FANFIC: BOKU NO HERO ACADEMIA : IZAWA MY VILLAIN

FANFIC: BOKU NO HERO ACADEMIA : IZAWA MY VILLAIN
Chapter 109


__ADS_3

*Sebelumnya*


[ Itu mudah, aku tinggal mengucapkan maaf kepada keluarga Yamaguchi , serta memberikannya hadiah , maka itu akan selesai ] Ucap Izawa , sebenarnya Izawa mempunyai rasa kebanggaan yang tinggi . dia tidak memandang orang secara sama , tetapi dia tidak menunjukkannya .


Dengan suasana hati yang baik , Izawa memandangi perkotaan dengan harapan untuk cepat pulang , tanpa memikirkan keluarga Yamaguchi yang saat ini bahkan sedang menunggunya .


...----------------...


Dua hari kemudian , Senin pun datang , pagi itu suhu lebih dingin dari biasanya , karena semalam baru saja diterpa hujan .


Di sebuah kamar mewah , terdapat seorang gadis yang sedang tertidur lelap , tetapi itu terganggu dengan alarmnya yang berdering .


***Beep


Beep


Beep***


Jam alarm Izawa sudah berdering menunjukkan pukul 05.00 , membuat ia terbangun dari tidurnya . dengan mata yang masih mengantuk , Izawa mematikan alarm itu yang terus-menerus berdering .


[ *Hoamm* ........ sudah pagi ya .... tadi malam aku tidur agak lambat karena membaca manga ] Ucap Izawa sambil merenggangkan tubuhnya dan mengusap matanya .


[ Baiklah , ayo bereskan terlebih dahulu ]


Kemudian setelah itu Izawa mulai merapikan kasurnya dan juga membuka gorden jendela agar nanti sinar matahari bisa masuk nanti jika sudah terbit .


Setelah itu , ia pergi ke kamar mandi untuk mencuci muka dan mengganti baju tidurnya dengan pakaian olahraga . karena Izawa akan melakukan lari kecil di taman dekat mansionnya .


Taman itu terletak tepat didepan mansion Izawa , jadi tidak perlu waktu lama untuk sampai .


[ Karena hujan tadi malam membuat taman menjadi berair , sebaiknya aku berhati-hati agar tidak tergelincir ]


Dengan menggunakan celana panjang dan jaket olahraga , Izawa mulai berlari kecil mengitari taman . tidak lupa , Izawa juga melakukan olahraga kecil lainnya seperti Stretching , Squat , Sit up atau crunch , Push up dan Jumping Jacks .


Izawa berolahraga agar sehat dan menjaga kebugaran tubuh . itu juga menjaga tubuhnya agar tidak gemuk dan postur tubuh tetap ideal .


Ini adalah kebiasaan Izawa , dia bangun dan memulai kesehariannya bahkan sebelum matahari terbit .


Pukul 06.30


Setelah selesai berolahraga , Izawa kemudian mandi untuk membersihkan tubuhnya .


[ Aku sudah menyelesaikan tugas hari Jumat


hari sebelumnya dan juga aku belum belajar untuk ulangan hari ini , terlebih lagi itu adalah Matematika ..... yaa aku akan belajar sebentar setelah ini ]


Sambil menyikat giginya , Izawa mengingatnya pelajaran sekolah , walaupun Izawa ada ulangan hari ini , ia sangat santai , tetapi sebenarnya sangat percaya diri bisa mendapatkan nilai yang bagus .


Terkadang mereka yang berbakat hanya perlu sedikit kerja untuk berhasil , dibandingkan dengan orang yang kurang berbakat , untuk menutupi kekurangannya itu mereka akan berkerja keras .


Pukul 07.00


Kemudian setelah selesai mandi , dengan menggunakan seragam sekolahnya , Izawa belajar hanya membaca-baca ulang catatan pelajarannya selama 10 menit .


