
*Sebelumnya*
Sekarang gedung itu di selimuti oleh es , pada saat Izawa melihat itu , Izawa terkejut [ tidak peduli berapa kali aku melihatnya , quirk todoroki benar-benar kuat ] .
Setelah membekukan gedung . todoroki masuk dan mengamankan senjata nuklir itu .
[ Tim pahlawan menang ]
Todoroki kemudian menyentuh gedung yang membeku itu menggunakan tangan kirinya dan es itu pun langsung mencair .
[ sepertinya bermain bersama mereka tidak buruk juga ] Kata Izawa yang saat ini malah sedang bersantai-santai .
...----------------...
Suasana dikelas sangat ramai membicarakan tentang latihan pertempuran tadi . mereka sedang membicarakan Midoriya yang terluka parah karena pertempuran tadi melawan Baguko .
[ Hey , apa Midoriya belum kesini ? ] Tanya Kaminari .
Uraraka menggelengkan kepalanya [ **Belum , Midoriya kan lukanya berat sekali ] .
[ tapi bukannya si Baguko terlalu berlebihan** ] Kata seorang berambut merah bernama Kirishima Eijiro .
Mendengar itu mereka pun langsung mengangguk setuju .
[ kau setuju kan dengan apa yang dikatakan Kirishima-kun , Izawa ? ] Tanya Uraraka kepada Izawa .
Izawa yang ditanya oleh Uraraka pun menoleh dan berkata [ iya , Katsuki-san sudah berlebihan ] .
Setelah mengatakan itu Izawa kembali melakukan hal yang sedari tadi dia lakukan yaitu menggambar . melihat itu Uraraka langsung berkata .
[ kau terlihat tidak khawatir , Izawa ? ] Tanya Uraraka .
[ aku juga khawatir , tapi apa yang bisa kita lakukan . jadi tenang saja , mungkin Midoriya akan segera datang ] Kata Izawa tanpa menolehkan pandangannya .
[ MIDORIYA ! ]
Mendengar teriakkan yang lain , Izawa menoleh dan melihat Midoriya sudah selesai di rawat . mereka pun mengerumuni Midoriya untuk menanyakan bagaimana kabarnya .
Izawa yang melihat itu tidak terlalu peduli dan kembali melanjutkan menggambarnya .
...----------------...
[ terimakasih sensei ]
Izawa dan yang lain menundukkan kepalanya , setelah kegiatan belajar hari ini berakhir . tapi sebelum itu .
[ Izawa , jangan lupa kau yang piket hari ini ] Ucap mengingatkan Aizawa .
Mendengar itu Izawa hanya bisa menghela nafasnya , sejujurnya dia ingin langsung kembali .
[ Baiklah sensei ] Ucap dengan tidak semangat Izawa .
Setelah itu Izawa langsung cepat-cepat mengerjakan tugas piket nya .
Kemudian setelah selesai mengerjakan tugas piket nya , Izawa langsung merapikan barang-barangnya dan bersiap untuk kembali .
Izawa berjalan mendekati gerbang U.A yang sudah sangat sepi , karena para muridnya sudah pada pulang .
Pada saat Izawa sedang berjalan , dia secara tidak sengaja menabrak seseorang .
[ Bisakah kau minggir dari jalan !? ] Gerutu Izawa , padahal dia sendiri yang salah karena dia berjalan dengan kepala menunduk dan tidak fokus .
Orang yang ditabrak Izawa menoleh dan lawan bicaranya juga menatap Izawa . saat Izawa melihat ke depan .
[ ehh ? ] Izawa terkejut , itu adalah Midoriya dan Bakugo . saat ini Izawa tiba-tiba menginginkan scene ini , ini adalah adegan dimana Bakugo mengeluarkan semua keluh kesah kepada Midoriya yang sudah ditahannya selama jam pelajaran .
Melihat wajah Bakugo yang sedang menangis , Izawa secara refleks langsung tertawa .
[ pffft---------ahahahahahah , Bakugo kau menangis , aku tidak tau kau sebenarnya sangat cengeng . apa lagi lihatlah wajah menang---------- ] Izawa tiba-tiba sadar bahwa orang yang sedang dia tertawa kan adalah seseorang yang hobinya suka mengeluarkan kata-kata mutiara .
[------- *akhem* , maaf mengganggu waktu kalian , silahkan kalian lanjutkan lagi . sampai jumpa ] Kata Izawa , setelah itu Izawa langsung melarikan diri sebelum menjadi sasaran kata-kata mutiara Bakugo .
[ dasar Kussooooo onna , ****( sensor **** ] Teriak Baguko dengan Kata-kata mutiaranya .
Setelah melarikan diri dari situ , Izawa pergi ke toko roti untuk membeli makanan kesukaannya yaitu roti kacang . saat Izawa sudah dekat ke toko roti , dia melihat seorang perempuan berusia 13 tahun , berkulit putih , berambut oranye dan bermata pink gelap .
