FANFIC: BOKU NO HERO ACADEMIA : IZAWA MY VILLAIN

FANFIC: BOKU NO HERO ACADEMIA : IZAWA MY VILLAIN
episode 63


__ADS_3

*Sebelumnya*


[ Ada tau dimana Izawa berada saat ini ? ] Tanya Aizawa-sensei .


[ Ahh kalau itu , kemarin Izawa-san bilang kalau dia berlatih didalam gua ] Ucap Mina .


Kemudian Aizawa-sensei langsung menuju ke arah gua , karena disekitar sini hanya ada dua gua yaitu satu ditempati oleh Tokoyami sedangkan satu lagi ada dibelakang penginapan , walaupun letaknya agak jauh .


Sedangkan Utara yang melihat itu hanya bisa berharap kalau Izawa baik-baik saja .


[ Maafkan aku Izawa-chan , karena aku tidak bisa membantumu saat ini . jadi berjuanglah ! ] Batin Uraraka .


...----------------...


Saat ini Izawa sedang berada didalam gua yang gelap , dia merasa bahwa seseorang bergerak ke arahnya , kemudian Izawa menyebar Hakinya lalu dia marasa kalau seseorang yang sedang mendekat adalah Aizawa-sensei .


[ Dia datang !! ] Batin Izawa , kemudian Izawa langsung bangun dan mempersiapkan diri , yaa , Izawa memang sudah mempersiapkan jika hal ini terjadi .


Sementara itu Aizawa-sensei datang dengan wajah siap untuk mengkritik , dia punya perasaan kalau Izawa sedang pasti sedang bermalas-malasan . tapi saat dia mendekat dia mendengar bunyi yang lumayan jelas .


Door...............


Door...............


[ Suara apa itu ? ] Tanya Aizawa-sensei .


Saat dia melihat didalam gua , dia melihat Izawa sedang menghindar dari bola tenis yang meluncur kencang ke arahnya dan juga dengan mata tertutup .


yaa , ini adalah hal yang dipersiapkan oleh Izawa , sebelum datang ke dalam gua , dia meminta Momo untuk menciptakan sebuah alat yang mampu melemparkan bola tenis dan juga penutup mata .


Door...............


Wosh..............


Door..............


Wosh.............


Dua bola meluncur ke arahnya dan Izawa menghindarinya dengan bergerak ke kanan dan kiri .


Kemudian dia membuka penutup matanya dan melihat kalau Aizawa-sensei sudah berada di mulut gua , Dia lantas mematikan alat itu dan berjalan mendekati Aizawa-sensei .


[ Ada apa Aizawa-sensei ? ] Tanya Izawa .


[ aku hanya mengecek latihan para murid dan juga memberikan arahan makanya aku kesini ] Ucap Aizawa-sensei .


[ Ohh , kalau sudah begitu bagaimana latihanku ? ] Ucap Izawa.


[ Pertama-tama , dari mana kau dapat alat itu ? ] Tanya Aizawa-sensei .


[ Aku meminta Momo-san untuk membuatnya ] Jawab Izawa dengan tenang.


[ Pertanyaan kedua , kenapa kau menutup matamu ? ] Tanya Aizawa-sensei .


[ Itu latihan agar quirk hakiku dapat menjadi lebih akurat , aku menyebarkan Haki ku untuk merasakan sekitar jadi untuk menambah mempertajam indraku , aku latihan dengan mata tertutup ] Jelas .


[ Memang benar kalau latihan seperti ini efektif , mungkin saja dia benar-benar latihan....] Batin Aizawa-sensei .


[ Kalau sudah selesai aku lanjut latihannya dulu ] Ucap Izawa kemudian dia kembali menyalakan mesin itu .


Kemudian Aizawa-sensei kembali untuk mengawasi para murid yang lain .


Setelah melihat kalau Aizawa-sensei sudah pergi , Izawa kembali bermalas-malasan tapi mesin yang meluncurkan bola tenis tetap dia nyalakan agar seolah-olah Izawa terdengar sedang latihan .


[ **Sigh*............ Aizawa-sensei orangnya tidak bisa di ajak bercanda tapi selalu menipu para murid* ] Batin Izawa .


Aizawa-sensei saat ini sedang mengawasi latihan para murid yang lain .


Midoriya yang sedari hari pertama bingung karena para guru UA belum pada datang . akhirnya karena tidak bisa menahan rasa penasarannya dia bertanya kepada Aizawa-sensei .


[ Aizawa-sensei ! apa para guru yang lain tidak ikut datang ? ] Tanya Midoriya .


[ Hal itu untuk mencegah agar musuh tidak mengantisipasi pergerakan kita dan hanya beberapa orang saja yang ditujukan dalam misi kali ini ,......... pokoknya all might juga menjadi incaran karena terlalu mencolok ] Jelas Aizawa-sensei .


[ Begitu , ya ] Ucap Midoriya yang mengerti.

__ADS_1


Pada sore harinya , mereka kembali membuat makanan untuk makan malam .


Slash.............


Slash.............


Slash............


