
*Sebelumnya*
Izawa yang mengingat kembali rencananya . kelas menjadi berisik karena mengadakan pemilihan ketua kelas , terpaksa Izawa harus memberikan suaranya . setelah menganalisis para murid , Izawa memutuskan untuk Midoriya .
Hasil voting pun keluar , Midoriya dipilih menjadi ketua kelas dan Momo menjadi wakil kelas .
...----------------...
Kringgg...............
Bel tanda istirahat berbunyi . sebagain siswa langsung menuju kantin , begitu juga dengan Izawa . saat ini Izawa sedang menuju kantin bersama dengan Midoriya , Uraraka dan Lida .
[ wahh , disini ramai sekali ] Kata Izawa .
[ karena murid dari kelas pahlawan , kelas pendukung dan juga kelas menajemen berkumpul di sini ] Ucap Lida .
[ baiklah , ayo kita pesan makanan kita ] Ucap Izawa .
Mereka pun langsung pergi untuk memesan makanan , seperti biasanya Izawa memesan banyak roti kacang dan juga minuman .
[ bukannya dari awal sekolah kau hanya memesan roti kacang , Izawa ? ] Tanya dengan heran Uraraka.
[ kalau diingat-ingat lagi benar juga ] Kata Midoriya .
[ karena roti kacang adalah makanan kesukaanku , aku bisa makan pagi , makan malam , makan malam dengan roti kacang ] Ucap Izawa dengan bangga dengan .
[ itu bukanlah hal yang bisa kau banggakan ] Batin Midoriya , Uraraka dan Lida .
Pada saat sedang mencari tempat duduk Izawa tiba-tiba berhenti .
[ ahh aku ingin ke toilet dulu , tolong aku titipkan makananku dan juga tempat dudukku ] Ucap Izawa .
[ ehh , B-baiklah ] Jawab Uraraka .
Setelah mengatakan itu Izawa langsung menitipkan makanannya dan pergi .
POV Izawa .
Pada saat aku meninggalkan mereka , aku langsung mengeluarkan handphoneku dan menghubungi Tomura .
[ Tomura lakukan sekarang ] Ucapku .
Alarm peringatan berbunyi , Tomura yang sudah membuka gerbangnya dan membiarkan para wartawan masuk untuk mengalahkan perhatian .
[ telah terjadi pelanggaran keamanan kode 3 .
semua siswa meninggalkan ruangan ] Suara penyiar .
Karena hal itu langsung membuat kekacauan , para siswa langsung membuat lorong menjadi penuh dan para guru Langsung keluar untuk menenangkan situasi .
Setelah sampai diruang yang aku tuju , aku tidak langsung masuk tapi menggunakan quirkku HAKI untuk mengamati ruangan itu . setelah merasa tidak ada orang aku langsung masuk dan mencari komputer utama .
Menggunakan quirk memanipulasi cyber , sangat mudah untuk meretas komputer utama dan menyalin data-data penting didalamnya .
Aku juga menghapus rekaman CCTV untuk menghilangkan barang bukti .
***Tap.............
Tap............
Tap***............
Terdengar suara langkah kaki yang mendekat . aku pun langsung bersembunyi dan menghilangkan hawa keberadaan .
Orang itu langsung membuka pintu dan memandang sekeliling .
[ apa ada orang disini ? ] Tanya orang itu .
Orang itu pun mencari-cari di bawah meja dan langsung melihat rekaman CCTV . tapi karena rekaman CCTVnya sudah kuhapus jadi dia tidak menemukan apa-apa .
[ aneh , perasaan aku merasakan ada seseorang masuk kesini . mungkin aku cuman terlalu banyak berpikir ] Kata orang itu dan kemudian pergi .
Pada saat dia pergi , aku pun langsung keluar dari tempatku bersembunyi tadi . aku bersembunyi di sudut kanan atas ruangan .
Setelah itu aku keluar dari ruangan itu dan berjalan menjauh .
Aku juga kembali menghubungi Tomura .
__ADS_1
[ apa kau berhasil ? ] Kata Tomura dari handphone .
[ tentu saja aku berhasil ] Jawabku .
[ bagus , cepat kirim salinannya ] Ucap Tomura .
Setelah itu aku mengirimkan data-data yang aku salin dan mematikan handphone .
Aku melihat dari jendela para wartawan yang disuruh bubar oleh pihak UA dan polisi . melihat itu aku pun tersenyum .
[ terimakasih , berkat kalianlah misi ini berhasil ] Kataku .
