FANFIC: BOKU NO HERO ACADEMIA : IZAWA MY VILLAIN

FANFIC: BOKU NO HERO ACADEMIA : IZAWA MY VILLAIN
Chapter 121


__ADS_3

*Sebelumnya*


*Wosh——*


*Wosh——*


Kemudian tidak menunggu waktu lama , keduanya langsung bergerak dari tempat .


Dibawah rasa amarah , Gendo mengepalkan tangannya bersiap memukul Izawa yang masih menampilkan ketenangannya .


Jarak dari mereka berdua akhirnya semakin dekat hingga akhirnya terjadi pertukaran pertama diantara keduanya .


...----------------...


Sebuah pukulan bergerak menuju ke kepala Izawa , orang lain mungkin tidak melihatnya karena itu sangat cepat , tetapi Izawa mampu mengetahuinya lewat haki yang telah di sebarkan .


Membuat Izawa mampu mengetahui setiap pergerakan disekitarnya .


Dengan tenang Izawa menggeser kepalanya .


Terlihat dimatanya sebuah lengan berotot melewatinya .


[ Dia mengindari nya !? ]


Gendo terkejut melihat serangannya mampu untuk dihindari , padahal menurutnya gerakannya sangat cepat . ia memusatkan kekuatan pada lengannya yang membuatnya pukulannya menjadi mematikan , apalagi ia menargetkannya pada bagian kepala , tetapi Izawa mampu menghindarinya dengan mudah .


Kemudian dentuman suara yang keras menggelegar ketika pukulan Gendo menghantam udara kosong , menciptakan sebuah gelombang angin yang menghempasnya .


[ Pukulan yang luar biasa , tapi itu tidak berguna untukku ]


Sejujurnya pukulan itu mengingatkan Izawa kepada serangan All Might , karena akibat dari serangan itu menyebabkan sebuah ledakan udara , walaupun serangan Gendo tidak sekuat All Might .


Tidak memberikan kesempatan untuk Gendo untuk membuat gerakan lagi , Izawa langsung dengan cepat memutar kakinya untuk menyerang bagian bawah Gendo .


Tentu tendangan itu dipadukan dengan Haki dan diperkuat dengan Quirk kegelapan , karena jika tidak mungkin pada saat Izawa menendang kaki Gendo , maka ia sendiri yang akan menderita .


Karena pada dasarnya Izawa kalah dalam hal kekuatan dan ketahanan dari Gendo .


Sebenarnya alasan mengapa Izawa melakukan gerakan ini adalah karena perbedaan postur tubuh .


Karena hal inilah Ia tidak bisa menjangkau bagian atas dari Gendo , makanya Izawa perlu mencari kesempatan untuk mendapatkan celah .


Bahkan Matsuri sendiri sebenarnya lebih tinggi dari pada Izawa sekarang .


Juga Izawa tidak ingin menggunakan Quirk kegelapan untuk serangan jarak jauh , karena hal itu membuat Gendo mampu menghindarinya dan bahkan jika berhasil mengenainya maka tidak akan berefek banyak pada Gendo .


Tidak , sebenarnya Izawa bisa saja menyerang Gendo dengan menggunakan serangan yang sangat kuat , baik itu dari Quirk Kegelapan ataupun Elektromagnetik miliknya .


Tetapi karena sebagian besar serangan-serangan kuatnya adalah serangan jarak jauh dan dampak AOE yang besar Makanya ia khawatir efek dari serangan itu akan mengenai Matsuri yang berada tidak jauh dari tempat .


Meskipun juga alasan kenapa Izawa tidak melakukannya adalah karena ia ingin menghabisi Gendo dengan tangannya sendiri .


[ Apa !? ]


Gendo berada pada posisi yang tidak siap untuk menghindari serangan Izawa .


Ia hilang keseimbangan ketika kakinya di serang oleh Izawa , membuat tubuh besarnya mulai jatuh ketanah .


Pada saat Gendo masih terkejut , Izawa tidak mensia-siakan kesempatan yang dia buat . ia langsung melancarkan serangan sebenarnya ke Gendo .


Sementara itu , karena tubuhnya mulai jatuh , pandangan Gendo mengarah kebawah . ia melihat jarak antara tanah dengan tubuhnya menjadi semakin dekat , tetapi kemudian ia melihat sebuah pukulan menuju pada bagian wajahnya .


Ini adalah serangan yang dilancarkan oleh Izawa , sebuah pukulan lengan kanan yang dikombinasikan dengan beberapa Quirk , yaitu Haki , Darkness , Elektromagnetik , makanya terdapat warna hitam dan percikan biru yang terdapat dipukulkan itu .