Tidak seperti kemarin , Izawa kali ini ikut dalam membuat makanan . sekarang dia bertugas untuk memotong-memotong sayuran atau menyiapkannya .


[ Skill memotong mu hebat , Izawa-chan . aku pikir kau tidak bisa karena kau tidak bisa memasak ] Ucap takjub Uraraka .


[ Ini karena memotong dan memasak adalah hal yang berbeda . sebenarnya aku ahli dalam hal memotong ] Ucap Izawa sambil terus memotong wortel .


Saat para murid sedang membuat makanan , tiba-tiba datang Pixie Bob......


[ Bagaimana jika kita mengadakan uji nyali malam ini ?...... mental kalian pasti lelah karena dalam tiga hari ini terus berlatih memaksakan quirk kalian . jadi kita akan bermain untuk refreshing ] Ucap Pixie Bob .


Mendengar itu ada beberapa orang yang kurang antusias tapi juga banyak yang semangat .


[ Aku setuju ! ] Ucap Mina .


[ *Sigh*........ bagus , ada kegiatan mengerikan lagi ] Ucap Jiro dengan suram . dia memang mempunyai sifat takut jika menyangkut hal-hal seperti ini .


[ Bergerak ditengah kegelapan .....] Ucap Tokoyami .


[ Hampir waktunya , ya ] Batin Izawa .


Kemudian mereka melanjutkan kegiatan mereka dalam membuat makanan dan setelah itu mereka memakan makanan yang mereka buat .


[ Makan bersama memang membuat makan terasa lebih enak , ya . Izawa-chan ] Ucap Uraraka .


[ Menurut mu apakah nanti saat uji nyali akan menyeramkan ] Ucap Mina .


[ Sepertinya kita akan bermain bersama dengan kelas B ] Ucap Kirishima .


Izawa yang melihat itu hanya diam , dia terus memandang kebersamaan ini dan akhirnya menghembuskan nafas tidak berdaya .


[ * *Sigh*.........Mungkin ini terakhir kalinya kita makan bersama ...... atau lebih tepatnya ........ini terakhir kita bersama-sama ....... setelah itu kita akan menjadi musuh* ..........] Batin Izawa . setelah itu mereka melanjutkan makan mereka dan tidak terasa bahwa hari sudah gelap .


[ Baiklah , karena perut kita sudah terisi dan cucian piring juga sudah beres . akhirnya kita akan melakukan......] Ucap Pixie Bob sambil tangan memegang pinggangnya .


[ Sebenarnya aku tidak tega mengatakannya tapi kalian anak-anak remedial harus belajar bersamaku lagi , sekarang juga ] Ucap Aizawa-sensei sambil melipat tangannya .


[ TIDAK MUNGKIN !! ] Pada saat itu anak-anak yang remedial langsung mencoba melarikan diri tapi Aizawa-sensei sudah menangkapnya dan menyeretnya dengan paksa .


[ Justru kalian beruntung karena nanti tidak harus melawan para penjahat......] Batin Izawa saat melihat anak-anak remedial .


Kemudian Pixie Bob menjelaskan tentang aturan permainannya .


[ Jadi begini , kelas B akan lebih dulu menakut-nakuti dan kelas A harus berpasangan serta pergi pergantian tiap tiga menit . ditengah rute akan ada kartu dengan nama kalian yang tertulis di atasnya dan ambil itu sebagai buktinya . grup yang menakut-nakuti tidak boleh secara langsung menyentuh orang lain tapi untuk menakut-nakuti kalian boleh menggunakan quirk ] Jelas Pixie Bob .


Kemudian untuk menentukan antar pasangan akan diadakan undian .


[ Baiklah selanjutnya ] Ucap Pixie Bob .


Izawa maju dan mengambil angka undian .


[ Hmmm , aku mendapatkan angka 7 ] Ucap Izawa . kemudian Lida tiba-tiba datang ....


[ Aku juga nomor 7 , jadi mohon kerjasamanya Izawa-san ! ] Ternyata pasangan Izawa adalah Lida .


[ Jadi kau , ya ] Ucap Izawa .


Setelah beberapa menit kemudian , beberapa tim sudah maju dan tiba-tiba Izawa meminta izin untuk pergi ke toilet .


[ Lida-san , aku ada urusan sebentar . jadi aku pergi dulu ] Ucap Izawa sambil berjalan pergi .


[ Kau mau kemana , Izawa-san ? sedikit lagi tim kita yang akan bergerak ] Ucap Lida sambil menggerakkan tangannya .


[ Aku ingin pergi minta izin pada Pixie Bob-san untuk pergi ke toilet ] Ucap Izawa .


[ Kalau begitu baiklah.....tapi jangan lama-lama ] Ucap Lida .


Kemudian Izawa berjalan ke Pixie Bob .

__ADS_1


[ Ada apa kucing kecil ? ] Tanya Pixie Bob .


[ Aku bukan kucing tapi terserah . boleh aku minta izin untuk pergi ke toilet sebentar ? ] Pinta Izawa .