Walaupun mereka tidak menyadari bahwa sebenarnya mereka sedang di manfaatkan .
POV END .
Setelah Izawa selesai melakukan tugasnya , dia bergegas kembali ke teman sekelasnya agar tidak dicurigai .
Pada saat di lorong yang dipenuhi oleh para murid yang panik , Izawa melihat Lida yang sedang terbang disekitar pintu lorong seperti Baliho yang sedang menenangkan orang-orang .
[ yaa , kau sebenarnya memang cocok untuk jadi ketua kelas , hanya saja kau terlalu kaku ] Ucap Izawa .
Sementara itu di tempat Aizawa-sensei .
Setelah para wartawan itu pergi , Aizawa-sensei sedang berpikir bagaimana para wartawan bisa masuk .
[ jangan-jangan......... mereka ? ] Batin Aizawa .
...----------------...
Setelah insiden itu , para murid kembali ke kelasnya masing-masing .
Saat ini Izawa sudah berkumpul kembali dikelas .
[ kau dari mana saja , Izawa ? ] Kata Uraraka .
Karena setelah Izawa pergi dia tidak terlihat dimana-mana saat insiden itu , padahal sudah disuruh untuk setiap murid keluar dari ruangan .
[ ahhh , aku sedang berada dikamar mandi . saat insiden itu aku memang kembali , tapi pada saat aku melihat lorong seperti penuh , karena aku tidak ingin berdesak-desakan , jadi aku kembali saja ke kantin sambil menunggu insiden ini selesai ] Ucap Izawa .
Mendengar ini Uraraka langsung sweetdrop [ bukannya kau terlalu santai ] .
[ S-Sekarang , mari kita tentukan pengurus yang lain ] Ucap Midoriya . [ tapi sebelum itu a-da yang ingin aku katakan , ku-kupikir Lida Tenya-lah yang cocok untuk menjadi ketua kelas ] Lanjut Midoriya .
Kirishima dan Kaminari langsung menyetujui usulan Midoriya , karena mereka berdua menyaksikan bagaimana Lida mengendalikan situasi di koridor .
Sedangkan Izawa tidak terlalu peduli dengan keputusan itu , alasan dia memilih Midoriya untuk menjadi ketua kelas adalah karena dia hanya ingin saja .
Dan sudah diputuskan bahwa jabatan ketua kelas adalah Lida Tenya dan wakilnya adalah Yaoyorozu Momo .
...----------------...
[ Dalam latihan kepahlawanan hari ini aku , all might dan satu orang lagi akan menjadi pengawas kalian ] Kata Aizawa yang menjelaskan tentang latihan kali ini . wajah-wajah para murid-murid pun terlihat bingung kecuali Izawa yang saat ini sedang tersenyum misterius .
[ sensei apa yang akan kita lakukan ? ] Tanya Sero hanta sambil mengangkang tangannya .
Pertanyaan itu dijawab dengan Aizawa-sensei dengan mengeluarkan kartu bertuliskan RESCUE dengan warna biru .
[ bencana alam , kapal selam dan hal lain-lainnya tentang penyelamatan ] Jelas Aizawa .
Mendengar itu Izawa hanya acuh tak acuh karena Izawa sudah tau .
[ hei belum selesai ] Ucap Aizawa ditengah hiruk-pikuk para murid yang bersemangat .
[ kali ini kalian bebas untuk menggunakan kostum atau tidak . karena ada kemungkinan kostum itu justru menghambat kalian nantinya ] Lanjut Aizawa-sensei .
Aizawa kemudian lalu menekan tombol di remot kecil dan munculnya koper-koper yang berisikan kostum pahlawan masing-masing . kostum milik Izawa tidak berubah , karena menurutnya kostumnya itu memudahkan dia untuk bergerak .
[ latihan kali ini dilakukan diluar sekolah , kita akan menaik bus ke sana . jadi bersiaplah ] Aizawa yang mengakhiri penjelasan dan keluar kelas .
Setelah itu para murid bersemangat dan langsung buru-buru pergi ke ruang ganti untuk berganti kostum .
...----------------...
Setelah para murid selesai berganti kostum , mereka langsung berkumpul di depan gerbang .
Pittt.......
__ADS_1
Suara peluit membuat semua murid kelas 1–a mengalihkan perhatiannya kepada Lida . selaku sebagai ketua kelas , Lida menyuruh teman-temannya untuk berbaris dan memasuki bus dengan tenang .
[ dia terlalu berlebihan ] Ucap Momo .