[ tolong dua roti kacangnya dan roti melon ] Kata perempuan itu .
__ADS_1
Sejujurnya saat Izawa melihatnya , dia merasa seperti bahwa dia sudah pernah melihatnya . Izawa bingung , sebenarnya dia jarang memperhatikan orang-orang yang ditemuinya , tapi saat melihatnya membuat pernah melihatnya di suatu tempat .
[ rambut itu ......mata itu..........dan juga dia memesan roti kacang............. tunggu !? Roti kacang.........ahh benar , dia adalah anak kecil yang pernah aku bantu 8 tahun lalu ] Batin Izawa yang sudah mengingat siapa gadis itu .
Izawa pun mendekat ke toko itu dan juga mendekati gadis itu .
[ Oba-san , tolong dua roti kacangnya ] Pesan Izawa .
[ baik , tunggu sebentar ] Kata penjual itu yang sudah berumur tua .
Gadis itu melihat Izawa mendekatinya , saat melihat Izawa dia merasa akrab , sejujurnya dia merasa bahwa Izawa mirip dengan ne-chan yang sudah membangunnya saat dia masih kecil .
[ selamat sore ] Sapa Izawa .
[ selamat Sore juga ] Kata gadis itu .
[ kau sendirian saja ] Tanya Izawa .
[ teman-temanku sudah pulang terlebih dahulu karena aku ingin membeli sesuatu ] Kata gadis itu .
[ ohh begitu ] Kata Izawa .
Semakin lama dia melihat Izawa , perasaan akrab juga semakin besar , dia hampir merasa yakin bahwa orang di dekat itu adalah Ne-chan yang sudah membantunya dulu .
[ ngomong-ngomong , kau juga memesan roti kacang ] Kata Izawa .
[ iyaa , aku mulai menyukainya saat ada seseorang yang membantuku , dia menceritakan bahwa dia menyukai roti kacang ,........ ngomong-ngomong , kau juga mirip dengan orang itu ] Jawab gadis itu .
[ souka , siapa namanya ? ] Tanya Izawa , walaupun orang yang dimaksud Izawa sendiri .
[ sejujurnya aku sudah lupa nama dan wajahnya , aku hanya mengingat orang itu berambut hitam ] Kata gadis itu .
[ naruhodo , kalau begitu siapa namamu ? ] Tanya Izawa walaupun sudah tau .
[ Namaku adalah Takanashi Rikka , kalau kau ? ] Ucap gadis itu yang ternyata adalah Takanashi Rikka .
[ namaku adal–– ] sebelum Izawa menyelesaikan perkataannya , pesanan mereka sudah datang .
[ ini pesanan kalian , tapi untuk roti melon nanti akan saya ambil ] Kata penjual itu dengan menyodorkan pesanan .
[ terimakasih ] Ucap Izawa dan Rikka .
[ tunggu , kau belum mengatakan namamu ..] Kata Rikka .
Mendengar itu Izawa berbalik dan berkata [ namaku adalah ---------] Pada saat Izawa mengatakan namanya , tiba-tiba terdengar suara klakson Truck-kun .
Tinnnnn.............
Karena suara itu membuat Rikka jadi tidak bisa mendengar nama Izawa . setelah mengatakan itu Izawa langsung keluar dari pintu toko meninggalkan Rikka .
[ tunggu ! ] Teriak Rikka .
Setelah itu Rikka langsung bergegas mengejar Izawa , pada saat dia keluar dari pintu dan memandang sekeliling , Izawa sudah tidak ada .
[ tunggu , siapa namamu ? ] Teriak Rikka yang membuatnya menjadi pusat perhatian .
Izawa saat ini sudah bercampur dengan kerumunan massa , jadi sangat sulit untuk mencari Izawa .
Izawa yang sudah jauh dari Rikka menghadap kembali kebelakang dan bergumam [ kau sudah besar yaa , Rikka-chan ] .
Setelah mengatakan itu Izawa berbalik dan langsung kembali pergi .
...----------------...
Setelah kembali ke tempat bar Tomura , Izawa langsung mandi dan makan malam dikamarnya .
Saat sudah selesai makan tiba-tiba Tomura memanggil .
[ Hey , cepatlah keluar , kita dipanggil oleh sensei , katanya ini membahas tentang misi selanjutnya ] Kata Tomura .
[ oke ] Jawab Izawa .
Saat ini mereka sedang duduk di depan layar yang menampilkan AFO .
[ Baiklah , mari membahas tentang misi selanjutnya ] Kata AFO .
Mereka pun membahas dan mempersiapkan untuk misi selanjutnya semalaman .
__ADS_1
...----------------...
Kabar tentang perekrutan All might sebagai guru U.A dengan cepat menyebar . media massa langsung terjun ke U.A dan menyebabkan keributan . Bahkan Izawa dan yang lainnya kesulitan untuk masuk ke U.A .
