
*Sebelumnya*
Hawks menghela nafas berat sambil melihat siluet Izawa yang menjauh .
[ Sungguh , gadis itu lebih gila dibandingkan dengan yang lain ...... ]
Karena itu Hawks berniat semakin bertekad untuk membawanya ke Tartarus dan membuatnya sadar atas apa yang telah ia lakukan .
Tetapi apakah hal itu berhasil atau tidaknya Hawks itu cerita lain .
...----------------...
Beberapa bulan telah berlalu . Izawa sudah tidak berada di markas Pasukan Meta Liberation , berkat instruksi dari Dokter Shiga , ia diperintahkan untuk ke tempat laboratorium Dokter Shiga .
Laboratorium tempat Shigaraki Tomura yang saat ini sedang menjalani eksperimen pemberian Quirk All Of One , juga tempat ini adalah tempat Izawa dulu diubah menjadi manusia buatan .
Ia diperintahkan untuk datang ke Laboratorium Dokter Shiga untuk menjaganya , karena untuk menjaga tubuh Shigaraki Tomura jika terjadi sesuatu .
Dokter Shiga bermarkas di kota Jaku . ia mendirikan sebuah rumah sakit bernama Jaku General Hospital sebagai kedoknya . sebenarnya di rumah sakit itu adalah tempat laboratorium Dokter Shiga yang saat ini sedang dicari-cari oleh pemerintah .
Tempat Laboratorium Dokter Shiga adalah tempat yang sangat dirahasiakan , makanya Dokter Shiga hanya menyuruh Izawa sendiri yang melakukannya , sedangkan mantan anggota Liga Penjahat sudah diberikan instruksi lain .
Hal itu agar mengurangi rasa kecurigaan , karena jika semua mantan anggota Liga Penjahat menghilang , itu akan menarik perhatian tertentu .
Setelah menginformasikan kepada anggota Meta Liberation , Izawa menunggu sampai jemputannya tiba .
Tidak menunggu waktu yang lama , tiba-tiba Izawa diselimuti oleh cairan hitam , sesuatu yang sama pada saat di Kamino . karena cairan itu dapat memindahkan seseorang dari satu tempat ketempat lain , sepertinya berteleportasi .
Pada saat Izawa membuka matanya , ia kembali disuguhkan pemandangan yang benar-benar mendefinisikan sebuah tempat bereksperimen .
Banyak kabel-kabel yang terhubung dengan tabung-tabung besar terisi air yang didalamnya terdapat sosok humanoid yang berbeda-beda bentuk , mereka adalah semua adalah High-Nomu buatan Dokter Shiga .
Dalam masalah kekuatan mereka lebih kuat dari Izawa , karena memang kelemahan Izawa itu terletak pada kekuatannya .
Tetapi yang membedakan Izawa adalah meskipun Izawa adalah seorang Nomu tetapi ia masih mempertahankan kesadarannya dan kepintarannya , itu membuat Izawa menjadi sangat fleksibel untuk digerakkan kemana-mana .
[ Lama tidak bertemu denganmu Nomu-kecil , Bagaimana kabarmu ? ]
Kemudian datanglah seseorang yang terlihat lelaki tua dengan kepala plontos dan memakai kacamata menghampiri Izawa .
[ Tidak terlalu buruk , hanya mencoba menjadi lebih baik ]
[ Sudah beberapa bulan kita tidak bertemu , apa kau tidak menanyakan bagaimana kabarku ? ]
[ Sejujurnya Dokter , aku berharap agar kau tewas dengan cara yang menyakitkan ]
Sebenarnya dari dalam hatinya Izawa benar-benar membenci Dokter Shiga .
Karena Dokter Shiga lah yang membuat Izawa berada dalam posisinya sekarang .
Jika bukan karena Dokter Shiga yang memberitahukan Izawa kepada All For One maka hidup Izawa pasti akan lebih baik .
Tetapi meskipun membenci Dokter Shiga , Izawa untuk sekarang tidak bisa melakukan apa-apa . ia hanya bisa mengikuti instruksinya dan menahan rasa bencinya .
[ Jadi begitu , baiklah-baiklah ]
Dokter Shiga tidak mempermasalahkannya , lagipula ia sudah lama mengetahui Izawa tidak menyukainya , tetapi juga tidak dapat disangkal kalau Izawa adalah salah satu karya terbaiknya .
Ia tidak takut Izawa melakukan sesuatu kepadanya , karena Izawa sekarang tunduk pada tuan yang sama yaitu All For One .
[ Baiklah ikuti aku ..... ]
Kemudian Dokter Shiga mengajak Izawa untuk berjalan mengikutinya .
Setelah beberapa langkah , mereka berhenti di sebuah ruangan yang ditengah nya terdapat tabungan besar .
