
*Sebelumnya*
Izawa mendekat dan menepuk-nepuk punggung Midoriya .
[ ha ha ha , syukurlah kau tidak dikeluarkan Midoriya-san ] Kata Izawa sambil menepuk-nepuk punggung Midoriya .
Walaupun begitu Izawa tau , bahwa sebenarnya Aizawa benar-benar serius mengeluarkan Midoriya , tapi dia tidak jadi melakukannya . Murid yang sudah dikeluarkan oleh Aizawa sudah 154 orang .
Tapi Izawa tidak berniat memberitahu mereka . dan begitulah Tes penilaian Quirk berakhir .
...----------------...
Pada saat Aizawa selesai mengajar , dia ingin langsung pergi ke ruang guru , tapi dia terlebih dahulu bertemu dengan All might .
[ kau pasti menyadarinya juga kan , potensi Midoriya Shounen ] Ucap All might sambil menunjuk Aizawa .
[ juga ? ahh begitu , jadi kau yang berada dibelakangnya . ya ? , itu berkebalikan dengan gaya mengajar mu all might ] Ucap Aizawa .
[ kesempatannya berada di bawah nol , siapa yang kesempatannya di bawah bisa aku keluarkan kapan saja , mengakhiri impian bocah itu bukan hal kejam , kok ] Lanjut Aizawa .
[ seperti yang aku duga , kita tidak pernah cocok , tapi bagaimana menurutmu gadis itu ] Kata All might .
[ gadis itu ? ] Mendengar hal ini langsung membuat Aizawa bingung .
[ itu Izawa Shojo , bagaimana menurutmu dia ? ] Tanya All might .
[ Shizue Izawa ? menurutku dia agak aneh , dia seperti hanya bermain-main dan juga menahan diri . aku saja tidak tau apa motivasi untuk masuk U.A ] Kata Aizawa .
[ aku juga berpikir sama , dia bahkan mengetahui aku sedang mengin– *akhem* maksudku , mengawasi latihan mereka ] Kata All might .
[ entah kenapa , aku merasa aura yang dia keluarkan berbeda dari murid-murid yang lain ] Lanjut All might .
[ kau juga merasakannya kan , Aizawa ? ...... Aizawa ? ] Saat All might melihat ke Tempat Aizawa , terlihat bahwa Aizawa sudah pergi dari situ .
Sementara itu .
Izawa saat ini sedang dalam perjalanan untuk kembali , tiba-tiba ada seseorang yang memanggilnya .
[ Shizue-san !!! ] Panggil orang itu .
Mendengar dia dipanggil , Izawa menoleh ke belakang dan melihat Uraraka melambaikan tangan kepadanya .
[ Ochako-san ? ] Benar , orang yang memanggil Izawa adalah Ochako Uraraka .
[ ayo pulang bersama ] Kata Uraraka .
[ Baiklah....] Terima Izawa .
Pada saat mereka baru ingin keluar gerbang , mereka melihat Midoriya dan Lida sedang mengobrol . melihat itu Uraraka langsung memanggil mereka .
[ hey kalian berdua ! , kalian ingin ke stasiun , kan ? kalau begitu tunggu kami ] Panggil Uraraka sambil menggandeng tangan Izawa .
[ Uraraka-san ! ] Terkejut Midoriya .
[ kau gadis infinity ] Terkejut Lida sambil memanggil Uraraka dengan sebutan gadis Infinity .
Uraraka yang mendengar itu langsung memperkenalkan dirinya dengan nada yang canggung .
[ H-hai , namaku Ochako Uraraka , etto kau Lida Tenya-kun dan Midoriya Deku-kun ] Ucap Uraraka .
[ Sebenarnya sebutan Deku itu adalah nama panggilan Ka-chan padaku , namaku adalah Midoriya Izuku ] Ucap Midoriya .
[ ahh maaf , tapi kupikir nama Deku itu kesannya " tak akan pernah menyerah " ] Ucap Uraraka sambil tersenyum .
[ hai , aku Deku ] Melihat senyuman Uraraka Midoriya langsung menerima panggilan Deku dengan wajah yang merah merekah .
[ tunggu , kau mengatakan "kami" , kan ? ] Tanya Lida yang baru saja menyadari sesuatu .