[ *Sigh* ...... Ini membosankan , kenapa jika membaca pelajaran waktu akan terasa lebih lambat , aku membaca catatan pelajaran selama 10 menit terasa seperti 1 jam dan membaca manga selama 1 Jam terasa 10 menit ]


Walaupun Izawa seperti sangat menyukai manga , tetapi dia juga menonton anime . tetapi Izawa adalah orang yang bertipikal penasaran terhadap sesuatu yang menarik perhatiannya .


Setelah menonton anime dan menurutnya anime itu bagus , Izawa akan mencari kelanjutan ceritanya baik dari manga atau Novel . karena itu setelah anime itu mendapatkan lanjutan cerita , Izawa sudah tidak terlalu tertarik lagi untuk menonton karena sudah mengetahui alur cerita lanjutannya .


~Cring-Cring


Dengan tangan memegang lonceng kecil , Izawa menggerak-gerakkannya membuat suara dengan tujuan memanggil Maid . kenapa tidak teriak saja ? itu karena Izawa memiliki suara yang kecil dan juga ia tidak suka berteriak , jadi ia menggunakan bel lonceng kecil untuk memanggil Maid .


[ Ada apa Nona Muda ? ]


Kemudian setelah itu datanglah satu Maid , itu adalah Maid yang sama dengan yang biasa mengurusnya .


[ Apa masih lama sarapan siap ? ]


[ Hanya tinggal sebentar lagi Nona Muda ]


[ Untuk pagi ini apa menunya ? ]


[ Untuk pagi ini adalah Wafel dengan saus karamel dan ditambah buah blueberry ]


[ Hanya itu ? ]


Ucap Izawa sambil mengerutkan dahinya , pelayan itu gugup karena Izawa mengatakannya dengan nada tidak suka atau kurang puas .


[ Ju-juga tidak lupa dengan Roti Kacang , Nona Muda ]


Setelah mendengar itu , suasana hati Izawa menjadi membaik , bagaimanapun Roti kacang adalah makanan kesukaannya .


[ Baiklah , kau boleh pergi ........ siapa namamu ? ]


[ Na-namaku Igarashi Itoha , Nona Muda ]


[ *Sigh* ........ Igarashi kau boleh pergi ]


[ Ka-kalau begitu permisi Nona Muda ]


Kemudian atas Izin Izawa Igarashi meninggalkan ruangan dengan perasaan lega .


[ Padahal sudah bertahun-tahun , tetapi baru sekarang aku baru mengetahui namanya , tunggu , kalau tidak salah dia pernah dulu memberitahukan namanya , tapi aku melupakannya .......... yaa aku memang bukan majikan yang baik ]


Meskipun Izawa saat baik dalam hal mengingat tentang pelajaran , tetapi entah kenapa dia sering lupa jika menyangkut nama orang .


Setelah itu Izawa membereskan buku pelajarannya dan pergi ke ruang makan .


Pukul 07.15


Saat Izawa membuka pintu , di sana terdapat ruang luar dengan meja makan yang sudah terhidang wafel untuk sarapan Izawa .

__ADS_1


[ Sebelah sini Nona Muda ]


Igarashi yang sudah selesai menyiapkan sarapan menuntun Izawa ke meja [ Jika Nona Muda sudah selesai , Nona bisa langsung berangkat sekolah karena mobilnya sudah siap ]


[ Baiklah , kalian bisa pergi ]


Kemudian para Maid yang ada disitu keluar dari ruangan meninggalkan Izawa sendiri .


Tetapi Igarashi yang tidak tega melihat Izawa sendiri mencoba menemaninya .


[ No-nona Muda , kalau anda berkenan aku bisa menemani mu disini ? ]


[ Tinggal aku sendiri , silakan kau pergi ]


[ Tetapi Nona sendirian disini , akan lebih baik aku disini , jadi kalau Nona membutuhkan sesuatu Nona tinggal katakan padaku ]


[ Sudah aku bilang tinggalkan aku sendiri ............. lagi pula aku sudah terbiasa sendiri ]


Igarashi yang mendengarkan perkataan Izawa hanya bisa menghela nafas dan mengikutinya .