[ Ini adalah ..... ]
[ Benar sekali , ini adalah Tomura yang sedang dalam pemberian Quirk All Of One ]
Di depan Izawa , terlihat jelas bahwa tubuh Tomura yang berada didalam tabung diselimuti oleh air dengan berbagai kabel yang terhubung .
[ Ini membuat aku menjadi nostalgia ..... ]
__ADS_1
Izawa sekilas melihat dirinya beberapa tahun yang lalu berada dalam posisi seperti itu . perasaan seperti tenggelam dan rasa sakit yang menyerang .
Pada saat itu meskipun Izawa terlihat seperti tidak sadar , sebenarnya adakalanya dia bangun sesaat sebelum akhirnya dibuat kembali tidak sadar oleh rasa sakit dan kantuk .
[ Aku benar-benar tidak ingin merasakannya lagi ....... ]
Mengingat itu semua membuat Izawa menjadi merinding , apalagi waktu itu dirinya masih berusia sekitar 10 tahun .
[ Seharusnya dalam 4 bulan lagi kebangkitan sempurna All For One akan menjadi kenyataan , semua yang aku lakukan sebelumnya akhirnya membuahkan hasil ]
Dokter Shiga membuat Izawa kembali sadar dari lamunannya , mengatakan kepadanya tentang usahanya dengan ekspresi gila diwajahnya .
Sedangkan Izawa melihatnya dengan mata merah tanpa emosinya sambil menahan rasa jijik .
[ Karena itu , agar momen itu terjadi , aku membawamu kesini . kau harus menjaga tempat ini kalau-kalau sesuatu terjadi ]
[ Dengan kata lain aku akan tinggal disini untuk menjaga tempat ini , apa aku benar Dokter ? ]
[ Benar sekali , itu adalah tugas mu sekarang ]
[ Jika itu yang diperintahkan ......... ]
Kemudian Dokter Shiga berjalan keluar dari ruangan untuk melakukan berbagai macam persiapan , sedangkan Izawa ditinggalkan sendiri di dalam ruangan .
[ Jadi semua ini akan segera berakhir ya ]
Setelah semua yang terjadi , akhirnya garis finis sudah terlihat .
Izawa yang telah melalui berbagai macam hal yang telah dilaluinya akhirnya menemui titik terang .
Mengetahui semua ini akan berakhir terasa tidak nyata bagi Izawa .
Tetapi setelah itu apa yang akan dilakukan Izawa ?
Kembali ke panti asuhannya ?
Itu tidak bisa karena statusnya sebagai penjahat .
Mungkin saja orang-orang disana menerimanya , tetapi tidak dengan masyarakat . jika seorang Penjahat berada di tempat seperti itu akan membuat masyarakat memandang dengan negatif tempat itu .
Sudah tidak ada lagi tempat baginya di dalam masyarakat .
Jadi apa yang akan dilakukan oleh Izawa ?
Entahlah , sampai saat ini ia tidak pernah memikirkannya .
[ Bagaimana jika aku menyerahkan diri ? . mungkin itu akan meringankan hukumanku , itu mungkin membuat aku akan dihukum dengan dipenjara selamanya .
Tetapi dengan itu maka aku bisa kembali bertemu dengan mereka ( orang-orang Panti ) .
Tunggu apa yang aku bicarakan ?
Tidak mungkin mereka ingin bertemu denganku . lagi pula jika mereka mengetahui aku menjadi seperti ini maka mereka pasti akan sangat kecewa ]
Izawa berkata dengan nada yang berubah-ubah yang membuat emosinya tidak diketahui .
Tetapi pada akhir kalimatnya terdengar seperti Izawa mencela dirinya sendiri .
Dengan rambut putihnya yang menutupi wajahnya membuat orang-orang tidak mengetahui ekspresi apa yang dia tampilkan .
Mungkin senang ? sedih ? takut ? atau bisa jadi semuanya .
Entahlah , tapi yang pasti itu bukan ekspresi yang biasanya dia tampilkan .
Setelah beberapa saat merenung , Izawa memutuskan untuk hanya mengikuti alur . jadi Izawa hanya perlu melakukan hal seperti biasanya hingga akhirnya alur hidup membawanya .
...----------------...
Sudah hampir 2 bulan berlalu , Izawa yang sudah menenangkan diri sekarang sedang melihat-lihat dokumen yang dikirimkan oleh Mata Liberation kepadanya .
Meskipun Izawa sudah tidak lagi ditempatkan di markas Meta Liberation , Izawa sesekali akan datang lagi ke sana untuk melakukan sesuatu .
