FANFIC: BOKU NO HERO ACADEMIA : IZAWA MY VILLAIN

FANFIC: BOKU NO HERO ACADEMIA : IZAWA MY VILLAIN
Chapter 105


__ADS_3

*Sebelumnya*


[ Akhirnya selesai juga ... ] Ucap Matsuri sambil merenggangkan tubuhnya .


[ Matsuri , ayo pulang bersama ]


Kemudian datanglah dua orang gadis yang bisa disebut sahabat oleh Matsuri .


mereka adalah Hinata dan Minami , keduanya sama-sama memiliki rambut hitam tetapi Hinata memliki mata hitam sedangkan Minami coklat .


[ Tunggu sebentar , biar aku merapikan barang-barang ku ] Ucap Matsuri . setelah itu mereka pun pergi pulang bersama .


...----------------...


Matahari mulai turun , langit orange senja juga sudah terbentang , serta ditambah dengan angin yang sesekali bertiup membuat suhu suasana menjadi lebih sejuk.


[ yaa pelajaran tadi cukup menyulitkan , ditambah lagi ada tugas yang harus dikumpulkan besok ...... ]


[ Kau benar , tapi pasti enak sekali jika kita memiliki otak cerdas seperti Matsuri ]


[ Jika kalian belajar dengan rajin kalian pasti bisa , Hinata , Minami ]


Terdapat tiga murid SMP yang sedang berjalan pulang bersama , mereka adalah Hinata , Minami dan Matsuri .


[ Mudah mengatakannya tapi ... ] Ucap Hinata .


[ Pasti ada saja halangan jika ingin belajar dirumah , karena itu bisa tidak kau membantu kami mengerjakannya .... ] Ucap Minami .


[ Bukannya itu cuman alasan kalian saja .... ] Ucap Matsuri , dia tau dua temannya ini adalah orang yang malas belajar .


[ Tolong kami , Matsuri-sama ] Ucap Minami dengan wajah memelas .


[ Mereka ini ... ] Matsuri yang melihat kedua temannya itu menghela nafas [ *Sigh* ..... Baik-baik ]


[ Terimakasih Matsuri ..... ] Ucap mereka dengan semangat .


[ Kita akan langsung mengerjakannya bersama saja sekarang ... ] Ucap Minami .


[ Ide bagus , kalau malam aku khawatir aku lupa .... ] Ucap Hinata .


[ Baiklah , biar aku beritahu Sensei dulu kalau kita akan pulang terlambat dan setelah itu kita akan ke kafe biasa kita ] Ucap Matsuri yang kemudian langsung memberi pesan kepada Saori-Sensei untuk mengerjakan tugas terlebih dahulu dan pulang akan sedikit terlambat .


Setelah itu mereka melanjutkan perjalanannya sambil berbincang-bincang hingga akhirnya mereka menyadari sesuatu .


[ Tunggu dulu , bukannya daerah sebelumnya adalah tempat kita diganggu oleh para preman ? ] Ucap Hinata yang membuat Matsuri dan Minami juga ikut menyadarinya .


[ Kau benar .... ] Ucap Minami .


[ Mungkin para pahlawan sudah membereskannya .... ] Ucap Matsuri .


Mereka bertiga pernah diganggu oleh para preman sebelumnya , Matsuri ingin melawan menggunakan quirknya tapi dikarenakan adanya peraturan untuk tidak boleh menggunakan Quirk sebelum mendapatkan lisensi maka Matsuri mengurungkan niatnya .


Walaupun begitu , Matsuri mampu melawan menggunakan bahkan tanpa Quirknya , meskipun karena kalau jumlah mereka terpojok , tapi untungnya ada sekelompok pahlawan yang sedang berpatroli lewat , para preman yang melihat itu langsung memilih untuk mundur .


[ Tapi apa menurutmu itu tidak aneh ? ] Ucap Hinata sambil mencoba mengingat-ingat sesuatu .


[ Aneh kenapa ? ] Ucap bingung Minami .


[ Kita bukan hanya sekali diganggu oleh para preman , kita sudah diganggu oleh para preman di daerah yang lain , tetapi kenapa setiap kali para preman mengganggu kita maka setelah itu mereka tiba-tiba tidak terlihat lagi ? ] Ucap Hinata .


[ Mungkin mereka pindah lokasi atau sesuatu yang lain ] Ucap Minami .


[ Jangan berpikiran yang macam-macam , mungkin saja para pahlawan sudah melakukan pekerjaannya untuk membereskannya , daripada itu , ayo lebih baik kita cepat ] Ucap Matsuri yang berpikir positif yang kemudian mereka melanjutkan jalannya .

__ADS_1


Matsuri memang benar kalau para preman sebelumnya sudah dibereskan , tetapi yang dia tidak tau adalah orang yang sudah melakukannya bukan pahlawan , tetapi Izawa sendiri .


