
Tak mau kalah, Monika juga ingin menggendong ponakan tampannya itu.
" Mommy,biar kan aku menggendongnya dulu." ujar Monika.
" Jangan,kamu itu perutnya sedang buncit. Entar kamu kenapa-napa gimana? Kamu fokus aja sama suami kamu." ujar mommy Yunita dengan jahilnya.
Iban pun tak merasa terganggu sedikitpun dengan keramaian yang ada. Dia bagaikan sudah terbiasa dengan orang-orang di sekitarnya. Sampai-sampai banyak yang memujinya karena kepintaran tuan muda kecil itu.
Alland kemudian mengajak,Evina dan anak mereka iban untuk naik menuju panggung. Kemudian alland mengambil mic untuk berbicara.
Terimakasih." ujar Alland dengan tegas nya.
Para tamu dan awak media bertepuk tangan dengan meriahnya.
Kemudian hening kembali saat Alland kembali menghadap ke arah istrinya dengan memegang tangan Evina dengan mesra.
Tadi saat mereka sedang bertepuk tangan. Dengan cepat,Rania mengambil Iban dari gendongan Evina. Dan memberikannya pada grandma nya.
" Untuk kau istriku..!! Evina Hendrawan. Terimakasih sudah berada di sisiku,dan setia menemaniku melewati hidup ini. Untukmu istriku .!! Terimakasih sudah bersedia melahirkan keturunan untuk ku. Putra kami Ibansyah Alexander. Serta memberi cinta dan kasih sayangmu pada kami berdua. Kau adalah wanita satu-satunya yang mampu merebut hatiku,dan kau wanita satu-satunya yang ku junjung tinggi kehormatan mu setelah ibuku dan saudari Perempuanku.! Tetaplah berdiri di sampingku dan jangan pernah bosan mendengar keluh kesahku. Mari berjanji untuk hidup bahagia selamanya,dengan orang-orang yang kita cintai di sekeliling kita. I Love You sayang"
Ujar Alland romantis. Dengan mengeluarkan cincin berlian dari dalam kotak.
Evina sangat speechless dengan perlakuan manis Alland.
Dia sudah tidak sanggup berkata-kata lagi.
" Ya mari hidup bahagia sayang. Dan terimakasih juga sudah hadir dan menjadi pelabuhan terakhirku. I love you too sayang. " balas Evina.
Kemudian Alland memasangkan cincin di jari manis Evina. Kemudian terdengar kembali tepuk tangan yang menggema di dalam pesta tersebut.
Setelah melakukan acara romantis di depan panggung. Kini Mc menyuruh mereka smua untuk menyanyikan lagu selamat ulang tahun pada tuan muda kecil.
__ADS_1
" Ayo kita nyanyikan lagu selamat ulang tahun pada tuan muda kecil." ucap Mc.
Selamat ulang tahun
kami ucapkan.....
selamat panjang umur
kita kan doakan....
selamat sejahtera
sehat sentosa ...
selamat ulang tahun dan bahagiaaa....
prok prok..,....
Terdengar sorakan bahagia dari para undangan yang merayakan ulang tahun Ibansyah.
Banyak juga selamat dan doa yang di panjatkan oleh mereka semua. Dan tak lupa juga,kado-kado yang berjejeran di sekeliling lobby hotel.
" Semoga keluarga kita terus bahagia selamanya sayang. Dan anak kita akan tumbuh menjadi pria paling bertanggung jawab seperti mu" ujar Evina tulus dengan menatap mata suaminya.
" Iya sayang. Aku juga berdoa semoga kelak ada lagi Alland junior di sini." ujar Alland dengan memegang perut datar istrinya.
Mereka kemudian terkekeh. Dan menyaksikan orang-orang yang sedang menikmati acara pesta mereka.
Dan Iban yang kini sedang menjadi rebutan orang-orang tersayang mereka.
Alland dan Evina saling menatap dengan tangan yang saling menggenggam.
" Terimakasih untuk semuanya sayang."
...TAMAT.....
.....
Terimakasih banyak untuk pembaca ku yang setia.π€
Semoga suka dengan karya author ya,π₯Ίπ
Jika ceritanya masih kurang greget. Maafkan author. Karena ini merupakan cerita pertama author.
Masih banyak lagi karya author yang cerita nya sudah sangat seru dan bagus pastinya.
Yuk cus ke sana πͺπ€π€π€
__ADS_1