Serangan ini mirip dengan serangan yang pernah digunakan oleh Izawa pada saat insiden di Kamino .

__ADS_1


Sebuah pukulan yang diayunkan dari bawah keatas . dikarenakan wajah dari Gendo saat ini sedang menghadap ke bawah , maka pukulan ini pasti akan menjadi lebih menyakitkan .


[ SIAL!! ]


*Bang——*


Terjadi sebuah ledakan ketika pukulan Izawa mengenai wajah dari Gendo , membuat tubuhnya terpental ke atas .


Serangan itu dengan telak mengenai wajah dari Gendo , membuat wajahnya terluka dan darah keluar dari kepalanya dan hidungnya , bahkan rasa sakit dan pusing sangat terasa dari kepalanya .


[ Sialan ! untungnya aku masih sedikit menghalau seranga— ]


Tubuh Gendo saat ini sedang melayang diudara dan mulai jatuh kebawah karena gravitasi .


Tetapi untungnya Gendo masih sempat mencoba menghalau serangan Izawa dengan tangannya , karena jika Gendo menerima langsung serangan mungkin ia akan langsung tidak sadarkan diri , tetapi mungkin tidak sadarkan diri adalah sebuah keuntungan , karena Izawa tidak berhenti sampai disini .


Pada saat ia sedang berpikir untuk membalas Izawa , tiba-tiba tanpa Gendo sadari sudah ada gumpalan kegelapan yang sudah menunggu dibawahnya .


Kemudian dengan cepat kegelapan itu langsung mendorong ke atas dan juga mengikat kedua tangannya .


Tubuh Gendo yang terhempas ke atas yang dimana Izawa sudah menunggunya .


Gendo yang masih terkejut karena gerakan yang muncul tiba-tiba gumpalan kegelapan , hanya bisa melihat kaki Izawa yang diangkat ke atas bersiap untuk menendangnya .


[ Dark Kick Splash ]


Kaki Izawa sudah diperkuat oleh Quirknya , bahkan terlihat kabut hitam tipis-tipis dan percikan kegelapan yang menyelimuti kaki Izawa .


Gendo tidak bisa melakukan apa-apa karena tangannya yang terikat oleh Kegelapan dan hanya melihat tubuhnya yang bergerak menuju Izawa .


Tanpa basa-basi Izawa langsung mengayunkan kakinya kebawah menuju ke Gendo .


Dan juga Kegelapan yang mendorong tubuh Gendo langsung memudar ketika kaki Izawa ingin mengenai tubuh Gendo .


*Bang——*


Tendangan dari Izawa seperti serangannya sebelumnya , yaitu menciptakan sebuah ledakan , tetapi kali ini lebih besar dari pada sebelumnya .


Tubuh Gendo langsung terpental ke bawah dengan cepat ketika kaki Izawa menghantam perutnya , meluncur dengan cepat hingga akhirnya terbentur tanah , membuat tanah tempat Gendo terhempas menjadi retak dan juga gelombang angin menyebar .


Gendo langsung memuntahkan darah segar dari mulutnya , tendangan dari Izawa juga menyebabkan beberapa tulang rusuknya patah .


Ia juga tidak bisa menggerakkan tubuhnya disertai rasa sakit yang menyelimutinya .


Tetapi Izawa tidak memberi Gendo untuk bernafas , ia langsung melebarkan tangannya dan membuat beberapa mini bola kegelapan yang langsung Izawa lemparkan ke Gendo yang masih belum bergerak ditanah .


[ Mini Dark Ball ]


Beberapa Bola-bola mini kegelapan meluncur ke Gendo , itu adalah kegelapan yang Izawa kompresi menjadi sebuah bola yang akan meledak ketika bersentuhan dengan sesuatu .


*Boom——*


*Boom——*


*Boom——*


[ Arrrggghhh ....... ]


Ledakan terjadi beberapakali ketika bola-bola kegelapan Izawa bersentuhan dengan Gendo . walaupun dampak ledakannya tidak besar , tetapi itu tetap saja menyakitkan , apalagi terkena beberapakali .


Sudah lama Gendo tidak merasa dirinya tidak berdaya , karena dalam pertarungan sebelum-sebelumnya meskipun dirinya terluka , tetapi ia masih memberikan perlawanan dan muncul sebagai pemenang .


Tetapi menghadapi Izawa ia merasa tidak berdaya , bahkan ia belum mampu mendaratkan satu serangan pun padanya .


Bahkan kondisi tubuhnya sekarang sangat mengenaskan dan efek penguatan dari Quirknya sudah mencapai batasnya dan harus berakhir .