Tentu saja Izawa yang mengetahui kalau Matsuri diganggu oleh para preman rendahan tidak akan tinggal diam , Izawa akan 'Membereskan' setiap preman yang sudah menganggu Matsuri .


Setelah beberapa saat , akhirnya mereka bertiga sampai di kafe biasa mereka untuk bersantai dan juga sambil mengerjakan tugas yang diberikan guru .


[ Sepertinya sekarang tidak banyak pelanggan yang lain ..... ] Ucap Hinata .


[ Ya ini beruntung , aku lebih suka sepi dari pada ramai pengunjung karena itu agar bisa lebih fokus .... ] Ucap Minami .


[ Sudah , ayo jangan berdiri disini terlalu lama ] Ucap Matsuri . kemudian mereka yang berdiri berjalan dan memilih tempat duduk di sudut ruangan .


[ Permisi , apa yang ingin kalian pesan ? ] Tidak lama kemudian datang pemuda pelayan kafe yang menanyakan pesanan kepada mereka setelah menyerahkan daftar menu .


[ Tolong pesan 1 Strawberry Milkshake dan juga kentang goreng , apa yang akan kalian pesan ? ] Ucap Matsuri .


[ Aku pilih seperti biasa , Classic Milk Tea dan kue ] Ucap Minami .


[ Kalau aku Ice Blend Strawberry Javachip dan Sandwich Tuna ] Ucap Hinata .


[ Aku mengerti, pesanan akan segera datang ] Setelah mencatat pesanan pemuda pelayan itu pergi , tetapi sebelum itu pelayan merasakan kalau ada yang menariknya .


[ Bisa tolong tunggu sebentar, Kemana Ruri-san , biasanya dia yang menjadi pelayan ? ] Ucap Minami . karena memang yang biasanya sebagai pelayan adalah seorang gadis yang lebih tua dari mereka , tapi sepertinya kali ini dia tidak hadir .


[ Tunggu , Minami itu tidak sopan ] Tegur Matsuri .


[ Tidak apa-apa , mengenai Ruri-san dia tidak hadir karena sekarang Shif sudah berubah dan besok baru bagian Ruri-san ] Ucap Pelayan itu .


[ Baiklah , kalau begitu terimakasih dan juga minta maaf karena kekasaran Temanku ] Ucap Matsuri .


[ Seperti yang aku bilang , tidak apa-apa ] Ucap Pelayan itu yang kemudian pergi .


[ Baiklah sekarang , mari kita mulai ] Ucap Matsuri .


[ Apa kau tau soal yang ini , Matsuri ? ] Ucap Hinata sambil menunjuk soal yang menurutnya sulit .


[ Oh yang ini , begini caranya ...... ] Setelah itu Matsuri yang mengetahuinya mengajari Hinata bagaimana cara menjawabnya .


[ Matsuri , bagaimana kalau yang ini ? ] Ucap Minami .


[ Kalau yang ini begini ..... ] Ucap Matsuri .


Kemudian di sela-sela kegiatan mereka , pesanan yang mereka pesan sudah datang .


[ Permisi , pesanan kalian sudah siap ] Ucap Pemuda pelayan sambil menaruh pesanan mereka dimeja .


[ Aku lelah , biarkan aku minum terlebih dahulu ] Ucap Hinata yang kemudian meminum


Ice Blend Strawberry pesanannya yang diikuti oleh Minami meminum pesanannya .


Melihat kedua temannya itu , Matsuri menghela nafas [ Kita saja baru memulainya dan kalian sudah lelah ] .


[ Berpikir itu juga mengeluarkan banyak tenaga , benarkan Minami ? ] Ucap Hinata yang kemudian dibenarkan oleh Minami . [ Kau juga Matsuri ? berisitirahat saja dulu sebentar ... ] Sambung Hinata .


[ Baiklah ........ ]


Semenjak ditinggal oleh Izawa , Matsuri menjadi kurang ceria dari biasanya , Matsuri juga sekarang sudah mengetahui kalau Izawa pergi bukan karena keinginannya , walaupun begitu tetap saja Matsuri sedikit membencinya , tetapi di satu sisi dia juga sangat merindukan Izawa yang sudah tidak dilihatnya secara langsung selama puluhan tahun .


[ Ngomong-ngomong Matsuri , apa kau tidak kerja sampingan hari ini ? ] Ucap Minami .


[ Hari ini aku tak ada Shif .... ] Ucap Matsuri sambil memakan kentang goreng miliknya .


Matsuri berpikir kalau dana untuk mengurus banyak anak-anak di panti asuhan pasti tidak sedikit , makanya dia memilih untuk kerja sampingan untuk meringankan pendanaan panti asuhan .

__ADS_1


Walaupun Saori-Sensei sudah memberitahu kalau tidak usah melakukannya , tapi karena tidak ingin menjadi lebih merepotkan , Matsuri memilih untuk kerja sampingan diwaktu sebagiannya mengikuti kakak-kakak seperti Sakura dan Subaru .


