
Dan sekarang Aurel di bopong oleh dua orang pelayan wanita ke dalam salah satu kamar hotel, karena mengingat jika Aurel merupakan sekretaris dari Alland Alexander, Jadi pemilik acara memberi instruksi untuk pelayannya agar memperhatikan keadaan Aurel.
Sedangkan Alland, dia kemudian menyuruh Asraf untuk mencaritahu tentang siapa yang sudah berani menjebaknya. Karena yang sedang di fikirkan oleh Alland adalah, jika ada orang lain yang ingin menjebaknya dengan perantara melalui sekretarisnya.
" Cari tahu apa yang terjadi sebenarnya Asraf!! aku tidak mau sampai kecolongan.!!" ujar aand dengan raut wajah yang sangat dingin.
Asraf menganggukkan kepalanya" Baik tuan, saya akan mencari tahu kan nya"
Alland mengangguk, " oke, aku harus pergi melihat kondisi Aurel, tidak enak juga karena dia telah mengikuti acara ini, sehingga dia terkena ulah orang-orang yang ingin menjatuhkan ku," ucap Alland yang merasa bersalah pada Aurel.
Asraf yang memang sebenarnya tahu akan niatnya Aurel. Maka dari itu dia hanya diam saja, dia tidak mau berbicara sampai dia mencari tahu sebenarnya,agar dengan bukti biar sang tuan bisa tahu kejahatan Aurel.
" Baik tuan, hati-hati nanti saya akan mengikuti tuan !"
Kemudian Alland berpamitan pada Pemilik acara, karena dia ingin melihat kondisi Aurel.
" Siapa sebenarnya orang yang telah menjebakku dengan obat itu? apa itu ada sangkut pautnya dengan musuhku? shitt,,!!" batinnya, dengan terus berjalan menuju salah satu kamar hotel, yang dimana sedang berada Aurel di sana.
Di balik pintu.
" Arghhhh,,sial kenapa ini panas sekali, aku tidak tahan dengan reaksi obat ini. Kenapa aku yang terkena minuman itu ?? dasar pelayan sialan,akan ku bunuh kamu nantinya.!!" ucap Aurel dengan menahan amarah.
Aurel kini sedang berendam di dalam bathtub agar merilekskan tubuhnya, karena obat rangsangan itu sedang menjalan di tubuhnya.
Tiba-tiba Aurel mendengar suara pintu di buka, dan derap langkah kaki yang berjalan mendekatinya.
" Siapa itu? apakah itu Alland?" tanyanya dengan menyeringai.
__ADS_1
Tiba-tiba pula,suara Alland terdengar memanggil nama Aurel.
" Bagus, tanpa mencari ide yang gila, dengan sendirinya mangsaku datang sendiri." ucap Aurel dengan menyeringai.
" Aurel, dimana kamu?" teriak Alland di dalam kamar hotel.
" akh, tuan tolong saya, ini sangat panas tuan."ucap Aurel pura-pura merasa sakit.
" maafkan saya Aurel, saya tidak bisa masuk untuk menolongmu, dokter akan datang memeriksa keadaanmu nanti" ucap Alland lagi.
Mendengar ucapan Alland,membuat emosi Aurel meradang. Dan tanpa fikir panjang, Aurel kemudian berdiri dari bathub dengan menggunakan BH dan ********** saja, karena dia tadi melepaskannya di dalam karena terlalu merasakan kepanasan.
" Sialan, aku harus melakukan sesuatu untuk menjebaknya."
Dan memang kondisi Aurel sudah tidak terlalu parah, karena telah di berikan obat penawar dari pelayan, jadi dia hanya berpura-pura jika dia sedang dalam keadaan kesakitan.
" Tu.. "
Ucapannya terhenti saat melihat jika di dalam kamar bukan hanya Alland sendiri, melainkan ada seorang dokter dan Asraf juga Alland di dalam. Sehingga membuat tubuh Aurel mematung sejenak, kemudian dia tersadar dan lari masuk ke dalam kamar mandi.
" Sangat memalukan, kalau begini rencana ku akan gagal " ucapnya dengan kekesalan yang ada.
Sedangkan Alland yang melihat tingkah Aurel seperti itu, dia seakan merasa jijik tersendiri, apalagi setelah mengetahui semuanya dari Asraf tadi.
" Lebih baik kita turun ke acara di bawah, tidak enak dengan orang yang telah mengundang kita !" ujar Alland kemudian mereka meninggalkan kamar Aurel.
Sedangkan dokter, kemudian di minta pulang oleh Alland,karena melihat jika kondisi Aurel tidak parah sama sekali.
__ADS_1
Di balik Kamar mandi, Aurel sedang mengumpat segala macam sumpah serapah pada orang yang telah membatalkan rencananya,
" Lihat saja, aku akan melenyapkan orang-orang yang sedang bersama Alland. tak pandang bulu siapapun dia.!" ujar Aurel emosi.
Dia yang sudah sangat malu, dan sakit di tubuhnya apalagi rencananya gagal, membuat Aurel seakan murka.
Dia kemudian berjalan ke luar saat Alland dan yang lainnya telah keluar.
Kemudian mengambil handphonenya dan menelfon seseorang.
" Hallo,,besok lakukan rencana kita!! aku sangat muak dengan semua ini, dan apapun yang terjadi lakukan sampai berhasil."
Setelah mendengar jawaban orang di balik hp, dia kemudian tertawa keras, seperti seorang psikopat.
....
Mampir juga ke karya author yang terbaru ya gengsπ€
yuk,,di jamin ceritanya gak bakal kalah seru dari yang lainnya..
ππππ
Jangan lupa like,komen dan juga masukan ke dalam list favorit kalian ya gengs π€π€
__ADS_1