Izawa disampingnya juga mengangguk setuju , dia itu terlalu dibawa serius dan kaku .
[ Ngomong-ngomong , dari mana dia mendapat pluit itu ? ] Tanya Izawa , Momo yang mendengarnya juga ikut sweetdrop .
[ kelas 1–a berkumpul dulu ] Teriak Lida .
[ kemudian buatlah dua barisan berdasarkan nomor absen agar kalian dapat duduk dengan rapih saat di bus ] Lanjut Lida .
Setelah itu semua pun langsung masuk ke dalam bus .
Di dalam bus
[ sial , ternyata model busnya tidak sesuai dengan kubayangkan ] Ucap Lida .
Saat ini Izawa duduk di sebelah Uraraka .
[ hei Midoriya , apapun yang selalu ada dalam pikiranku selalu kukatakan Dengan jujur ] Ucap Tsuyu .
[ ahh ? haa !!! Asui ] Midoriya terkejut .
[ Panggil saja aku Tsuyu ] Ucap Tsuyu .
[ Quirkmu mengingatkanku pada quirk all might , Midoriya ] Tanya Tsuyu .
Midoriya yang ditanya itu pun langsung panik tapi beruntung Kirishima mengalihkan perhatian .
[ Tunggu Asui ! all might tidak pernah terluka saat menggunakan quirknya . disitu letak perbedaannya ] Ucap Kirishima .
Mendengar hal itu Midoriya langsung bernafas lega . sedangkan Izawa saat ini sedang memejamkan matanya untuk mengingat masa lalu .
Flashback on .
Beberapa hari setelah Izawa tinggal di tempat persembunyian AFO . jujur saja dia masih agak ragu dengan keputusannya . sebenarnya Izawa bisa saja melarikan diri dan melaporkankannya ke pihak yang berwenang .
Saat ini Izawa sedang berada di dalam ruangan AFO , katanya ada yang ingin di bicarakan .
[ duduklah ] Ucap AFO .
Mendengar itu Izawa langsung duduk tapi juga masih menjaga waspada .
[ aku tau kau pasti sedang berpikir melarikan diri dari sini dan melaporkannya ke pihak yang berwenang . kau mencoba untuk mencari bantuan agar teman-temanmu di panti aman , benarkan ? ] Ucap AFO .
Izawa yang mendengar hal itu langsung membulatkan matanya , dia terkejut bagaimana AFO tau apa yang Izawa pikirkan .
[ kalau ingin orang-orang dipanti asuhan itu aman , lebih baik hentikan saja ] Ucap AFO .
[ memangnya kenapa ? ] Ucap Izawa .
[ aku memiliki quirk ekor untuk memanipulasi darahku . kemarin aku sudah menyuruh seseorang untuk membantuku untuk memberikan beberapa tetes darah pada minuman orang-orang dipanti asuhan . saat darahku sudah masuk kedalam tubuh orang lain dan berhenti di salah satu organ lain . aku bisa mengambil darahku sendiri beserta dengan organnya , bahkan jika itu pada jarak yang jauh ] Jelas AFO .
[ apaa !? ] Ucap terkejut Izawa .
Saat mendengar penjelasan AFO . Izawa tau AFO menjelaskan bahwa dia bisa membunuh orang-orang dari panti asuhan kapan saja saat ini .
[ karena itu ayo kita membuat perjanjian ] Ucap AFO .
[ aku memiliki quirk tentang perjanjian , aku ingin kau membantu Tomura untuk menjadi penerus ku dan selama perjanjian itu juga aku tidak akan bermacam-macam pada teman-temanmu dipanti asuhan ] Ucap AFO .
Tanpa pikir panjang , Izawa langsung setuju . walaupun ada kemungkinan itu apa yang di ucapkan oleh AFO bohong . tapi Izawa tidak ingin mengambil resiko.
Karena itu juga Izawa seratus persen yakin dengan apa jalan yang dia pilih .
Flashback off .
Izawa pun membuka matanya setelah mengingat kejadian itu dan menghela nafas .
[ *sigh*..........Pada akhirnya aku tidak lebih dari sebuah alat ] Batin Izawa dengan tidak berdaya .
Dan begitulah mereka melanjutkan perjalanan ke tempat pelatihan kali ini .
[ catatan \= Author memang berniat untuk meminimalkan unsur romance dalam cerita ini . karena itu tidak cocok dengan tujuan Izawa .
Jika ada kesalahan dan saran silahkan tulis di kolom komentar ]
__ADS_1
~ Otsuzawa