__ADS_1
[ ahh , aku bersama dengan Shizue-san sekarang ] Kata Uraraka sambil menunjuk ke arah Izawa .
[ halo , magane kaku dan Midoriya-san ] Sapa Izawa .
[ Sejak kapan kau ada di situ Shizue-san ] Teriak Midoriya dan Lida bersamaan karena terkejut .
[ aku dari tadi ada disini , aku datang bersama dengan Uraraka-san ] Jawab Izawa .
[ aku tidak menyadarinya sama sekali ] Batin Midoriya dan Lida .
Setelah itu mereka pun berjalan bersama-sama menuju ke stasiun , selama perjalanan juga mereka saling mengobrol satu sama lain .
[ ngomong-ngomong apa quirkmu Shizue-san ? ] Tanya Uraraka .
Mendengar ini Midoriya dan Lida juga ikut penasaran , mereka sudah memasang telinga baik-baik .
[ Quirkku adalah HAKI , aku bisa mengeluarkan dan mengendalikan Aura tubuh ] Jelas Izawa m
[ ohhh ] Uraraka , Midoriya dan Lida langsung mengangguk mengerti .
Setelah itu mereka pun sampai di stasiun dan menaiki kereta .
[ ohh iya dimana rumah mu Shizue-san ] Tanya Uraraka .
Pada saat ini mereka sedang duduk di dalam kereta sambil menunggu untuk berhenti di Stasiun masing-masing .
Mendengar itu , Izawa hanya tersenyum dan berkata .
[ di mana ya ? kira-kira menurutmu di mana ? ] Kata Izawa dengan nada bercanda .
[ yang serius .... ] Kata Uraraka .
[ kau akan tau suatu hari nanti .....] Kata Izawa .
[ kau pelit sekali Shizue-san ] Kata Uraraka .
[ Saat kau mengetahui nya , kita akan menjadi musuh Uraraka-san , pada saat itu aku tidak ragu untuk membunuhmu ] Batin Izawa , walaupun ekspresi wajahnya seperti orang yang sedang bercanda .
[ baiklah aku duluan Shizue-san , sampai jumpa ] Kata Uraraka sambil melambaikan tangannya .
Uraraka turun dari kereta karena stasiun ini dekat dengan rumahnya . ngomong-ngomong hari sudah gelap , Midoriya dan Lida sudah terlebih dahulu pulang .
[ sampai jumpa juga Uraraka-san ] Mereka saling melambaikan tangan dan kereta pun kembali berjalan .
[ haa , Mereka sudah pada pulang ] Kata Izawa .
Meskipun hari sudah malam , tapi kereta yang ditumpangi oleh Izawa masih ramai oleh para penumpang baik itu oleh orang yang pulang kerja atau pulang sekolah .
Pada saat Izawa ingin memejamkan matanya , disudut matanya terlihat seorang pria dewasa yang ingin melecehkan seorang gadis . tapi terhalangi karena ada penumpang lain yang mencoba melindungi gadis itu .
[ tsk ] Pria itu pun mendecakan lidahnya .
Melihat itu Izawa tiba-tiba tersenyum misterius . dia berniat menunggu kapan Pria itu turun dan akan mengikutinya mengikutinya .
[ pas sekali , aku baru saja lelah karena baru saja sekolah dan membutuhkan sesuatu untuk pelampiasan ] Batin Izawa .
POV Pria itu .
[ sialan , hampir saja aku menyentuh pan*a* itu , jika saja pria tadi tidak menghalangi ] Batin Pria itu .
Aku adalah pria yang berumur 41 tahun . selama hidupku aku belum pernah merasakan berpacaran , memang dulu saat aku SMA aku pernah menyukai seorang gadis cantik dan bertubuh bagus . aku menyatakan cintaku tapi ditolak . dia mengatakan aku ini jelek . setelah itu aku depresi berhari-hari sambil bertanya , " kenapa aku dilahirkan dengan wajah jelek ? apakah jika memiliki wajah jelek tidak dapat memiliki pacar cantik ? " .
Setelah itu pada saat aku sudah bekerja , aku secara tidak sengaja melecehkan seorang gadis , pada saat itu terasa sangat menyenangkan dan sejak itu suka melecehkan perempuan , terlebih lagi sisiwi SMA , biasanya aku mengincar gadis yang kelihatannya lemah .
aku suka melakukannya baik itu di kereta , bus atau tempat lain-lainnya , aku sudah tidak tau berapa perempuan yang sudah aku lecehkan .