[ Kalau begitu baiklah .....] Ucap Pixie Bob .


Setelah itu Izawa berjalan pergi menjauh , tapi bukannya pergi ke toilet , Izawa malah pergi masuk ke dalam hutan . saat dia menggunakan hakinya untuk memeriksa sekitar untuk memastikan kalau tidak ada orang lain disekitar .


[ Baiklah , sepertinya tidak ada orang lain . waktunya mengirimkan sinyal kepada yang lain ] Setelah mengatakan itu Izawa mengeluarkan ponselnya lalu menghubungi seseorang .


Sementara itu ditempat lain .


[ oh , akhirnya D menghubungi kita ] Ucap seseorang yang tubuhnya memiliki banyak bekas luka bakar . dia adalah Dabi .


[ Sudah lama kita menunggunya , waktunya kita untuk beraksi ] Ucap seseorang yang memakai kacamata hitam . dia Magne .


[ Baiklah kalian diam , aku akan mengangkat panggilan.......] Ucap Dabi dan kemudian dia mengangkat panggilan .


^^^[ Halo Dabi-san . sebelumnya aku ingin minta maaf karena membuat kalian menunggu ] Terdengar suara gadis yang keluar dari ponsel Dabi . itu adalah Izawa atau D .^^^


[ Tidak apa-apa . tapi yang lebih penting , apakah sudah waktunya ? ] Tanya Dabi .


^^^[ Iya , mereka saat ini sedang melakukan uji nyali dan saat inilah waktunya kalian untuk bergerak ] Ucap Izawa .^^^


[ Apa kau sudah mengetahui letak posisi mereka ? ] Tanya Dabi .


^^^[ Sudah , aku akan mengirimkan posisi mereka . dan ingat rencananya , aku tidak ingin ada kesalahan ] Ucap Izawa .^^^


[ Tenang saja ] Ucap Dabi .


^^^[ Kalau begitu , selamat berjuang ] Ucap Izawa dan kemudian dia menutup panggilan .^^^


[ Baiklah , apa kalian dengar itu ? ] Ucap Dabi kepada yang lain .


[ Nadinya berdenyut........ayo cepat pergi ] Ucap Muncular yang memakai jubah.


[ Tapi aku tidak menyukai kostum ini . sama sekali tidak imut ] Ucap Toga sambil memegangi kostum atau lebih tepatnya alat pembantunya.


[ D-san sudah meminta desainer gelap untuk membuat kostum ini . walaupun bentuknya kurang bagus tapi kostum ini mengedepankan fungsinya ] Ucap Mustard .


[ Jujur saja aku tidak peduli dengan hal semacam ini . ayo langsung Serang saja mereka . aku sudah tidak sabar ] Ucap Muncular .


[ Baiklah The Vanguard Action Squad sudah berkumpul . pertama-tama kita camkan dulu di kepala mereka kalau kehidupan damai mereka sudah berakhir ] Ucap Dabi dan kemudian mereka langsung pergi ke posisi yang sudah direncanakan .


Sementara itu ditempat Izawa .


[ Aku sebenarnya merasa sedikit tidak enak tapi mau bagaimana lagi ] Ucap Izawa setelah mematikan sambungan . saat ini sifat jahat Izawa sudah keluar .


[ Papan permainan sudah terbuka dan para pemain sudah dalam posisi . sekarang aku bisa bilang bahwa " Permainan sudah dimulai " ......] Ucap Izawa sambil tersenyum psikopat .


[ hahahahaha ..... tidak peduli berapa kali aku melakukannya , ini benar-benar menyenangkan .... kalian lakukanlah yang terbaik untuk menghiburku ] Saat Izawa sudah mengeluarkan sifat jahatnya maka dia akan hampir melupakan siapa rekan dan lawannya , selama tugas berhasil dia tidak peduli dengan caranya .


Dan begitulah pengaruh yang tidak akan bisa dilupakan oleh para murid kelas 1—A dimulai .


...----------------...


[ Catatan \= Izawa akan jarang bertindak karena dia berperan sebagai otak dalam penyerangan ini .


Juga jika ada yang bertanya


" Kan Izawa katanya kurang nyaman untuk menyerang kelas 1—A , tapi kenapa dia kelihatannya sangat senang saat melakukannya ? bahkan Izawa sampai tertawa psikopat gitu "


Seperti yang Izawa katakan kepada Uraraka sebelumnya , kalau Izawa selalu menutupi perasaan aslinya dengan sifat yang dia buat agar membuatnya nyaman.......


Izawa juga tipe orang yang jarang mengeluh , Izawa berpikir dari pada menahannya lalu merasa bersalah yang malah akan menyakiti hatinya , jadi dia memilih untuk menikmatinya saja hal-hal jahat yang telah dia lakukan .


Dan juga pada Arc ini akan selalu berganti-ganti sudut pandang .


Jika ada kesalahan dan saran silahkan tulis di kolom komentar ]


~Otsuzawa .


...----------------...


~Ekstra .

__ADS_1



[ Karakter asli \= Moona Hoshinova ] .


__ADS_2