
*Sebelumnya*.
[ Pahlawan Aura : Noir ] .
[ Noir dalam bahasa Perancis yaitu hitam ] Ucap Izawa dengan Simpel , padat dan jelas .
[ wahh , kau memilih nama yang bagus tapi simpel ] Ucap Midnight .
Teman-temannya sekelasnya juga mengangguk setuju , mereka merasa nama itu sangat cocok untuk Izawa .
[ Kau memilih nama yang bagus , Izawa-chan ] Ucap Uraraka .
Sebenarnya para murid pasti berpikir jika nama hitam itu menunjuk pada penampilan Izawa yang berambut hitam serta jika Izawa melapisi tubuhnya dengan HAKI maka akan berwarna hitam tapi sebenarnya ada hal lain yang tidak mereka ketahui , yaitu sifat , hati dan perbuatan Izawa selama ini dianggap hitam , yaitu jahat
...----------------...
Setelah semua murid selesai menentukan julukan pahlawan , Aizawa-sensei kembali menjelaskan tentang praktik kerja lapangan . intership dilaksanakan seminggu tergantung tempat magangnya .
Kemudian Aizawa menyerahkan selembar kertas yang berisi daftar pro Hero yang ingin merekrut para murid .
[ Aku ingin menangani tindak kriminal di kota ] Ucap Kirishima .
[ Aku ingin ditempat yang berhubungan tentang banjir ] Ucap Tsuyu .
[ Aku harus mencari pro Hero yang tidak hadir dalam insiden kota Hosu ] Batin Izawa .
Disana terdapat beberapa pro Hero yang kuat ingin merekrut Izawa seperti agensi Edgeshot , Gang Orca , Lady Hero Wash bahkan sampai agensi Endeavor .
Setelah memeriksa daftar Izawa berpikir siapa yang lebih baik , dia menginginkan seorang pahlawan yang tidak terlalu sering muncul di publik dan juga yang santai .
[ Sebenarnya aku sudah memilih ] Ucap Uraraka dengan semangat . kemudian Izawa melihat Midoriya yang dikelilingi oleh Uraraka , Asui , Mina dan Ojiro .
[ Dimana ? ] Tanya Ojiro .
[ Kantor pahlawan battle : Gunhead ] Ucap Uraraka sambil mengambil pose bertarung .
Kemudian pilihan Izawa tertuju pada salah satu pahlawan . setelah mengisinya Izawa langsung menyerahkannya kepada Aizawa-sensei .
[ Sensei , aku sudah memilih ] Ucap Izawa .
Kemudian Izawa menjadi pusat perhatian karena Izawa adalah orang yang pertama yang sudah menentukan pilihannya .
Aizawa-sensei melihat pilihan Izawa , dia terkejut tapi juga tidak . dia terkejut karena Pro Hero pilihan Izawa adalah orang yang gaya bertarungnya berbeda tapi juga tidak terkejut karena sifat Hero itu sama seperti Izawa yang tidak terlalu menyukai media dan yang lebih penting pahlawan itu mempunyai sifat yang bisa dibilang tidak terlalu keras seperti Endeavor , tidak nyentrik seperti Hawks serta tidak gila pertarungan seperti Mirko . bisa dibilang normal .
Melihat itu , teman-teman sekelas Izawa penasaran .
[ Siapa pro Hero yang kau pilih Shizue-san ? ] Tanya Jiro .
[ Entahlah ] Ucap Izawa sambil mengangkat bahu .
[ Kau pelit sekali ....... ] Ucap Mina .
Izawa tidak membalas perkataan dari Mina . setelah kembali ke tempat duduknya , Izawa langsung menidurkan kepalanya dan bersiap untuk ke alam mimpi .
...----------------...
Hari sudah sore , sekarang waktunya untuk pulang . para siswa sudah pada pulang , sekarang di kantor guru , Aizawa-sensei sedang mengecek pilihan magang para siswa .
__ADS_1
[ Praktek kerja lapangan ya ? ] Tanya Snipe yang lewat dibelakang Aizawa .
[ ya , ada beberapa siswa yang sudah memutuskan ] Ucap Aizawa-sensei .
[ Ini pelatihan penting , jadi biarkan mereka memikirkan matang-matang . murid kelas tiga saja , ada yang yang menyesal sekarang ] Ucap Snipe .