__ADS_1


Ketika Gendo berpikiran kalau ini sudah berakhir , tiba-tiba Izawa langsung mendarat di atas tubuh darinya yang sudah tidak berdaya , melihat ini dia langsung mendapatkan firasat buruk .


[ Jangan berpikir ini sudah berakhir ..... ]


[ T-tunggu , ak-aku menye— ...... ]


Sebelum Gendo mampu menyelesaikan kalimatnya , Izawa terlebih dahulu menginjak tubuh dari Gendo , kali ini ia hanya menggunakan Quirk haki sebagai penguatnya karena Izawa memang ingin hanya menyerang Gendo dengan kekerasan murni kali ini .


[ Ampu— ....... ]


*Bang——*


[ Sto— ........ ]


*Bang——*


[ Tolong ak— ..... ]


*Bang——*


[ Siapapun i-itu ........ ]


*Bang——*


Izawa terus-menerus menginjak-injak Gendo , membuatnya memuntahkan lagi beberapa darah segar .


Walaupun Gendo sudah memohon ampun , tetapi Izawa tidak berhenti . ia tidak peduli dengan permohonan itu . saat ini yang dia pikirkan adalah untuk terus menyiksa Gendo .


Biasanya Izawa akan tertawa ataupun bercanda pada saat menganiaya orang lain , tapi kali ini tidak . terdapat perasaan marah dan dingin pada tatapan Izawa . padahal biasanya Izawa adalah orang yang jarang sekali marah , tetapi dalam kasus ini Matsuri terlibat , makanya ia menjadi emosional .


Setelah diinjak-injak beberapa kali oleh Izawa , Gendo sudah tidak kuat lagi . matanya memutih dan kesadarannya menghilang .


[ Ini adalah akhirnya , jika ada yang ingin disalahkan maka salahkan saja dirimu sendiri ....... ]


Kemudian Izawa menciptakan sebuah tombak kegelapan yang dapat meledak pada bagian ujungnya . ia bermaksud untuk menusukkan tombak ini pada bagian mata Gendo hingga akhirnya menembus otaknya . setelah itu Izawa akan meledakkan ujung tombak yang terdapat di dalam kepala Gendo agar membuatnya pecah .


Ia memang dari awal akan membuat orang-orang yang menggangu orang-orang yang berharga baginya mati dengan cara yang tidak menyenangkan .


[ Karena itu ..... Matilah ]


Lalu sebuah tombak kegelapan meluncur dengan cepat menuju mata Gendo , Izawa sudah membayangkan kepala Gendo yang hancur berantakan , tetapi sebelum tombak Izawa mengenai Gendo , sebuah suara menghentikannya .


[ Tunggu ......... ]


Tiba-tiba sebuah suara menghentikan Izawa , biasanya ia tidak akan peduli tetapi yang memanggil adalah Matsuri .


[ Ini sudah terlalu berlebihan , jadi hentikan ]


Hanya tinggal sedikit lagi ujung tombak itu mengenai Gendo , jika Matsuri terlambat 1 detik saja maka mungkin tombak sudah masuk kedalam kepala Gendo .


Bisa dibilang Matsuri menyelamatkan Gendo .


Setelah beberapa saat kondisi tubuh Matsuri menjadi lebih baik , bahkan ia sudah bisa berdiri atau berjalan walaupun dengan langkah yang pincang .


Matsuri sebenarnya tidak ingin Gendo terbunuh , karena tugas pahlawan adalah menangkap penjahat bukan membunuh penjahat .


Pada saat mengetahui kalau dua orang yang lainnya terbunuh , Matsuri sendiri merasa terkejut , karena dengan mudahnya seseorang kehilangan nyawanya , makanya itu pada saat Matsuri mencoba menghentikan Izawa .


Sebenarnya tidak hanya itu , ada sesuatu yang ingin dia tanyakan walaupun sejujurnya ia sangat gugup .


Walaupun tidak disebutkan tetapi Izawa mengetahui kalau mungkin saja Matsuri sudah mengetahui tentang identitasnya , karena terlihat dari matanya yang bergetar dan berkaca-kaca seperti bisa menangis kapan saja .


Sementara itu Izawa masih tidak bergeming , sejujurnya sekarang perasaannya campur aduk , ia merasa senang dan gugup karena ini adalah pertama kalinya setelah sekian lama mereka berbicara tetapi Izawa juga merasa takut ketika Matsuri melihat dirinya sekarang .


Apakah Matsuri akan takut padanya ? benci ? bahagia ?

__ADS_1


Untuk saat ini Izawa masih tidak mengetahuinya .


__ADS_2