[ menurutmu bagaimana sang simbol perdamaian saat mengajar di kelas ] Tanya salah satu wartawan kepada salah satu murid U.A .
Izawa yang melihat itu hanya berdecak lidahnya dan langsung mengaktifkan Quirk HAKI untuk menghilangkan hawa keberadaannya .
[ cih , walaupun mereka diperlakukan untuk misi kali ini , mereka sangat menyebalkan ] Gerutu Izawa .
Karena Izawa menghilang hawa keberadaan , Izawa jadi tidak diperhatikan oleh orang-orang .
karena dianggap mengganggu , pihak UA menutup gerbang sekolah . karena itu Izawa berhasil dengan lancar sampai didepan pintu kelas .
Krieettt...........
Izawa pun menggeser pintu kelasnya dan masuk serta mematikan quirknya .
[ Ohayou Minna ( selamat pagi semua ) ] Sapa Izawa .
[ Ohayou ] Ucap semuanya .
Setelah itu Izawa menaruh tasnya di meja dan bersiap untuk menidurkan kepala . tapi sebelum Izawa melakukaannya , sudah ada seseorang yang mengajaknya berbicara .
[ Izawa , apa kau ditanya juga oleh wartawan ? ] Tanya Uraraka dan para siswi juga mulai mendekati meja dari Izawa .
[ *sigh* ...aku mengaktifkan quirkku untuk menghilangkan hawa keberadaan ku , jadi para wartawan tidak memperhatikanku ] Jawab Izawa dengan nada mengantuk .
[ kau terlihat mengantuk Izawa-san ? ] Tanya Momo .
[ benar , aku tidur larut malam tadi ] Jawab Izawa .
[ Aizawa-sensei ] Kata Lida .
Sontak atas perkataan Lida , murid-murid lainnya mengalihkannya pandangan ke depan kelas dan melihat Aizawa-sensei sudah datang . mereka pun langsung duduk ditempat masing-masing .
[ aku sudah melihat video hasil latihan kalian kemarin ] Kata Aizawa-sensei dengan sedikit kencang .
Setelah itu Aizawa-sensei mengkritik hasil latihan dari Bakugo dan Midoriya karena mereka yang paling mencolok .
[ sekarang , waktunya pengumuman dariku . maaf untuk menyampaikannya sekarang tapi ..]
[ sekarang apa ? .....ujian mendadak lagi ? ] Batin para murid yang was-was . sedangkan Izawa sudah menidurkan kepalanya ke meja .
[ memilih ketua kelas ] Ucap Aizawa .
Sontak seisi kelas ramai karena masing-masing mengejutkan diri untuk menjadi ketua kelas .
[ semuanya harap tenang ] Ucap Lida yang membuat semua orang menoleh , Kemudian Lida kembali berpidato .
[ Jika kita ingin adil dalam pemilihan pemimpin , maka kita harus mengadakan pemilu ] Tegas Lida padahal dia sendiri yang mengangkat tangannya paling tinggi .
[ bagaimana menurut Anda sensei ] Tanya Lida pada Aizawa-sensei yang sudah siap-siap sleeping bagnya .
[ selama kalian dapat memutuskan sebelum kelas berakhir , aku tidak masalah ] Ucap Aizawa .
Flashback on
Pada saat ini Izawa , Tomura dan AFO sedang mendiskusikan tentang bagaimana cara untuk mendapatkan informasi U.A .
[ kita akan memanfaatkan para wartawan yang berada disekitar U.A . aku ingin kau meretas sistem gebang U.A dan lalu memberikan akses itu ke Tomura . Tomura akan membuka gerbang U.A dan menciptakan kekacauan , saat kacau itu kau harus menyusup dan mengcopy informasi lalu memberinya pada kami ] Jelas AFO .
[ baiklah master ] Kata Izawa .
Setelah itu Izawa harus meretas akses gerbang sekolah UA dan memberinya ke Tomura .
Flashback off .
Izawa yang mengingat kembali rencananya . kelas menjadi berisik karena mengadakan pemilihan ketua kelas , terpaksa Izawa harus memberikan suaranya . setelah menganalisis para murid , Izawa memutuskan untuk Midoriya .
Hasil voting pun keluar , Midoriya dipilih menjadi ketua kelas dan Momo menjadi wakil kelas .
[ **catatan : maaf jika alurnya jadi lambat , karena Author sebenarnya ingin membuat cerita agar menjadi lebih detail , tapi malah membuat alurnya jadi melambat .
Chapter kali ini Author membuatnya agak lama walaupun hanya sekitar 1.500 kata . Itu karena Author ingin meminimalisir adanya Typo .
Jika ada kesalahan dan saran silahkan tulis di kolom komentar ]
__ADS_1
...~ Otsuzawa** ...