[ *Sigh* ....... Aku sangat bosan hari ini . kenapa aku masih saja mengurusi dokumen-dokumen ? ]
__ADS_1
Setiap hari yang dilakukan oleh Izawa adalah mengurusi dokumen-dokumen yang sesekali dikirimkan oleh Mata Liberation .
Bahkan sesekali Dokter Shiga menyuruhnya untuk mendapatkan seseorang agar bisa dijadikan Nomu sebagai tambahan kekuatan , tetapi untuk membuat Nomu itu tidak mudah .
Tapi semua orang yang di bawakan itu tidak cocok untuk dijadikan Nomu dan mati , itu membuat Izawa merasa kalau apa yang dia lakukan sia-sia .
Juga diperlukan waktu yang lama untuk merubah seseorang menjadi Nomu .
Izawa saja diperlukan waktu 6 bulan , itu pun bisa dikatakan cukup cepat karena Izawa sangat cocok untuk dijadikan Nomu .
Apalagi orang-orang yang dibawa oleh Izawa , makanya seringkali Izawa di suruh untuk membantunya bereksperimen , walaupun itu berakhir dengan kegagalan .
Untuk merubah seseorang menjadi Nomu maka harus memberikan obat-obatan padanya , tapi semuanya tidak kuat dan mati mengenaskan .
Padahal Izawa sudah membawa orang-orang yang berbeda-beda , baik itu dalam umur , kekuatan dan Quirk .
Tentu saja orang-orang itu Izawa bawa dari berbagai daerah .
Akhir-akhir ini Izawa jarang sekali terkena sinar matahari , itu karena setiap harinya Izawa selalu berada di laboratorium .
[ Seperti biasanya , disaat-saat waktu sekarang pasti akan terasa bosan ]
Biasanya Izawa akan bergerak membantu Dokter Shiga pada saat malam hari , karena dari pagi hingga sore Dokter Shiga sedang bertugas sebagai dokter normal di rumah sakitnya .
Izawa tidak diperbolehkan mengotak-atik eksperimen jika tidak ada pengawasan Dokter Shiga , itu karena memang dia tidak terlalu memahami sesuatu seperti itu .
[ Tunggu , bagaimana jika aku berjalan-jalan ?
Ya sepertinya itu tidak buruk , lagipula sekarang tidak ada yang bisa aku lakukan disini ]
Kemudian tidak menunggu waktu lama , Izawa langsung menghubungi Dokter Shiga , berharap agar diizinkan untuk pergi .
Untungnya Izawa diperbolehkan , tetapi untuk mengurangi jejak , Izawa akan berangkat dengan cara tubuh yang sudah ditandai agar jika ingin kembali atau terjadi sesuatu Izawa bisa langsung di teleportasikan .
[ Baiklah , aku siap ]
Di depan Izawa terlihat Nomu kecil yang memiliki Quirk mampu memindahkan orang lain .
Kemudian Nomu itu mengeluarkan cairan hitam yang menyelimuti Izawa .
[ Baiklah , saatnya pergi dan untuk destinasi nya adalah wilayah Yamanashi ]
Tidak lama setelah diselimuti , tubuh Izawa tiba-tiba sudah menghilang dari tempat sebelumnya .
...----------------...
[ Akhirnya sampai Yamanashi ]
Tiga orang turun dari kereta . mereka adalah Matsuri , Hinata dan Minami .
Ketiga sahabat itu datang ke wilayah Yamanshi untuk liburan , lagipula wilayah itu dekat dengan wilayah mereka bertiga yaitu Nagano .
[ Ayo cepat , ada taman yang telah menunggu kita ]
Begitu sampai di Yamanashi , lebih tepatnya ibukotanya yang bernama Kofu . Hinata dan Minami bersorak gembira .
Mereka terlihat ingin segera pergi ke tempat-tempat yang telah mereka tandai .
Sedangkan Matsuri merasakan sesuatu , pada saat tiba , Matsuri tiba-tiba merasa kalau sesuatu akan terjadi , tapi dia tidak tau apa itu .
[ Mungkin aku terlalu banyak berpikir , lebih baik aku bersenang-senang bersama mereka ]
Matsuri menepis perasaan itu dan tidak ingin berpikir terlalu banyak . Ia datang kesini bersama dengan sahabatnya untuk bersenang-senang , bukan malah menambah beban pikiran .
Matsuri kemudian langsung berjalan mengikuti kedua sahabatnya yang telah lebih dahulu bergerak .
[ Tunggu aku Hinata , Minami ..... ]
...----------------...
[ Catatan \= Jika terjadi kesalahpahaman tempat maka Author mohon maaf . karena Author sendiri saja tidak terlalu memahami tentang map Boku no hero
Jika ada kesalahan dan saran silahkan tulis di kolom komentar ]
__ADS_1
~Otsuzawa