
*Sebelumnya*
Quirk ini juga bisa di wariskan pada orang baik dan memiliki sifat keadilan yang tinggi . meskipun sudah di wariskan , pengguna quirk ini sebelumnya masih bisa menggerakkannya sebelum perlahan-lahan melemah dan menghilang .
Tapi meskipun begitu hal-hal itu Izawa tidak mengetahuinya karena Izawa keburu meninggal duluan sebelum membaca manga terbarunya . karena itu Izawa tidak mengetahui masa lalu Tomura .
Ahhh........
Setelah menghabiskan susu yang dia minum , Izawa langsung pergi ke kamarnya untuk bermalas-malasan dan tidur .
...----------------...
Tiga tahun kemudian .
Sudah tiga tahun Izawa tinggal bersama Tomura dan Kurogiri . salama tiga tahun itu juga Izawa berlatih dan sekali-kali meretas system pemerintah .
Pada saat ini penampilan Izawa berambut hitam , bermata ungu dan kulit pucat . bagaimana pun dia bisa merubah warna rambut dan matanya ( walaupun kalau rambut Hanya bisa warna hitam dan putih sedangkan warna pupil mata berwarna ungu dan merah ) .
Saat ini Izawa juga sudah berumur tiga belas tahun dan dia jika sedang dalam mood yang buruk , dia akan pergi ke gang-gang kecil untuk membunuh seseorang orang yang ditemuinya , baik itu yang mengganggunya atau tidak .
Karena itu kelakuannya itu membuat polisi dan pahlawan sakit kepala , serta para warga di sekitar ketakutan , dampaknya para preman yang biasanya berkeliaran di sekitar itu takut dan mulai pindah ke tempat yang lebih ramai .
Pada saat ini orang yang menyebabkan semua itu sedang bosan dan bermalas-malasan di kamarnya .
[ ahhhh...aku bosan ......apa tidak ada yang sesuatu untuk aku lakukan? jika begini terus aku bisa mati kebosanan ] Kata Izawa dengan nada bosan .
Saat ini Izawa sedang mengenakan pakaian santainya . mengenakan kaos berwarna putih dan celana dengan panjang sedengkul .
Izawa pun memutuskan untuk turun kelantai bawah . saat di lantai bawah Izawa melihat Tomura dan Kurogiri yang masih melakukan aktivitas hariannya seperti biasa .
Izawa langsung duduk di sofa dan memesan dibuatkan minuman oleh Kurogiri .
[ Kurogiri-san tolong buatkan aku segelas jus ] Kata Izawa .
[ baiklah....] Kata Kurogiri .
[ neee , Tomura kenapa kau selalu memakai tangan yang diawetkan itu diwajahmu ? apa kau tidak merasa terganggu ] Tanya Izawa yang penasaran .
[ cih....bukan urusanmu Izawa ] Kata Tomura .
Setelah tinggal beberapa tahun disini , Tomura secara perlahan mulai memanggil Izawa dengan namanya . tapi , jika dia sedang dalam mood yang buruk dia akan kembali memanggil Izawa dengan bocah Nomu .
[ haaa.....kau orang yang membosankan ] Kata Izawa .
[ ini minumannya Izawa ] Ucap Kurogiri sambil menyodorkan jus yang barusan dia buat .
Pada saat Izawa meminum jusnya , Izawa mendengar suara All might dari TV .
Sumuanya baik-baik saja , karena aku sudah ada disini .
Suara All might di televisi sambil berpose khasnya .
[ wahhh .......... entah kenapa saat aku melihatnya All might dalam wujud berototnya , aku selalu tidak bisa melihat wajahnya dengan jelas , bahkan pada saat di animenya ] Ucap batin Izawa .
Setelah duduk di sofa beberapa menit , dia pun memutuskan untuk keluar mencari udara segar .
[ kau ingin kemana ? membunuh orang lagi ? ] Tanya Tomura karena sudah tau kebiasaan Izawa .
[ terserah aku , walaupun aku membunuh orang , itu tidak ada hubungannya denganmu ] Jawab Izawa .
Saat ini Izawa sedang memakai jaket berhoodie berwarna hitam dan celananya diganti dengan rok diatas dengkul .
[ ada , jika di ketahui kau tinggal di sini oleh mereka , aku juga akan kerepotan ] Ucap Izawa dengan nada memperingatkan .
[ itu tidak akan terjadi . aku pergi dulu ] Ucap Izawa sebelum pergi keluar .
...----------------...
Pada waktu sore hari , matahari saat ini tidak terlalu terasa panas dan menyinari jalan-jalan di kota .