Di samping rasa takutnya , Igarashi sebenarnya peduli kepada Nona Mudanya itu .


Pada saat pertama kali bertemu dengan Nona Mudanya itu Igarashi merasa kalau Izawa adalah orang yang sombong , dan memang benar .


Nona Mudanya itu jarang menghargai para Maid yang bekerja padanya , bahkan Igarashi saja ragu Izawa mengingat nama para Maid .


Dia terlalu acuh dan tanpa berperasaan . walaupun Nona Mudanya itu tidak pernah menyakiti para Maid secara fisik , tetapi perkataannya terkadang sangat menyakitkan .


Setelah bertahun-tahun berkerja untuk melayani Izawa , Igarashi mengerti kalau permasalahan sikap Izawa berasal dari kurangnya kasih sayang kepadanya yang membuat Igarashi merasa kasihan .


[ Bahkan kalau dipikir-pikir lagi kapan Nona Muda bersama keluarganya ? ]


Tetapi setiap kali ia mencoba dekat dengan Nona Mudanya itu Igarashi , Izawa selalu tidak peduli dan juga seolah-olah ada penghalang di sekitar Izawa yang membuat ia kesulitan mendekat .


Ditambah lagi Igarashi yang takut kepada Izawa membuat ia tidak berani melangkah lebih jauh .


Dengan perasaan yang kurang semangat Igarashi membuka pintu dan keluar dari ruangan itu .


Ruangan itu yang awalnya sunyi menjadi lebih sunyi .


Izawa menyisir pandangan ke depan , terlihat meja yang sangat besar tetapi hanya ia seorang yang makan di meja itu .


[ *Sigh ........ Walaupun meja ini besar , tetapi terasa sangat** sepi*** ]


Dikarenakan keluarga Izawa tidak ada dirumah membuat Izawa terbiasa makan sendiri .


Izawa hanya menatap makanan itu , dengan suara jam dinding yang terus berbunyi menemani .


[ Ketika banyak orang yang menginginkan hidup seperti ku , tetapi terkadang justru aku yang iri kepada hidup normal mereka . benar-benar lelucon yang lucu bukan ? ]


Setelah berdiam selama 5 menit , Izawa mulai memakan sarapannya hingga akhirnya yang tersisa hanya roti kacang .


Dengan tatapan mata sendu , Izawa mengingat masa lalunya [ Kakek-nenek , Aku merindukan kalian ]


Sejak masih kecil kedua orang Izawa memang sudah jarang dirumah , sedangkan kakaknya tinggal diluar negeri untuk sekolah , membuat ia selalu sendirian .


10 tahun yang lalu atau pada saat Izawa masih berumur 7 tahun , ia pernah datang ke rumah kakek-neneknya .


Disana dia disambut dengan baik , dicintai dan diperlakukan dengan baik yang membuat ia merasa nyaman .


Izawa kecil yang tidak mengetahui perasaan bagaimana dicintai merasa bingung , tetapi yang pasti ia merasa nyaman dan menyukai perasaan itu .


Suatu hari pada saat Izawa kecil sarapan bersama dengan kakek-neneknya ia diberikannya Roti kacang buatan neneknya .


Kakeknya berkata kalau Roti Kacang adalah makanan kesukaannya dan sang nenek .


Izawa kecil awalnya skeptis karena bentuk dari Roti Kacang itu terlihat biasa saja , tetapi saat ia memakannya Izawa merasakan sesuatu yang belum pernah dia rasakan sebelumnya .


Memang benar bahan untuk membuat Roti kacang itu tidak semewah makanan yang sering ia makan , tetapi entah kenapa Roti itu terasa sangat enak .