Matsuri melakukan kerja sampingan di sebuah swalayan setiap hari Rabu , Jumat , Sabtu dan Minggu dengan bagian Shif sore - malam .


Juga setelah ditinggalkan oleh Izawa , Matsuri yang tidak ingin terlalu merepotkan panti asuhan berjuang keras untuk mendapatkan beasiswa dan usahanya itu berhasil .


Walaupun pun begitu , sebenarnya alasan Saori-Sensei berkata untuk tidak melakukan kerja sampingan adalah karena pendanaan panti asuhan sangat mencukupi .


Bahkan Saori-Sensei berpikir kalau dana bulanan yang diberikan oleh pemilik panti asuhan berlebihan . tetapi tanpa Saori-Sensei sadari alasan panti asuhan nya mendapatkan dana lebih adalah karena Izawa menggunakan sebagian besar kekayaan untuk diberikan kepada panti asuhan .


[ Nee Matsuri , setelah lulus dari SMP , sekolah apa yang akan kau pilih selanjutnya ? ] Tanya Minami sambil sesekali memakan kuenya .


[ Sebenarnya aku ingin bersekolah di U.A , tapi aku takut tidak diterima ] Ucap Matsuri dengan gugup .


Bagaimana pun berbeda dengan Izawa yang memang dari awal tidak memiliki sifat dan ketertarikan untuk menjadi pahlawan , Matsuri memiliki rasa keadilan yang tinggi dan juga memiliki mimpi seperti banyak anak lain yang ingin menjadi pahlawan .


[ Jadi kau ingin menjadi pahlawan ya , tapi menjadi pahlawan sepertinya cocok untukmu, kau memiliki Quirk yang lebih kuat dari kami , yaitu kau memiliki Quirk yang Cahaya , jadi percaya dirilah ] Ucap Hinata yang mencoba menyemangati Matsuri .


Matsuri memiliki Quirk yang termasuk kuat Yaitu Cahaya , pada dasarnya Quirk itu memiliki kemiripan dengan Quirk Izawa , bedanya Izawa mampu Kegelapan sedangkan Matsuri Cahaya .


Quirk Kegelapan memiliki keunggulan fleksibilitas dalam penyerangan dan pertahanan , sedangkan Quirk Cahaya Matsuri memiliki keunggulan Penyerangan dan Kecepatan .


[ Jika kau ingin masuk ke U.A maka lebih kau berlatih lebih dulu , untuk masuk U.A pasti akan memiliki banyak saingan ] Ucap Hinata .


[ be-begitu ya , baiklah akan aku lakukan yang terbaik ] Ucap Matsuri yang menjadi senang dan juga percaya diri karena disemangati oleh kedua teman baiknya [ Dari pada itu , lebih baik cepat kita selesaikan tugas ini ] Sambung Matsuri .


[ Baiklah ]


Kemudian mereka kembali melanjutkan tugas sambil sesekali bercanda ria .


......................


[ Baiklah , sampai jumpa lagi ] Ucap Minami dan Hinata sambil melambaikan tangannya .


[ Sampai jumpa lagi ] Balas Matsuri .


Setelah mereka menyelesaikan tugas , mereka berjalan pulang bersama hingga sampai di persimpangan yang dimana mereka harus berpisah .


[ Langit sudah gelap , lebih baik aku mempercepat langkah ku ] Ucap Matsuri yang kemudian berlari hingga sampai akhirnya sampai disebuah gedung , itu adalah Panti Asuhan tempat Matsuri tinggal bersama yang lain .


Jika dibandingkan dengan yang dulu , sekarang bangunannya terlihat lebih besar dan terawat , bahkan banyak fasilitas tambahan daripada saat 10 tahun yang lalu .


Matsuri membuka pintu dan disambut oleh seorang wanita dan gadis kecil , mereka adalah Saori-Sensei dan Mirei .


[ Tadaima ~ ] Ucap Matsuri .


[ Okaerinasai~ , Matsuri-chan ] Ucap Saori-Sensei .


[ Matsuri One-chan ] Kemudian Mirei yang melihat Matsuri sudah pulang langsung memeluknya .


[ Dimana yang lain Sensei ] Ucap Matsuri sambil mengelus kepala Mirei .


[ Mereka sedang berada diruang makan untuk makan malam , sebaiknya kita segera ke sana karena yang lain sudah menunggu ] Ucap Saori-Sensei dengan hangat .


[ Baiklah Sensei ]


Setelah itu mereka makan malam hangat bersama yang lain .


Apakah Matsuri berhasil mencapai mimpinya yaitu masuk U.A dan menjadi pahlawan ? apakah nanti dimasa depan Matsuri akan berhadapan dengan Izawa ? bagaimana perasaan Matsuri jika mengetahui kalau kakak yang dianggap sudah mati ternyata masih hidup ? ........


...----------------...


[ Jika ada saran dan kesalahan silahkan tulis di kolom komentar tersedia ]

__ADS_1


~Otsusuri


__ADS_2