Di jalan Izawa sedang melihat-lihat sekeliling dengan mood yang baik , dia berjalan melewati banyak orang yang sedang lalu lalang baik itu anak muda , dewasa bahkan orang yang sedang lanjut usia .
__ADS_1
[ Wahhh , seperti biasanya ini selalu ramai ] Kata Izawa sambil melihat sekeliling .
Juga banyak kendaraan yang melintas baik itu yang beroda empat atau lebih .
Izawa saat ini sedang menuju tempat biasanya untuk membeli roti kacang . saat dia sampai disana , dia melihat bahwa roti kacang kesukaannya hanya tinggal tersisa dua . buru-buru Izawa mengambil sisa stoknya dan membayarnya .
[ untung saja masih ada ] Kata Izawa sambil bernafas lega .
Dia berjalan menuju taman dekatnya untuk bersantai . dia pun menemukan bangku kosong di dekat situ .
[ sepertinya di situ kosong , lebih baik aku cepat sebelum di ambil sama orang lain ] Ucap Izawa yang bergegas duduk dibangku itu .
Setelah duduk Izawa melihat sekeliling sambil makan roti kacangnya .
Dia melihat banyak orang baik pria atau wanita , baik muda atau pun tua sedang melakukan aktivitas masing-masing . ada yang sedang bersantai , olahraga , bermain , berkencan atau pun lainnya .
Dia melihat banyak anak-anak sedang bermain bersama dan tertawa , walaupun dia masih bisa dibilang anak kecil karena masih berumur tiga belas tahun , tapi mentalitasnya lebih dewasa dari rata-rata anak seusianya .
Jujur saja , dia merasa nostalgia dan sedikit iri . dia nostalgia karena teringat tentang teman-temannya di panti asuhan dan sedikit iri melihat mereka yang tumbuh di lingkungan normal .
Pada saat itu Izawa melihat sekumpulan anak-anak yang seumuran dengan dia menghampirinya . sekitar 7 orang datang baik itu laki-laki ataupun perempuan .
[ kau ? apa kau orang baru di sini ? ] Seorang anak laki-laki berambut pirang bertanya kepada Izawa , sepertinya dia adalah pemimpinnya .
[ sebenarnya aku sudah dua kali bermain ke taman ini ] . Jawab Izawa dengan nada polos .
[ ohhh , Karena kau terlihat sendirian , apa kau mau bermain bersama kami ? ] Ajak anak itu .
[ baiklah , ngomong-ngomong panggil saja saya Izawa ] Ucap Izawa .
[ kalau begitu kau bisa memanggilku Yamada , ini Ryosuke , Myuu , Shunsuke , Aiko , Benjiro dan yang terakhir Chikao ] Ucap Yamada yang memperkenalkan teman-temannya .
[ Ryosuke desu ] Ryosuke adalah anak laki-laki dengan rambut hitam dan mata hitam , serta terlihat seperti anak yang Pendiam .
[ aku Myuu ] Myuu adalah anak perempuan dengan rambut coklat dengan mata hijau , serta terlihat seperti anak yang pemalu .
[ Boku wa Shunsuke ] Shunsuke anak laki-laki dengan berambut cokelat dan mata coklat , serta terlihat seperti anak yang hanya mengikuti suasana .
[ watashi Aiko ] Aiko adalah anak perempuan dengan berambut hitam dan mata biru yang memakai kacamata . dia terlihat seperti seorang anak yang terlihat cerdas .
[ Chikao desu ] Chikao adalah anak perempuan dengan rambut pirang dan mata kuning , dia terlihat seperti seorang yang percaya diri .
Setelah memperkenalkan diri masing-masing mereka bermain di tempat khusus anak-anak . mereka berlari , bercanda , tertawa sepuasnya .
Mereka bermani kejar-kejaran , lempar bola dan hal-hal menarik lainnya .
Dan saat ini mereka sedang Istirahat dan mengobrol .
[ waah hebat sekali Izawa , kau selalu memenangkan permainan ] Kata Yamada .
[ benar baik lari , akurasi dan lainnya kau selalu yang menang , apa kau sering latihan ? ] Kata Aiko .
[ yaa bisa dibilang begitu ] Ucap Izawa .
[ ohhh iya , selanjutnya aku yang akan menang ] Kata Yamada .
[......] Izawa tidak menjawab dan hanya tersenyum.
[ lihat saja ] Kata Yamada .
[ apa cita-citamu Izawa ? kalau aku , aku akan jadi pahlawan seperti sehebat All might ] Kata Benjiro dengan semangat .
[ aku juga / aku juga ingin jadi pahlawan ] Ucap tiba-tiba yang lain .