Tanpa terasa air mata turun dari kedua matanya , tetapi ia terus memakannya . kakek-neneknya yang melihat itu merasa khawatir karena Izawa menangis .


[ Apa ada yang salah Izawa-chan ? kenapa kau menangis ? apa Rotinya tidak enak ? ]


[ Rotinya sangat enak , aku hanya merasa senang ]


Setelah menjawab pertanyaan dari sang nenek , Izawa melanjutkan Roti kacang hingga tanpa terasa Roti yang ada ditangannya sudah habis .


[ Nenek , terbuat dari apa Roti itu ? apa ada bahan mahalnya? ]


[ Tidak , itu hanya menggunakan bahan normal ]


[ Tetapi kenapa sangat enak ? ]


Sang nenek kemudian mengelus kepala Izawa dan menjawabnya [ Kau tau Izawa-chan , walaupun makanan biasa jika dimakan bersama-sama oleh orang yang berharga akan terasa sangat enak ]


[ Ohh kalau begitu , alasan kenapa makanan yang aku sering makan dirumah kurang enak adalah karena tidak dimakan bersama-sama ]


[ Tidak dimakan bersama-sama ? ]


[ Itu karena ayah , mama dan kakak jarang berada di rumah ]


Mendengar jawaban dari Izawa kecil membuat sang Kakek merasa prihatin .


[ Kalau begitu apakah Izawa-chan mau tinggal disini ? ]


[ Bersama Kakek-nenek ? ]


[ Tentu saja , apa Izawa-chan mau ? ]


Setelah berpikir , Izawa memang ingin tinggal disini tetapi ......


[ Tetapi bagaimana jika ayah tidak mengijinkannya ? ]

__ADS_1


[ Tenang saja , kalau itu biar kakek yang urus ]


[ Wahh , kalau begitu terimakasih Kakek-nenek . besok aku akan pulang untuk mengambil keperluan ]


Kemudian mereka melanjutkan makan bersamanya .


Keesokan paginya , Izawa bersiap kembali kerumahnya untuk mengambil keperluan yang diperlukan .


[ Aku pergi dulu Kakek - Nenek , nanti aku kesini lagi ]


[ Hati-hati dijalan . kami akan menunggu ]


Kemudian setelah itu Izawa berangkat pulang kerumahnya .


[ Aku tidak habis pikir kepada anakku . kenapa dia jarang bersama Izawa-chan ? untuk anak seumurannya kasih sayang orang tua sangat diperlukan ]


[ Sudah Kakek , lagian nanti Izawa-chan akan bersama kita dan kita pastikan dia tidak akan kesepian lagi ]


[ Kau bena— ]


Tetapi sebelum dapat mengatakan kalimatnya tiba-tiba penyakit tekanan darah tinggi Kakek bangkit lagi , membuat kakek merasakan pusing dan kesulitan bernapas .


[ Kakek ! Kakek ! Akina cepat datang kemari ! ]


Sang nenek memanggil pelayan untuk membantunya .


[ Ada apa Nyonya ? ]


Tidak lama kemudian datang wanita yang berumur sekitar 20-an .


[ Penyakit Kakek bangkit lagi ! Kita harus membawanya ke rumah sakit ! ]


[ Baiklah , aku akan menyiapkan mobilnya ]


Sementara itu Izawa kecil yang tidak mengetahui itu , sekarang ini sedang membereskan pakaiannya di kamarnya .


[ Hmmm tidak mungkin aku bisa membawa semua pakaian ini ]


Izawa saat ini sedang memilih pakaian akan dia bawa ke rumah Kakek-neneknya .


[ Yang kanan bagus , tetapi yang kiri juga bagus . yang mana harus aku pilih ? ]


Setelah beberapa saat akhirnya Izawa memutuskan untuk membawa keduanya .


[ Pakaian , peralatan sekolah dan kebutuhan lainnya sudah siap . baiklah semuanya sudah siap ]


Bang ..................