Karena gagal , aku memutuskan untuk turun di pemberhentian selanjutnya .
__ADS_1
Setelah beberapa menit menunggu , kereta pun berhenti di salah satu stasiun. aku pun memutuskan untuk turun , bukan aku saja yang memutuskan untuk turun di stasiun ini .
Setelah turun , aku pergi untuk membeli minuman terlebih dahulu , tidak lupa aku juga memperhatikan tubuh setiap perempuan yang aku lihat .
Jujur saja , meskipun aku sudah melakukannya bertahun-tahun itu tetap saja menyenangkan .
Setelah aku membeli minuman di vending machine , aku merasa bahwa aku sedang diikuti . Tapi segera aku menggeleng kepalaku .
Semakin lama , perasaan diikuti semakin besar . saat aku menoleh kebelakang aku melihat gadis cantik berambut hitam dan matanya ungu .
[ aku tau , kau tadi mencoba melecehkan seseorang tapi gagal , kan ? ] Ucap gadis itu .
[ A-apa ? Apa apa yang kau katakan ? melecehkan apa ? ] Aku terkejut .
Kemudian aku melihatnya tersenyum dan berkata menggoda .
[ jaaa , bagaimana jika oni-san bermain dengan ku ? ] Ucap gadis itu dengan nada menggoda .
Setelah mendengar itu aku langsung terkejut , tapi setelah beberapa saat aku mengamati tubuhnya aku merasa bahwa tubuhnya sangat bagus walaupun dia tidak terlalu tinggi , Tanpa menunggu basa-basi aku langsung tersenyum
[ baiklah , ayo kita ketempat yang lebih baik ] Jawab aku .
[ baiklah ] Jawab gadis itu .
Aku tidak bisa tidak mengagumi keberuntunganku hari ini .
[ ini adalah hari keberuntungan ku ] Batin ku .
POV END .
Tanpa pria itu sadari , kematian yang sedang menunggunya sudah mulai mendekat .
...----------------...
Pada saat ini Izawa sedang berada berdua di kamar mandi , sejujurnya Izawa tidak nyaman saat dia harus menggoda korbannya seperti tadi tapi apa boleh buat , itu adalah cara terbaik untuk memancing korbannya .
Saat ini Izawa mengenakan Jaket yang menutupi seragam U.A nya , jadi korban tidak tau bahwa sebenarnya Izawa adalah murid U.A .
[ kau nakal sekali , gadis kecil ] Kata korban .
Saat sang korban ingin membuka jaket Izawa , tiba-tiba bogem mentah mendarat pada bagian dagunya dan membuat korban jadi tidak sadar .
[ menjijikkan sekali , sejujurnya aku mungkin tidak akan memancing orang menggemukan cara menggoda . ] Kata Izawa .
[ baiklah , karena mainannya sudah ada , lebih baik aku bersiap-siap dulu ] Kata Izawa .
Kemudian Izawa menaruh tanda toilet rusak di depan pintu , agar saat dia sedang bermain tidak akan ada seseorang yang mengganggunya . dia juga membeli sebuah tali yang sudah dia beli sebelumnya untuk mengikat mainannya .
[ yosh , semuanya sudah siap ] Saat Izawa mengatakan itu rambutnya berubah menjadi putih dan matanya berubah menjadi merah .
[ dark room ]
Setelah itu Izawa menggunakan quirk kegelapan yang menutupi setiap bagian dinding dalam toilet untuk mengisolasi suara .
[ waktunya bersenang-senang ] Ucap Izawa dengan mata bercahaya berbahaya dan bibir tersenyum psikopat .
[ **catatan : chapter kali ini sedikit sedikit yaitu sekitar 1.400 kata . author capek ngetik Mulu .
Maklum akhir-akhir ini Author banyak waktu senggang , jadi bisa sering up .
Juga Author membuat cerita ini dengan segelas teh , kenapa bukan segelas kopi ? karena Author lebih suka Teh dari pada Kopi .
Bukannya Author nggak suka kopi , tapi kalo Author minum kopi bakalan jadi susah tidur .
Jika ada kesalahan dan saran silahkan tulis di kolom komentar ]
See you next chapter**
__ADS_1