Yaa Izawa tau , banyak anak-anak yang ingin menjadi pahlawan seperti all might , bisa dibilang bahwa mereka ini adalah penggemarnya . bahkan protagonis dunia ini Midoriya Izuku juga adalah penggemar berat All might .
Melihat ini mereka berebut untuk menjadi pahlawan seperti all might , Izawa hanya tersenyum .
Kadang-kadang mereka akan saling bertengkar , mengejek dan lainnya . tapi mereka masih akan kembali akrab beberapa saat lagi .
[ yaa sekali-kali seperti ini tidak buruk juga ] Batin Izawa .
__ADS_1
Setelah itu mereka pun kembali melanjutkan permainannya .
Tak terasa waktu sudah menjelang malam dan mereka pun bersiap untuk pulang ke rumah masing-masing .
[ besok kita main lagi ya ? ] Tanya Yamada dengan nada ajakan kepada Izawa .
[ aku tidak tau apakah aku bisa kemari lagi nanti , bisa saja aku sibuk besok ] Jawab Izawa sambil menggeleng kepalanya .
[ yaa ...... Jika kau kesini lagi , cari saja kami ] Kata Yamada.
[ benar / hmmm/ kau harus ] Tegas yang lainnya .
[ akan aku usahakan ] Kata Izawa .
[ ngomong-ngomong di mana kau tinggal Izawa-san ? ] Tanya Chikao dengan penasaran .
[ kalau itu rahasia ] Jawab Izawa , bagaimana lebih baik mereka tidak mengetahuinya .
[ apa ini main rahasia-rahasiaan . kenapa tidak kau langsung katakan saja ] Tanya Chikao dengan menggembungkan pipinya .
[ benar Izawa-san ] Yang lain pun penasaran .
[ ha ha ha , kalau begitu . sampai jumpa ] Kata Izawa yang tidak menanggapi perkataan lainnya dan pergi untuk kembali .
[ sampai jumpa juga Izawa/Izawa-san ! ] Kata mereka sambil melambaikan tangan .
Izawa pun berjalan untuk kembali ke tempat Tomura dan Kurogiri .
Pada saat Izawa berjalan kembali , dia berjalan melewati gang-gang kecil dan bertemu dengan pengganggu .
Mereka masih terlihat seperti anak sekolah menengah atas dan seringkali menindas orang lain . ( seperti preman )
Izawa yang melihat itu langsung mencoba pergi menggunakan jalan lain , bagaimana moodnya sedang bagus dan tidak ingin diganggu .
[ ha ha ha , cepat serahkan semua uangmu ] Kata para pengganggu yang sedang menindas orang lain .
[ ini semua uangku , jadi tolong lepaskan aku ] Kata orang yang sedang ditindas .
[ bagus , sekarang kau sudah kembali ] Kata panggangu itu sambil mencoba menghitung uang dari orang yang sedang ditindasnya .
Tapi sebelum Izawa kembali , salah satu dari mereka melihat dan manggilnya .
[ hey kau .....iya kau ! kesini cepat ...] Teriak memanggil yang menyebabkan para pengganggu .
[ cih.... merepotkan saja ] Batin Izawa.
Mereka langsung menuju ke arah Izawa dan berkata .
[ hey cepat serahkan uangmu atau kami akan memukuliku ! ] Kata yang sepertinya adalah pemimpin .
[ maaf aku sedang tidak membawa uang ] Kata Izawa .
[ berani kau berbohong padaku , awas saja kau ] Katanya .
[ *sigh*........ saat ini aku sedang tidak ingin di ganggu jadi biarkan aku lewat ] Kata Izawa dengan meminta .
[ seperti yang aku katakan , jika kau tidak memberi kami semua uangmu , kau tidak bisa lewat ] Kata pemimpin pengganggu itu .
[ cihh...... kalian benar-benar menganggu mood ku ] Gumam Izawa .
Tapi gumamnya Izawa terdengar oleh mereka dan membuat mereka marah .
[ **apa kau bilang ? ]
[ kau cari mati ya ? ]
[ sepertinya kita harus memberinya pelajaran** ]
Mereka pun maju untuk menyerang Izawa , tanpa mereka sadari , mereka sudah mengganggu orang yang salah dan hanya membuat mereka cepat mati .
{ catatan : oke , author minta maaf jika chapter ini agak kurang menarik . karena otak author sepertinya sedang macet . ohh iya satu lagi . kurang terlalu bisa dalam mengetik percakapan antar karakter . }
__ADS_1
Jika ada kesalahan dan saran silahkan tulis di kolom komentar .
...See you next chapter...