Tiba-tiba pintu terbuka dan seorang maid masuk yang membuat Izawa kecil terkejut .


[ Ada berita buruk Nona Muda ! ]


[ Berita buruk ? apa mobilnya tidak bisa dinyalakan ? atau sesuatu yang lain ? ]


[ Ini tentang Kakek dan Nenekmu ..... ]


Setelah Maid itu mengatakan berita buruknya , mata Izawa melebar dan mengeluarkan air mata .


[ Itu bohong ...... itu pasti bohong ...... karena tadi mereka mengatakan akan menungguku ...... ]


[ Tidak , itu benar . setelah Nona Muda pergi , penyakit Kakekmu tiba-tiba bangkit kembali dan membuatnya harus dilarikan ke rumah sakit . tetapi mobil yang ditumpangi oleh Kakek dan Nenekmu mengalami kecelakaan hebat yang membuat semua yang ada didalam mobil itu meninggal ]


[ Ti-tidak .... a-aku tidak suka ini ..... i-ini semua tidak mungkin ...... ]


[ Nona Muda ! ]


Tiba-tiba Izawa kecil terjatuh dan mulai kehilangan kesadarannya , sebelum dia benar-benar pingsan Izawa mengingat kebersamaannya dengan kakek-neneknya


[ Kakek - Nenek ..... ]


Flashback Off


Itulah alasan sebenarnya Izawa menyukai Roti kacang .


Jika saja mereka tidak kecelakaan dan Izawa bisa tinggal bersama mereka walaupun dengan waktu sebentar , mungkin saja kepribadian Izawa tidak sedingin dan seacuh ini .


Atau bisa saja Izawa bisa menjadi orang yang baik .


[ Tetapi mau bagaimana lagi , itu semua sudah terjadi ]


Setelah itu Izawa mulai memakan Roti kacangnya .


Izawa untuk pertama kalinya merasakan apa itu kasih sayang , tetapi itu semua hanya sebentar sebelum akhirnya Izawa merasakan kesepian lagi .


[ Eh , apa ini ? ]


Saat sedang makan Roti kacang , Izawa tiba-tiba melihat sesuatu menyelip di bawah piring bekas makanannya .


[ Sebuah kartu ? ...... oh ada tulisan dibelakangnya ]


Saat Izawa mengambilnya , itu adalah kartu putih dengan adanya tulisan di sisi lainnya , tetapi tulisan menggunakan huruf alfabet .


[ "Jika kau terlahir kembali , maka apa yang kau inginkan ?" ........ Apa maksudnya ini ? ........... mengapa bisa ada lelucon itu di sana ? .............. siapa yang menaruhnya di situ ? ]


Izawa mulai memikirkan siapa pelaku dibalik semua ini . dia beranggapan kalau ini adalah lelucon yang sengaja dilakukan oleh salah satu Maidnya .


[ Terlahir kembali ? ..... itu bodoh sekali . meskipun aku ini seorang yang menyukai anime dan manga , seorang yang selalu berkhayal tentang hidup di dunia lain tetapi aku ini masih waras . aku masih bisa membedakan dimana fiksi dan realita ........... ]


Setelah memikirkan sejenak , Izawa merasa pertanyaan itu harus dijawab . karena menurutnya mungkin alasan Maid itu menaruh itu adalah untuk membuat suasana hatinya menjadi lebih baik .


[ Walaupun itu lelucon , tetapi jika aku harus menjawab maka ......... maka ......... maka aku menginginkan ............. kasih sayang ]


Dikarenakan oleh kurangnya kasih sayang , maka Izawa sekarang jika diberikan kasih sayang maka dia akan sangat menjaganya .

__ADS_1


Tetapi tanpa Izawa menyadarinya , itu membuatnya menjadi seorang villain di kehidupan selanjutnya untuk menjaga kasih sayang itu .


__ADS_2