[ Benar ] Ucap Aizawa-sensei , kemudian dia tersentak saat melihat kertas pilihan Lida .
[ aneh , harusnya anak ini bisa memilih Nominasi yang lebih baik dari pada ini . apa dia benar-benar ingin pergi ke kota Hosu ? ] Batin Aizawa .
...----------------...
Sementara itu di kota Hosu .
Stein memakai kain yang diikat di matanya , dengan lubang di mata agar dapat melihat . dia berdiri di atas tower air warga sambil menatap para pahlawan yang datang dan mencari-cari dia di gang-gang sempit .
[ Kalian menyebut diri kalian pahlawan ? aku akan membuat kalian menyadari kenyataan ] Ucap Stein , tapi tiba-tiba sebuah lubang gelap muncul di belakangnya dan dua orang muncul dari dalam , satu gadis dan satu lagi lelaki berkepala kabut .
[ Aku sudah mencari mu kemana-mana , pembunuh pahlawan atau aku harus bilang Stein senpai~ ] Ucap gadis itu dengan nada main-main . tapi Stein tiba-tiba langsung menebasnya .
Slash..................
Gadis itu menggeser tubuhnya untuk menghindari .
[ aduhhh hampir saja aku tertebas , santai saja Stein senpai , kami datang kesini untuk mengajakmu negosiasi ] Ucap Main-main Gadis itu .
Gadis itu terlihat seperti berusia 15 tahun dengan penampilan kulit putih pucat , rambut putih dan mata merah . ya , gadis itu adalah Izawa atau D .
[ Tahan pedangmu , aku hanya ingin meminta kau untuk menyisihkan waktumu sebentar ] Ucap Izawa .
[ Siapa kau ? ] Tanya Stein dengan waspada .
[ D ? penjahat yang sedang buron itu ? ] Tanya Stein .
Pasalnya D adalah salah satu penjahat yang mencapai tingkat ancaman kelas S+ . bisa dibilang dia salah satu penjahat terbaik dan terburuk . sekarang penampilan dari D masih menjadi di sembunyikan oleh pemerintah . jadi wajar saja Stein kaget melihat D sebenarnya berpenampilan seperti gadis muda yang cantik .
[ Yap benar sekali ] Ucap santai Izawa .
[ Kenapa aku harus bertemu dengan ketuamu ? ] Tanya Stein .
[ Karena kami memiliki memiliki sifat yang sama-sama berniat untuk membersihkan para pahlawan palsu , jadi maukah kau menyisipkan waktu ? ] Ucap bohong Izawa .
Mendengar itu Stein agak sedikit tertarik dan menyetujui usulan tersebut .
[ Baiklah ] Ucap Stein .
Mendengar itu Izawa tersenyum [ pilihan yang bijak , ayo ikuti aku ] Ucap Izawa .
Kemudian mereka masuk Warp yang dibuat oleh Kurogiri .
...----------------...
Di dalam sebuah bar , terdapat empat orang sedang bernegosiasi dan sebuah TV . mereka adalah Izawa , Kurogiri , Tomura dan Stein .
[ Begitu ya , jadi kalian orang-orang yang menyerbu UA waktu itu ingin mengundangku untuk bergabung dengan kelompok kecil kalian ? ] Ucap Stein yang telah mendengar usulan dari Tomura .
[ Lebih baik kau memanggil kelompok kecil kami dengan Liga penjahat ] Ucap Izawa sambil dengan santainya sesekali memakan roti kacang .
__ADS_1
[ Yup , soalnya , sebagai penjahat kau adalah seorang yang berpengalaman . karena itu aku tertarik merekrut mu ] Ucap Tomura .
[ Apa tujuan kalian ? ] Tanya Stein .
[ Membunuh all might , lalu menghabisi orang yang tidak kami sukai , misalnya anak-anak ini ...... ] Ucap Tomura sambil memperlihatkan foto Midoriya .
[ Aku keliru karena sempat tertarik . kaulah tipe orang yang paling aku benci ] Ucap Stain .
[ Hah ? ] Ucap bingung Tomura .
[ Kau mau agar aku menghabisi para bocah-bocah itu ? ..hahahahahahahaha ...mana mungkin ***** haus darahku bisa muncul bila tidak ada penyebabnya ? ] Ucap Stein sambil mulai mengambil pedangnya .
