
Evina begitu lahap memakan semua makanan berat di pagi hari, entah apa yang terjadi, seakan nafsu makannya bertambah.
Dan jangan lupa pula, Evina selalu menempel pada suaminya, yang mana itu membuat tiga manusia itu melihatnya dengan heran, karena tak biasanya dia begini.
" Sayang, sebelum pulang kita ke dokter ya?" bujuk Alland,karena melihat keanehan di diri sang istri.
Evina kemudian mendongakkan kepalanya dan melihat wajah tampan suaminya. " Gak mau mas, nanti setelah pulang saja, saat ini aku hanya ingin berada di samping mas aja " ujarnya.
Alland kemudian mengelus kepala Evina dengan sayang. " Ya sudah kalau gitu,kita lanjut cari oleh-oleh nya! karena sebentar lagi kita akan pulang. " Dan mendapat anggukan dari Evina.
Sedangkan Monika,kini sedang berburu oleh-oleh di temani oleh Asraf, karena permintaan dari Alland.
bruukk
Monika bertabrakan dengan seorang pria, dan mana membuat belanjaan Monika berserakan.
" I'm sorry Miss " ujar pria itu dengan memperhatikan Monika.
Monika hanya menatapnya kesal. " yes, M.r don't worry " ujarnya memaksa senyum.
Kemudian Asraf maju mendekat dan mengambil semua barang yang berserakan, " Nona tidak apa-apa?" tanyanya pada Monika dan mendapatkan anggukan dari Monika. Kemudian dia berbalik pada pria itu. " Lain kali hati-hati "
Pria asing itu terkejut,karena ternyata mereka dari negara yang sama,karena mendengar ucapan Asraf.
" Ah iya maaf,karena aku terburu-buru tadinya , apa kalian dari Indonesia?" tanya nya dengan senang.
__ADS_1
Kemudian Monika dan Asraf berpandangan dan setelahnya mereka kompak menganggukkan kepala.
" Ya kita dari Indonesia, kalau begitu kita permisi,karena masih banyak yang harus kita beli " Kemudian Asraf menarik tangan Monika, karena dia merasa cemburu dengan pandangan pria tadi kepada Monika, seakan pria itu seperti tertarik dengannya.
Pria asing itu hanya menatap punggung mereka, dia yang ingin berinisiatif untuk berkenalan dengan mereka,tapi sudah lebih dulu pergi dari hadapannya.
" Biarlah, mungkin aku bisa bertemu dengan gadis itu nanti di indonesia, tapi siapa pria itu? apakah itu kekasihnya,atau suaminya? akh,,biarlah nanti aku cari tahu sendiri saja." gumamnya,kemudian melanjutkan perjalanannya.
Sedangkan Monika dan Asraf kini selesai berbelanja dan menunggu pasutri bucin itu yang sedang berbelanja berduaan dengan mesra, bak pinang terbelah dua yang tak mau terlepas dari kulitnya. (kira-kira seperti itu π€)
Kemudian mendekat ke arah Alland dan Evina.
" Apa kalian sudah selesai berbelanja?" tanya Monika.
" Sudah,ayo kita ke pesawat,karena sebentar lagi kita berangkat" ucap Alland.
" Vina!! tumben kamu makan gulali sebesar itu? " tanya nya penasaran,karena sejak tadi pagi mereka di buat heran dengan tingkah nya.
Dan mendapat senyum merekah dari Evina," Entahlah Mon,aku hanya sangat ingin sekali memakannya, karena tadi aku melihatnya dan hampir membuat air liur ku hampir menetes."
Monika hanya menggelengkan kepala dengan mendengar penuturan sahabatnya itu.
" Kamu ada-ada saja "
Kini mereka berjalan menuju Jet pribadi Alland. Setelah memastikan semua barang mereka telah berada,kini mereka akan melanjutkan penerbangan ke Indonesia.
__ADS_1
**
Di lain tempat, wanita bernama Aurel juga hari ini akan pulang ke Indonesia,dengan tujuan yang semakin bertambah.
Setelah mendengar jika Alland dan Elinda sudah tak lagi bersama, itu akhirnya menimbulkan keinginan untuk merebut Alland dari sisi wanita yang bersamanya.
" Sampai di Indonesia nanti,kamu harus memasukan lamaran kerja ku di perusahan Alland. Karena dengan begitu,dengan mudah aku mengambil posisi Elinda." ujarnya dengan seringai tipis pada temannya.
" Baik Aurel,apapun aku lakukan agar kamu senang nanti "
" Kamu yang terbaik Rendi "
" Ya sudah,ayo kita ke bandara! karena sebentar lagi penerbangan."
Setelah mendapat anggukan dari Aurel,mereka kemudian pergi menuju bandara Pearson Toronto.
Jangan lupa mampir di karya author yang lain ya gengssπ
ππ
Jangan lupa like,komen dan juga masukan ke list favorit kalian ya gengs π€
__ADS_1
dan jangan lupa juga vote author π₯Ίπ