Meskipun Izawa terlihat santai tapi sebenarnya dia serius .
[ kami menawarkan undangan kepada pria itu agar bisa menganalisis perkembangan Tomura yang cuman bisa menghancurkan . jika tidak ada perjanjian dengan AFO , mana mungkin aku mau membantu Tomura . tapi , sekarang keadaannya seperti ini ] Batin Izawa . melihat itu Izawa langsung berbicara dengan AFO melalui TV .
[ Master ...apa tidak masalah jika terus seperti ini ? ] Tanya Izawa .
[ Tidak , justru ini bagus . jika aku yang menjawabnya maka itu tidak ada artinya . semuanya agar dia bisa memahami kelemahannya ! agar dapat merangsang perkembangannya . seperti itulah yang namanya " pendidikan " . juga ada kau yang harus memastikan agar semuanya baik-baik saja ] Suara AFO yang terdengar dari TV .
[ Aku mengerti ] Jawab Izawa .
Brug.........
Tiba-tiba saja Stein menerjang Tomura dan menaruh pedangnya di lehernya .
[ Agar bisa mencapai apapun . kau memerlukan keyakinan dan kecerdasan dan orang-orang yang tidak memiliki itu akan merugi . itu adalah hal yang sudah wajar . makanya sekarang juga kau akan ma— ] Sebelum menyelesaikan perkataannya , Stein merasakan sesuatu yang tajam dilehernya .
[ aku tidak merekomendasikan kau melakukan itu , Stein-Senpai ~ ] Ucap Izawa sambil menaruh katananya di leher Stein dengan nada main-main .
[ sejak kapan ? ] Batin Stein . dia tidak merasakan Izawa mendekatinya .
[ Kurogiri , cepat kirim dia kembali ] Ucap Tomura .
Kemudian Tomura mengaktifkan Quirknya dan membuat pedang Stein hancur . melihat itu Stein langsung mundur dan Izawa yang melihat itu hanya melepaskannya .
[ Aku ingin menghancurkan masyarakat yang menilai terlalu tinggi para pahlawan dan meratakan mereka ketanah . itulah rencana ku ] Ucap Tomura .
Izawa mendengar hanya mengacuhkannya . walaupun dia tahu bahwa dia pasti akan ikut andil dalam rencana kejam Tomura . karena selama orang-orang yang berharga baginya baik-baik saja , dia tidak peduli bahkan jika dia harus melakukan membunuh ribuan orang bahkan tidak dia kenal .
[ Jadi begitu , walaupun tujuan kita sangat bertolak belaka , tapi menghancurkan masyarakat zaman sekarang adalah tujuan yang sama padaku ] Ucap Stein .
Awalnya Stein berencana untuk menghancurkan Lig penjahat tapi mengetahui tujuan mereka sama , Stein memutuskan untuk bekerjasama .
[ juga ....] Batin Stein sambil melirik Izawa .
Melihat Izawa yang memiliki kekuatan diluar dugaannya . dia harus sangat berhati-hati . juga dia melihat meskipun Izawa terlihat main-main tapi dia sebenarnya cerdas dan berhati-hati . Stein juga memiliki perasaan bahwa dia akan mati jika melawan Izawa .
[ Sekarang urusan negosiasi kita sudah selesai , sekarang kirim aku kembali ke kota Hosu . ada hak yang perlu aku lakukan ? ] Ucap Stein yang ingin masuk kedalam Warp yang diciptakan oleh Kurogiri .
[ Oke , nanti pihak kami juga akan memberikan bantuan jika kau diserbu oleh para pahlawan , kalau begitu lakukan yang terbaik dalam membunuh para pahlawan , Stein-Senpai ~ ] Ucap Izawa sambil melambaikan tangannya .
[ Entah kenapa aku memiliki perasaan , aku akan membunuhmu nanti ] Meskipun wajahnya tersenyum manis tapi sebenarnya dalam hatinya Izawa memikirkan hal itu .
Sementara itu All might dan Tsakauchi sedang membicarakan tentang hasil pemeriksaan DNA Nomu yang menyerang USJ serta DNA milik Izawa .
[ Catatan \= Author agak sibuk tadi , jadi bikin chapter ini agak lama .
__ADS_1
Jika ada kesalahan dan saran silahkan tulis di kolom komentar ]
~Otsuzawa